MANAGED BY:
SELASA
12 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

FEATURE

Senin, 24 Juli 2017 08:33
Ada yang Ditangkap Saat Makan dengan Anak Istri

Melihat Aksi Penangkapan Dramatis Para Pengedar Narkoba

TAK JERA: Hapsyah (40), saat diamankan di ruang Sat Narkoba Polres HST, Sabtu (22/7). Wanita PNS tenaga kesehatan Puskesmas ini ditangkap dengan 3 karung obat daftar G.

PROKAL.CO, Ada yang Ditangkap Saat Makan dengan Anak Istri


Seorang ibu rumah tangga tenaga kesehatan Puskesmas digeruduk di Hulu Sungai Tengah. Di Banjarbaru, seorang bandar juga ditangkap saat sedang makan malam bersama istri dan anaknya.


ZEPI ALAYUBI, SYARAFUDDIN,
Barabai-Cempaka

 

Pagi buta Sabtu (22/7) kemarin, Satuan Narkoba Polres Hulu Sungai Tengah bersama dengan BNNP Kalsel menggerebek sebuah rumah di Desa Hulu Rasau Kecamatan Pandawan HST. Mereka menangkap Hapsyah (40) yang diduga pengedar obat terlarang.

Dari rumah Hapsyah, petugas berhasil mengamankan 80.040 butir obat daftar G jenis Zenit Carnophen. Menurut informasi beredar, PNS Dinas Kesehatan itu memang sudah lama mengedarkan barang haram tersebut. Bahkan diketahui, sebelumnya dia pernah mendekam di Lembaga Pemasyarakatan Amuntai, karna kasus yang sama pada tahun 2016 lalu.

Penyidik Sat Narkoba HST Aipda Andre yang diwawancarai Radar Banjarmasin mengatakan Hapsyah memang sudah diintai sejak lama. Tapi pihak kepolisian hanya menunggu waktu yang tepat untuk menciduknya.

"Setelah semua sudah A1, kami berkoordinasi dengan BNNP Kalsel serta aparat desa terkait untuk melakulan penggerebakan," jelasnya.

Sementara itu Kapolres HST AKBP Mugi Sekar Jaya melalui Kasat Narkoba AKP Purnoto membenarkan hal tersebut."Saat ini kami bersama anggota sedang melakukan pengembangan di lapangan," tegasnya.

Menurut informasi, Hapsyah mendapat pasokan obat dari penyuplai di Amuntai Kabupaten Hulu Sungai Utara. Dia mengaku, baru beberapa bulan ini kembali mengedarkan obat terlarang tersebut karena terlilit hutang di Bank. Dirinya mengaku, terpaksa mengedarkan Zenit Carnophen lagi karena gajinya sebagai PNS, tidak cukup untuk menutupi pembayaran hutang setiap bulannya.

Ibu dua anak ini diancam dengan Pasal 196, 197, dan 198 Undang-Undang Kesehatan No 36 tahun 2009, dengan ancaman maksimal 10 tahun penjara.

Sementara itu, Di Kecamatan Cempaka, Abdul Hamid alias Dulhamit yang dikenal sebagai bandar besar peredaran obat keras Carnophen alias Zenith juga diringkus petugas Polsek Banjarbaru Timur.

"Kami memang sudah lama mengincarnya. Tapi yang satu ini terbilang licin. Sebelumnya, sudah dua kali kami coba menangkapnya," kata Kapolsek Banjarbaru Timur AKP Avan Suligi, kemarin (22/7).

Pria 50 tahun itu terjaring dalam operasi pekat (penyakit masyarakat), Jumat (21/7) jelang tengah malam. Diringkus di rumahnya sendiri di Jalan Mistar Cokrokusomo RT 29 Kelurahan Sungai Tiung Kecamatan Cempaka.

Bermula dari penangkapan orang-orang yang diduga sebagai anak buah dan pembelinya. Ceritanya, ketika patroli operasi pekat mendapati dua pria dengan gelagat mencurigakan seperti orang yang sedang teler.

Mereka adalah Supiani dan Hormansyah yang sedang duduk-duduk menjaga parkiran alat berat. Ketika digeledah Unit Buser Reskrim Polsek Banjarbaru Timur, benar saja, ditemukan tiga boks berisi 300 butir pil Carnophen. Boks itu disembunyikan di dalam pos jaga.

Dalam interogasi cepat, keduanya menyebut sediaan farmasi ilegal itu milik Dulhamit. Merekalah yang mengantar polisi ke rumah tersangka utama. Kali ini tersangka tak lagi bisa kabur. Ia ditangkap selagi makan malam bersama anak dan istrinya.

Tersangka lalu mengantar polisi kembali ke lokasi penangkapan pertama. Rupanya, masih ada 10 boks Carnophen dikubur di bawah semak di samping sungai kecil, sekitar 400 meter dari pos jaga alat berat tambang tersebut. Caranya menyembunyikan barang bukti terbilang cerdas dan waspada.

"Jadi total ada 13 ribu butir Carnophen. Tersangka dan barang bukti kini mendekam di Mapolsek," pungkas AKP Avan. Wilayah peredaran bandar satu ini mencakup Sungai Tiung, Bangkal hingga Lukaas dan sekitarnya. (yn/ran)


BACA JUGA

Senin, 11 Desember 2017 13:14

Melihat Tradisi Mandi Kebal di Hulu Sungai Selatan

Masyarakat Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) selain akrab dengan tradisi membawa senjata tajam (sajam)…

Senin, 11 Desember 2017 10:38

Wayang Kulit Banjar Hibur Pengunjung Perpusda

Asam pauh dalima pauh, rama-rama batali banang. Ndiiiiiiih yaaaaaing. Ikam jauh aku jauh, sama-sama…

Sabtu, 09 Desember 2017 16:36

Aksi Bagi Nasi Bungkus dari Komunitas Sijum

Ada komunitas unik di Kota Amuntai. Para personelnya rutin membagikan nasi bungkus setiap Jumat pagi.…

Jumat, 08 Desember 2017 18:37
Mereka Mantap jadi Pegulat (Bagian II, Habis)

Gulat Tak Sekadar Prestasi, Tapi juga Ladang Rezeki

Gulat tak hanya memenuhi harapan atlet muda yang perlu perbaikan rezeki. Namun, membuka pintu bagi atlet…

Kamis, 07 Desember 2017 16:27
Mereka Memilih jadi Pegulat (1)

Dibesarkan Loncat Indah, tapi Sukses di Gulat

Ina menoreh prestasi di loncat indah, tapi kemudian jenuh dan kepincut gulat. Sedangkan Adam harus memberontak…

Rabu, 06 Desember 2017 12:05

Meriahnya Perayaan Baayun Maulid di Masjid Nurul Amilin

Ribuan manusia berjejal di Masjid Nurul Amilin, di Jalan Kelayan B Timur, Kelurahan Haur Kuning, Kecamatan…

Selasa, 05 Desember 2017 14:01

Masyarakat Lawan Pemburu Telur Penyu

Sejak dinyatakan sebagai salah satu hewan langka oleh pemerintah, penyu dan telurnya tak lagi diperjualbelikan.…

Selasa, 05 Desember 2017 11:49

Duel Berdarah Lagi di Kelayan, Begini Kronologisnya

BANJARMASIN - Dua orang pria dilarikan ke rumah sakit berbeda karena terlibat perkelahian menggunakan…

Senin, 04 Desember 2017 15:30

Memprihatinkan..!! Sulitnya Akses Pendidikan di Pulau Sembilan

Tak hanya persoalan kesehatan, masyarakat Pulau Sembilan juga masih tertinggal dalam urusan pendidikan.…

Sabtu, 02 Desember 2017 19:47

Naik Kapal Perang, Terjang Gelombang Dua Meter

Dengan kecepatan angin 15 sampai 30 knot, kapal perang yang kami tumpangi bertolak dari Dermaga Stagen,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .