MANAGED BY:
MINGGU
17 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

FEATURE

Kamis, 03 Agustus 2017 15:46
Kisah Ahmad Sofyan, Tukang Urut yang Akhirnya Naik Haji

Kumpulkan Ongkos Haji Selama 35 Tahun

SIAP BERANGKAT HAJI: Ahmad Sofyan berlatih menggunakan kursi rodanya, menyusuri jalan di Desa Parigi Simbar.

PROKAL.CO, Kisah perjuangan yang luar biasa dari orang biasa, untuk pergi berhaji mampu memotivasi siapapun. Seperti Ahmad Sofyan (63) yang selama ini dikenal sebagai tukang urut. Dengan kondisinya yang kini berkursi roda, pria yang pantang menyerah ini bersiap berangkat memenuhi panggilan Baitullah.

 --------------------------------------

RASIDI FADLI, Rantau

 --------------------------------------

PAMAN Sofyan – sapaannya akrabnya sehari-hari, salah satu calon jemaah haji Tapin yang akan berangkat ke Mekkah 4 Agustus mendatang atau jemaah yang tergabung dalam kloter 5. Warga Jalan Parigi Simbar RT 1 Kecamatan Bakarangan Kabupaten Tapin akan berangkat bersama istrinya, Sadariah (63).

Sebagai tukang urut, Paman Sofyan telah merencanakan keberangkatan hajinya sejak lama, dari tahun 2009 lalu. "Waktu itu maunya melalui jalur turis, namun batal karena sudah dihapuskan," jelasnya.

Dia terpaksa harus bersabar dan mendaftar di keberangkatan yang resmi. "Waktu itu katanya lima tahun sudah bisa berangkat, tetapi setelah ditunggu akhirnya jadi delapan tahun baru mendapat kesempatan untuk berangkat," ceritanya kepada penulis.

Untuk uang setoran haji ia dapatkan dari hasil kerja kerasnya menjadi pemijat. Sebagian penghasilannya ia sisihkan untuk tabungan haji. "Saya bekerja sebagai tukang urut sudah sejak 1982 lalu, 35 tahun lamanya. Sejak itulah sedikit demi sedikit uangnya saya sisihkan untuk mengumpulkan ongkos pergi berhaji," ungkapnya.

Ia juga bercerita semenjak dirinya mendaftarkan untuk berangkat haji penghasilannya sebagai buruh pijat semakin meningkat. Dari yang dulu hanya puluhan ribu, sekarang sudah ratusan ribu atau rata-rata Rp200 ribu sehari.

"Dari penghasilan itu setiap bulan saya sisihkan Rp2 juta untuk menyetor keberangkatan haji dan sisanya untuk keperluan sehari-hari," ucap ayah tiga orang anak ini.

Niatnya untuk berhaji  sempat terancam batal karena penyakit yang dideritanya, yaitu terkena asam urat di kaki. "Kaki saya ini sakit sekitar empat bulan yang lalu," ucapnya.

Akibat sakit yang dideritanya, ia tidak bisa berjalan normal. Kondisi ini sempat membuatnya patah semangat karena takut batal berhaji. "Saya sempat drop, karena keadaan saya yang sekarang ini," ujarnya.

Namun demi untuk bisa beribadah ke tanah suci Mekkah, dirinya pun beberapa kali berperiksa ke dokter, sambil berharap bisa berangkat ke tanah suci Mekkah. "Akhirnya kabar gembira pun datang, meski dengan keadaan saya seperti ini ternyata bisa juga pergi ke tanah suci Mekkah karena tidak ada sakit yang parah," bebernya.

Dokter pernah menyarankan untuk melakukan operasi agar dirinya bisa benar-benar sembuh. "Tapi karena biayanya lumayan mahal sekitar 40 juta, operasi pun urung dilakukan," ujarnya.

Lalu ia disarankan untuk latihan sendiri di rumah untuk menggerakkan kaki dan seluruh badannya agar tidak kaku. "Soalnya kalau terus berdiam diri bisa menyebabkan tubuh kurang fit kata dokter yang memeriksa saya," ceritanya.

Selama sebulan ini Sofyan terus berlatih menggunakan kursi rodanya dan tak jarang ia juga berlatih untuk berjalan di rumahnya ketika subuh. "Kalau pakai kursi roda untuk menggerakkan seluruh badan saya tapi kalau di rumah saya berlatih jalan," katanya.

Ia pun berharap sewaktu di tanah suci Mekkah nanti dirinya bisa menjalankan haji dengan lancar. (by/ram)


BACA JUGA

Jumat, 15 Desember 2017 15:23

Setengah Hari di Hutan Mangrove Langadai Kelumpang Hilir Kotabaru

Tombak ulin yang tengahnya berlubang mereka angkat ke depan wajah. Kemudian mereka tiup pangkalnya,…

Senin, 11 Desember 2017 13:14

Melihat Tradisi Mandi Kebal di Hulu Sungai Selatan

Masyarakat Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) selain akrab dengan tradisi membawa senjata tajam (sajam)…

Senin, 11 Desember 2017 10:38

Wayang Kulit Banjar Hibur Pengunjung Perpusda

Asam pauh dalima pauh, rama-rama batali banang. Ndiiiiiiih yaaaaaing. Ikam jauh aku jauh, sama-sama…

Rabu, 06 Desember 2017 12:05

Meriahnya Perayaan Baayun Maulid di Masjid Nurul Amilin

Ribuan manusia berjejal di Masjid Nurul Amilin, di Jalan Kelayan B Timur, Kelurahan Haur Kuning, Kecamatan…

Selasa, 05 Desember 2017 14:01

Masyarakat Lawan Pemburu Telur Penyu

Sejak dinyatakan sebagai salah satu hewan langka oleh pemerintah, penyu dan telurnya tak lagi diperjualbelikan.…

Selasa, 05 Desember 2017 11:49

Duel Berdarah Lagi di Kelayan, Begini Kronologisnya

BANJARMASIN - Dua orang pria dilarikan ke rumah sakit berbeda karena terlibat perkelahian menggunakan…

Sabtu, 02 Desember 2017 19:47

Naik Kapal Perang, Terjang Gelombang Dua Meter

Dengan kecepatan angin 15 sampai 30 knot, kapal perang yang kami tumpangi bertolak dari Dermaga Stagen,…

Jumat, 01 Desember 2017 15:06

Pukulan Telak Bagi Guru Daerah Terpencil

Tiga edisi laporan masyarakat Paminggir sudah diterbitkan. Tulisan ini ibarat catatan kaki. Menyuarakan…

Kamis, 30 November 2017 15:20

ML Siang-Malam, Iwak Karing Bikin Hipertensi

JELANG AZAN ISYA, diawali lampu yang berkedap-kedip, listrik mendadak padam. Tanpa dikomando, para guru…

Rabu, 29 November 2017 13:44

Bekantan dan Kerbau Rawa Terancam Tergusur

Bekantan liar hidup bebas di Paminggir. Habitat monyet hidung panjang kebanggaan Kalsel ini bukti bahwa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .