MANAGED BY:
SENIN
11 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

HUKUM & PERISTIWA

Kamis, 03 Agustus 2017 16:34
Ya Ampun.. Gara-gara Status Facebook, Kades Cantik ini Dipolisikan
Kades Sungup, Aisyah (foto: facebook)

PROKAL.CO, KOTABARU - Ini peringatan bagi Anda yang suka posting sesuatu di media sosial. Kades Desa Sungup Kecamatan Pulau Laut Tengah, Aisyah, dilaporkan seorang pengusaha gara-gara status facebooknya. Kasus ini sendiri masih dalam pengusutan Polres Kotabaru.

Kok bisa?

Kasat Reskrim Polres Kotabaru AKP Suria Miftah Irawan menceritakan kronologi kasus ini kepada Radar Banjarmasin, Selasa (2/8) sore kemarin. Dia mengatakan awalnya pada tanggal 6 Juli 2017 tadi, Aisyah mengunggah status di facebook. Tulisannya, "Masyarakat jangan takut tanah siapa aja yg di dorong (baca: digusur) habib hasan lapor desa kita selesaikan jangan takut ancaman langsung dijual".

Status itu kemudian sampai informasinya kepada orang yang bernama Habib Hasan. Dia adalah seorang pengusaha yang tinggal di Kecamatan Pulau Laut Utara, di Desa Sungai Taib sekitar enam kilometer dari pusat kota. Melalui Humasnya, dia pun mengadukan postingan Aisyah itu di layanan pengaduan Polres Kotabaru.

Pada keesokan harinya, petugas Krimsus Polres Kotabaru langsung melakukan penyelidikan ke lapangan. Dan kemudian, polisi melihat indikasi pelanggaran pidana yang dilakukan oleh Aisyah. Pidana yang diduga dilakukan termuat dalam Pasal 27 ayat (3) jo. Pasal 45 ayat (1) UU No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (“UU ITE”).

Senin (1/8) tadi, Polres Kotabaru akhirnya melakukan gelar perkara. Kasus ini akhirnya ditingkatkan ke tahap penyidikan. Aisyah dan Habib Hasan sama-sama dimintai keterangan oleh penyidik.

Kepada awak media, Habib Hasan, mengaku sempat marah besar dengan status Aisyah. Dia mengatakan dalam menjalankan usaha selama ini tidak pernah melanggar hukum. "Dan ini saya dibilang mendorong atau menggusur tanah. Siapa tidak marah," cecarnya.

Bahkan Habib pun meminta wartawan memeriksa ke lapangan. "Cari saja di sana, adakah saya menggusur tanah warga? Kalau membeli iya. Saya membeli tanah mereka. Mana berani saya menggusur," tekannya.

Dia sendiri tidak mengerti mengapa Aisyah menulis di facebook tentang hal itu. "Sampai sekarang saya tidak mengerti," tambahnya.

Aisyah sendiri disebutkan telah mendatangi Habib ke rumah dan meminta maaf. Namun, Habib menegaskan itu persoalan pribadi manusia. "Soal memaafkan ya itu biarlah antara pribadi saya dan dia. Tapi hukum karena sudah berjalan begini, ya kita hormati saja prosesnya," tandasnya.

Dari penelusuran Radar Banjarmasin, postingan Aisyah di akun facebooknya Aisyah Aisyaharab pada tanggal 6 Juli sudah dihapus. Hanya ada beberapa postingan tentang kegiatan di desa.

Sayang saat awak media mencoba meminta keterangannya, di sambungan telepon sore kemarin, Aisyah tak ingin berkomentar.

Sekadar diketahui, Desa Sungup Kecamatan Pulau Laut Tengah termasuk kawasan yang potensial karena ada perkebunan kelapa sawit dan tambang pasir Galian C.

Habib Hasan sendiri dikenal sebagai salah satu pengusaha yang bergelut di berbagai bidang usaha. Mulai dari perkebunan kelapa sawit, tambang pasir sampai pengerjaan konstruksi. Habib Hasan dikenal sebagai pengusaha yang memiliki banyak lahan, utamanya di Pulau Laut Tengah. (zal/yn/ran)


BACA JUGA

Sabtu, 09 Desember 2017 16:12

Akhirnya, Iray Kasfy Divonis Hakim

MARTAPURA – Majelis Hakim Pengadilan Negeri Martapura menjatuhkan kurungan badan selama 4 tahun…

Sabtu, 09 Desember 2017 16:05

Kapal Kargo Tenggelam di Sungai Barito, Ternyata ini Sebabnya

BANJARMASIN - Kapal MV KENEUKAI, pengangkut semen Cons, mengalami musibah di perairan Sungai Barito,…

Sabtu, 09 Desember 2017 14:47

Ini Penyebab Kebakaran di Kuin Utara

BANJARMASIN - Enam buah rumah luluh lantak di Jalan Kuin Utara RT 10,  Banjarmasin Utara, akibat…

Sabtu, 09 Desember 2017 14:43

Kebakaran di Kandangan, Seorang Nenek Tewas Terpanggang

KANDANGAN – Disaat kebanyakan orang sedang beristirahat, Jumat (8/12) dini hari lalu,  warga…

Jumat, 08 Desember 2017 18:47

Rp10 Juta untuk Pelicin Fasilitasi

BANJARMASIN – Kasus suap PDAM Bandarmasih yang melibatkan mantan Dirut PDAM Muslih dan Manajer…

Jumat, 08 Desember 2017 18:29

Ayah Perkosa Anak Kandung di Paringin Dituntut 15 Tahun Penjara

PARINGIN – Kisah seorang ayah yang memperkosa anak kandungnya yang masih gadis, memasuki babak…

Jumat, 08 Desember 2017 14:26

Trik Satpol PP Banjarbaru Cegah PSK Pembatuan Beroperasi Kembali

Selain membuka pos pengawasan di Pembatuan dan Batubesi, anggota gabungan terdiri dari Satpol PP Banjarbaru,…

Kamis, 07 Desember 2017 15:10

Pesta Lem, Empat Remaja Kelayan Diamankan

BANJARMASIN - Empat orang remaja tertangkap tangan sedang berpesta lem Fox dan minuman keras oplosan…

Kamis, 07 Desember 2017 15:08

Heboh! Pria Paruh Baya Gantung Diri di Belitung Darat

BANJARMASN -Warga Jalan Belitung Darat Gang Swadaya RT 9, Kelurahan Belitung Utara,  Banjarmasin…

Rabu, 06 Desember 2017 14:27

Wakil Walikota akan Bersaksi di Sidang Lanjutan Kasus Suap PDAM

BANJARMASIN – Sidang lanjutan kasus suap PDAM Bandarmasih dengan terdakwa Muslih dan Trensis di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .