MANAGED BY:
MINGGU
17 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BISNIS

Minggu, 30 Juli 2017 16:33
Garam Langka, Stok Ikan Asin Sisa Sebulan
JEMUR IKAN: Nelayan di Desa Rampa menjemur ikan asin di pinggir dermaga. Nelayan harus mengurangi produksi ikan asin dan mengurangi garam karena kelangkaan pasokan garam

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Fenomena langkanya garam di Pulau Jawa berimbas di Banua. Salah seorang pedagang besar garam di Pasar Harum Manis, Nurwati, mengaku sejak sepekan lalu harga garam terus melambung. Dari biasanya harga Rp50 ribu ukuran isi 8 bungkus kecil, sekarang melonjak hingga Rp100 ribu.

Bahkan, untuk memenuhi permintaan pasar, Nurwati tak lagi mengharapkan pasokan dari Pulau Jawa. Ia justru berharap pasokan dari Palangkaraya, Kalimantan Tengah, hingga Penajam, Kalimantan Timur. “Sudah hampir satu minggu pasokan garam tersendat. Kalaupun ada masuk hanya sedikit,” kata Nurwati, Kamis (27/7).

Dia mendapat kabar dari keluarganya yang berada di Madura, saat ini cuaca sedang tak bersahabat bagi petani garam. Angin dingin serta cuaca buruk di Pulau Madura berpengaruh terhadap produksi garam. Alhasil, pasokan pun tersendat.

“Mau tak mau harga naik, saya beli juga dengan harga tinggi. Berbeda ketika pasokan normal. Saya bingung juga, padahal tak pernah seperti ini,” tutur Nurwati sambil mengeluh. Diterangkannya, yang awalnya petani garam bisa menghasilkan 100 kilogram per hari, dengan cuaca buruk ini para petani garam hanya bisa menghasilkan 10 kilogram saja. “Ini kemungkinan yang membuat pasokan terganggu,” ujarnya.

Meski garam yang dijual ke pengecer atau pembeli kecil dengan harga yang tinggi, namun dampaknya cukup berpengaruh terhadap permintaan pasar. “Keuntungan sama saja, beli dari agen juga dengan harga tinggi. Tak berpengaruh dengan keuntungan. Malah sulit dicari,” ucapnya.

Sementara, pedagang lain di pasar yang sama, Jamanhuri berharap kelangkaan garam sekarang ini segera diatasi pemerintah. Mengingat garam menjadi salah satu komoditas vital masyarakat. “Mudah mudahan kelangkaan garam di pasaran saat ini tak ada permainan oknum yang ingin mengambil kepentingan. Kami para pedagang pun susah. Dengan langka seperti ini harganya pun cukup memberatkan masyarakat,” ujarnya.

Kapal besar asal Madura yang biasa membawa garam di Pelabuhan Lama Banjarmasin pun tak terlihat bersandar. Hanya beberapa kapal kecil yang mengangkut berdus-dus komoditi lain. “Sudah berbulan-bulan kapal asal Madura yang biasa mengangkut garam tak bersandar,” terang kuli angkut di Pelabuhan Lama Banjarmasin, Mansyah.

Sementara, Kepala Dinas Perdagangan Kalsel, Birhasani menerangkan, naiknya harga garam di pasaran karena masih terpaku dengan pasokan dari Provinsi Jawa Timur. Sementara panen garam tahun ini tak mencapai target.

Dari target tahun ini 1,2 juta ton, ternyata hanya mencapai 600 ribu ton. Alhasil, karena di sana sebagai lumbung garam maka berdampak ke semua daerah. Termasuk di Kalsel. “Info yang kami dapat dan koordinasikan dengan Pemprov Jatim demikian. Dampaknya pun terasa hingga ke Kalsel,” terang Birhasani. (war/mof/tof/ema)


BACA JUGA

Senin, 11 Desember 2017 19:17

PLN Kalselteng Kenalkan Kompor Induksi

BANJARBARU - Ratusan masyarakat Banjarmasin antusias menghadiri acara "Bamasak Mamakai Kompor Induksi"…

Sabtu, 02 Desember 2017 10:06
Kuliner

Angin Laut Membawa Hidangan Misterius ke Banjarbaru

BANJARBARU - Secara definitif, Angin laut adalah angin yang berembus dari arah lautan ke daratan…

Selasa, 28 November 2017 10:09

Pertama di Kalsel, Apartemen Eksklusif di Atas Mall dengan Keuntungan Menggiurkan

BANJARMASIN - Kalimantan Selatan rupanya jadi pasar apartemen potensial. Tidak heran, Mayapada Group…

Sabtu, 25 November 2017 11:20

Tahun ini PAD Perhotelan di Banjarmasin Meningkat

BANJARMASIN – Banyaknya kegiatan berskala nasional yang digelar, mendatangkan keuntungan tersendiri…

Jumat, 24 November 2017 14:52

Menjanjikan, Ekowisata Bekantan Terus Dikembangkan

BANJARMASIN - Saat ini wisata kehidupan liar (Wildlife Tourisme) adalah wisata yang sangat besar dan…

Kamis, 23 November 2017 11:54
Ekonomi Bisnis

Ekonomi Lesu, Pajak Hotel dan Restoran Digenjot

BANJARMASIN - Di tengah lesunya ekonomi dalam waktu dua tahun terakhir, Pemerintah Kota Banjarmasin…

Kamis, 16 November 2017 08:40

Nasi Rantang Membangkitkan Kenangan Ala Dafam

BANJARBARU - Rantang adalah simbol kenangan masa kecil. Hampir semua orang punya kisah tersendiri…

Jumat, 10 November 2017 11:31

Ssstt.. Kawasan Gambut Sekarang Makin Mahal Loh

BANJARMASIN - Masyarakat Profesii Penilai Indonesia (MAPPI) Kalselteng menilai kawasan Gambut Kabupaten…

Selasa, 07 November 2017 12:03

Walikota Apresiasi Program CSR PLN KalselTeng

BANJARBARU - PT PLN (Persero) Wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (PLN Kalselteng)…

Senin, 06 November 2017 11:15

Dafam Good Sleep Hanya Dibulan November

BANJARBARU -  Menjadi seorang Therapist adalah salah satu bidang yang saat ini banyak di tekuni. Dari…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .