MANAGED BY:
MINGGU
22 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BANUA

Senin, 31 Juli 2017 10:34
BPJS Akan Mulai Terapkan Sistem Virtual Account
ANTRE: Peserta BPJS sedang antre untuk membayar iuran yang dibayarkan setiap bulan.

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Minimnya kepatuhan peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan membayar iuran setiap bulan, lembaga ini menerapkan sistem satu akun virtual (Virtual Account) untuk satu keluarga.

Tapi jangan salah kira dulu, karena dengan satu VA yang diterapkan bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), Kartu Indonesia Sehat (KIS) kategori Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP) atau disebut peserta mandiri bukan untuk mempersulit peserta malah sebaliknya akan lebih memudahkan dan meringankan.

“Penerapan VA ini tujuan utamanya adalah untuk mempermudah peserta membayar iuran,” ungkap Kepala BPJS Kesehatan Cabang Banjarmasin, Jumat (28/7).

Sebab jika mereka, membayar melalui layanan yang bekerja sama dengan BPJS, misalnya di swalayan Alfamart, Indomaret, mereka akan dikenakan biaya tambahan setiap kali transaksi. Di samping itu, sistem VA ini menghindarkan kepada peserta agar tidak lupa dalam memenuhi kewajibannya untuk membayar iuran.

Sesuai dengan prinsip JKN yakni gotong-royong. Mekanismenya  dari peserta yang mampu kepada peserta yang kurang mampu, peserta berisiko rendah membantu yang berisiko tinggi, dan peserta sehat membantu yang sakit. Berbeda dengan jaminan kesehatan yang bersifat komersial mereka tentu mencari keuntungan.

Dia mencontohkan, iuran Kelas 1 sebesar Rp80 ribu per jiwa per bulan, meskipun dikali 20 tahun jumlah yang terkumpul baru Rp19,5 juta. Jadi diharapkan kepada masyarakat dapat sadar dan ikut membantu.  Pemberian jaminan kesehatan nasional yang dilakukan pemerintah ini adalah untuk seluruh rakyat Indonesia.

“Melalui prinsip kegotong-royongan ini jaminan sosial dapat menumbuhkan keadilan sosial bagi keseluruhan rakyat Indonesia, dengan gotong-royong semua tertolong, jadi tolong jangan hanya yang sakit saja yang bayar,” katanya.

Di sinilah diperlukan kesadaran masyarakat betapa pentingnya kesehatan. Jenis penyakit yang paling banyak terjadi sebut Nyoman, adalah degeneratif kronis.  Penyakit degeneratif adalah penyakit yang menyebabkan terjadinya kerusakan atau penghancuran terhadap jaringan atau organ tubuh, yang memerlukan biaya yang besar.

Contohnya cuci darah. Biayanya sekitar Rp1,5 juta setiap satu kali cuci darah. Biasanya dilakukan 2 kali dalam seminggu. Bisa dibayangkan berapa biaya yang harus dikeluarkan.

Jaminan kesehatan yang diberikan oleh pemerintah ini adalah yang paling murah jika dibandingkan dengan asuransi kesehatan lainnya. Ada tiga kelas yang ditawarkan oleh BPJS. Pertama untuk Kelas I Rp80 ribu per jiwa per bulan, kelas II Rp51 ribu per jiwa per bulan dan kelas III Rp25.500 per jiwa per bulan.

“Kebanyakan sakit baru mendaftar, diharapkan mereka bisa mendaftar sebelum sakit, membayar iuran setiap bulan dan menjaga pola hidup sehat,” imbau Nyoman. (gmp/yn/ram)

 

 


BACA JUGA

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:38

Semarak, Aceh pun Ikuti Banjarbaru Creative Expo 

BANJARBARU – Banjarbaru Creative Expo 2017 meraih sambutan positif. Pemilik stan tak hanya Urang…

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:37

2 November, Terminal Tipe A Gambut Barakat Akan Beroperasi

BANJARMASIN – Plang rambu lalu lintas dengan tanda dilarang melintas bagi angkutan kota antarprovinsi…

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:30

Warga Minta Video Blokade Sekolah di IG Dihapus

MARTAPURA - Warga akhirnya ramai-ramai membongkar pagar yang memblokade akses jalan SMPN 4 Sungai Tabuk,…

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:20

Bedah Rumah Bagi Warga Miskin

BATULICIN - Pemkab Tanbu melalui Dinas Sosial memberikan bantuan berupa bedah rumah untuk warga kurang…

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:19

Sebanyak 50 Nelayan Dapat Rumah Gratis

BATULICIN - Sebanyak 50 Kepala Keluarga (KK) Nelayan Desa Sungai Cuka Kecamatan Satui akan mendapatkan…

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:18

Tim Penilai LSS Kalsel Kunjungi Tanbu

BATULICIN - Lomba Sekolah Sehat (LSS) tingkat Propinsi Kalsel tahun 2017 telah berjalan. Penilaian mengarah …

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:15

Kewalahan Urusi PJU di Banjarbaru, Swasta Akan Diizinkan Masuk

BANJARBARU - Yang terang hanya di pusat kota, selebihnya di pinggiran dan pelosok masih gelap. Belum…

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:04

PPP Masih Rahasiakan Balon di Pilkada Tabalong

BANJARMASIN – Di Kalimantan Selatan (Kalsel) ada empat kabupaten yang akan melaksanakan Pemilihan…

Sabtu, 21 Oktober 2017 12:56

Mantap, Polisi dan Linmas Bergabung Amankan Pilkada HSS

KANDANGAN – Semakin dekatnya pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) HSS 2018 nanti,…

Sabtu, 21 Oktober 2017 12:53

Cari Itik Luar untuk Pemurnian Bibit Itik Alabio

AMUNTAI – Itik Alabio yang sekarang banyak ditemukan di Kecamatan Sungai Pandan Kabupaten Hulu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .