MANAGED BY:
SABTU
21 JULI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Senin, 24 Juli 2017 08:33
Ada yang Ditangkap Saat Makan dengan Anak Istri

Melihat Aksi Penangkapan Dramatis Para Pengedar Narkoba

TAK JERA: Hapsyah (40), saat diamankan di ruang Sat Narkoba Polres HST, Sabtu (22/7). Wanita PNS tenaga kesehatan Puskesmas ini ditangkap dengan 3 karung obat daftar G.

PROKAL.CO, Ada yang Ditangkap Saat Makan dengan Anak Istri


Seorang ibu rumah tangga tenaga kesehatan Puskesmas digeruduk di Hulu Sungai Tengah. Di Banjarbaru, seorang bandar juga ditangkap saat sedang makan malam bersama istri dan anaknya.


ZEPI ALAYUBI, SYARAFUDDIN,
Barabai-Cempaka

 

Pagi buta Sabtu (22/7) kemarin, Satuan Narkoba Polres Hulu Sungai Tengah bersama dengan BNNP Kalsel menggerebek sebuah rumah di Desa Hulu Rasau Kecamatan Pandawan HST. Mereka menangkap Hapsyah (40) yang diduga pengedar obat terlarang.

Dari rumah Hapsyah, petugas berhasil mengamankan 80.040 butir obat daftar G jenis Zenit Carnophen. Menurut informasi beredar, PNS Dinas Kesehatan itu memang sudah lama mengedarkan barang haram tersebut. Bahkan diketahui, sebelumnya dia pernah mendekam di Lembaga Pemasyarakatan Amuntai, karna kasus yang sama pada tahun 2016 lalu.

Penyidik Sat Narkoba HST Aipda Andre yang diwawancarai Radar Banjarmasin mengatakan Hapsyah memang sudah diintai sejak lama. Tapi pihak kepolisian hanya menunggu waktu yang tepat untuk menciduknya.

"Setelah semua sudah A1, kami berkoordinasi dengan BNNP Kalsel serta aparat desa terkait untuk melakulan penggerebakan," jelasnya.

Sementara itu Kapolres HST AKBP Mugi Sekar Jaya melalui Kasat Narkoba AKP Purnoto membenarkan hal tersebut."Saat ini kami bersama anggota sedang melakukan pengembangan di lapangan," tegasnya.

Menurut informasi, Hapsyah mendapat pasokan obat dari penyuplai di Amuntai Kabupaten Hulu Sungai Utara. Dia mengaku, baru beberapa bulan ini kembali mengedarkan obat terlarang tersebut karena terlilit hutang di Bank. Dirinya mengaku, terpaksa mengedarkan Zenit Carnophen lagi karena gajinya sebagai PNS, tidak cukup untuk menutupi pembayaran hutang setiap bulannya.

Ibu dua anak ini diancam dengan Pasal 196, 197, dan 198 Undang-Undang Kesehatan No 36 tahun 2009, dengan ancaman maksimal 10 tahun penjara.

Sementara itu, Di Kecamatan Cempaka, Abdul Hamid alias Dulhamit yang dikenal sebagai bandar besar peredaran obat keras Carnophen alias Zenith juga diringkus petugas Polsek Banjarbaru Timur.

"Kami memang sudah lama mengincarnya. Tapi yang satu ini terbilang licin. Sebelumnya, sudah dua kali kami coba menangkapnya," kata Kapolsek Banjarbaru Timur AKP Avan Suligi, kemarin (22/7).

Pria 50 tahun itu terjaring dalam operasi pekat (penyakit masyarakat), Jumat (21/7) jelang tengah malam. Diringkus di rumahnya sendiri di Jalan Mistar Cokrokusomo RT 29 Kelurahan Sungai Tiung Kecamatan Cempaka.

Bermula dari penangkapan orang-orang yang diduga sebagai anak buah dan pembelinya. Ceritanya, ketika patroli operasi pekat mendapati dua pria dengan gelagat mencurigakan seperti orang yang sedang teler.

Mereka adalah Supiani dan Hormansyah yang sedang duduk-duduk menjaga parkiran alat berat. Ketika digeledah Unit Buser Reskrim Polsek Banjarbaru Timur, benar saja, ditemukan tiga boks berisi 300 butir pil Carnophen. Boks itu disembunyikan di dalam pos jaga.

Dalam interogasi cepat, keduanya menyebut sediaan farmasi ilegal itu milik Dulhamit. Merekalah yang mengantar polisi ke rumah tersangka utama. Kali ini tersangka tak lagi bisa kabur. Ia ditangkap selagi makan malam bersama anak dan istrinya.

Tersangka lalu mengantar polisi kembali ke lokasi penangkapan pertama. Rupanya, masih ada 10 boks Carnophen dikubur di bawah semak di samping sungai kecil, sekitar 400 meter dari pos jaga alat berat tambang tersebut. Caranya menyembunyikan barang bukti terbilang cerdas dan waspada.

"Jadi total ada 13 ribu butir Carnophen. Tersangka dan barang bukti kini mendekam di Mapolsek," pungkas AKP Avan. Wilayah peredaran bandar satu ini mencakup Sungai Tiung, Bangkal hingga Lukaas dan sekitarnya. (yn/ran)


BACA JUGA

Jumat, 20 Juli 2018 10:21

Kisah Kehidupan Tak Layak di Kolong Jembatan Antasari

Di bawah kolong Jembatan Antasari, tinggal menetap enam janda dengan keseharian sebagai pengemis. Memiliki…

Kamis, 19 Juli 2018 15:51

Fauzan Noor, Atlet Karate Kalsel yang Terbawa Dampak Euforia Zohri

Kisah perjuangan Lalu Muhammad Zohri yang jadi juara dunia lari di Finlandia, mengulang memori akan…

Rabu, 18 Juli 2018 16:58
Menyaksikan Pementasan Tim Kesenian Taman Budaya Kalsel di Yogyakarta (3-Habis)

Tak Ada Standar Harga

Pasar Kangen menjadi salah satu daya tarik gelaran Seni Tradisi yang digagas Taman Budaya Yogyakarta.…

Rabu, 18 Juli 2018 16:24

Kriya Ketupat Sungai Baru, Banjir Orderan, Berdayakan Single Parent

Kreativitas tak mengenal batas. Kain sisa pun dapat disulap menjadi karya. Ini dilakukan Elisa R Suryanah…

Selasa, 17 Juli 2018 13:36

Belajar Otodidak, Menangis Melihat Bulan Purnama

Tanggal 1 Desember mendatang, umurnya genap 10 tahun. Umar Ikhsan, menjadi satu-satunya anggota paling…

Senin, 16 Juli 2018 15:52

Perkenalkan Seni Banua dengan Kritik Eksploitasi Lingkungan

Menampilkan seni tari, musik dan teater, Tim Kesenian Taman Budaya Kalsel tampil di panggung sederhana…

Senin, 16 Juli 2018 14:46

Sisi Lain Raries Wijayanti, Pendiri Ikut Berbagi Community (IBC)

Kesadaran membantu sesama dimiliki Raries Wijayanti (28). Seorang Bidan di Puskesmas Pemurus Dalam.…

Senin, 16 Juli 2018 12:00

Mengunjungi Pengayuan, Kampung yang Warganya Hidup dari Kayu Galam

Di sisi kanan kiri Jln A Yani Km 26 Liang Anggang arah Pelaihari, banyak tumpukan dan olahan kayu galam…

Jumat, 13 Juli 2018 14:03

Membuat Olahan Bunga Berbahan Dasar Kain Jilbab

Bisnis crafting buket bunga kian berkembang di Banjarmasin. Tak melulu dari bunga segar atau olahan…

Kamis, 12 Juli 2018 16:09

Zainul Kirom, Penjual Cappucino Cincau yang Berhasil Jadi Sarjana

Zainul Kirom. Mahasiswa Fakultas Pertanian. Mengambil Program Studi Agronomi Universitas Lambung Mangkurat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .