MANAGED BY:
SENIN
23 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

FEATURE

Senin, 24 Juli 2017 08:33
Ada yang Ditangkap Saat Makan dengan Anak Istri

Melihat Aksi Penangkapan Dramatis Para Pengedar Narkoba

TAK JERA: Hapsyah (40), saat diamankan di ruang Sat Narkoba Polres HST, Sabtu (22/7). Wanita PNS tenaga kesehatan Puskesmas ini ditangkap dengan 3 karung obat daftar G.

PROKAL.CO, Ada yang Ditangkap Saat Makan dengan Anak Istri


Seorang ibu rumah tangga tenaga kesehatan Puskesmas digeruduk di Hulu Sungai Tengah. Di Banjarbaru, seorang bandar juga ditangkap saat sedang makan malam bersama istri dan anaknya.


ZEPI ALAYUBI, SYARAFUDDIN,
Barabai-Cempaka

 

Pagi buta Sabtu (22/7) kemarin, Satuan Narkoba Polres Hulu Sungai Tengah bersama dengan BNNP Kalsel menggerebek sebuah rumah di Desa Hulu Rasau Kecamatan Pandawan HST. Mereka menangkap Hapsyah (40) yang diduga pengedar obat terlarang.

Dari rumah Hapsyah, petugas berhasil mengamankan 80.040 butir obat daftar G jenis Zenit Carnophen. Menurut informasi beredar, PNS Dinas Kesehatan itu memang sudah lama mengedarkan barang haram tersebut. Bahkan diketahui, sebelumnya dia pernah mendekam di Lembaga Pemasyarakatan Amuntai, karna kasus yang sama pada tahun 2016 lalu.

Penyidik Sat Narkoba HST Aipda Andre yang diwawancarai Radar Banjarmasin mengatakan Hapsyah memang sudah diintai sejak lama. Tapi pihak kepolisian hanya menunggu waktu yang tepat untuk menciduknya.

"Setelah semua sudah A1, kami berkoordinasi dengan BNNP Kalsel serta aparat desa terkait untuk melakulan penggerebakan," jelasnya.

Sementara itu Kapolres HST AKBP Mugi Sekar Jaya melalui Kasat Narkoba AKP Purnoto membenarkan hal tersebut."Saat ini kami bersama anggota sedang melakukan pengembangan di lapangan," tegasnya.

Menurut informasi, Hapsyah mendapat pasokan obat dari penyuplai di Amuntai Kabupaten Hulu Sungai Utara. Dia mengaku, baru beberapa bulan ini kembali mengedarkan obat terlarang tersebut karena terlilit hutang di Bank. Dirinya mengaku, terpaksa mengedarkan Zenit Carnophen lagi karena gajinya sebagai PNS, tidak cukup untuk menutupi pembayaran hutang setiap bulannya.

Ibu dua anak ini diancam dengan Pasal 196, 197, dan 198 Undang-Undang Kesehatan No 36 tahun 2009, dengan ancaman maksimal 10 tahun penjara.

Sementara itu, Di Kecamatan Cempaka, Abdul Hamid alias Dulhamit yang dikenal sebagai bandar besar peredaran obat keras Carnophen alias Zenith juga diringkus petugas Polsek Banjarbaru Timur.

"Kami memang sudah lama mengincarnya. Tapi yang satu ini terbilang licin. Sebelumnya, sudah dua kali kami coba menangkapnya," kata Kapolsek Banjarbaru Timur AKP Avan Suligi, kemarin (22/7).

Pria 50 tahun itu terjaring dalam operasi pekat (penyakit masyarakat), Jumat (21/7) jelang tengah malam. Diringkus di rumahnya sendiri di Jalan Mistar Cokrokusomo RT 29 Kelurahan Sungai Tiung Kecamatan Cempaka.

Bermula dari penangkapan orang-orang yang diduga sebagai anak buah dan pembelinya. Ceritanya, ketika patroli operasi pekat mendapati dua pria dengan gelagat mencurigakan seperti orang yang sedang teler.

Mereka adalah Supiani dan Hormansyah yang sedang duduk-duduk menjaga parkiran alat berat. Ketika digeledah Unit Buser Reskrim Polsek Banjarbaru Timur, benar saja, ditemukan tiga boks berisi 300 butir pil Carnophen. Boks itu disembunyikan di dalam pos jaga.

Dalam interogasi cepat, keduanya menyebut sediaan farmasi ilegal itu milik Dulhamit. Merekalah yang mengantar polisi ke rumah tersangka utama. Kali ini tersangka tak lagi bisa kabur. Ia ditangkap selagi makan malam bersama anak dan istrinya.

Tersangka lalu mengantar polisi kembali ke lokasi penangkapan pertama. Rupanya, masih ada 10 boks Carnophen dikubur di bawah semak di samping sungai kecil, sekitar 400 meter dari pos jaga alat berat tambang tersebut. Caranya menyembunyikan barang bukti terbilang cerdas dan waspada.

"Jadi total ada 13 ribu butir Carnophen. Tersangka dan barang bukti kini mendekam di Mapolsek," pungkas AKP Avan. Wilayah peredaran bandar satu ini mencakup Sungai Tiung, Bangkal hingga Lukaas dan sekitarnya. (yn/ran)


BACA JUGA

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:25

Kisah Bripka Rahmadani Memediasi Blokade SMPN 4 Sungai Tabuk

Demi mendamaikan warga binaan, Bhabinkamtibmas Sungai Lulut Bripka Rahmadani rela memotong uang gaji…

Kamis, 19 Oktober 2017 13:24

Polres dan PN Barabai Bikin Terobosan Surat Penggeledahan-Penyitaan Online

Surat penggeledahan atau penyitaan kini tak rumit lagi, Petugas bisa mendapatkannya lewat online. -------------------------------------…

Rabu, 18 Oktober 2017 12:51

Wen Xianyou, Warga Negara Asing yang Tertangkap jadi Pedagang Kaki Lima di Banjarbaru

KISAH Wen Xianyou menjadi unik karena ia memilih menjadi PKL (Pedagang Kaki Lima). -------------------------------------------…

Selasa, 17 Oktober 2017 13:12

Innalillah, Pencipta Lagu 'Mars Kayuh Baimbai' Tutup Usia

Syarifuddin MS meninggal dunia pada usia 63 tahun. Anak, sahabat dan rekan musisi bersedia berbagi cerita…

Senin, 16 Oktober 2017 12:01

Kunjungi SD Swasta Milik PT DMS Kebun Barat

Dua bulan berlalu. Namun peristiwa tragis yang menimpa dua murid SDS PT DMS di Desa Damit Kecamatan…

Sabtu, 14 Oktober 2017 15:37

Dulu Banyak Anak Banyak Rezeki, Sekarang Tidak Lagi

Warga di Desa Tambakan tepatnya di Dusun Kali Kunting, Kecamatan Tambakan, Kabupaten Pasuruan masih…

Jumat, 13 Oktober 2017 14:10
Melihat Kehidupan di Balik Dinding Penjara (2-Habis)

Ajak Napi Berkebun Agar Tak Sumpek

Menyiasati kesumpekan hidup di penjara, banyak jalan yang dipilih oleh para napi.  Berikut laporan…

Jumat, 13 Oktober 2017 09:49

Lihat Nih, Cara Unik KONI Banjarbaru Semangati Atlet Porprov

KONI Banjarbaru punya cara unik untuk menyemangati para atletnya yang berlaga di Porprov X Kalsel 2017…

Kamis, 12 Oktober 2017 18:23
Melihat Kehidupan di Balik Dinding Penjara (1)

Siasati Energi Bosan dengan Membaca

Hidup dibatasi dinding tinggi membuat para napi tak punya banyak pilihan untuk menghibur diri. Dari…

Rabu, 11 Oktober 2017 13:03

Ketika Penggosokan Batu Akik di Cempaka Mulai Langka

Menjadi salah satu wilayah yang memiliki lokasi pendulangan intan. Cempaka selama ini dikenal banyak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .