MANAGED BY:
SENIN
22 JANUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

FEATURE

Selasa, 11 Juli 2017 14:27
Begini Kiprah Mahasiswa ULM Melestarikan Budaya Banjar

Sentuhan “Tangan Bunda” Bangkitkan Permainan Tradisional

BERMAIN: Mahasiswa ULM dan siswa SDN 2 Guntung Paikat asyik bermain di lapangan sekolah.

PROKAL.CO, Permainan tradisonal Banjar kian tergerus dengan perkembangan zaman. Di era teknologi sekarang ini, anak-anak lebih banyak berinteraksi di dunia maya dibandingkan di kehidupan nyata. Hal ini karena tren sistem permainan berbasis virtual dan komunikasi jarak jauh yang memudahkan akses pengguna bermain.

 -----------------------------------------------------

RAHMAT HIDAYATULLAH, Banjarbaru

 -----------------------------------------------------

Hal ini lah yang membuat permainan tradisional mulai terlupakan. Permainan tradisional merupakan salah satu kebudayaan daerah yang merupakan luapan dari kegembiraan dan kebersamaan masyarakat pada zaman dulu.

Takut akan hilangnya budaya daerah ini, mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM) mencoba membangun kembali permainan tradisional dengan kemasan berbeda. Namanya Tangan Bunda (Pelatihan dan Pengembangan Karakter Budaya Anak Daerah.

Program Tangan Bunda ini diaplikasikan di SDN 2 Guntung Paikat. Mahasiswa yang terlibat yakni Joko Santoso, M Aprian Khairul Adha, Muhamad Irpan, Siti Zainab Muthia Ulfah dan Rindu Ansari.

“Alhamdulillah, program ini juga didukung oleh Kemenristekdikti. Sehingga mahasiswa tergabung di tim PKMM ini bisa lolos dan didanai oleh kementerian,” ujar dosen pembimbing, Tetty Novalina Manik.

Dengan metode permainan tradisional di Kalimantan Selatan berhasil membangun budaya anak khas Kalimantan Selatan. Alhasil, mengajak anak-anak untuk kembali berkumpul dan bermain bersama-sama anak sebayanya.

“Kalau dulunya, kebanyakan anak-anak hanya asik menghabiskan waktunya hanya untuk bermain Handphone dengan sendiri-sendiri.  Sekarang kita biasakan untuk kembali bermain bersama-sama di lapangan,” ujarnya.

Melibatkan siswa SDN 2 Guntung Paikat, program kegiatan yang dilakukan terbagi menjadi 3 kegiatan. Kegiatan yang pertama yaitu, sosialisasi yang membahas tentang budaya khas Kalimantan selatan, yang dapat ditinjau dari segi permainan, rumah adat dan pakaian adat daerah khas Kalimantan Selatan. Kegiatan yang kedua melaksanakan 5 metode, adapun metodenya yakni metode Kebun Bunda (Kemah Bernuansa Budaya Anak), Cermat Bunda (Cerdas Cermat Budaya Anak), Benang Bunda yakni permainan khas Kalimantan Selatan seperti Asinan, Anak musang, Kelereng dan Badaku.

Kemudian metode lainnya yakni Mata Bunda, pemutaran Film tentang kisah perjuangan anak pada zaman dahulu dan terakhir metode Peluk Bunda. “Pada metode Peluk Bunda ini kami memberikan penghargaan kepada anak-anak, sekolah, dan warga karena telah berpartisipasi pada acara PKM-M,” ujarnya.

Pelestarian Permainan tradisional Banjar lebih mudah diaplikasikan dalam bentuk permainan yang menggembirakan sehingga kegiatan Tangan Bunda dapat diterapkan diseluruh sekolah dan kelompok masyarakat. (by/ram)


BACA JUGA

Sabtu, 20 Januari 2018 11:07

Sisi Lain Parade Jukung Barenteng, Berawal dari Request Fotografer Asing

Belakangan sering digelar parade jukung di Kota Banjarmasin. Menampilkan berbagai formasi unik. Di balik…

Kamis, 18 Januari 2018 18:57

Dibalik Kegagalan Rumah Sakit Idaman Meraih Akreditasi Bintang Lima

Dua spanduk besar bertuliskan "RSID Kita Semua, RSID Paripurna, RSID Yes! Yes! Yes!" terpasang di lobi…

Sabtu, 13 Januari 2018 15:10

Kisah Perajin Purun di Bahalayung, Rumput Tergusur Kelapa Sawit

Perajin  topi purun  masih bertahan,  meski bahan baku rumput mulai langka akibat tergusur…

Selasa, 09 Januari 2018 14:32

FKH Banjarmasin Tak Gentar Menanam Rambai di Tengah Kota

Gbo Green bukan sekadar kaos oblong bertema lingkungan. Atau kemana-mana pakai sepatu gunung. Ini menyangkut…

Senin, 08 Januari 2018 13:21

Kisah Sukses Moses, Berawal dari Sebuah Pahat Pemberian Ayah

  Siapa bilang hobi tak bisa dijadikan bisnis menjanjikan. Sudah banyak contoh mereka yang sukses.…

Minggu, 07 Januari 2018 06:53
Featute

Hudes, Kedai Pertama yang Menjual Kopi Asli Kalsel (Bagian 2)

KETIKA Hudes Coffee baru dibuka, Syam mengaku keteteran. Kini ia dibantu Ari Wahyu Fatikha Krisna, 23…

Minggu, 07 Januari 2018 06:46

Hudes, Kedai Pertama yang Menjual Kopi Asli Kalsel (Bagian 1)

Kafe manapun yang dimasuki, pertanyaannya selalu sama. Dari papan menu ada pilihan Kopi Aceh, Gayo,…

Sabtu, 06 Januari 2018 14:25

Pegiat Fan Art di Banjarmasin, Awalnya Hobi, Kini Jadi Bisnis

Pernah mendengar istilah fan art? Yap, seni menggambar yang tergolong anti mainstream. Hasil karya tak…

Jumat, 05 Januari 2018 11:46

Bripda Anna Meirina, Polwan yang Aktif di Dunia Olahraga

Olahraga adalah bagian penting dalam hidup manusia. Pastinya bikin sehat jasmani dan rohani. Lebih dari…

Rabu, 03 Januari 2018 12:40

Serunya Menikmati Satu Jam Naik Bajaj Terbaru

“Bremm bremmm”… Itulah suara mesin bajaj yang baru beroperasi sepekan di Banjarmasin.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .