MANAGED BY:
SENIN
16 JULI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Senin, 10 Juli 2017 15:52
Nah Lho.. Karena Kesiangan, Truk Parkir Lagi Sekitar Kapar
DIHENTIKAN: Simpang Kapar depan Jalan Lingkar Kapar Walangsi saat ratusan truk dan trailer semen dihentikan masuk jalan Kota Barabai.

PROKAL.CO, BARABAI – Trailer dengan bak penuh terisi semen milik PT Conch South Kalimantan dari Tabalong ke Banjarmasin yang kesiangan sampai Barabai memilih memarkir kendaraannya di sekitar Kapar, Tembok Bahalang, dan Simpang Bakapas.

Pemandangan itu jadi pemandangan keseharian setelah Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah kembali melunak dengan memberikan dispensasi keempat bagi perusahaan logistik dan transportasi pengantar semen Conch.

Kesempatan melintas seperti itu pun cukup singkat, yakni hanya sepekan sembari memberi kesempatan jalan nasional by pass Kapar-Walangsi diperbaiki oleh Balai Jalan. Dengan waktu melintas jalan kabupaten di malam hari mulai pukul 22.00 Wita hingga dini hari.

“Kami kaget, kok ada lagi trailer yang melintas jalan kabupaten. katanya dilarang ini kok malam-malam masih bebas melintas,” kata Liana, warga HST yang mau ke Banjarmasin Sabtu (8/7) malam kemarin.

Liana yang berhenti sejenak di Jalan Murakata depan RSHD Barabai, setelah melihat trailer hilir mudik ketika malam hari sempat berbincang singkat dengan wartawan.

Setelah mendapat penjelasan bahwa ada dispensasi lagi, ia hanya minta agar secepatnya keputusan itu dicabut. Dia merasa lucu saja ada pengecualian dalam aturan padahal tidak ada pertimbangan khusus yang menjadikannya sangat mendesak.

Pemilik atau pengusaha transportasi dan produsen semen serta aparat pasti mengetahui batas tonase jalan di Kalsel. Sebelum memulai usaha, tiap pengusaha biasanya mempelajari terlebih dahulu aturan serta kearifan lokal setempat, itu sudah jadi rumus bagi kelangsungan usaha untuk tetap bertahan. Pasalnya. Sebagian besar pengusaha itu sangat takut melanggar aturan, karena menyangkut investasi yang harus dipertaruhkannya. “Lebih baik cabut saja dispensasi itu. ‘Kan sayang duit daerah digunakan untuk merawat jalan yang harusnya masih bertahan lama,” ujarnya.

Senada dengan Liani, Pambakal  Mandingin Khairani pun lebih sepakat bila jalan kabupaten bebas dari trailer semen Conch. Ia menjelaskan, jalan kabupaten di sepanjang Desa Mandingin awalnya sangat mulus, baru beberapa bulan terakhir ini saja mulai bergelombang dan keropos di sisi jalan.

“Aspal yang berlobang berada di bagian pinggirnya. Diameternya cukup besar. Sangat jelas itu bekas dilewati truk besar karena mirip-mirip kerusakannya dengan lebar ban,” ujar Khairani, kemarin di Barabai.

Warga Mandingin, ujarnya, terpaksa mengumpulkan duit secara gotong-royong dan menambal sendiri jalan aspal yang berlobang dengan semen. Ia khawatir, ketika diberi izin dispensasi merusak tambalan dibuat warga. ”Kami akur tarus (setuju banget) dengan pembatasan tonase saat melewati jalan kabupaten. Kami sudah munyak (bosan) menutupi lobang dari duit swadaya,” tegasnya.

Sedangkan Athaillah Habsi dari DRPD HST menyuarakan dukungan serupa agar jalan kabupaten bebas dari trailer dengan berat berlebih. DPRD HST, ujarnya mendukung  penuh kebijakan Bupati HST demi kepentingan orang banyak. Hal ini membuktikan HST tidak tersandera kepentingan segelintir orang.

“Mana suara DPRD daerah lain untuk memperjuangkan dan melindungi masyarakat di Bumi Lambung Mangkurat tercinta? Jangan hanya terkesan cuma dewan HST saja yang peduli dan bersuara” ujarnya.

Ungkapan itu seperti sindiran pria yang disapa Atak ini mempertanyakan kenapa DPRD daerah-daerah lain banyak yang hanya diam membisu melihat fakta di lapangan. Termasuk juga anggota DPR Pusat asal pemilihan Kalsel, padahal telah terjadi kerusakan jalan yang parah dan telah banyak jatuh korban akibat truk besar Semen Conch yang super jumbo melebihi muatan melintas di sepanjang arah jalan Banua Enam ke Banjarmasin.

Bupati HST H Abdul Latif tetap melarang melarang mobil angkutan bertonase di atas 10 ton memasuki kota Apam Barabai. Keputusan dispensasi murni untuk memberikan kesempatan Jalan Lingkar Walangsi Kapar diperbaiki terlebih dahulu selama sepakan.

“Kita sangat prihatin dengan kerusakan jalan yang terjadi akibat dilalui angkutan berat melebihi muatan, padahal baru diperbaiki, banyak warga yang berkendaraan terjatuh menjadi korban,” terangnya.

Ironisnya, tambah Latif, masyarakat pun terpaksa ikut memperbaiki sendiri. Jalan dalam kota yang hanya bertipe C dengan ketentuan boleh dilalui angkutan bertonase 8 ton dengan panjang angkutan 9 meter. (mam/by/ram)


BACA JUGA

Senin, 16 Juli 2018 16:07

JCH Kalselteng Siap Diberangkatkan, Kemenag Kalsel Tinggal Tunggu ini

BANJARBARU - Jemaah calon haji (JCH) Kalimantan Selatan, kloter pertama direncanakan masuk asrama 19…

Senin, 16 Juli 2018 16:02

Fenomena Aksi "Beli SKTM" Demi Masuk Sekolah di Banua

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ini diwarnai dengan aksi tidak terpuji orang tua siswa yang…

Senin, 16 Juli 2018 14:49

Kubah Basirih Jadi Rute Terbaru Susur Sungai, Segini Ongkosnya

BANJARMASIN - Destinasi wisata religi di ibu kota Kalsel; Banjarmasin kurang beken. Padahal, jumlahnya…

Senin, 16 Juli 2018 14:43

Pamor KWK di Banjarmasin Mulai Meredup, ini yang Jadi Biang Keroknya

BANJARMASIN - Kawasan Wisata Kuliner (KWK) dulunya digadang-gadang dapat mendongkrak perekonomian para…

Senin, 16 Juli 2018 14:34

Perintah Partai, Gina Siap Gantikan Ronie di Dewan

BANJARMASIN - Seperti kata pepatah, kalau memang sudah rezeki enggak bakal ke mana-mana. Itulah yang…

Senin, 16 Juli 2018 12:04

Pemko Banjarbaru Alokasikan Rp22 Miliar untuk Drainase

BANJARBARU - Masih banyaknya titik genangan di sejumlah tempat, setiap kali turun hujan. Membuat Pemko…

Senin, 16 Juli 2018 10:20
Parlementaria

Dewan Mengkritisi Kegiatan Bazar UMKM

BANJARBARU - Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Banjarbaru, Emi Lasari mengkritisi Bazar UMKM yang digelar…

Senin, 16 Juli 2018 10:18
Pemko Banjarbaru

Walikota Hadiri Lomba Jalan Sehat di Lapangan Murjani

BANJARBARU - Walikota Banjarbaru Nadjmi Adhani, bersama Ketua DPRD Banjarbaru AR Iwansyah Minggu (15/7)…

Senin, 16 Juli 2018 10:09

AUTP Membantu Para Petani dan Pelaku Usaha

BATULICIN - Dinas Pertanian Kabupaten Tanah Bumbu menggelar Rapat Koordinasi, Sosialisasi dan Evaluasi…

Senin, 16 Juli 2018 09:53

Balai Pemasyarakatan di Tanbu Mulai Dibangun

BATULICIN - Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia Wilayah Kalimantan Selatan menyelenggarakan acara…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .