MANAGED BY:
MINGGU
18 FEBRUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BISNIS

Rabu, 02 Agustus 2017 15:36
Kotabaru Mau Bangun Tambak Garam
PETANI GARAM: Petani garam mengangkat garam yang sudah di panen di daerah lain.

PROKAL.CO, KOTABARU – Langkanya garam berdampak pada ribuan nelayan di daerah. Pemkab pun mewacanakan pembangunan tambak garam.

Wacana ini mendapat sambutan positif dari DPRD Kotabaru. Anggota DPRD Hamka Mamang, dari PDIP mengatakan, Kotabaru memang wajar punya tambak garam sendiri. Karena kebutuhan garam di Kotabaru cukup tinggi.

"Ribuan ton ikan asin kita dalam setahun. Dan itu memerlukan garam yang banyak. Saya sepakat kalau kita memang harus memiliki tambak garam," ujarnya kepada Radar Banjarmasin belum lama tadi.

Hamka mengatakan, rata-rata penduduk Kotabaru di pesisir bekerja sebagai nelayan. Ika asin adalah salah satu produksi andalan Kotabaru. "Karena ikan asin ini merupakan andalan nelayan kita. Lima puluh persenlah ikan laut itu dikeringkan," paparnya.

Namun Hamka menyarankan, agar pemerintah serius dalam merealisasikan wacana itu. "Kami pada prinsipnya setuju. Tinggal siapkan sumber dayanya, baik petani garamnya dan modal mereka," tandasnya.

Seperti telah diberitakan, kelangkaan garam belum lama tadi, membuat Pemkab Kotabaru berencana membuat tambak garam sendiri. "Karena hampir semua wilayah pesisir kami memiliki potensi untuk menghasilkan garam," kata Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan Kotabaru Fahrudin Rifani.

Dia mengungkapkan, Kotabaru memiliki luas hampir seperempat wilayah Provinsi Kalimantan Selatan dan terdiri dari sekitar 140 pulau memiliki banyak daerah yang bisa menjadi produsen garam. Diungkapkan Rifani, keinginan untuk memproduksi garam sebenarnya sudah lama.

Ia mengakui, memproduksi garam tidaklah mudah, terlebih Kotabaru yang memiliki potensi curah hujan tinggi menjadi kendala untuk memproduksi garam, karena kadar garam air laut menjadi rendah. Namun demikian, hal itu tidak menjadi alasan Kotabaru yang memiliki garis pantai cukup panjang di Kalimantan Selatan untuk membatalkan rencana memproduksi garam.

Karena, kata dia, sudah ada teknologi yang bisa meningkatkan kadar garam air laut dengan membangun rumah khusus untuk petakan lahan garam. "Teknologi yang digunakan adalah dengan sistem penguapan air laut, dimana petakan yang akan diisi air laut berada dalam rumah atau gubuk sehingga apabila terjadi hujan air laut dalam petakan tidak tercampur air tawar dari hujan," terangnya.

Memang produksinya cukup kecil tidak sebanyak petakan yang dihamparkan seperti yang ada di Pulau Madura. Untuk mewujudkan rencana tersebut, Dinas Kelautan dan Perikanan Kotabaru pekan depan akan berkoordinasi dengan Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut Kementerian Kelautan dan Perikanan di Jakarta.

Seperti diberitakan Radar Banjarmasin baru-baru tadi. Ribuan nelayan di pesisir Kalsel sedang kebat-kebit. Garam untuk mengasinkan ikan, sudah berbulan tidak datang. Risikonya, pasokan ikan kering terancam langka. "Ini kalau dalam sebulan lagi garam tidak datang, ikan saya bisa habis, tidak ada lagi pasokan," kata Amir pengusaha ikan asin di Pasar Kemakmuran Kotabaru, Jumat (28/7). (zal/yn/ram)


BACA JUGA

Kamis, 01 Februari 2018 15:45

Pengusaha Batubara Dominan Tunggak Pajak di Banua

BANJARMASIN – Meski menjadi salah satu penyumbang pendapatan asli daerah (PAD) terbesar, ternyata…

Kamis, 18 Januari 2018 19:03

Ekspor Bahan Bakar Mineral Makin Tinggi

BANJARMASIN - Nilai ekspor melalui pelabuhan di Kalsel pada Desember 2017 tadi mencapai 783,17 juta…

Senin, 15 Januari 2018 11:16

Dadah Properti.. Ini Investasi 2018 Paling Menjanjikan di Banjarmasin

Banjarmasin tak cuma sekadar ibukota, tapi pusat perekonomian Kalsel. Bahkan provinsi tetangga, Kalteng…

Selasa, 02 Januari 2018 15:07

Pelaku Industri Optimis Perbankan Syariah Meningkat

BANJARMASIN - Industri keuangan syariah di Indonesia masih sangat kecil jika dibanding dengan industri…

Senin, 11 Desember 2017 19:17

PLN Kalselteng Kenalkan Kompor Induksi

BANJARBARU - Ratusan masyarakat Banjarmasin antusias menghadiri acara "Bamasak Mamakai Kompor Induksi"…

Sabtu, 02 Desember 2017 10:06
Kuliner

Angin Laut Membawa Hidangan Misterius ke Banjarbaru

BANJARBARU - Secara definitif, Angin laut adalah angin yang berembus dari arah lautan ke daratan…

Selasa, 28 November 2017 10:09

Pertama di Kalsel, Apartemen Eksklusif di Atas Mall dengan Keuntungan Menggiurkan

BANJARMASIN - Kalimantan Selatan rupanya jadi pasar apartemen potensial. Tidak heran, Mayapada Group…

Sabtu, 25 November 2017 11:20

Tahun ini PAD Perhotelan di Banjarmasin Meningkat

BANJARMASIN – Banyaknya kegiatan berskala nasional yang digelar, mendatangkan keuntungan tersendiri…

Jumat, 24 November 2017 14:52

Menjanjikan, Ekowisata Bekantan Terus Dikembangkan

BANJARMASIN - Saat ini wisata kehidupan liar (Wildlife Tourisme) adalah wisata yang sangat besar dan…

Kamis, 23 November 2017 11:54
Ekonomi Bisnis

Ekonomi Lesu, Pajak Hotel dan Restoran Digenjot

BANJARMASIN - Di tengah lesunya ekonomi dalam waktu dua tahun terakhir, Pemerintah Kota Banjarmasin…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .