MANAGED BY:
KAMIS
17 AGUSTUS
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

HUKUM & PERISTIWA

Kamis, 13 Juli 2017 15:21
Dana Arisan Sudah Habis, Peserta Arisan Terpaksa Gigit Jari
LENYAP: Miliaran uang arisan dipastikan tidak bisa dikembalikan Iray (kiri), para peserta arisan terpaksa gigit jari.

PROKAL.CO, MARTAPURA - Siti Raihanah alias Iray akhirnya resmi menjadi tersangka. Mengenakan jaket abu-abu dengan sebagian wajah ditutupi masker, bandar investasi bodong bermodus arisan online ini, Rabu (12/7) kemarin, muncul dalam jumpa pers yang digelar oleh Satreskrim polres banjar.

Kapolres Banjar AKBP Takdir Mattanete mengatakan, status hukum
Iray telah ditingkatkan menjadi tersangka usai diperiksa sebagai saksi sejak Senin (10/7) malam. "Dia resmi kami tahan mulai Selasa (11/7) sore," katanya kepada para awak media, didampingi Kastreskrim Polres Banjar AKP Sofyan.

Dia mengungkapkan, ibu beranak dua tersebut dikenakan pasal 378 KUHP tentang penipuan dan penggelapan dengan ancaman hukuman di atas lima tahun.

Modus penipuan yang dilakukan Iray sendiri yaitu, melakukan jual beli arisan dengan nilai berlipat ganda. "Misal, dia menjual slot arisan senilai Rp5 juta tetapi para peserta hanya disuruh membayar Rp3 juta. Kemudian, uang arisan sebesar Rp5 juta akan dicairkan pada tanggal yang sudah ditentukan," jelas Takdir.

Dia menuturkan, dengan modus tersebut ternyata banyak masyarakat yang tergiur. Total ada 146 korban yang tercatat di tim penyidik Satreskrim Polres Banjar. "Sedangkan jumlah kerugian sementara mencapai Rp6,8 miliar," ujarnya.

Iray sendiri sudah menjalankan aksinya sejak Desember 2016, namun dalam dua bulan terakhir pencairan uang arisan mulai macet. Sehingga membuat para korban melaporkannya ke pihak kepolisian. "Mendapatkan laporan, Satreskrim langsung melakukan penanganan dan memeriksa 32 korban," kata Takdir.

Lebih lanjut dia mengungkapkan, usai ditetapkannya Iray menjadi tersangka. Penyidik akan menelusuri dana miliaran rupiah yang sudah dibawa lari Iray serta mengecek saldo yang ada di tiga rekening bank miliknya. "Kami akan berkoordinasi dengan bank, untuk membuka rekening korannya," ungkapnya.

Selain itu, pihaknya juga akan melakukan pendalaman apakah ada bandar lain yang ikut dalam kasus arisan bodong ini. "Ada beberapa bandar yang juga diamankan di lokasi lain, masih akan kami dalami apakah ada kaitannya dengan ini," kata pria yang akrab disapa Nette Boy tersebut.

Sementara itu, Iray saat dikonfirmasi mengaku memutar uang arisan sendiri. Tidak ada bandar lain yang berada di atasnya. "Uang saya putar sendiri, uang yang masuk langsung saya bayarkan ke pembeli arisan yang sudah menyetor uang lebih dulu," katanya.

Dia menjelaskan, awalnya pencairan yang dia lakukan tak pernah macet. Karena, selalu ada pemasukan dari peserta arisan lainnya. Namun, dalam dua bulan terakhir mulai tersendat lantaran uang yang dia putar sudah habis. "Saya sudah tidak punya uang, jadi tidak bisa lagi mencairkan. Semua uang sudah saya bayarkan ke peserta," jelasnya.

Lalu darimana ide jual beli slot arisan muncul? Dia menjelaskan, awalnya dia memang selalu menjadi bandar arisan dengan peserta mencapai ratusan orang. Dalam kegiatan arisan itu, acapkali ada yang menjual slot arisan karena sedang membutuhkan uang. Dari situ lah idenya muncul. "Jadi awalnya memang ada arisan, tapi terakhir sudah tidak ada," jelasnya.

Secara terpisah, salah seorang korban Rizal mengaku tidak percaya jika uang arisan yang sudah dihimpun oleh Iray telah habis. "Masa uang segitu banyaknya habis, dia kemanakan saja," katanya.

Dia berharap, pihak kepolisian bisa menelusuri mengalir kemana saja dana arisan selama ini. "Kalau memang habis, lalu bagaimana dengan uang yang sudah kami setor?" sergahnya.(ris/ay/ran)

 


BACA JUGA

Rabu, 16 Agustus 2017 15:40

KEBETULAN? Zenith yang Dimusnahkan ini Ternyata Setara Penduduk Kalsel

BANJARBARU - Polda Kalsel menggelar pemusnahan barang bukti narkoba, Selasa (15/8) kemarin. Dari hasil…

Rabu, 16 Agustus 2017 15:16

Tak Transparan, Pambakal Lok Buntar Dilaporkan Warga

MARTAPURA – Beberapa warga Desa Lok Buntar, Kecamatan Sungai Tabuk melayangkan surat laporan berisi…

Rabu, 16 Agustus 2017 14:16

Jual Miras, Arena Hiburan Biliar di Jalan Trikora Digrebek

BANJARBARU - Arena hiburan biliar di Jalan Trikora depan Pesona Puri Asri digerebek Satpol PP, Senin…

Rabu, 16 Agustus 2017 11:28

Jelang HUT RI, Polresta Banjarmasin Makin Sering Gelar Razia

BANJARMASIN - Pengendara roda dua yang melintas di jalan Hasan Basri Kayu Tangi, Banjarmasin Utara,…

Rabu, 16 Agustus 2017 11:25

Duo Agus Tertangkap Edarkan Narkoba

BATULICIN - Unit Reskrim Polsek Angsana menangkap pengedar narkoba, Senin (14/8) sore sekitar pukul…

Rabu, 16 Agustus 2017 11:11

NEKAT..! Aksi Jambret Dikejar Korban, Sampai Diseruduk Mobil

BANJARMASIN - Kehebohan yang terjadi di jalan Sulawesi, Banjarmasin Tengah, Senin (14/8) malam sekitar…

Selasa, 15 Agustus 2017 16:56

Wah, Pembobol Rumah Mewah ini Dapat Keahlian Mencuri dari Ayah

MARTAPURA - Iwan Coleng, 38, Senin (14/8) kemarin hanya bisa tertunduk lesu sambil meringis kesakitan.…

Selasa, 15 Agustus 2017 12:26

Satu Tahun Kabur dari Sel, Pria ini Tertangkap di Samarinda

BANJARMASIN - Hendara Cipta (34), tahanan yang kabur dari sel Polsekta Banjarmasin Selatan berhasil…

Selasa, 15 Agustus 2017 12:22

Jual Zenith, Unyil Terpaksa Harus Mendekam di Tahanan

BANJARMASIN - Hampir sepekan Apriansyah alias Unyil (32) mendekam di sel tahanan Mapolsekta Banjarmasin…

Selasa, 15 Agustus 2017 12:18

Ada Apa? Enam Tahanan ini Minta Disuntik

BANJARMASIN - Para tahanan di Mapolsekta Banjarmasin Timur mendapatkan pemeriksaan kesehatan dari Tim…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .