MANAGED BY:
MINGGU
17 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

FEATURE

Kamis, 20 Juli 2017 15:52
Melihat Aktivitas Belajar di SDN Jawa 5 Pasca Kebakaran

Cucu Bupati Terpaksa Membawa Meja Dari Rumah

LESEHAN: Murid SDN Jawa 5, kelas IVb. Terpaksa belajar di Musala karena kelas mereka terbakar.

PROKAL.CO, Mengalami musibah kebakaran beberapa hari sebelum masa liburan berakhir, membuat pihak SDN Jawa 5 kelabakan. Bagaimanakah nasib muridnya saat ini?

----------------------------------------------

SUTRISNO, Martapura

----------------------------------------------
Radar Banjarmasin, Rabu (16/7) kemarin mendatangi sekolah yang beralamat di Jalan Menteri 4, Martapura tersebut. Bangunan bekas terbakar yang berada tepat di tengah lahan sekolah, terlihat belum dilakukan perbaikan.

Sementara para murid dan guru terlihat berada di ruang kelas di bangunan yang tak terbakar, mereka fokus melakukan kegiatan belajar mengajar seperti biasanya.

Lalu, ke mana murid kelas III dan IV dipindahkan? Usai ruang kelas mereka terbakar. Kepala SDN Jawa 5, Kaspul Anwar mengatakan, para murid untuk sementara dipindahkan ke Musala dan ruang Pusat Kegiatan Guru (PKG). "Kelas IV di Musala, sedangkan yang kelas III di PKG," katanya.

Dia menambahkan, bagi murid yang menggunakan ruang PKG tak
mengalami kendala. Karena, fasilitasnya lengkap. "Meja dan kursinya lengkap, bisa untuk dua kelas di sana," tambahnya.

Namun, bagi murid yang memakai ruang Musala. Terpaksa sebagian dari mereka harus membawa meja pribadi dari rumah, sebab jumlah meja milik sekolah untuk belajar duduk lesehan tidak mencukupi. "Jadi murid yang tidak dapat meja, membawa sendiri dari rumah," ujar Kaspul.

Saat ini Dinas Pendidikan (Disdik) Banjar sendiri telah berupaya mencari bantuan dana rehab ke pemerintah pusat, rencananya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI akan meninjau sekolah secarang langsung. "Pekan tadi kepala dinas ke Jakarta untuk menyerahkan analisis biayanya ke kementerian," ungkap Kaspul.

Dia mengungkapkan, tahun ini rehab sekolah harus segera dilakukan. Bupati Banjar H Khalilurrahman juga sudah menegaskan bahwa rehab SDN Jawa 5 menjadi prioritas. "Apalagi cucu beliau juga sekolah di sini," ungkapnya.

Sementara itu, di ruang Musala tempat kelas IV dipindahkan terlihat para murid lebih banyak menggunakan meja belajar milik mereka pribadi. Salah satunya adalah cucu Guru Khalil bernama Siti Salma.

Siti Salma mengaku membawa meja sendiri dari rumah yang dibelikan oleh ayahnya. "Mudah-mudahan kakek (Bupati) cepat memperbaiki kelas yang terbakar," katanya.

Dia mengaku lebih menyukai belajar di kelas dibandingkan di Musala. Sebab, duduk lesehan terasa lebih melelahkan. "Enak duduk di bangku dan di kelas. Kalau di Musala capek dan sempit," pungkasnya. (ris)

 


BACA JUGA

Jumat, 15 Desember 2017 15:23

Setengah Hari di Hutan Mangrove Langadai Kelumpang Hilir Kotabaru

Tombak ulin yang tengahnya berlubang mereka angkat ke depan wajah. Kemudian mereka tiup pangkalnya,…

Jumat, 15 Desember 2017 14:46

Kisah Atlet Paralympic Balangan Berprestasi di Nasional dan Internasional

Atlet National Paralympic Committe (NPC) asal Kabupaten Balangan, menjadi buah bibir pada perhelatan…

Rabu, 13 Desember 2017 15:15

Melihat Kiprah Kelompok Dukungan Sebaya Pengidap HIV/AIDS

Bagi Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA), bercerita secara terbuka tentang penyakit yang dialaminya bukanlah…

Selasa, 12 Desember 2017 14:22

Pengalaman Danlanal TNI AL Banjarmasin Selama Mengikuti Kursus Militer di Inggris

Komandan Pangkalan TNI AL Banjarmasin, Kolonel Laut (P) Oky IZ Dipura bergabung dalam kursus NATO (Pakta…

Senin, 11 Desember 2017 13:14

Melihat Tradisi Mandi Kebal di Hulu Sungai Selatan

Masyarakat Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) selain akrab dengan tradisi membawa senjata tajam (sajam)…

Senin, 11 Desember 2017 10:38

Wayang Kulit Banjar Hibur Pengunjung Perpusda

Asam pauh dalima pauh, rama-rama batali banang. Ndiiiiiiih yaaaaaing. Ikam jauh aku jauh, sama-sama…

Sabtu, 09 Desember 2017 16:36

Aksi Bagi Nasi Bungkus dari Komunitas Sijum

Ada komunitas unik di Kota Amuntai. Para personelnya rutin membagikan nasi bungkus setiap Jumat pagi.…

Jumat, 08 Desember 2017 18:37
Mereka Mantap jadi Pegulat (Bagian II, Habis)

Gulat Tak Sekadar Prestasi, Tapi juga Ladang Rezeki

Gulat tak hanya memenuhi harapan atlet muda yang perlu perbaikan rezeki. Namun, membuka pintu bagi atlet…

Kamis, 07 Desember 2017 16:27
Mereka Memilih jadi Pegulat (1)

Dibesarkan Loncat Indah, tapi Sukses di Gulat

Ina menoreh prestasi di loncat indah, tapi kemudian jenuh dan kepincut gulat. Sedangkan Adam harus memberontak…

Rabu, 06 Desember 2017 12:05

Meriahnya Perayaan Baayun Maulid di Masjid Nurul Amilin

Ribuan manusia berjejal di Masjid Nurul Amilin, di Jalan Kelayan B Timur, Kelurahan Haur Kuning, Kecamatan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .