MANAGED BY:
KAMIS
17 AGUSTUS
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

FEATURE

Rabu, 19 Juli 2017 19:37
Pasar Loak Mess Kalteng, Tetap Eksis di Tengah Gempuran Penjual Onderdil Baru
TETAP BERTAHAN: Lorong pasar loak Mess Kalteng di Banjarmasin. Tempat ini telah lama menjual onderdil bekas dengan harga miring.

PROKAL.CO, Saat ini penjual onderdil sepeda motor tersebar di pinggir pinggir jalan raya. Bahkan, ada yang berjualan hingga di pelosok gang. Meski demikian, Pasar loak onderdil Mess Kalteng di Jalan Kolonel Sugiono Banjarmasin yang terkenal dengan pasar onderdil bekasnya, tetap bertahan hingga sekarang.

--------------------------------------------------------------------------

MUHAMMAD OSCAR FRABYBanjarmasin

-------------------------------------------------------

H Sabran ingat betul. Sekitar tahun 1982, sebelum berdirinya Masjid Agung di Jalan Pangeran Antasari Banjarmasin, para pedagang loak barang bekas cukup menjamur disana. Yang dijual mulai dari alat rumah tangga bekas hingga onderdil sepeda motor.

Ketika itu peminat barang bekas yang datang ke sana tak hanya datang dari warga Kota Banjarmasin. Namun, juga dari Kalimantan Tengah. "Saya saja sempat mencari onderdil bekas hingga ke Pulau Jawa, saking ramainya orang mencari," tutur Sabran membuka cerita, Selasa (18/7) kemarin.

Sabran adalah salah satu pedagang loak yang saat ini masih eksis berjual onderdil bekas di pasar Mess Kalteng Banjarmasin. "Dulu sebelum Masjid Agung berdiri, disana ada losmen yang bernama Mess Kalteng, lalu namanya hingga sekarang dipakai oleh para pedagang," terangnya.

Dia mengaku, sejak tumbuh dan menjamurnya pedagang onderdil baru pada tahun 2010-an yang berada di tengah kota, usahanya sempat limbung. Para pedagang di Mess Kalteng juga merubah haluan dengan menjual pula onderdil baru. Meski demikian, lambat laun, keseimbangan pasar kembali didapatkan. "Onderdil bekas tetap ada pangsa pasar tersendiri," tutur Sabran.

Memasuki pasar loak yang berada di muara Jalan Kelayan Banjarmasin ini memang jauh berbeda dengan pasar pasar tradisional lain yang masih eksis. Memang tak berbau amis ikan, namun, ketika memasuki lorong pasar, suasananya sedikit mencekam. Semakin ke dalam, lorong pasar semakin gelap. Penerang hanya ada satu di tengah lorong.

Suasana ini sendiri sudah familiar bagi pencari onderdil bekas. Kumpulan onderdil sepeda motor bekas menumpuk dan bergantungan di sisi lorong. Dari ban bekas hingga onderdil kecil seperti karburator lama.

"Alhamdulillah, sekarang jualan tak terpengaruh dengan toko onderdil yang marak di pinggir pinggir jalan," ucap Sabran sembari menyebut omzet bisa mencapai Rp1 juta per hari.

Pemilik toko HSB itu berani membandingkan dengan harga yang dijual oleh pedagang onderdil baru di pinggir pinggir jalan. "Terlebih kami bisa tawar-menawar. Kalau di tempat lain mana bisa. Jadi harga kami masih miring," terangnya.

Saat ini pedagang yang masih eksis di Mess Kalteng jumlahnya mencapai 25 orang. Jumlah tersebut terangnya tak jauh berbeda ketika dilakukan relokasi pada puluhan tahun silam. "Hanya pedagangnya yang berganti-ganti. Sekarang yang jualan ada dari anak keturunan pedagang dulu juga," ungkapnya.

Untuk diketahui, onderdil bekas yang dijual para pedagang di Mess Kalteng datang dari pengepul besi bekas yang dipreteli. Yang masih bagus dan berfungsi dijual kembali.
Salah seorang pembeli onderdil bekas, Romi yang mencari onderdil sepeda motor tahun 90-an tak sulit. "Meski bekas, tapi asli. Sekarang untuk yang baru harganya selangit. Kondisi barangnya juga ada yang masih bagus," kata Romi yang kemarin membeli karburator untuk sepeda motor bebeknya.

Diakuinya, ketika dulu pertama kali datang ke Mess Kalteng, perasaan memang sedikit was-was. Pasalnya selain terkenal dengan kawasan yang kerap terjadinya tindakan kriminal. Juga barang yang dibeli pun hasil dari tindak kejahatan. "Ini salah satu pasar loak tradisional di Banjarmasin, pemerintah harusnya menjaga dan membuat nyaman para pembeli agar pasar ini tak mati dan tinggal nama," harapnya.(ay/ran)


BACA JUGA

Sabtu, 12 Agustus 2017 15:30

Melihat Kondisi Rehabilitasi Pecandu Narkoba di Kalsel

Meski gencar diperangi, kasus-kasus narkoba di Kalsel terus meningkat. Hukuman mati yang diterapkan…

Kamis, 10 Agustus 2017 11:14

Mengenal Komunitas Yamaha Vixion Club Indonesia Chapter Seribu Sungai

BANJARMASIN – Jika club motor pada umumnya melakukan touring di wilayah perkotaan dengan menyusuri…

Rabu, 09 Agustus 2017 15:02

Rio, Remaja Penderita Leukimia Perlu Pengobatan

Di saat teman-teman sebayanya sedang asik menikmati masa sekolah, M Rio Ramadhan terbaring lemas di…

Sabtu, 05 Agustus 2017 18:10

Kisah Jambret Muda yang Sudah Tiga Kali Masuk Penjara

Baru berumur 18 tahun, LB sudah punya riwayat kejahatan yang panjang. Aksi terakhirnya menjambret di…

Senin, 24 Juli 2017 08:33

Ada yang Ditangkap Saat Makan dengan Anak Istri

Ada yang Ditangkap Saat Makan dengan Anak Istri Seorang ibu rumah tangga tenaga kesehatan Puskesmas…

Jumat, 21 Juli 2017 17:12

Ini Alasan Mengapa Orang Banua Susah Menjadi Pramugari

Pramugari masih menjadi profesi idaman. Gaji besar dan bisa terbang ke mana-mana membuat pendaftar sekolah…

Kamis, 20 Juli 2017 15:52

Melihat Aktivitas Belajar di SDN Jawa 5 Pasca Kebakaran

Mengalami musibah kebakaran beberapa hari sebelum masa liburan berakhir, membuat pihak SDN Jawa 5 kelabakan.…

Kamis, 20 Juli 2017 15:12

Menengok Pemilihan Anggota Badan Permusyawaratan Desa di Kabupaten Balangan

Kabupaten Balangan menjadi pilot project penyelenggaraan pemilihan anggota Badan Permusyawaratan Desa…

Rabu, 19 Juli 2017 19:37

Pasar Loak Mess Kalteng, Tetap Eksis di Tengah Gempuran Penjual Onderdil Baru

Saat ini penjual onderdil sepeda motor tersebar di pinggir pinggir jalan raya. Bahkan, ada yang berjualan…

Selasa, 18 Juli 2017 14:02

Di Pelosok Masih Ada Pasar Keliling, Bukan Semata untuk Jual Beli

Minggu (16/7) kemarin, sejuk kaki pegunungan di sebelah timur Pulau Laut. Tepatnya di Desa Seratak Kecamatan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .