MANAGED BY:
SABTU
22 JULI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BANUA

Senin, 10 Juli 2017 15:52
Nah Lho.. Karena Kesiangan, Truk Parkir Lagi Sekitar Kapar
DIHENTIKAN: Simpang Kapar depan Jalan Lingkar Kapar Walangsi saat ratusan truk dan trailer semen dihentikan masuk jalan Kota Barabai.

PROKAL.CO, BARABAI – Trailer dengan bak penuh terisi semen milik PT Conch South Kalimantan dari Tabalong ke Banjarmasin yang kesiangan sampai Barabai memilih memarkir kendaraannya di sekitar Kapar, Tembok Bahalang, dan Simpang Bakapas.

Pemandangan itu jadi pemandangan keseharian setelah Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah kembali melunak dengan memberikan dispensasi keempat bagi perusahaan logistik dan transportasi pengantar semen Conch.

Kesempatan melintas seperti itu pun cukup singkat, yakni hanya sepekan sembari memberi kesempatan jalan nasional by pass Kapar-Walangsi diperbaiki oleh Balai Jalan. Dengan waktu melintas jalan kabupaten di malam hari mulai pukul 22.00 Wita hingga dini hari.

“Kami kaget, kok ada lagi trailer yang melintas jalan kabupaten. katanya dilarang ini kok malam-malam masih bebas melintas,” kata Liana, warga HST yang mau ke Banjarmasin Sabtu (8/7) malam kemarin.

Liana yang berhenti sejenak di Jalan Murakata depan RSHD Barabai, setelah melihat trailer hilir mudik ketika malam hari sempat berbincang singkat dengan wartawan.

Setelah mendapat penjelasan bahwa ada dispensasi lagi, ia hanya minta agar secepatnya keputusan itu dicabut. Dia merasa lucu saja ada pengecualian dalam aturan padahal tidak ada pertimbangan khusus yang menjadikannya sangat mendesak.

Pemilik atau pengusaha transportasi dan produsen semen serta aparat pasti mengetahui batas tonase jalan di Kalsel. Sebelum memulai usaha, tiap pengusaha biasanya mempelajari terlebih dahulu aturan serta kearifan lokal setempat, itu sudah jadi rumus bagi kelangsungan usaha untuk tetap bertahan. Pasalnya. Sebagian besar pengusaha itu sangat takut melanggar aturan, karena menyangkut investasi yang harus dipertaruhkannya. “Lebih baik cabut saja dispensasi itu. ‘Kan sayang duit daerah digunakan untuk merawat jalan yang harusnya masih bertahan lama,” ujarnya.

Senada dengan Liani, Pambakal  Mandingin Khairani pun lebih sepakat bila jalan kabupaten bebas dari trailer semen Conch. Ia menjelaskan, jalan kabupaten di sepanjang Desa Mandingin awalnya sangat mulus, baru beberapa bulan terakhir ini saja mulai bergelombang dan keropos di sisi jalan.

“Aspal yang berlobang berada di bagian pinggirnya. Diameternya cukup besar. Sangat jelas itu bekas dilewati truk besar karena mirip-mirip kerusakannya dengan lebar ban,” ujar Khairani, kemarin di Barabai.

Warga Mandingin, ujarnya, terpaksa mengumpulkan duit secara gotong-royong dan menambal sendiri jalan aspal yang berlobang dengan semen. Ia khawatir, ketika diberi izin dispensasi merusak tambalan dibuat warga. ”Kami akur tarus (setuju banget) dengan pembatasan tonase saat melewati jalan kabupaten. Kami sudah munyak (bosan) menutupi lobang dari duit swadaya,” tegasnya.

Sedangkan Athaillah Habsi dari DRPD HST menyuarakan dukungan serupa agar jalan kabupaten bebas dari trailer dengan berat berlebih. DPRD HST, ujarnya mendukung  penuh kebijakan Bupati HST demi kepentingan orang banyak. Hal ini membuktikan HST tidak tersandera kepentingan segelintir orang.

“Mana suara DPRD daerah lain untuk memperjuangkan dan melindungi masyarakat di Bumi Lambung Mangkurat tercinta? Jangan hanya terkesan cuma dewan HST saja yang peduli dan bersuara” ujarnya.

Ungkapan itu seperti sindiran pria yang disapa Atak ini mempertanyakan kenapa DPRD daerah-daerah lain banyak yang hanya diam membisu melihat fakta di lapangan. Termasuk juga anggota DPR Pusat asal pemilihan Kalsel, padahal telah terjadi kerusakan jalan yang parah dan telah banyak jatuh korban akibat truk besar Semen Conch yang super jumbo melebihi muatan melintas di sepanjang arah jalan Banua Enam ke Banjarmasin.

Bupati HST H Abdul Latif tetap melarang melarang mobil angkutan bertonase di atas 10 ton memasuki kota Apam Barabai. Keputusan dispensasi murni untuk memberikan kesempatan Jalan Lingkar Walangsi Kapar diperbaiki terlebih dahulu selama sepakan.

“Kita sangat prihatin dengan kerusakan jalan yang terjadi akibat dilalui angkutan berat melebihi muatan, padahal baru diperbaiki, banyak warga yang berkendaraan terjatuh menjadi korban,” terangnya.

Ironisnya, tambah Latif, masyarakat pun terpaksa ikut memperbaiki sendiri. Jalan dalam kota yang hanya bertipe C dengan ketentuan boleh dilalui angkutan bertonase 8 ton dengan panjang angkutan 9 meter. (mam/by/ram)


BACA JUGA

Jumat, 21 Juli 2017 17:22

Di Banua, Taksi Online Belum Mulus, Taxi Offline Mengadang di Bandara

BANJARBARU - Meski sukses menjadi layanan transportasi idaman di berbagai daerah,  kehadiran taksi…

Jumat, 21 Juli 2017 17:03
Politik

Hanya PKS yang Bisa Usung Sendiri

KANDANGAN – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Hulu Sungai Selatan (HSS) saat ini sudah menerima…

Jumat, 21 Juli 2017 16:52
Kabar Tanah Bumbu

Tanbu Gelar Tablig Akbar

BATULICIN -Tablig akbar dalam rangka membina mental dan spiritual keagamaan masyarakat Kabupaten Tanah…

Jumat, 21 Juli 2017 16:51
Kabar Tanah Bumbu

156 Kabupaten Ikut Berpartipasi

BATULICIN - Sebanyak 156 kabupaten yang ada seluruh di Indonesia antusias mengikuti APKASI Otonomi Expo…

Kamis, 20 Juli 2017 15:27

Bupati Batola Terpilih Siap Kembalikan Uang Perjalanan Dinas

BANJARMASIN - Setelah sebelumnya Wakil Walikota Banjarmasin, Hermansyah yang akan mengembalikan uang…

Kamis, 20 Juli 2017 15:18

Kecewa, Warga Barabai Akan Kembali Turun ke Jalan

BARABAI – Toleransi terakhir yang diberikan Pemerintah Kabupaten HST terhadap angkutan semen selama…

Kamis, 20 Juli 2017 15:06

Lubang Menganga Dibiarkan, Sudah Banyak Pengendara Jadi Korban

BANJARBARU - Lubang di mulut Jalan Peramuan sudah sering makan korban. Apalagi lubang itu posisinya…

Kamis, 20 Juli 2017 14:42

Ribuan Warga Ikuti Jalan Sehat

BATULICIN - Plt Sekda Tanbu H Erno Rudi Handoko melepas peserta jalan sehat antara Pemkab Tanbu bersama…

Kamis, 20 Juli 2017 14:41

Momentum Silaturahmi PKK se-Indonesia

BATULICIN - Puncak Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke XXIV dilaksanakan di Bandar Lampung,…

Kamis, 20 Juli 2017 14:41

Ribuan Jemaah Hadiri Haul Habib Sholeh

BATULICIN - Ribuan jemaah umat muslim di Kabupaten Tanah Bumbu tumpah ruah mendengarkan tausyiah agama…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .