MANAGED BY:
KAMIS
20 JUNI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

SPORT

Kamis, 20 Juli 2017 13:46
Talenta Banua Korban Keganasan Peseban Banjarmasin

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Jangan kasih kendor! Ya, tim Peseban Banjarmasin benar-benar makin superior di Liga 3 Zona Kalsel. Buktinya walaupun sudah dipastikan lolos fase grup A.

Skuad asuhan duet pelatih Priyo Haryadi & Ronnie Carvalho ini sukses melumat tim tamu Talenta Banua dengan skor 2-0 tanpa balas di Stadion 17 Mei Banjarmasin, kemarin (19/7).

Dijelaskan coach Ronnie yang mendampingi tim di lapangan. Kalau dia selalu mengintruksikan anak asuhnya agar bermain total dan tak bermain-main. “Saya tak ingin mereka jadi terlena dengan posisi puncak,” jelasnya.

Tak ada perbedaan. Dari laga-laga sebelumnya dengan posisi aman sekarang, Peseban sama sekali tak mengurangi daya gedornya ataupun melemahkan pertahanannya. Maka dari itulah, Murjani dkk selalu sukses meraih kemenangan baik di laga tandang ataupun tandang.

Dalam laga kemarin. Permainan yang disuguhkan oleh kedua tim benar-benar sengit. Baik Peseban ataupun Talenta Banua saling jual beli serangan. Bahkan dimenit-menit awal, tercatat beberapa kali penetrasi dan tendangan dari penyerang Talenta Banua membuat cemas kiper Peseban, Dwi Sujatmiko.

Namun tak berlangsung lama, Peseban mampu mendominasi permainan. Suplai bola ke lini penyerang dan sayap Peseban mulai lancar. Irama permainan juga berhasil dikuasai oleh trio gelandang Peseban yang digawangi oleh Murjani, Adam serta Agus.

Berkat trio pemain tengah inilah, penyerang dan sayap Peseban bisa lebih leluasa mengolah bola dan mengancam kiper Talenta Banua. Serangan terus dilancarkan penyerang Peseban yang di isi oleh Dayat, Samsul dan Ahay. Hingga mendekati menit akhir, Peseban mampu menjebol gawang lawan lewat titik puith.

Penalti ini bermula dari tendangan pojok yang berujung menyentuh tangan pemain Talenta Banua dalam kotak Penalti saat suel udara. Dengen penuh ketenangan dan keyakinan, Supriyanto sukses mengeksekusi penalti ini tepat di menit 42.

Menang satu kosong rupanya bukan hasil memuaskan bagi Peseban. Memasuki babak kedua, coach Ronnie mengubah strategi dan formasi pemainnya. Yang awalnya bermain dengan formasi 4-3-3, dia merubahnya jadi 4-3-2-1.

“Kita memusatkan untuk mencetak gol dari penyerang tunggal lewat suplai bola dari tengah ataupun umpan silang dari sayap,” jelasnya. Dan strategi ini pun berhasil. Satu gol lagi disumbangkan oleh pemain pengganti, Denny Indra Permana yang memaksimalkan kemelut di depan gawang di menit 80.

Hingga akhir permainan, Talenta Banua harus tak mampu menjebol gawang Peseban. Mengenai kekalahan ini, asisten pelatih Talenta Banua, Fahmi menegaskan kalau tadi permainan anak asuhnya sudah bagus dan berimbang dengan lawan.

“Secara permainan kita bisa mengimbangi Peseban. Tapi dewi keberuntungan saja yang belum menghinggapi kami,” tegasnya yang juga mengantongi catatan mengenai penyelesaian akhir dari para penyerangnya.

Sementara itu coach Ronnie mengakui kalau perlawanan Talenta Banua benar-benar total. “Tadi permainan mereka sangat berbeda dengan leg pertama dulu. Mereka lebih maksimal, karena Talenta Banua juga mengusung misi mencuri poin untuk bisa jadi runner up grup,” katanya.

Dengan hasil ini, Peseban sukses mengantongi dua belas poin dengan kemenangan empat kali berturut-turut. Tapi walaupun sudah dalam posisi aman dan lolos, Peseban tetap menawan dengan permainan dan kemenangan yang mereka suguhkan dalam setiap pertandingan. (rvn/gr/arh)


BACA JUGA

Sabtu, 12 September 2015 09:01

Main Judi Dadu, Ditangkap Polisi

<p><strong>RADAR BANJARMASIN</strong> - Judi...meracuni kehidupan...judi...meracuni…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*