MANAGED BY:
SABTU
23 JUNI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BISNIS

Rabu, 02 Agustus 2017 15:36
Kotabaru Mau Bangun Tambak Garam
PETANI GARAM: Petani garam mengangkat garam yang sudah di panen di daerah lain.

PROKAL.CO, KOTABARU – Langkanya garam berdampak pada ribuan nelayan di daerah. Pemkab pun mewacanakan pembangunan tambak garam.

Wacana ini mendapat sambutan positif dari DPRD Kotabaru. Anggota DPRD Hamka Mamang, dari PDIP mengatakan, Kotabaru memang wajar punya tambak garam sendiri. Karena kebutuhan garam di Kotabaru cukup tinggi.

"Ribuan ton ikan asin kita dalam setahun. Dan itu memerlukan garam yang banyak. Saya sepakat kalau kita memang harus memiliki tambak garam," ujarnya kepada Radar Banjarmasin belum lama tadi.

Hamka mengatakan, rata-rata penduduk Kotabaru di pesisir bekerja sebagai nelayan. Ika asin adalah salah satu produksi andalan Kotabaru. "Karena ikan asin ini merupakan andalan nelayan kita. Lima puluh persenlah ikan laut itu dikeringkan," paparnya.

Namun Hamka menyarankan, agar pemerintah serius dalam merealisasikan wacana itu. "Kami pada prinsipnya setuju. Tinggal siapkan sumber dayanya, baik petani garamnya dan modal mereka," tandasnya.

Seperti telah diberitakan, kelangkaan garam belum lama tadi, membuat Pemkab Kotabaru berencana membuat tambak garam sendiri. "Karena hampir semua wilayah pesisir kami memiliki potensi untuk menghasilkan garam," kata Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan Kotabaru Fahrudin Rifani.

Dia mengungkapkan, Kotabaru memiliki luas hampir seperempat wilayah Provinsi Kalimantan Selatan dan terdiri dari sekitar 140 pulau memiliki banyak daerah yang bisa menjadi produsen garam. Diungkapkan Rifani, keinginan untuk memproduksi garam sebenarnya sudah lama.

Ia mengakui, memproduksi garam tidaklah mudah, terlebih Kotabaru yang memiliki potensi curah hujan tinggi menjadi kendala untuk memproduksi garam, karena kadar garam air laut menjadi rendah. Namun demikian, hal itu tidak menjadi alasan Kotabaru yang memiliki garis pantai cukup panjang di Kalimantan Selatan untuk membatalkan rencana memproduksi garam.

Karena, kata dia, sudah ada teknologi yang bisa meningkatkan kadar garam air laut dengan membangun rumah khusus untuk petakan lahan garam. "Teknologi yang digunakan adalah dengan sistem penguapan air laut, dimana petakan yang akan diisi air laut berada dalam rumah atau gubuk sehingga apabila terjadi hujan air laut dalam petakan tidak tercampur air tawar dari hujan," terangnya.

Memang produksinya cukup kecil tidak sebanyak petakan yang dihamparkan seperti yang ada di Pulau Madura. Untuk mewujudkan rencana tersebut, Dinas Kelautan dan Perikanan Kotabaru pekan depan akan berkoordinasi dengan Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut Kementerian Kelautan dan Perikanan di Jakarta.

Seperti diberitakan Radar Banjarmasin baru-baru tadi. Ribuan nelayan di pesisir Kalsel sedang kebat-kebit. Garam untuk mengasinkan ikan, sudah berbulan tidak datang. Risikonya, pasokan ikan kering terancam langka. "Ini kalau dalam sebulan lagi garam tidak datang, ikan saya bisa habis, tidak ada lagi pasokan," kata Amir pengusaha ikan asin di Pasar Kemakmuran Kotabaru, Jumat (28/7). (zal/yn/ram)


BACA JUGA

Kamis, 21 Juni 2018 15:18

Libur Panjang, Kunjungan Wisata Naik 100 Persen

BANJARMASIN – Liburan panjang membawa keuntungan bagi pebisnis rekreasi keluarga, salah satunya…

Rabu, 06 Juni 2018 13:30

Curhatan Driver Taksi Online: Ramadan Sepi Orderan, Pilih Jalan di Malam Hari

Selama Ramadan, berbagai usaha di bidang barang dan jasa banyak yang mengalami pe ningkatan. Namun,…

Selasa, 05 Juni 2018 12:49

Penumpang Bandara Syamsudin Noor Pilih Jasa Securitech Wrapping

BANJARMASIN – Jelang mudik Lebaran tahun 2018 ini sejumlah jasa di Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin…

Sabtu, 02 Juni 2018 11:23

Berdagang Parsel, Bisnis Menjanjikan Jelang Lebaran

BANJARMASIN – Aneka tradisi mengiringi jelang Lebaran. Salah satunya adalah tradisi memberikan…

Sabtu, 02 Juni 2018 11:00

Pedagang Kembang Api Panen Rezeki di Bulan Ramadan

BANJARMASIN – Mercon dan kembang api sangat diminati pada bulan Ramadan. Makin ramai dan meriah…

Selasa, 29 Mei 2018 10:12

Lebaran Dua Pekan Lagi, Omzet Pedagang Pakaian Naik

BANJARMASIN - Lebaran masih dua pekan lebih, namun para pedagang pakaian sudah mulai menggeliat. Karena…

Kamis, 24 Mei 2018 13:16

Ekspor Batu Bara Kalsel Turun

BANJARMASIN - Nilai ekspor melalui pelabuhan di Kalsel pada April tadi mencapai 718,89 juta US dolar…

Rabu, 23 Mei 2018 15:32

Untuk Ramadan dan Lebaran, BI Siapkan Rp3,6 T Uang Baru

BANJARMASIN - Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Kalsel menyiapkan uang baru sebanyak Rp3,6 triliun…

Kamis, 17 Mei 2018 12:14

Harga Ayam Beserta Telurnya Ikutan Naik

BANJARMASIN - Sehari menjelang Ramadan, kemarin (16/5) pagi, Pemko Banjarmasin menggelar inspeksi mendadak.…

Minggu, 13 Mei 2018 06:08

Telur Ayam di Banjarbaru Mulai Naik

BANJARBARU - Harga telur ayam ras di Martapura mulai mengalami kenaikan cukup signifikan. Seiring…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .