MANAGED BY:
RABU
19 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Rabu, 12 Juli 2017 17:09
Waduh! Sopir Truk Demo Kediaman Gubernur
UNJUK RASA: Sopir bersama organisasi massa di Banjarmasin melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Balai Jalan dan Jembatan Wilayah VI Kalsel.

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Kediaman Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) disambangi ratusan orang. Ada tiga unit truk yang parkir. Mereka mengaku perwakilan sopir truk yang dilarang melintas di Jalan Walangsi-Kapar Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST).

Turun dari atas truk, mereka membawa atribut spanduk dengan berbagai tulisan. Di depan kediaman, mereka berorasi menyampaikan aspirasi mengenai larangan truk melintas di jalan tersebut. Karena akibat ratusan sopir truk tidak dapat melintas itu mereka tidak dapat bekerja membiayai keluarga.

Rombongan unjuk rasa kembali melanjutkan aksinya menuju Kantor Balai Jalan dan Jembatan Wilayah IV Kalimantan di Jalan Haji Hasan Basri, Banjarmasin Utara. Di situ mereka mencoba bertemu dengan Kepala Balai, tapi karena sedang tidak berada di tempat mereka hanya ditemui sejumlah kepala satuan kerja

Wahyudi, salah seorang perwakilan sopir truk mengaku heran kenapa truk tidak boleh melintas. Padahal jalan tersebut mengalami rusak parah, sehingga truk yang dikemudikannya kesulitan melintas. Malah kami disuruh memperbaiki jalan yang rusak. “Kami jadi tidak dapat bekerja, kami cuma ingin mencari nafkah yang halal bagi keluarga,” katanya.

Sementara itu Koordinator Aksi Unjuk Rasa Sutan Makmur Sinambela dalam orasinya menuntut agar pemerintah provinsi dapat menentukan dan memastikan lintas jalan nasional atau provinsi. Kemudian sopir-sopir jangan dipaksa melintasi jalan yang tidak layak yang kondisinya bagai kubangan kerbau.

Hentikan permintaan sumbangan jaminan penggunaan jalan, karena ini adalah bentuk-bentuk pemerasan dan pungli. “Kami minta sikap dan ketegasan pemerintah, dulu jalan Walangsi-Kapar disebut jalan nasional atau provinsi dan konon isunya sudah ditukar guling nah sekarang ketika rusak parah dikatakan jalan lintas pemukiman,” tandasnya.

Sementara Kepala Bagian Tata Usaha Perwakilan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional XI, Sugianto, mengatakan Jalan Lingkar Walangsi-Kapar sebelumnya adalah jalan provinsi tapi setelah terbit SK Menteri PUPR kemudian jalan tersebut berubah menjadi jalan nasional. “Terkait kebijakan Pemerintah Kabupaten HST yang menutup jalan tersebut, itu bukan kewenangan Balai Jalan,” ujarnya.

Ditambahkan Kasatker Balai Jalan dan Jembatan wilayah IV Kalimantan, Muntaal mengatakan saat ini pihaknya tengah melakukan perbaikan sebagian Jalan Lingkar Walangsi-Kapar. “Saat ini jalan di sana sedang dalam peninggian,” jelasnya.

Di bagian lain, Sekretaris LH dan Dishub HST M Yani menegaskan, Pemkab HST hanya memberikan batas dispensasi dari tanggal 10 sampai 17 Juli atau sepekan setelah kesepakatan dibuat. Itu pun hanya diberikan batas waktu melintas dari pukul 20.30 Wita-05.30 Wita.

“Bila dalam batas waktu itu masih melanggar, kami minta truk itu kembali ke pabrik semen dan membongkar lagi agar sesuai tonase jalan,” ujarnya.

Ia minta pihak asosiasi angkutan lebih berperan aktif untuk merawat jalan dengan balai jalan regional VII. Pasalnya jalan lingkar Walangsi- Kapar sudah rusak parah dan perbaikan itu hanya diberikan waktu sampai 17 Juli. Bila sudah dilewati, tentu truk harus lewat jalan lingkar lagi kendati jalan itu masih rusak parah.

Ia pun heran bila ada yang mau melakukan demo dengan keputusan bersama tersebut. Ia mempersalahkan melaksanakan demo di Barabai jadi ketahuan mana masyarakat Barabai yang menyetujui dan bukan. Pasalnya, kesepakatan itu secara luas mendapat sokongan langsung baik dari masyarakat, ulama, tokoh masyarakat, dan LSM. (gmp/mam/by/ram)


BACA JUGA

Selasa, 18 September 2018 15:56

Hujan Mengguyur, Kabut Asap Mulai Berkurang

BANJARBARU - Dampak kabut asap akibat kebakaran lahan di area Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin di…

Selasa, 18 September 2018 15:45

Dewan Tak Cabut Laporan, Kasus Perusakan Tetap Lanjut

BANJARMASIN - Kasus perusakan di gedung DPRD Provinsi Kalsel pada aksi unjuk rasa beberapa hari lalu…

Selasa, 18 September 2018 15:41

Buruh Sawit di Kotabaru Tiga Bulan Tak Gajian, Uang BPJS Diduga Ditilep

Ribuan keluarga buruh sawit megap-megap, terancam kelaparan. Harga minyak sawit tinggi, tapi karyawan…

Selasa, 18 September 2018 14:38
Parlementaria

Area Dekat Bandara Potensial untuk Sentra Perdagangan

BANJARBARU - Soal pariwisata Banjarbaru. Wakil Ketua DPRD Banjarbaru, Wartono mengatakan kalau Kota…

Selasa, 18 September 2018 14:34
Pemko Banjarbaru

Gerakan Salat Subuh Berjamaah Membentuk Karakter Masyarakat Religius

BANJARBARU - Wakil Walikota Banjarbaru, Darmawan Jaya Setiawan didampingi Sekdako Banjarbaru, Said Abdullah…

Selasa, 18 September 2018 13:43
Pemkab Tanah Bumbu

Haornas di Tanah Bumbu Dimeriahkan Aneka Perlombaan

BATULICIN - Ratusan masyarakat di Tanah Bumbu turut memeriahkan Peringatan Hari olah Raga Nasional (Haornas)…

Selasa, 18 September 2018 13:42
Pemkab Tanah Bumbu

Pemkab Tanbu Sampaikan Tiga Raperda 2018

BATULICIN - Plt Bupati Tanah Bumbu H Sudian Noor melalui Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Ambo…

Selasa, 18 September 2018 13:40
Pemkab Tanah Bumbu

Rumah Tahfiz Quran Dibuatkan Perda

BATULICIN - Demi mewujudkan generasi penghafal Quran  di Tanah Bumbu, saat ini pemerintah daerah…

Selasa, 18 September 2018 13:33
Pemkab Tabalong

ASN Tabalong Contoh Pembayaran PBB P2

TANJUNG - Aparatur Sipil Negara (ASN) di pemerintah daerah, TNI, Polri dan badan usaha milik negara…

Selasa, 18 September 2018 11:11

Kabut Asap Kian Pekat, DLH Akan Keluarkan Peringatan

BANJARMASIN - Dua hari terakhir, kabut asap kian pekat di Banjarmasin. Terutama pada pagi dan malam…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .