MANAGED BY:
MINGGU
22 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

FEATURE

Rabu, 19 Juli 2017 19:37
Pasar Loak Mess Kalteng, Tetap Eksis di Tengah Gempuran Penjual Onderdil Baru
TETAP BERTAHAN: Lorong pasar loak Mess Kalteng di Banjarmasin. Tempat ini telah lama menjual onderdil bekas dengan harga miring.

PROKAL.CO, Saat ini penjual onderdil sepeda motor tersebar di pinggir pinggir jalan raya. Bahkan, ada yang berjualan hingga di pelosok gang. Meski demikian, Pasar loak onderdil Mess Kalteng di Jalan Kolonel Sugiono Banjarmasin yang terkenal dengan pasar onderdil bekasnya, tetap bertahan hingga sekarang.

--------------------------------------------------------------------------

MUHAMMAD OSCAR FRABYBanjarmasin

-------------------------------------------------------

H Sabran ingat betul. Sekitar tahun 1982, sebelum berdirinya Masjid Agung di Jalan Pangeran Antasari Banjarmasin, para pedagang loak barang bekas cukup menjamur disana. Yang dijual mulai dari alat rumah tangga bekas hingga onderdil sepeda motor.

Ketika itu peminat barang bekas yang datang ke sana tak hanya datang dari warga Kota Banjarmasin. Namun, juga dari Kalimantan Tengah. "Saya saja sempat mencari onderdil bekas hingga ke Pulau Jawa, saking ramainya orang mencari," tutur Sabran membuka cerita, Selasa (18/7) kemarin.

Sabran adalah salah satu pedagang loak yang saat ini masih eksis berjual onderdil bekas di pasar Mess Kalteng Banjarmasin. "Dulu sebelum Masjid Agung berdiri, disana ada losmen yang bernama Mess Kalteng, lalu namanya hingga sekarang dipakai oleh para pedagang," terangnya.

Dia mengaku, sejak tumbuh dan menjamurnya pedagang onderdil baru pada tahun 2010-an yang berada di tengah kota, usahanya sempat limbung. Para pedagang di Mess Kalteng juga merubah haluan dengan menjual pula onderdil baru. Meski demikian, lambat laun, keseimbangan pasar kembali didapatkan. "Onderdil bekas tetap ada pangsa pasar tersendiri," tutur Sabran.

Memasuki pasar loak yang berada di muara Jalan Kelayan Banjarmasin ini memang jauh berbeda dengan pasar pasar tradisional lain yang masih eksis. Memang tak berbau amis ikan, namun, ketika memasuki lorong pasar, suasananya sedikit mencekam. Semakin ke dalam, lorong pasar semakin gelap. Penerang hanya ada satu di tengah lorong.

Suasana ini sendiri sudah familiar bagi pencari onderdil bekas. Kumpulan onderdil sepeda motor bekas menumpuk dan bergantungan di sisi lorong. Dari ban bekas hingga onderdil kecil seperti karburator lama.

"Alhamdulillah, sekarang jualan tak terpengaruh dengan toko onderdil yang marak di pinggir pinggir jalan," ucap Sabran sembari menyebut omzet bisa mencapai Rp1 juta per hari.

Pemilik toko HSB itu berani membandingkan dengan harga yang dijual oleh pedagang onderdil baru di pinggir pinggir jalan. "Terlebih kami bisa tawar-menawar. Kalau di tempat lain mana bisa. Jadi harga kami masih miring," terangnya.

Saat ini pedagang yang masih eksis di Mess Kalteng jumlahnya mencapai 25 orang. Jumlah tersebut terangnya tak jauh berbeda ketika dilakukan relokasi pada puluhan tahun silam. "Hanya pedagangnya yang berganti-ganti. Sekarang yang jualan ada dari anak keturunan pedagang dulu juga," ungkapnya.

Untuk diketahui, onderdil bekas yang dijual para pedagang di Mess Kalteng datang dari pengepul besi bekas yang dipreteli. Yang masih bagus dan berfungsi dijual kembali.
Salah seorang pembeli onderdil bekas, Romi yang mencari onderdil sepeda motor tahun 90-an tak sulit. "Meski bekas, tapi asli. Sekarang untuk yang baru harganya selangit. Kondisi barangnya juga ada yang masih bagus," kata Romi yang kemarin membeli karburator untuk sepeda motor bebeknya.

Diakuinya, ketika dulu pertama kali datang ke Mess Kalteng, perasaan memang sedikit was-was. Pasalnya selain terkenal dengan kawasan yang kerap terjadinya tindakan kriminal. Juga barang yang dibeli pun hasil dari tindak kejahatan. "Ini salah satu pasar loak tradisional di Banjarmasin, pemerintah harusnya menjaga dan membuat nyaman para pembeli agar pasar ini tak mati dan tinggal nama," harapnya.(ay/ran)


BACA JUGA

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:25

Kisah Bripka Rahmadani Memediasi Blokade SMPN 4 Sungai Tabuk

Demi mendamaikan warga binaan, Bhabinkamtibmas Sungai Lulut Bripka Rahmadani rela memotong uang gaji…

Kamis, 19 Oktober 2017 13:24

Polres dan PN Barabai Bikin Terobosan Surat Penggeledahan-Penyitaan Online

Surat penggeledahan atau penyitaan kini tak rumit lagi, Petugas bisa mendapatkannya lewat online. -------------------------------------…

Rabu, 18 Oktober 2017 12:51

Wen Xianyou, Warga Negara Asing yang Tertangkap jadi Pedagang Kaki Lima di Banjarbaru

KISAH Wen Xianyou menjadi unik karena ia memilih menjadi PKL (Pedagang Kaki Lima). -------------------------------------------…

Selasa, 17 Oktober 2017 13:12

Innalillah, Pencipta Lagu 'Mars Kayuh Baimbai' Tutup Usia

Syarifuddin MS meninggal dunia pada usia 63 tahun. Anak, sahabat dan rekan musisi bersedia berbagi cerita…

Senin, 16 Oktober 2017 12:01

Kunjungi SD Swasta Milik PT DMS Kebun Barat

Dua bulan berlalu. Namun peristiwa tragis yang menimpa dua murid SDS PT DMS di Desa Damit Kecamatan…

Sabtu, 14 Oktober 2017 15:37

Dulu Banyak Anak Banyak Rezeki, Sekarang Tidak Lagi

Warga di Desa Tambakan tepatnya di Dusun Kali Kunting, Kecamatan Tambakan, Kabupaten Pasuruan masih…

Jumat, 13 Oktober 2017 14:10
Melihat Kehidupan di Balik Dinding Penjara (2-Habis)

Ajak Napi Berkebun Agar Tak Sumpek

Menyiasati kesumpekan hidup di penjara, banyak jalan yang dipilih oleh para napi.  Berikut laporan…

Jumat, 13 Oktober 2017 09:49

Lihat Nih, Cara Unik KONI Banjarbaru Semangati Atlet Porprov

KONI Banjarbaru punya cara unik untuk menyemangati para atletnya yang berlaga di Porprov X Kalsel 2017…

Kamis, 12 Oktober 2017 18:23
Melihat Kehidupan di Balik Dinding Penjara (1)

Siasati Energi Bosan dengan Membaca

Hidup dibatasi dinding tinggi membuat para napi tak punya banyak pilihan untuk menghibur diri. Dari…

Rabu, 11 Oktober 2017 13:03

Ketika Penggosokan Batu Akik di Cempaka Mulai Langka

Menjadi salah satu wilayah yang memiliki lokasi pendulangan intan. Cempaka selama ini dikenal banyak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .