MANAGED BY:
MINGGU
22 JULI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BISNIS

Rabu, 02 Agustus 2017 10:05
Warga Banua Menunggak Pajak Rp200 Miliar
TUNGGAK PAJAK: Kendaraan roda dua di sebuah pasar di Banjarmasin. Banyak kendaraan di wilayah padat seperti Banjarmasin yang tidak membayar pajak.

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Lesunya perekonomian saat ini, ternyata berdampak pada menurunnya pembayaran pajak kendaraan bermotor. Berdasarkan data Badan Keuangan Derah (Bakeuda) Provinsi Kalsel, hingga memasuki pertengahan tahun 2017 total tunggakan pajak sudah mencapai Rp200 miliar.

Kepala Bakeuda Kalsel Aminudin Latief melalui Kepala Bidang Pajak Rustamaji mengatakan, tunggakan pajak paling banyak ialah kendaraan roda dua. "Volume kendaraan yang paling banyak adalah roda dua, maka jenis itu yang banyak tidak membayar pajak," katanya kepada Radar Banjarmasin.

Dia menambahkan, sementara lokasi kendaraan yang banyak tidak menaati pembayaran pajak berada di daerah padat, seperti, Banjarmasin, Banjarbaru, Martapura, Tanjung dan Batulicin. "Kami menduga, masyarakat sulit membayar pajak dikarenakan perekonomian tidak stabil," tambahnya.

Menurutnya, tak stabilnya perekonomian membuat masyarakat lebih mementingkan menggunakan uang untuk keperluan sehari-sehari. Daripada harus dipergunakan untuk membayar pajak. "Beberapa sektor usaha drop, salah satunya batubara. Ini yang membuat ekonomi kita tidak stabil," ujarnya.

Untuk mengurangi utang pajak masyarakat, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor pun meminta supaya Bakeuda Kalsel memberikan keringanan pembayaran pajak kendaraan. "Setelah kami berkoordinasi dengan Biro Hukum, ternyata ada payung hukum untuk mengurangi pajak. Maka dari itu, tahun ini kami telah memberikan potongan pajak bagi yang menunggak," ungkap Rustamaji.

Dia memaparkan, program keringanan pajak kendaraan bermotor telah dimulai sejak Selasa (1/8) kemarin hingga 31 Desember 2017. Ada tiga klasifikasi keringanan yang diberikan oleh wajib pajak, pertama bagi tunggakan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) lima tahun ke atas hanya diwajibkan membayar tiga tahun pajak dan bebas sanksi administrasi denda.

Kemudian, klasifikasi kedua bagi tunggakan PKB tiga tahun dan empat tahun hanya wajib membayar dua tahun juga bebas sanksi administrasi. "Lalu, klasifikasi ketiga untuk tunggakan PKB dua tahun hanya wajib membayar satu tahun pajak. Sama, dibebaskan dari denda," papar Rustamaji.

Dia berharap, dengan adanya keringanan pajak tersebut masyarakat yang menunggak dapat segera melunasinya. Supaya, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kalsel bisa bertambah. "Program ini sebelumnya sudah dilaksanakan tujuh tahun yang lalu, tapi tidak mungkin dilakukan setiap tahun," katanya.

 

Enggan Bayar karena Pajak Naik

Pengamat kebijakan publik Budi Suryadi mengapresiasi Pemprov Kalsel karena sudah memberikan keringanan PKB. "Kebijakan ini bisa mendorong pendapatan di sektor wajib pajak kendaraan, supaya lebih meningkat. Sekaligus merangsang para minat wajib pajak," ungkapnya.

Namun, dia kurang sependapat jika masyarakat menunggak pajak lantaran perekonomiannya lesu. Sebab, sebelum membeli kendaraan masyarakat pasti sudah menyiapkan dana untuk pajak. "Masyarakat sudah sadar mereka akan membayar pajak, jadi dana itu sudah disiapkan," ujarnya.

Menurutnya, yang menyebabkan masyarakat menunggak ialah karena pemerintah menaikkan iuran pajak sehingga, membuat wajib pajak merasa terbebani. "Jika pajak dinaikkan akan ada masyarakat yang tidak siap, sehingga merasa terbebani karena sulit mencari dana tambahan," pungkasnya. (ris/yn/ran/ema)

 


BACA JUGA

Jumat, 20 Juli 2018 09:38

Penjual Bendera Jelang 17 Agustus Mulai Terlihat

BANJARBARU – Kurang dari sebulan lagi, peringatan hari Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dirayakan.…

Selasa, 17 Juli 2018 13:33

Kerajinan Ilung Makin Berkembang di HST

BARABAI – Kerajinan anyaman ilung (eceng gondok) merupakan produk unggulan Kabupaten Hulu Sungai…

Senin, 16 Juli 2018 14:51

Tahun Ajaran Baru, Salon Potong Rambut Diserbu

BANJARMASIN – Kemarin (15/7) adalah momen panen rezeki bagi pemangkas rambut. Mengapa begitu?…

Rabu, 11 Juli 2018 16:02

Bisnis Guest House di Banjarmasin Kian Menjamur

BANJARMASIN - Meningkatnya kunjungan masyarakat ke Banjarmasin baik untuk berbelanja, berwisata dan…

Rabu, 11 Juli 2018 15:42
Pemkab Tabalong

Balai Pengujian Kendaraan Bermotor Tabalong Akreditasi B

TANJUNG - Jangan ragu lagi untuk memeriksakan kendaraan bermotor anda ke Balai Pengujian Kendaraan Bermotor…

Kamis, 05 Juli 2018 14:56

KENAPA NIH..? Emak-emak Makin Ramai Jual Emas

BANJARMASIN - Usai Lebaran yang disambut tahun ajaran baru, membuat masyarakat memerlukan banyak dana…

Selasa, 03 Juli 2018 14:46

Dolar Menguat, Pengusaha Properti Cemas

BANJARMASIN - Menguatnya dolar terhadap rupiah dalam beberapa pekan terakhir ini membuat pengusaha properti…

Selasa, 03 Juli 2018 14:44

Inflasi Juni Meningkat Lagi

BANJARMASIN - Di bulan Juni tadi, Kalsel yang merupakan gabungan dari Kota Banjarmasin dan Tanjung mengalami…

Selasa, 03 Juli 2018 14:42

Pesanan Jahitan Seragam Sekolah Meningkat

MARTAPURA - Menjelang tahun ajaran baru, penjahit pakaian mulai kebanjiran pesanan seragam sekolah.…

Selasa, 03 Juli 2018 14:41

Harga Bawang Tetap Stabil

BANJARBARU - Akhir-akhir ini wilayah Kalsel diguyur hujan, tak terkecuali Kota Banjarbaru. Intensitasnya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .