MANAGED BY:
SELASA
20 FEBRUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BANUA

Rabu, 12 Juli 2017 17:09
Waduh! Sopir Truk Demo Kediaman Gubernur
UNJUK RASA: Sopir bersama organisasi massa di Banjarmasin melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Balai Jalan dan Jembatan Wilayah VI Kalsel.

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Kediaman Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) disambangi ratusan orang. Ada tiga unit truk yang parkir. Mereka mengaku perwakilan sopir truk yang dilarang melintas di Jalan Walangsi-Kapar Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST).

Turun dari atas truk, mereka membawa atribut spanduk dengan berbagai tulisan. Di depan kediaman, mereka berorasi menyampaikan aspirasi mengenai larangan truk melintas di jalan tersebut. Karena akibat ratusan sopir truk tidak dapat melintas itu mereka tidak dapat bekerja membiayai keluarga.

Rombongan unjuk rasa kembali melanjutkan aksinya menuju Kantor Balai Jalan dan Jembatan Wilayah IV Kalimantan di Jalan Haji Hasan Basri, Banjarmasin Utara. Di situ mereka mencoba bertemu dengan Kepala Balai, tapi karena sedang tidak berada di tempat mereka hanya ditemui sejumlah kepala satuan kerja

Wahyudi, salah seorang perwakilan sopir truk mengaku heran kenapa truk tidak boleh melintas. Padahal jalan tersebut mengalami rusak parah, sehingga truk yang dikemudikannya kesulitan melintas. Malah kami disuruh memperbaiki jalan yang rusak. “Kami jadi tidak dapat bekerja, kami cuma ingin mencari nafkah yang halal bagi keluarga,” katanya.

Sementara itu Koordinator Aksi Unjuk Rasa Sutan Makmur Sinambela dalam orasinya menuntut agar pemerintah provinsi dapat menentukan dan memastikan lintas jalan nasional atau provinsi. Kemudian sopir-sopir jangan dipaksa melintasi jalan yang tidak layak yang kondisinya bagai kubangan kerbau.

Hentikan permintaan sumbangan jaminan penggunaan jalan, karena ini adalah bentuk-bentuk pemerasan dan pungli. “Kami minta sikap dan ketegasan pemerintah, dulu jalan Walangsi-Kapar disebut jalan nasional atau provinsi dan konon isunya sudah ditukar guling nah sekarang ketika rusak parah dikatakan jalan lintas pemukiman,” tandasnya.

Sementara Kepala Bagian Tata Usaha Perwakilan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional XI, Sugianto, mengatakan Jalan Lingkar Walangsi-Kapar sebelumnya adalah jalan provinsi tapi setelah terbit SK Menteri PUPR kemudian jalan tersebut berubah menjadi jalan nasional. “Terkait kebijakan Pemerintah Kabupaten HST yang menutup jalan tersebut, itu bukan kewenangan Balai Jalan,” ujarnya.

Ditambahkan Kasatker Balai Jalan dan Jembatan wilayah IV Kalimantan, Muntaal mengatakan saat ini pihaknya tengah melakukan perbaikan sebagian Jalan Lingkar Walangsi-Kapar. “Saat ini jalan di sana sedang dalam peninggian,” jelasnya.

Di bagian lain, Sekretaris LH dan Dishub HST M Yani menegaskan, Pemkab HST hanya memberikan batas dispensasi dari tanggal 10 sampai 17 Juli atau sepekan setelah kesepakatan dibuat. Itu pun hanya diberikan batas waktu melintas dari pukul 20.30 Wita-05.30 Wita.

“Bila dalam batas waktu itu masih melanggar, kami minta truk itu kembali ke pabrik semen dan membongkar lagi agar sesuai tonase jalan,” ujarnya.

Ia minta pihak asosiasi angkutan lebih berperan aktif untuk merawat jalan dengan balai jalan regional VII. Pasalnya jalan lingkar Walangsi- Kapar sudah rusak parah dan perbaikan itu hanya diberikan waktu sampai 17 Juli. Bila sudah dilewati, tentu truk harus lewat jalan lingkar lagi kendati jalan itu masih rusak parah.

Ia pun heran bila ada yang mau melakukan demo dengan keputusan bersama tersebut. Ia mempersalahkan melaksanakan demo di Barabai jadi ketahuan mana masyarakat Barabai yang menyetujui dan bukan. Pasalnya, kesepakatan itu secara luas mendapat sokongan langsung baik dari masyarakat, ulama, tokoh masyarakat, dan LSM. (gmp/mam/by/ram)


BACA JUGA

Senin, 19 Februari 2018 17:21

Latdas PMR SMK PP N Banjarbaru, Latih Siswa Peduli Sesama

BANJARBARU - SMK PP Negeri Banjarbaru melengkapi keterampilan dasar peserta didiknya dengan membangun…

Senin, 19 Februari 2018 14:37
Berita Tabalong

ASN Tabalong Diingatkan Soal Netralitas Pilkada

TANJUNG - Lagi-lagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten Tabalong diingatkan…

Senin, 19 Februari 2018 14:34

Tata Kawasan Tambang Kalsel, Dewan Siapkan Perda Tambang

Salah satu pemicu persoalan tambang di Kalimantan Selatan adalah tidak adanya peraturan daerah yang…

Senin, 19 Februari 2018 14:29

Persiapkan Acara Haul, Tim Sound System Kerja Ekstra

MARTAPURA – Pemasangan pengeras suara di Haul ke-13 Abah Guru Sekumpul ternyata sudah dilaksanakan…

Senin, 19 Februari 2018 13:54

Disbudpar Minta Bantuan Satpol PP Tertibkan Pedagang Siring Tandean

BANJARMASIN - Pukul 15:00 Wita, puluhan pedagang kaki lima (PKL) mulai membuka lapak di Siring Pirre…

Senin, 19 Februari 2018 13:14

Dewan Ingin ada CCTV Online di Pembatuan

BANJARBARU - DPRD Banjarbaru mengapresiasi program Pemkot Banjarbaru yang mengaktifkan CCTV secara online…

Senin, 19 Februari 2018 11:14
Pemko Banjarbaru

Wakil Walikota Hadiri Musyawarah KONI Banjarbaru

BANJARBARU - Wakil Walikota Banjarbaru H Darmawan Jaya Setiawan bersama perwakilan KONI Kalsel Syarifudin,…

Senin, 19 Februari 2018 10:14

Mardani Serahkan Donasi Warga Banua untuk Palestina

BATULICIN - Bupati Tanbu Mardani H Maming menyerahkan donasi warga banua untuk rakyat Palestina hasil…

Senin, 19 Februari 2018 10:13

Rencana DKBP3A Tanah Bumbu Bentuk SRA

BATULICIN - Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKBP3A) Kabupaten…

Senin, 19 Februari 2018 10:11

Anak Ponpes Darul Ijabah Gunung Tinggi Dilatih Kesamaptaan

BATULICIN - Puluhan Santri Pondok Pesantren Darul Ijabah Gunung Tinggi Kecamatan Batulicin dilatih kesamaptaan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .