MANAGED BY:
SELASA
23 JANUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

HUKUM & PERISTIWA

Kamis, 13 Juli 2017 15:21
Dana Arisan Sudah Habis, Peserta Arisan Terpaksa Gigit Jari
LENYAP: Miliaran uang arisan dipastikan tidak bisa dikembalikan Iray (kiri), para peserta arisan terpaksa gigit jari.

PROKAL.CO, MARTAPURA - Siti Raihanah alias Iray akhirnya resmi menjadi tersangka. Mengenakan jaket abu-abu dengan sebagian wajah ditutupi masker, bandar investasi bodong bermodus arisan online ini, Rabu (12/7) kemarin, muncul dalam jumpa pers yang digelar oleh Satreskrim polres banjar.

Kapolres Banjar AKBP Takdir Mattanete mengatakan, status hukum
Iray telah ditingkatkan menjadi tersangka usai diperiksa sebagai saksi sejak Senin (10/7) malam. "Dia resmi kami tahan mulai Selasa (11/7) sore," katanya kepada para awak media, didampingi Kastreskrim Polres Banjar AKP Sofyan.

Dia mengungkapkan, ibu beranak dua tersebut dikenakan pasal 378 KUHP tentang penipuan dan penggelapan dengan ancaman hukuman di atas lima tahun.

Modus penipuan yang dilakukan Iray sendiri yaitu, melakukan jual beli arisan dengan nilai berlipat ganda. "Misal, dia menjual slot arisan senilai Rp5 juta tetapi para peserta hanya disuruh membayar Rp3 juta. Kemudian, uang arisan sebesar Rp5 juta akan dicairkan pada tanggal yang sudah ditentukan," jelas Takdir.

Dia menuturkan, dengan modus tersebut ternyata banyak masyarakat yang tergiur. Total ada 146 korban yang tercatat di tim penyidik Satreskrim Polres Banjar. "Sedangkan jumlah kerugian sementara mencapai Rp6,8 miliar," ujarnya.

Iray sendiri sudah menjalankan aksinya sejak Desember 2016, namun dalam dua bulan terakhir pencairan uang arisan mulai macet. Sehingga membuat para korban melaporkannya ke pihak kepolisian. "Mendapatkan laporan, Satreskrim langsung melakukan penanganan dan memeriksa 32 korban," kata Takdir.

Lebih lanjut dia mengungkapkan, usai ditetapkannya Iray menjadi tersangka. Penyidik akan menelusuri dana miliaran rupiah yang sudah dibawa lari Iray serta mengecek saldo yang ada di tiga rekening bank miliknya. "Kami akan berkoordinasi dengan bank, untuk membuka rekening korannya," ungkapnya.

Selain itu, pihaknya juga akan melakukan pendalaman apakah ada bandar lain yang ikut dalam kasus arisan bodong ini. "Ada beberapa bandar yang juga diamankan di lokasi lain, masih akan kami dalami apakah ada kaitannya dengan ini," kata pria yang akrab disapa Nette Boy tersebut.

Sementara itu, Iray saat dikonfirmasi mengaku memutar uang arisan sendiri. Tidak ada bandar lain yang berada di atasnya. "Uang saya putar sendiri, uang yang masuk langsung saya bayarkan ke pembeli arisan yang sudah menyetor uang lebih dulu," katanya.

Dia menjelaskan, awalnya pencairan yang dia lakukan tak pernah macet. Karena, selalu ada pemasukan dari peserta arisan lainnya. Namun, dalam dua bulan terakhir mulai tersendat lantaran uang yang dia putar sudah habis. "Saya sudah tidak punya uang, jadi tidak bisa lagi mencairkan. Semua uang sudah saya bayarkan ke peserta," jelasnya.

Lalu darimana ide jual beli slot arisan muncul? Dia menjelaskan, awalnya dia memang selalu menjadi bandar arisan dengan peserta mencapai ratusan orang. Dalam kegiatan arisan itu, acapkali ada yang menjual slot arisan karena sedang membutuhkan uang. Dari situ lah idenya muncul. "Jadi awalnya memang ada arisan, tapi terakhir sudah tidak ada," jelasnya.

Secara terpisah, salah seorang korban Rizal mengaku tidak percaya jika uang arisan yang sudah dihimpun oleh Iray telah habis. "Masa uang segitu banyaknya habis, dia kemanakan saja," katanya.

Dia berharap, pihak kepolisian bisa menelusuri mengalir kemana saja dana arisan selama ini. "Kalau memang habis, lalu bagaimana dengan uang yang sudah kami setor?" sergahnya.(ris/ay/ran)

 


BACA JUGA

Sabtu, 20 Januari 2018 10:36

ASTAGA.. 11 Remaja Pesta Lem di Hotel, Diciduk saat Bangun Tidur

BANJARMASIN - Sebelas muda-mudi digerebek Satpol PP seusai pesta lem dari kamar hotel, kemarin (18/1).…

Sabtu, 20 Januari 2018 09:43

Dicari! Pemuda ini Sudah 4 Hari Menghilang

BANJARMASIN - Keluarga besar Ahmad Fauzi dirundung kecemasan. Betapa tidak,  putranya bernama …

Sabtu, 20 Januari 2018 09:24

Kurir dan Pengedar Sabu Diciduk

BANJARMASIN - Gunawan Saputra alias Gunawan (33) dan Muhrian alias Imuh (37), Kamis (18/1), diringkus…

Jumat, 19 Januari 2018 15:17

KOK BISA? Angka Pelanggaran Lalu lintas Menurun, Tapi Kematian Bertambah

BANJARMASIN - Mengatur lalu lintas, sama halnya membersihkan sampah di sungai. Sulit, imposible! Tak…

Jumat, 19 Januari 2018 14:45

Nafsu Memuncak, Pria ini Gerayangi Tubuh Gadis Belia

BANJARMASIN - Entah setan apa yang merasuki Idris (31). Dia nekat memasuki kamar seorang pelajar SMA…

Jumat, 19 Januari 2018 14:37

Pencuri Besi di Proyek ULM Dibekuk

BANJARMASIN - Proyek pembangunan kampus Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin di Jalan Hasan…

Kamis, 18 Januari 2018 19:17

Kejati Tak Jadi tetapkan Tersangka Kasus Perjalanan Fiktif DPRD Kalsel

BANJARMASIN – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalsel tak jadi menetapkan tersangka dalam kasus perjalanan…

Rabu, 17 Januari 2018 15:30

Muslih Minta Ditahan di Banjarbaru

BANJARMASIN - Suara Muslih terbata-bata. Dia bahkan meneteskan air mata ketika membacakan nota pembelaan…

Rabu, 17 Januari 2018 15:11

NEKAT..!! Rumah Mantan Majikan Sendiri Dibobol

BANJARBARU – Kehilangan pekerjaan, uang tak punya, sementara suami juga telah pergi, membuat J,…

Rabu, 17 Januari 2018 11:22

Brakkk!! Tabrak Tiang Listrik, Nyawa Pemuda Melayang

BANJARMASIN - Satu nyawa remaja melayang sia-sia, Selasa (16/1) pagi. Korban bernama Ahmad Faizur Rahman.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .