MANAGED BY:
RABU
27 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

FEATURE

Selasa, 11 Juli 2017 14:27
Begini Kiprah Mahasiswa ULM Melestarikan Budaya Banjar

Sentuhan “Tangan Bunda” Bangkitkan Permainan Tradisional

BERMAIN: Mahasiswa ULM dan siswa SDN 2 Guntung Paikat asyik bermain di lapangan sekolah.

PROKAL.CO, Permainan tradisonal Banjar kian tergerus dengan perkembangan zaman. Di era teknologi sekarang ini, anak-anak lebih banyak berinteraksi di dunia maya dibandingkan di kehidupan nyata. Hal ini karena tren sistem permainan berbasis virtual dan komunikasi jarak jauh yang memudahkan akses pengguna bermain.

 -----------------------------------------------------

RAHMAT HIDAYATULLAH, Banjarbaru

 -----------------------------------------------------

Hal ini lah yang membuat permainan tradisional mulai terlupakan. Permainan tradisional merupakan salah satu kebudayaan daerah yang merupakan luapan dari kegembiraan dan kebersamaan masyarakat pada zaman dulu.

Takut akan hilangnya budaya daerah ini, mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM) mencoba membangun kembali permainan tradisional dengan kemasan berbeda. Namanya Tangan Bunda (Pelatihan dan Pengembangan Karakter Budaya Anak Daerah.

Program Tangan Bunda ini diaplikasikan di SDN 2 Guntung Paikat. Mahasiswa yang terlibat yakni Joko Santoso, M Aprian Khairul Adha, Muhamad Irpan, Siti Zainab Muthia Ulfah dan Rindu Ansari.

“Alhamdulillah, program ini juga didukung oleh Kemenristekdikti. Sehingga mahasiswa tergabung di tim PKMM ini bisa lolos dan didanai oleh kementerian,” ujar dosen pembimbing, Tetty Novalina Manik.

Dengan metode permainan tradisional di Kalimantan Selatan berhasil membangun budaya anak khas Kalimantan Selatan. Alhasil, mengajak anak-anak untuk kembali berkumpul dan bermain bersama-sama anak sebayanya.

“Kalau dulunya, kebanyakan anak-anak hanya asik menghabiskan waktunya hanya untuk bermain Handphone dengan sendiri-sendiri.  Sekarang kita biasakan untuk kembali bermain bersama-sama di lapangan,” ujarnya.

Melibatkan siswa SDN 2 Guntung Paikat, program kegiatan yang dilakukan terbagi menjadi 3 kegiatan. Kegiatan yang pertama yaitu, sosialisasi yang membahas tentang budaya khas Kalimantan selatan, yang dapat ditinjau dari segi permainan, rumah adat dan pakaian adat daerah khas Kalimantan Selatan. Kegiatan yang kedua melaksanakan 5 metode, adapun metodenya yakni metode Kebun Bunda (Kemah Bernuansa Budaya Anak), Cermat Bunda (Cerdas Cermat Budaya Anak), Benang Bunda yakni permainan khas Kalimantan Selatan seperti Asinan, Anak musang, Kelereng dan Badaku.

Kemudian metode lainnya yakni Mata Bunda, pemutaran Film tentang kisah perjuangan anak pada zaman dahulu dan terakhir metode Peluk Bunda. “Pada metode Peluk Bunda ini kami memberikan penghargaan kepada anak-anak, sekolah, dan warga karena telah berpartisipasi pada acara PKM-M,” ujarnya.

Pelestarian Permainan tradisional Banjar lebih mudah diaplikasikan dalam bentuk permainan yang menggembirakan sehingga kegiatan Tangan Bunda dapat diterapkan diseluruh sekolah dan kelompok masyarakat. (by/ram)


BACA JUGA

Minggu, 17 September 2017 16:51

Mengenang Kejayaan Bioskop Tua di Banjarmasin

BANJARMASIN - Sejak awal tahun 2000, bioskop-bioskop rakyat mulai tergerus oleh zaman. Keberadaannya…

Minggu, 10 September 2017 20:43

Berkenalan dengan Komunitas Pecinta Anime di Banua

Setiap tampil di sebuah acara, para cosplayer selalu menjadi pusat perhatian. Kecantikan seperti komik…

Minggu, 10 September 2017 20:38

Bisnis Sawit di Tanbu Kembali Menggeliat

Kabupaten Tanah Bumbu dikenal surganya penambang batu bara. Namun, seiring berjalannya waktu, saat ini…

Sabtu, 09 September 2017 15:40

Semakin Merosotnya Hutan Galam di Kabupaten Batola

Pembuatan pondasi bangunan di lahan rawa membutuhkan batang galam yang tak sedikit. Namun harga galam…

Jumat, 08 September 2017 15:12

Guru Sekolah Terpencil Keluhkan Minimnya Media Pembelajaran di Meratus

Daerah pedalaman tetap sulit untuk mendapatkan keadilan pemerataan pendidikan. Jika di kota, media pembelajaran…

Kamis, 07 September 2017 14:36

Gimana Nasib Mereka? Ibu Meninggal, Ayah Gangguan Jiwa

Usia mereka masih anak-anak, namun tiga bersaudara berinisial Z (11), R (5) dan V (3) tak lagi mendapatkan…

Rabu, 06 September 2017 14:30

Menyaksikan Tradisi Badandang di Desa Andhika: Dengung Menyayat di Atas Langit Tapin

Cuaca terik tidak menyurutkan keinginan ratusan pasang mata warga yang ingin melihat bedandang (layang-layang…

Senin, 04 September 2017 11:28

AKBP Suhasto, Kapolres Jago Mancing dan Suka Bertani

Bukan cuma jago taklukkan ikan di laut, AKBP Suhasto juga rupanya pandai memainkan arit di sawah. Sreet...,…

Minggu, 03 September 2017 12:22

Mengulik Kisah Ritual Kebal Tubuh di Kalsel: Bisa Kebal Sejak Lahir

Masyarakat Banjar kaya dengan berbagai macam fenomena dan ritual budaya yang bersifat khas. Salah satu…

Kamis, 31 Agustus 2017 09:39

AKP Amelia Afifi Bicara Tentang Polisi Wanita di Masa Kini

1 September menjadi hari yang selalu dikenang kaum perempuan di Indonesia sebagai awal kiprah perempuan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .