MANAGED BY:
KAMIS
17 AGUSTUS
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BISNIS

Jumat, 21 Juli 2017 16:58
Pemko Banjarbaru Terpaksa Nyicil Dua Tahun Anggaran
ilustrasi

PROKAL.CO, BANJARBARU - Anggaran pemko menerima pukulan bertubi-tubi. Bukan hanya menghadapi pemangkasan transfer DAK (Dana Alokasi Khusus), pemko juga dipaksa mengembalikan kelebihan transfer DAK pada tahun 2015 silam.

Nominalnya tidak kecil, mencapai Rp44 miliar. Akhirnya, pemko pun menanggung utang ke Kementerian Keuangan. Karena pemko tak sanggup melunasinya dengan segera, utang dicicil selama dua tahun anggaran berturut-turut. 

"Jadi terpaksa mencicil selama dua tahun anggaran dari APBD 2017 dan 2018. Baru separo yang dibayar, belum lunas," kata Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Banjarbaru, Jainudin.

Ia ingat, ketika menerima transfer dana segemuk itu, pemko sempat kegirangan. "Dulunya senang, eh ternyata malah jadi utang," imbuhnya terhenyak.

Kelebihan transfer itu tentu janggal. Bagaimana bisa pusat keliru menghitung dan menyalurkan dana dari APBN. "Dalam istilah Kemenkeu kelebihan salur. Hanya itu penjelasannya. Kami juga tak berkutik, itu otoritas Kemenkeu," tukasnya.

Itu belum termasuk pemotongan DAK yang belum berakhir. Jainudin mengaku belum menerima informasi berapa persen DAK yang bakal dipotong pada APBD 2018.

Tapi menengok APBD 2017, ia yakin kondisi keuangan pemko belum membaik. "Sebagai gambaran, dulu DAK mencapai Rp170 miliar. Tahun ini hanya Rp54 miliar. Jadi keuangan pemko bakal seret," akunya.

Pekan depan, Rancangan APBD 2018 mulai dibahas. Karena itulah, Walikota Banjarbaru Nadjmi Adhani dalam sidang paripurna terakhir, mewanti-wanti agar pembahasan plafon anggaran lebih ketat dalam menentukan skala prioritas.

"Harus lebih ketat, mendalam dan tegas dalam menentukan skala prioritas. Karena belanja daerah 2018 diproyeksikan tidak bakal mencapai satu triliun rupiah. Terjadi penurunan yang cukup signifikan," kata Nadjmi.

Pengajuan alokasi anggaran dan program dari SKPD yang tidak sesuai dengan RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) 2016-2021 bakal ditolak. (fud/ij/bin) 


BACA JUGA

Sabtu, 12 Agustus 2017 05:05

Kalsel Belum Perlu Garam Impor

BANJARMASIN - Dinas Perdagangan Kalsel terus memantau harga garam di pasaran. Sampai saat ini harga…

Jumat, 11 Agustus 2017 17:16

Tahun ini Permintaan Hewan Kurban Semakin Menurun

BANJARMASIN - Permintaan hewan kurban makin menurun dalam beberapa tahun belakangan ini. Itu juga terjadi…

Jumat, 11 Agustus 2017 16:00

Kisah Pedagang Musiman Atribut 17 Agustus, Gadai Rumah Demi Dagang Bendera

Datang dari Paris Van Java, 60 orang tiba dan menyebar di Pulau Kalimantan, sebagian singgah di Banjarbaru.…

Selasa, 08 Agustus 2017 14:23

Oleh-oleh Haji Sudah Banjir Permintaan

BANJARMASIN - Meski ibadah haji masih beberapa minggu, namun oleh-oleh haji sudah mulai banjir pesanan.…

Sabtu, 05 Agustus 2017 18:13

Langka, Tabung Gas 3 Kg Tembus Rp27 Ribu

BANJARBARU - Bosan diteror pembeli, Ian memutuskan memajang pengumuman. Karton sisa kardus air mineral…

Rabu, 02 Agustus 2017 15:36

Kotabaru Mau Bangun Tambak Garam

KOTABARU – Langkanya garam berdampak pada ribuan nelayan di daerah. Pemkab pun mewacanakan pembangunan…

Rabu, 02 Agustus 2017 10:05

Warga Banua Menunggak Pajak Rp200 Miliar

BANJARMASIN - Lesunya perekonomian saat ini, ternyata berdampak pada menurunnya pembayaran pajak kendaraan…

Senin, 31 Juli 2017 10:41

Masyarakat Kalsel Mulai Doyan Konsumsi Pertalite

BANJARMASIN – Bahan Bakar Minyak (BBM) premium rupanya kian ditinggalkan warga. Pasalnya sejak…

Senin, 31 Juli 2017 09:50

Harga Selangit, Pedagang Kurangi Stok Garam

BANJARBARU - Stok garam di Pasar Bauntung Banjarbaru mulai menipis. Harganya pun semakin melambung tinggi,…

Minggu, 30 Juli 2017 16:33

Garam Langka, Stok Ikan Asin Sisa Sebulan

BANJARMASIN – Fenomena langkanya garam di Pulau Jawa berimbas di Banua. Salah seorang pedagang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .