MANAGED BY:
JUMAT
25 MEI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

HUKUM & PERISTIWA

Kamis, 13 Juli 2017 15:21
Dana Arisan Sudah Habis, Peserta Arisan Terpaksa Gigit Jari
LENYAP: Miliaran uang arisan dipastikan tidak bisa dikembalikan Iray (kiri), para peserta arisan terpaksa gigit jari.

PROKAL.CO, MARTAPURA - Siti Raihanah alias Iray akhirnya resmi menjadi tersangka. Mengenakan jaket abu-abu dengan sebagian wajah ditutupi masker, bandar investasi bodong bermodus arisan online ini, Rabu (12/7) kemarin, muncul dalam jumpa pers yang digelar oleh Satreskrim polres banjar.

Kapolres Banjar AKBP Takdir Mattanete mengatakan, status hukum
Iray telah ditingkatkan menjadi tersangka usai diperiksa sebagai saksi sejak Senin (10/7) malam. "Dia resmi kami tahan mulai Selasa (11/7) sore," katanya kepada para awak media, didampingi Kastreskrim Polres Banjar AKP Sofyan.

Dia mengungkapkan, ibu beranak dua tersebut dikenakan pasal 378 KUHP tentang penipuan dan penggelapan dengan ancaman hukuman di atas lima tahun.

Modus penipuan yang dilakukan Iray sendiri yaitu, melakukan jual beli arisan dengan nilai berlipat ganda. "Misal, dia menjual slot arisan senilai Rp5 juta tetapi para peserta hanya disuruh membayar Rp3 juta. Kemudian, uang arisan sebesar Rp5 juta akan dicairkan pada tanggal yang sudah ditentukan," jelas Takdir.

Dia menuturkan, dengan modus tersebut ternyata banyak masyarakat yang tergiur. Total ada 146 korban yang tercatat di tim penyidik Satreskrim Polres Banjar. "Sedangkan jumlah kerugian sementara mencapai Rp6,8 miliar," ujarnya.

Iray sendiri sudah menjalankan aksinya sejak Desember 2016, namun dalam dua bulan terakhir pencairan uang arisan mulai macet. Sehingga membuat para korban melaporkannya ke pihak kepolisian. "Mendapatkan laporan, Satreskrim langsung melakukan penanganan dan memeriksa 32 korban," kata Takdir.

Lebih lanjut dia mengungkapkan, usai ditetapkannya Iray menjadi tersangka. Penyidik akan menelusuri dana miliaran rupiah yang sudah dibawa lari Iray serta mengecek saldo yang ada di tiga rekening bank miliknya. "Kami akan berkoordinasi dengan bank, untuk membuka rekening korannya," ungkapnya.

Selain itu, pihaknya juga akan melakukan pendalaman apakah ada bandar lain yang ikut dalam kasus arisan bodong ini. "Ada beberapa bandar yang juga diamankan di lokasi lain, masih akan kami dalami apakah ada kaitannya dengan ini," kata pria yang akrab disapa Nette Boy tersebut.

Sementara itu, Iray saat dikonfirmasi mengaku memutar uang arisan sendiri. Tidak ada bandar lain yang berada di atasnya. "Uang saya putar sendiri, uang yang masuk langsung saya bayarkan ke pembeli arisan yang sudah menyetor uang lebih dulu," katanya.

Dia menjelaskan, awalnya pencairan yang dia lakukan tak pernah macet. Karena, selalu ada pemasukan dari peserta arisan lainnya. Namun, dalam dua bulan terakhir mulai tersendat lantaran uang yang dia putar sudah habis. "Saya sudah tidak punya uang, jadi tidak bisa lagi mencairkan. Semua uang sudah saya bayarkan ke peserta," jelasnya.

Lalu darimana ide jual beli slot arisan muncul? Dia menjelaskan, awalnya dia memang selalu menjadi bandar arisan dengan peserta mencapai ratusan orang. Dalam kegiatan arisan itu, acapkali ada yang menjual slot arisan karena sedang membutuhkan uang. Dari situ lah idenya muncul. "Jadi awalnya memang ada arisan, tapi terakhir sudah tidak ada," jelasnya.

Secara terpisah, salah seorang korban Rizal mengaku tidak percaya jika uang arisan yang sudah dihimpun oleh Iray telah habis. "Masa uang segitu banyaknya habis, dia kemanakan saja," katanya.

Dia berharap, pihak kepolisian bisa menelusuri mengalir kemana saja dana arisan selama ini. "Kalau memang habis, lalu bagaimana dengan uang yang sudah kami setor?" sergahnya.(ris/ay/ran)

 


BACA JUGA

Kamis, 24 Mei 2018 12:18

Berkat Laporan Warga, Pengedar Ribuan Zenith Diringkus

BANJARMASIN - Syaiful Akhyar (48) tak berkutik tertangkap anggota Satresnarkoba Polresta Banjarmasin…

Kamis, 24 Mei 2018 12:07

Diduga Depresi, Pria 30 Tahun Ditemukan Tergantung di Atas Pohon

PELAIHARI - Hati Simon (30) tak kuasa melihat jasad ayahnya,  Sudiran (58) dalam keadaaan tergantung…

Rabu, 23 Mei 2018 14:23

Warung Sakadup Digrebek Satpol PP, Eh Pelanggan Kabur Belum Bayar Lagi

BANJARMASIN - Pengunjung warung sakadup di belakang Terminal Induk Banjarmasin sontak berhamburan saat…

Rabu, 23 Mei 2018 13:00

Tersenggol Taksi, Nyawa Deddy Melayang

RANTAU - Deddy Irawan (38) harus kehilangan nyawa di Jalan A Yani atau tepatnya di depan Pondok Pesantren…

Rabu, 23 Mei 2018 11:43

Kasihannya.. Pria ini Ditemukan Sudah Tidak Bernyawa di Bawah Jembatan

BANJARBARU - Nasib malang dialami M Yunan. Pria berusia 60 tahun itu ditemukan sudah tak bernyawa di…

Selasa, 22 Mei 2018 14:39

Dua Madi asal Sungai Danau Terciduk Bawa 18 Kilo Sabu

BANJARMASIN - 18 Kilogram Sabu gagal beredar di Kalsel. Narkoba tersebut dibawa oleh dua orang kurir…

Selasa, 22 Mei 2018 12:38

Pencuri Batu Bara di Sungai Barito Diringkus, Begini Cara Mereka Beraksi

BANJARMASIN - Delapan kawanan pencurian batu bara karungan yang diduga kerap beraksi di perairan Sungai…

Senin, 21 Mei 2018 13:29

Aparat Desa Manarap Tengah Akhirnya Meminta Maaf kepada Pengembang

Ini pelajaran bagi aparat desa. Karena permintaannya ditolak, mereka memasang portal untuk memblokade…

Senin, 21 Mei 2018 13:17

Bulan Ramadan, Balapan Liar Makin Menjadi di Banjarmasin

BANJARMASIN - Aksi balapan liar (bali) seakan tak ada habisnya. Bulan Ramadan ini, gelagatnya semakin…

Senin, 21 Mei 2018 10:26

Mayat Tanpa Busana Membusuk di Perkebunan Sawit

PELAIHARI -Mayat tanpa busana di temukan warga berlokasi diareal perkebunan sawit di PT SSU Kecamatan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .