MANAGED BY:
KAMIS
17 AGUSTUS
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BISNIS

Minggu, 30 Juli 2017 16:33
Garam Langka, Stok Ikan Asin Sisa Sebulan
JEMUR IKAN: Nelayan di Desa Rampa menjemur ikan asin di pinggir dermaga. Nelayan harus mengurangi produksi ikan asin dan mengurangi garam karena kelangkaan pasokan garam

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Fenomena langkanya garam di Pulau Jawa berimbas di Banua. Salah seorang pedagang besar garam di Pasar Harum Manis, Nurwati, mengaku sejak sepekan lalu harga garam terus melambung. Dari biasanya harga Rp50 ribu ukuran isi 8 bungkus kecil, sekarang melonjak hingga Rp100 ribu.

Bahkan, untuk memenuhi permintaan pasar, Nurwati tak lagi mengharapkan pasokan dari Pulau Jawa. Ia justru berharap pasokan dari Palangkaraya, Kalimantan Tengah, hingga Penajam, Kalimantan Timur. “Sudah hampir satu minggu pasokan garam tersendat. Kalaupun ada masuk hanya sedikit,” kata Nurwati, Kamis (27/7).

Dia mendapat kabar dari keluarganya yang berada di Madura, saat ini cuaca sedang tak bersahabat bagi petani garam. Angin dingin serta cuaca buruk di Pulau Madura berpengaruh terhadap produksi garam. Alhasil, pasokan pun tersendat.

“Mau tak mau harga naik, saya beli juga dengan harga tinggi. Berbeda ketika pasokan normal. Saya bingung juga, padahal tak pernah seperti ini,” tutur Nurwati sambil mengeluh. Diterangkannya, yang awalnya petani garam bisa menghasilkan 100 kilogram per hari, dengan cuaca buruk ini para petani garam hanya bisa menghasilkan 10 kilogram saja. “Ini kemungkinan yang membuat pasokan terganggu,” ujarnya.

Meski garam yang dijual ke pengecer atau pembeli kecil dengan harga yang tinggi, namun dampaknya cukup berpengaruh terhadap permintaan pasar. “Keuntungan sama saja, beli dari agen juga dengan harga tinggi. Tak berpengaruh dengan keuntungan. Malah sulit dicari,” ucapnya.

Sementara, pedagang lain di pasar yang sama, Jamanhuri berharap kelangkaan garam sekarang ini segera diatasi pemerintah. Mengingat garam menjadi salah satu komoditas vital masyarakat. “Mudah mudahan kelangkaan garam di pasaran saat ini tak ada permainan oknum yang ingin mengambil kepentingan. Kami para pedagang pun susah. Dengan langka seperti ini harganya pun cukup memberatkan masyarakat,” ujarnya.

Kapal besar asal Madura yang biasa membawa garam di Pelabuhan Lama Banjarmasin pun tak terlihat bersandar. Hanya beberapa kapal kecil yang mengangkut berdus-dus komoditi lain. “Sudah berbulan-bulan kapal asal Madura yang biasa mengangkut garam tak bersandar,” terang kuli angkut di Pelabuhan Lama Banjarmasin, Mansyah.

Sementara, Kepala Dinas Perdagangan Kalsel, Birhasani menerangkan, naiknya harga garam di pasaran karena masih terpaku dengan pasokan dari Provinsi Jawa Timur. Sementara panen garam tahun ini tak mencapai target.

Dari target tahun ini 1,2 juta ton, ternyata hanya mencapai 600 ribu ton. Alhasil, karena di sana sebagai lumbung garam maka berdampak ke semua daerah. Termasuk di Kalsel. “Info yang kami dapat dan koordinasikan dengan Pemprov Jatim demikian. Dampaknya pun terasa hingga ke Kalsel,” terang Birhasani. (war/mof/tof/ema)


BACA JUGA

Sabtu, 12 Agustus 2017 05:05

Kalsel Belum Perlu Garam Impor

BANJARMASIN - Dinas Perdagangan Kalsel terus memantau harga garam di pasaran. Sampai saat ini harga…

Jumat, 11 Agustus 2017 17:16

Tahun ini Permintaan Hewan Kurban Semakin Menurun

BANJARMASIN - Permintaan hewan kurban makin menurun dalam beberapa tahun belakangan ini. Itu juga terjadi…

Jumat, 11 Agustus 2017 16:00

Kisah Pedagang Musiman Atribut 17 Agustus, Gadai Rumah Demi Dagang Bendera

Datang dari Paris Van Java, 60 orang tiba dan menyebar di Pulau Kalimantan, sebagian singgah di Banjarbaru.…

Selasa, 08 Agustus 2017 14:23

Oleh-oleh Haji Sudah Banjir Permintaan

BANJARMASIN - Meski ibadah haji masih beberapa minggu, namun oleh-oleh haji sudah mulai banjir pesanan.…

Sabtu, 05 Agustus 2017 18:13

Langka, Tabung Gas 3 Kg Tembus Rp27 Ribu

BANJARBARU - Bosan diteror pembeli, Ian memutuskan memajang pengumuman. Karton sisa kardus air mineral…

Rabu, 02 Agustus 2017 15:36

Kotabaru Mau Bangun Tambak Garam

KOTABARU – Langkanya garam berdampak pada ribuan nelayan di daerah. Pemkab pun mewacanakan pembangunan…

Rabu, 02 Agustus 2017 10:05

Warga Banua Menunggak Pajak Rp200 Miliar

BANJARMASIN - Lesunya perekonomian saat ini, ternyata berdampak pada menurunnya pembayaran pajak kendaraan…

Senin, 31 Juli 2017 10:41

Masyarakat Kalsel Mulai Doyan Konsumsi Pertalite

BANJARMASIN – Bahan Bakar Minyak (BBM) premium rupanya kian ditinggalkan warga. Pasalnya sejak…

Senin, 31 Juli 2017 09:50

Harga Selangit, Pedagang Kurangi Stok Garam

BANJARBARU - Stok garam di Pasar Bauntung Banjarbaru mulai menipis. Harganya pun semakin melambung tinggi,…

Minggu, 30 Juli 2017 16:33

Garam Langka, Stok Ikan Asin Sisa Sebulan

BANJARMASIN – Fenomena langkanya garam di Pulau Jawa berimbas di Banua. Salah seorang pedagang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .