MANAGED BY:
KAMIS
17 AGUSTUS
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BISNIS

Rabu, 02 Agustus 2017 15:36
Kotabaru Mau Bangun Tambak Garam
PETANI GARAM: Petani garam mengangkat garam yang sudah di panen di daerah lain.

PROKAL.CO, KOTABARU – Langkanya garam berdampak pada ribuan nelayan di daerah. Pemkab pun mewacanakan pembangunan tambak garam.

Wacana ini mendapat sambutan positif dari DPRD Kotabaru. Anggota DPRD Hamka Mamang, dari PDIP mengatakan, Kotabaru memang wajar punya tambak garam sendiri. Karena kebutuhan garam di Kotabaru cukup tinggi.

"Ribuan ton ikan asin kita dalam setahun. Dan itu memerlukan garam yang banyak. Saya sepakat kalau kita memang harus memiliki tambak garam," ujarnya kepada Radar Banjarmasin belum lama tadi.

Hamka mengatakan, rata-rata penduduk Kotabaru di pesisir bekerja sebagai nelayan. Ika asin adalah salah satu produksi andalan Kotabaru. "Karena ikan asin ini merupakan andalan nelayan kita. Lima puluh persenlah ikan laut itu dikeringkan," paparnya.

Namun Hamka menyarankan, agar pemerintah serius dalam merealisasikan wacana itu. "Kami pada prinsipnya setuju. Tinggal siapkan sumber dayanya, baik petani garamnya dan modal mereka," tandasnya.

Seperti telah diberitakan, kelangkaan garam belum lama tadi, membuat Pemkab Kotabaru berencana membuat tambak garam sendiri. "Karena hampir semua wilayah pesisir kami memiliki potensi untuk menghasilkan garam," kata Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan Kotabaru Fahrudin Rifani.

Dia mengungkapkan, Kotabaru memiliki luas hampir seperempat wilayah Provinsi Kalimantan Selatan dan terdiri dari sekitar 140 pulau memiliki banyak daerah yang bisa menjadi produsen garam. Diungkapkan Rifani, keinginan untuk memproduksi garam sebenarnya sudah lama.

Ia mengakui, memproduksi garam tidaklah mudah, terlebih Kotabaru yang memiliki potensi curah hujan tinggi menjadi kendala untuk memproduksi garam, karena kadar garam air laut menjadi rendah. Namun demikian, hal itu tidak menjadi alasan Kotabaru yang memiliki garis pantai cukup panjang di Kalimantan Selatan untuk membatalkan rencana memproduksi garam.

Karena, kata dia, sudah ada teknologi yang bisa meningkatkan kadar garam air laut dengan membangun rumah khusus untuk petakan lahan garam. "Teknologi yang digunakan adalah dengan sistem penguapan air laut, dimana petakan yang akan diisi air laut berada dalam rumah atau gubuk sehingga apabila terjadi hujan air laut dalam petakan tidak tercampur air tawar dari hujan," terangnya.

Memang produksinya cukup kecil tidak sebanyak petakan yang dihamparkan seperti yang ada di Pulau Madura. Untuk mewujudkan rencana tersebut, Dinas Kelautan dan Perikanan Kotabaru pekan depan akan berkoordinasi dengan Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut Kementerian Kelautan dan Perikanan di Jakarta.

Seperti diberitakan Radar Banjarmasin baru-baru tadi. Ribuan nelayan di pesisir Kalsel sedang kebat-kebit. Garam untuk mengasinkan ikan, sudah berbulan tidak datang. Risikonya, pasokan ikan kering terancam langka. "Ini kalau dalam sebulan lagi garam tidak datang, ikan saya bisa habis, tidak ada lagi pasokan," kata Amir pengusaha ikan asin di Pasar Kemakmuran Kotabaru, Jumat (28/7). (zal/yn/ram)


BACA JUGA

Sabtu, 12 Agustus 2017 05:05

Kalsel Belum Perlu Garam Impor

BANJARMASIN - Dinas Perdagangan Kalsel terus memantau harga garam di pasaran. Sampai saat ini harga…

Jumat, 11 Agustus 2017 17:16

Tahun ini Permintaan Hewan Kurban Semakin Menurun

BANJARMASIN - Permintaan hewan kurban makin menurun dalam beberapa tahun belakangan ini. Itu juga terjadi…

Jumat, 11 Agustus 2017 16:00

Kisah Pedagang Musiman Atribut 17 Agustus, Gadai Rumah Demi Dagang Bendera

Datang dari Paris Van Java, 60 orang tiba dan menyebar di Pulau Kalimantan, sebagian singgah di Banjarbaru.…

Selasa, 08 Agustus 2017 14:23

Oleh-oleh Haji Sudah Banjir Permintaan

BANJARMASIN - Meski ibadah haji masih beberapa minggu, namun oleh-oleh haji sudah mulai banjir pesanan.…

Sabtu, 05 Agustus 2017 18:13

Langka, Tabung Gas 3 Kg Tembus Rp27 Ribu

BANJARBARU - Bosan diteror pembeli, Ian memutuskan memajang pengumuman. Karton sisa kardus air mineral…

Rabu, 02 Agustus 2017 15:36

Kotabaru Mau Bangun Tambak Garam

KOTABARU – Langkanya garam berdampak pada ribuan nelayan di daerah. Pemkab pun mewacanakan pembangunan…

Rabu, 02 Agustus 2017 10:05

Warga Banua Menunggak Pajak Rp200 Miliar

BANJARMASIN - Lesunya perekonomian saat ini, ternyata berdampak pada menurunnya pembayaran pajak kendaraan…

Senin, 31 Juli 2017 10:41

Masyarakat Kalsel Mulai Doyan Konsumsi Pertalite

BANJARMASIN – Bahan Bakar Minyak (BBM) premium rupanya kian ditinggalkan warga. Pasalnya sejak…

Senin, 31 Juli 2017 09:50

Harga Selangit, Pedagang Kurangi Stok Garam

BANJARBARU - Stok garam di Pasar Bauntung Banjarbaru mulai menipis. Harganya pun semakin melambung tinggi,…

Minggu, 30 Juli 2017 16:33

Garam Langka, Stok Ikan Asin Sisa Sebulan

BANJARMASIN – Fenomena langkanya garam di Pulau Jawa berimbas di Banua. Salah seorang pedagang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .