MANAGED BY:
SELASA
21 NOVEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

HUKUM & PERISTIWA

Kamis, 13 Juli 2017 15:21
Dana Arisan Sudah Habis, Peserta Arisan Terpaksa Gigit Jari
LENYAP: Miliaran uang arisan dipastikan tidak bisa dikembalikan Iray (kiri), para peserta arisan terpaksa gigit jari.

PROKAL.CO, MARTAPURA - Siti Raihanah alias Iray akhirnya resmi menjadi tersangka. Mengenakan jaket abu-abu dengan sebagian wajah ditutupi masker, bandar investasi bodong bermodus arisan online ini, Rabu (12/7) kemarin, muncul dalam jumpa pers yang digelar oleh Satreskrim polres banjar.

Kapolres Banjar AKBP Takdir Mattanete mengatakan, status hukum
Iray telah ditingkatkan menjadi tersangka usai diperiksa sebagai saksi sejak Senin (10/7) malam. "Dia resmi kami tahan mulai Selasa (11/7) sore," katanya kepada para awak media, didampingi Kastreskrim Polres Banjar AKP Sofyan.

Dia mengungkapkan, ibu beranak dua tersebut dikenakan pasal 378 KUHP tentang penipuan dan penggelapan dengan ancaman hukuman di atas lima tahun.

Modus penipuan yang dilakukan Iray sendiri yaitu, melakukan jual beli arisan dengan nilai berlipat ganda. "Misal, dia menjual slot arisan senilai Rp5 juta tetapi para peserta hanya disuruh membayar Rp3 juta. Kemudian, uang arisan sebesar Rp5 juta akan dicairkan pada tanggal yang sudah ditentukan," jelas Takdir.

Dia menuturkan, dengan modus tersebut ternyata banyak masyarakat yang tergiur. Total ada 146 korban yang tercatat di tim penyidik Satreskrim Polres Banjar. "Sedangkan jumlah kerugian sementara mencapai Rp6,8 miliar," ujarnya.

Iray sendiri sudah menjalankan aksinya sejak Desember 2016, namun dalam dua bulan terakhir pencairan uang arisan mulai macet. Sehingga membuat para korban melaporkannya ke pihak kepolisian. "Mendapatkan laporan, Satreskrim langsung melakukan penanganan dan memeriksa 32 korban," kata Takdir.

Lebih lanjut dia mengungkapkan, usai ditetapkannya Iray menjadi tersangka. Penyidik akan menelusuri dana miliaran rupiah yang sudah dibawa lari Iray serta mengecek saldo yang ada di tiga rekening bank miliknya. "Kami akan berkoordinasi dengan bank, untuk membuka rekening korannya," ungkapnya.

Selain itu, pihaknya juga akan melakukan pendalaman apakah ada bandar lain yang ikut dalam kasus arisan bodong ini. "Ada beberapa bandar yang juga diamankan di lokasi lain, masih akan kami dalami apakah ada kaitannya dengan ini," kata pria yang akrab disapa Nette Boy tersebut.

Sementara itu, Iray saat dikonfirmasi mengaku memutar uang arisan sendiri. Tidak ada bandar lain yang berada di atasnya. "Uang saya putar sendiri, uang yang masuk langsung saya bayarkan ke pembeli arisan yang sudah menyetor uang lebih dulu," katanya.

Dia menjelaskan, awalnya pencairan yang dia lakukan tak pernah macet. Karena, selalu ada pemasukan dari peserta arisan lainnya. Namun, dalam dua bulan terakhir mulai tersendat lantaran uang yang dia putar sudah habis. "Saya sudah tidak punya uang, jadi tidak bisa lagi mencairkan. Semua uang sudah saya bayarkan ke peserta," jelasnya.

Lalu darimana ide jual beli slot arisan muncul? Dia menjelaskan, awalnya dia memang selalu menjadi bandar arisan dengan peserta mencapai ratusan orang. Dalam kegiatan arisan itu, acapkali ada yang menjual slot arisan karena sedang membutuhkan uang. Dari situ lah idenya muncul. "Jadi awalnya memang ada arisan, tapi terakhir sudah tidak ada," jelasnya.

Secara terpisah, salah seorang korban Rizal mengaku tidak percaya jika uang arisan yang sudah dihimpun oleh Iray telah habis. "Masa uang segitu banyaknya habis, dia kemanakan saja," katanya.

Dia berharap, pihak kepolisian bisa menelusuri mengalir kemana saja dana arisan selama ini. "Kalau memang habis, lalu bagaimana dengan uang yang sudah kami setor?" sergahnya.(ris/ay/ran)

 


BACA JUGA

Senin, 20 November 2017 12:24

Delapan Remaja Mabuk di Kelurahan Cempaka Diamankan

BANJARBARU - Delapan remaja, Sabtu (18/11) dinihari tadi diamankan aggota Polsek Banjarbaru Timur. Mereka…

Senin, 20 November 2017 11:12

Kasus TKA Conch Terlindas, Sopir Loader Kini Tersangka

TANJUNG - Akhirnya proses penyelidikan Polres Tabalong menetapkan kesimpulan terkait tewasnya tenaga…

Minggu, 19 November 2017 10:42

Sopir Pingsan, Truk Kontainer Lompati Median Jalan

BANJARBARU - Pengguna jalan yang melintas di Jalan A Yani Km 23, Sabtu (18/11) kemarin dihebohkan…

Minggu, 19 November 2017 10:33

Ya Ampun, Tingginya Transaksi Narkoba di Serambi Mekkah

MARTAPURA - Kabupaten Banjar adalah penyangga Kota Banjarmasin, efeknya tentu beragam. Salah satunya…

Sabtu, 18 November 2017 13:12

Peti Kemas Berisi Rokok Dibobol Maling, Ratusan Juta Lenyap

BANJARMASIN - Rokok senilai ratusan juta rupiah di peti kemas area kawasan pelabuhan Trisakti Banjarmasin,…

Sabtu, 18 November 2017 13:09

Buron Satu Tahun, Akhirnya Penganiaya Fatmila Diringkus

RANTAU - Setelah hampir satu tahun lebih melarikan diri, akhirnya seorang pelaku penganiayaan berhasil…

Sabtu, 18 November 2017 13:04

Rumah Pengedar Sabu di Kuin Selatan Digerebek

BANJARMASIN - Lagi-lagi anggota Buser Polsekta Banjarmasin  Barat berhasil menangkap seorang …

Jumat, 17 November 2017 15:37

Razia Lagi di Eks Pembatuan, Dikira PSK, Ternyata Pelajar

BANJARBARU - Gadis 15 tahun hampir saja dibawa Satpol PP. Andai sang nenek, Sutirah tidak mati-matian…

Jumat, 17 November 2017 15:30

ASTAGFIRULLAH..!! Ayah Haus Seks, Anak Kandung Ditiduri, Kini Hamil 2 Bulan

KOTABARU - Jika sampai Melati akhirnya mengadukan ayahnya, artinya habis sudah kesabarannya. Selama…

Jumat, 17 November 2017 13:49

Digelar Dua Pekan, Operasi Zebra di Banjarbaru Jaring Ribuan Pengendara

BANJARBARU - Digelar selama dua pekan, operasi Zebra Intan 2017 Selasa (14/11) tadi telah berakhir.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .