MANAGED BY:
SENIN
11 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

HUKUM & PERISTIWA

Senin, 24 Juli 2017 08:14
MELAWAN..! Satpol Diadang Preman Pembatuan
DAPAT TIGA: Dua PSK dan seorang pemijat diamankan Satpol PP di eks Lokalisasi Pembatuan.

PROKAL.CO, BANJARBARU - Tiga PSK (Pekerja Seks Komersial) dari eks lokalisasi Pembatuan kembali digelandang ke Mako Satpol PP, Jumat (21/7) malam. Suasana razia kali ini sempat menegang. Ketika petugas diadang beberapa preman bertampang sangar.

"Syukur tak sampai terjadi insiden. Kami jalan terus, cuek saja. Mereka juga rupanya tak mau gegabah untuk mencampuri tugas kami," kata Kepala Satpol PP Banjarbaru Marhain Rahman, kemarin (22/7).

Bagi Marhain, suasana mengancam yang didapati anggotanya selagi razia bukan hal baru. Ia sudah beberapa kali menghadapi situasi serupa. "Riak-riak seperti ini wajar. Maklum, tak semua warga setuju Pembatuan ditutup. Sebagian kecil tentu merasa mata pencahariannya terancam," jelasnya.

Razia gabungan ini juga diikuti Dinas Pariwisata dan Denpom TNI AD. Ketiga PSK tersebut berinial AR, 37 tahun; AL, 29 tahun dan SD, 40 tahun. Ketiganya ditangkap selagi bersembunyi di satu rumah berwarna hijau di Jalan Kenanga. Inisial yang disebut terakhir mengaku hanya seorang tukang pijat.

Yang membuat petugas geleng-geleng kepala, AR termasuk dalam daftar penerima jaminan hidup dari Kementerian Sosial saat Pembatuan ditutup. Uang sebesar Rp5 juta itu diberikan sebagai modal awal bagi PSK untuk memulai hidup baru yang lebih baik.

AR adalah warga Blitar, Jawa Timur. Sementara yang lebih muda, AL adalah warga Banjarmasin. AR sudah dipulangkan ke kampung halaman, tapi malah kembali ke Banjarbaru untuk menekuni pekerjaan lama.

"Alasannya klasik, kehabisan uang dan tak punya pekerjaan," kata Penyidik Satpol PP Banjarbaru, Yanto Hidayat yang menginterogasi AR.

Kembali pada Kasatpol, sebelum menyisir Pembatuan, razia mendatangi kafe dan karaoke di kawasan Jalan Trikora. Dari empat karaoke dan tiga kafe, petugas memastikan tidak ada permainan DJ (Disc Jockey). Khawatir izin hiburan umum disalahgunakan menjadi diskotek terselubung. Merujuk pada Perda No 14 Tahun 2015 tentang Izin Usaha Hiburan Rekreasi dan Keluarga.

Dari pemeriksaan kartu identitas pengunjung, seorang pengunjung berinisial AN, 24 tahun terjaring. Bukan karena warga Kabupaten Tanah Laut itu tak membawa KTP. Tapi lantaran sedang mabuk berat setelah menenggak tiga butir pil Carnophen alias Zenith.

"Kami tak menemukan indikasi minuman keras atau obat-obatan itu disediakan pemilik usaha. Zenith itu lolos karena dibawa pengunjung dari luar," pungkas Marhain. Ia berharap pengusaha hiburan lebih jeli dalam mengawasi perilaku pengunjungnya.

Usai interogasi, AN dilepas setelah meneken surat pernyataan bermaterai, berjanji untuk tidak mengulangi hal serupa. Sedangkan AR dan AL dikenai tipiring (tindak pidana ringan) dan harus menghadapi persidangan di Pengadilan Negeri. (fud/ay/ran/ema)


BACA JUGA

Sabtu, 09 Desember 2017 16:12

Akhirnya, Iray Kasfy Divonis Hakim

MARTAPURA – Majelis Hakim Pengadilan Negeri Martapura menjatuhkan kurungan badan selama 4 tahun…

Sabtu, 09 Desember 2017 16:05

Kapal Kargo Tenggelam di Sungai Barito, Ternyata ini Sebabnya

BANJARMASIN - Kapal MV KENEUKAI, pengangkut semen Cons, mengalami musibah di perairan Sungai Barito,…

Sabtu, 09 Desember 2017 16:01

Penimbunan Gas Melon Digerebek, Pelaku Sempat Mengelak

BANJARMASIN – Sebelum azan salat Jumat (8/12) kemarin, sebuah rumah di Jalan Gunung Sari Ujung…

Sabtu, 09 Desember 2017 14:47

Ini Penyebab Kebakaran di Kuin Utara

BANJARMASIN - Enam buah rumah luluh lantak di Jalan Kuin Utara RT 10,  Banjarmasin Utara, akibat…

Sabtu, 09 Desember 2017 14:43

Kebakaran di Kandangan, Seorang Nenek Tewas Terpanggang

KANDANGAN – Disaat kebanyakan orang sedang beristirahat, Jumat (8/12) dini hari lalu,  warga…

Jumat, 08 Desember 2017 18:47

Rp10 Juta untuk Pelicin Fasilitasi

BANJARMASIN – Kasus suap PDAM Bandarmasih yang melibatkan mantan Dirut PDAM Muslih dan Manajer…

Jumat, 08 Desember 2017 18:29

Ayah Perkosa Anak Kandung di Paringin Dituntut 15 Tahun Penjara

PARINGIN – Kisah seorang ayah yang memperkosa anak kandungnya yang masih gadis, memasuki babak…

Kamis, 07 Desember 2017 15:10

Pesta Lem, Empat Remaja Kelayan Diamankan

BANJARMASIN - Empat orang remaja tertangkap tangan sedang berpesta lem Fox dan minuman keras oplosan…

Kamis, 07 Desember 2017 15:08

Heboh! Pria Paruh Baya Gantung Diri di Belitung Darat

BANJARMASN -Warga Jalan Belitung Darat Gang Swadaya RT 9, Kelurahan Belitung Utara,  Banjarmasin…

Rabu, 06 Desember 2017 14:27

Wakil Walikota akan Bersaksi di Sidang Lanjutan Kasus Suap PDAM

BANJARMASIN – Sidang lanjutan kasus suap PDAM Bandarmasih dengan terdakwa Muslih dan Trensis di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .