MANAGED BY:
SABTU
21 JULI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Kamis, 20 Juli 2017 15:52
Melihat Aktivitas Belajar di SDN Jawa 5 Pasca Kebakaran

Cucu Bupati Terpaksa Membawa Meja Dari Rumah

LESEHAN: Murid SDN Jawa 5, kelas IVb. Terpaksa belajar di Musala karena kelas mereka terbakar.

PROKAL.CO, Mengalami musibah kebakaran beberapa hari sebelum masa liburan berakhir, membuat pihak SDN Jawa 5 kelabakan. Bagaimanakah nasib muridnya saat ini?

----------------------------------------------

SUTRISNO, Martapura

----------------------------------------------
Radar Banjarmasin, Rabu (16/7) kemarin mendatangi sekolah yang beralamat di Jalan Menteri 4, Martapura tersebut. Bangunan bekas terbakar yang berada tepat di tengah lahan sekolah, terlihat belum dilakukan perbaikan.

Sementara para murid dan guru terlihat berada di ruang kelas di bangunan yang tak terbakar, mereka fokus melakukan kegiatan belajar mengajar seperti biasanya.

Lalu, ke mana murid kelas III dan IV dipindahkan? Usai ruang kelas mereka terbakar. Kepala SDN Jawa 5, Kaspul Anwar mengatakan, para murid untuk sementara dipindahkan ke Musala dan ruang Pusat Kegiatan Guru (PKG). "Kelas IV di Musala, sedangkan yang kelas III di PKG," katanya.

Dia menambahkan, bagi murid yang menggunakan ruang PKG tak
mengalami kendala. Karena, fasilitasnya lengkap. "Meja dan kursinya lengkap, bisa untuk dua kelas di sana," tambahnya.

Namun, bagi murid yang memakai ruang Musala. Terpaksa sebagian dari mereka harus membawa meja pribadi dari rumah, sebab jumlah meja milik sekolah untuk belajar duduk lesehan tidak mencukupi. "Jadi murid yang tidak dapat meja, membawa sendiri dari rumah," ujar Kaspul.

Saat ini Dinas Pendidikan (Disdik) Banjar sendiri telah berupaya mencari bantuan dana rehab ke pemerintah pusat, rencananya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI akan meninjau sekolah secarang langsung. "Pekan tadi kepala dinas ke Jakarta untuk menyerahkan analisis biayanya ke kementerian," ungkap Kaspul.

Dia mengungkapkan, tahun ini rehab sekolah harus segera dilakukan. Bupati Banjar H Khalilurrahman juga sudah menegaskan bahwa rehab SDN Jawa 5 menjadi prioritas. "Apalagi cucu beliau juga sekolah di sini," ungkapnya.

Sementara itu, di ruang Musala tempat kelas IV dipindahkan terlihat para murid lebih banyak menggunakan meja belajar milik mereka pribadi. Salah satunya adalah cucu Guru Khalil bernama Siti Salma.

Siti Salma mengaku membawa meja sendiri dari rumah yang dibelikan oleh ayahnya. "Mudah-mudahan kakek (Bupati) cepat memperbaiki kelas yang terbakar," katanya.

Dia mengaku lebih menyukai belajar di kelas dibandingkan di Musala. Sebab, duduk lesehan terasa lebih melelahkan. "Enak duduk di bangku dan di kelas. Kalau di Musala capek dan sempit," pungkasnya. (ris)

 


BACA JUGA

Kamis, 19 Juli 2018 15:51

Fauzan Noor, Atlet Karate Kalsel yang Terbawa Dampak Euforia Zohri

Kisah perjuangan Lalu Muhammad Zohri yang jadi juara dunia lari di Finlandia, mengulang memori akan…

Rabu, 18 Juli 2018 16:58
Menyaksikan Pementasan Tim Kesenian Taman Budaya Kalsel di Yogyakarta (3-Habis)

Tak Ada Standar Harga

Pasar Kangen menjadi salah satu daya tarik gelaran Seni Tradisi yang digagas Taman Budaya Yogyakarta.…

Rabu, 18 Juli 2018 16:24

Kriya Ketupat Sungai Baru, Banjir Orderan, Berdayakan Single Parent

Kreativitas tak mengenal batas. Kain sisa pun dapat disulap menjadi karya. Ini dilakukan Elisa R Suryanah…

Selasa, 17 Juli 2018 13:36

Belajar Otodidak, Menangis Melihat Bulan Purnama

Tanggal 1 Desember mendatang, umurnya genap 10 tahun. Umar Ikhsan, menjadi satu-satunya anggota paling…

Senin, 16 Juli 2018 15:52

Perkenalkan Seni Banua dengan Kritik Eksploitasi Lingkungan

Menampilkan seni tari, musik dan teater, Tim Kesenian Taman Budaya Kalsel tampil di panggung sederhana…

Senin, 16 Juli 2018 14:46

Sisi Lain Raries Wijayanti, Pendiri Ikut Berbagi Community (IBC)

Kesadaran membantu sesama dimiliki Raries Wijayanti (28). Seorang Bidan di Puskesmas Pemurus Dalam.…

Senin, 16 Juli 2018 12:00

Mengunjungi Pengayuan, Kampung yang Warganya Hidup dari Kayu Galam

Di sisi kanan kiri Jln A Yani Km 26 Liang Anggang arah Pelaihari, banyak tumpukan dan olahan kayu galam…

Jumat, 13 Juli 2018 14:03

Membuat Olahan Bunga Berbahan Dasar Kain Jilbab

Bisnis crafting buket bunga kian berkembang di Banjarmasin. Tak melulu dari bunga segar atau olahan…

Kamis, 12 Juli 2018 16:09

Zainul Kirom, Penjual Cappucino Cincau yang Berhasil Jadi Sarjana

Zainul Kirom. Mahasiswa Fakultas Pertanian. Mengambil Program Studi Agronomi Universitas Lambung Mangkurat…

Kamis, 12 Juli 2018 15:40

Melihat Bisnis Kerajinan Tangan Ibel Toys di Banjarmasin

Usaha kerajinan tangan boneka bukanlah ide bisnis populer. Di Banjarmasin, pengusahanya masih bisa dihitung…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .