MANAGED BY:
JUMAT
19 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Senin, 10 Juli 2017 15:52
Nah Lho.. Karena Kesiangan, Truk Parkir Lagi Sekitar Kapar
DIHENTIKAN: Simpang Kapar depan Jalan Lingkar Kapar Walangsi saat ratusan truk dan trailer semen dihentikan masuk jalan Kota Barabai.

PROKAL.CO, BARABAI – Trailer dengan bak penuh terisi semen milik PT Conch South Kalimantan dari Tabalong ke Banjarmasin yang kesiangan sampai Barabai memilih memarkir kendaraannya di sekitar Kapar, Tembok Bahalang, dan Simpang Bakapas.

Pemandangan itu jadi pemandangan keseharian setelah Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah kembali melunak dengan memberikan dispensasi keempat bagi perusahaan logistik dan transportasi pengantar semen Conch.

Kesempatan melintas seperti itu pun cukup singkat, yakni hanya sepekan sembari memberi kesempatan jalan nasional by pass Kapar-Walangsi diperbaiki oleh Balai Jalan. Dengan waktu melintas jalan kabupaten di malam hari mulai pukul 22.00 Wita hingga dini hari.

“Kami kaget, kok ada lagi trailer yang melintas jalan kabupaten. katanya dilarang ini kok malam-malam masih bebas melintas,” kata Liana, warga HST yang mau ke Banjarmasin Sabtu (8/7) malam kemarin.

Liana yang berhenti sejenak di Jalan Murakata depan RSHD Barabai, setelah melihat trailer hilir mudik ketika malam hari sempat berbincang singkat dengan wartawan.

Setelah mendapat penjelasan bahwa ada dispensasi lagi, ia hanya minta agar secepatnya keputusan itu dicabut. Dia merasa lucu saja ada pengecualian dalam aturan padahal tidak ada pertimbangan khusus yang menjadikannya sangat mendesak.

Pemilik atau pengusaha transportasi dan produsen semen serta aparat pasti mengetahui batas tonase jalan di Kalsel. Sebelum memulai usaha, tiap pengusaha biasanya mempelajari terlebih dahulu aturan serta kearifan lokal setempat, itu sudah jadi rumus bagi kelangsungan usaha untuk tetap bertahan. Pasalnya. Sebagian besar pengusaha itu sangat takut melanggar aturan, karena menyangkut investasi yang harus dipertaruhkannya. “Lebih baik cabut saja dispensasi itu. ‘Kan sayang duit daerah digunakan untuk merawat jalan yang harusnya masih bertahan lama,” ujarnya.

Senada dengan Liani, Pambakal  Mandingin Khairani pun lebih sepakat bila jalan kabupaten bebas dari trailer semen Conch. Ia menjelaskan, jalan kabupaten di sepanjang Desa Mandingin awalnya sangat mulus, baru beberapa bulan terakhir ini saja mulai bergelombang dan keropos di sisi jalan.

“Aspal yang berlobang berada di bagian pinggirnya. Diameternya cukup besar. Sangat jelas itu bekas dilewati truk besar karena mirip-mirip kerusakannya dengan lebar ban,” ujar Khairani, kemarin di Barabai.

Warga Mandingin, ujarnya, terpaksa mengumpulkan duit secara gotong-royong dan menambal sendiri jalan aspal yang berlobang dengan semen. Ia khawatir, ketika diberi izin dispensasi merusak tambalan dibuat warga. ”Kami akur tarus (setuju banget) dengan pembatasan tonase saat melewati jalan kabupaten. Kami sudah munyak (bosan) menutupi lobang dari duit swadaya,” tegasnya.

Sedangkan Athaillah Habsi dari DRPD HST menyuarakan dukungan serupa agar jalan kabupaten bebas dari trailer dengan berat berlebih. DPRD HST, ujarnya mendukung  penuh kebijakan Bupati HST demi kepentingan orang banyak. Hal ini membuktikan HST tidak tersandera kepentingan segelintir orang.

“Mana suara DPRD daerah lain untuk memperjuangkan dan melindungi masyarakat di Bumi Lambung Mangkurat tercinta? Jangan hanya terkesan cuma dewan HST saja yang peduli dan bersuara” ujarnya.

Ungkapan itu seperti sindiran pria yang disapa Atak ini mempertanyakan kenapa DPRD daerah-daerah lain banyak yang hanya diam membisu melihat fakta di lapangan. Termasuk juga anggota DPR Pusat asal pemilihan Kalsel, padahal telah terjadi kerusakan jalan yang parah dan telah banyak jatuh korban akibat truk besar Semen Conch yang super jumbo melebihi muatan melintas di sepanjang arah jalan Banua Enam ke Banjarmasin.

Bupati HST H Abdul Latif tetap melarang melarang mobil angkutan bertonase di atas 10 ton memasuki kota Apam Barabai. Keputusan dispensasi murni untuk memberikan kesempatan Jalan Lingkar Walangsi Kapar diperbaiki terlebih dahulu selama sepakan.

“Kita sangat prihatin dengan kerusakan jalan yang terjadi akibat dilalui angkutan berat melebihi muatan, padahal baru diperbaiki, banyak warga yang berkendaraan terjatuh menjadi korban,” terangnya.

Ironisnya, tambah Latif, masyarakat pun terpaksa ikut memperbaiki sendiri. Jalan dalam kota yang hanya bertipe C dengan ketentuan boleh dilalui angkutan bertonase 8 ton dengan panjang angkutan 9 meter. (mam/by/ram)


BACA JUGA

Jumat, 19 Oktober 2018 11:34

Meninggalnya Salah Satu Peserta HPS DIduga Karena Kelelahan Berjalan Jauh

Duka menyelimuti rombongan peserta dari Kabupaten Merauke, Papua. Merze Adrian Tadeus Mahuze (38), Kepala…

Jumat, 19 Oktober 2018 11:28

Jangan Jadi Euforia Sesaat, Mimpi Besar dari Jejangkit Harus Terwujud

BATOLA – Pemerintah pusat dan daerah harus bahu membahu membangun kekuatan lahan rawa di Kalsel…

Jumat, 19 Oktober 2018 11:12
HPS 2018

GM Hotel Pun Sampai "Mengungsi", Tukang Ojek Dadakan Bermunculan

Event besar selalu berdampak secara ekonomi meski hanya jangka pendek. Dua tiga hari terakhir, bisnis…

Jumat, 19 Oktober 2018 11:01

Pemko Banjarmasin Cemas Menanti Adipura Kencana

BANJARMASIN - Pemko masih harap-harap cemas. Belum ada kabar sama sekali terkait Adipura. Apakah Banjarmasin…

Jumat, 19 Oktober 2018 10:42

APBD Seret, Bakal Ada Program yang Dihapus

BANJARMASIN - Belum sampai tiga tahun berjalan, pemko merevisi RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah…

Jumat, 19 Oktober 2018 10:08

Rencana Pemindahan Pasar Bauntung Jadi Pro Kontra di Dewan

BANJARBARU – Meski pihak eksekutif menganggap sudah ada lampu hijau dari pihak legislatif, untuk…

Jumat, 19 Oktober 2018 10:05

Hebat..!! Kepala BPKAD Banjarbaru Masuk 50 Besar Pejabat Teladan Nasional

BANJARBARU - Hal membanggakan ditorehkan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset (BPKAD) Banjarbaru…

Jumat, 19 Oktober 2018 09:55

Resmi, Ini Pejabat Polres di Polda Kalsel yang Bakal Dimutasi

BANJARMASIN – Gerbong mutasi kembali bergulir di Polda Kalsel dan jajaran.  Sejumlah pejabat…

Jumat, 19 Oktober 2018 09:40

Jangan Coba-Coba Posting Konten Negatif, Ini Ancaman Kominfo

BANJARMASIN - Jangan sembarangan posting konten-konten negatif di media sosial (Medsos) kalau tidak…

Jumat, 19 Oktober 2018 09:12
Pemko Banjarbaru

Terima Kunjungan TP PKK Kabupaten Agam

BANJARBARU - Ketua TP PKK Banjarbaru Ririen Nadjmi Adhani, didampingi Wakil Ketua I TP PKK Banjarbaru…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .