MANAGED BY:
MINGGU
18 FEBRUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

HUKUM & PERISTIWA

Kamis, 03 Agustus 2017 16:34
Ya Ampun.. Gara-gara Status Facebook, Kades Cantik ini Dipolisikan
Kades Sungup, Aisyah (foto: facebook)

PROKAL.CO, KOTABARU - Ini peringatan bagi Anda yang suka posting sesuatu di media sosial. Kades Desa Sungup Kecamatan Pulau Laut Tengah, Aisyah, dilaporkan seorang pengusaha gara-gara status facebooknya. Kasus ini sendiri masih dalam pengusutan Polres Kotabaru.

Kok bisa?

Kasat Reskrim Polres Kotabaru AKP Suria Miftah Irawan menceritakan kronologi kasus ini kepada Radar Banjarmasin, Selasa (2/8) sore kemarin. Dia mengatakan awalnya pada tanggal 6 Juli 2017 tadi, Aisyah mengunggah status di facebook. Tulisannya, "Masyarakat jangan takut tanah siapa aja yg di dorong (baca: digusur) habib hasan lapor desa kita selesaikan jangan takut ancaman langsung dijual".

Status itu kemudian sampai informasinya kepada orang yang bernama Habib Hasan. Dia adalah seorang pengusaha yang tinggal di Kecamatan Pulau Laut Utara, di Desa Sungai Taib sekitar enam kilometer dari pusat kota. Melalui Humasnya, dia pun mengadukan postingan Aisyah itu di layanan pengaduan Polres Kotabaru.

Pada keesokan harinya, petugas Krimsus Polres Kotabaru langsung melakukan penyelidikan ke lapangan. Dan kemudian, polisi melihat indikasi pelanggaran pidana yang dilakukan oleh Aisyah. Pidana yang diduga dilakukan termuat dalam Pasal 27 ayat (3) jo. Pasal 45 ayat (1) UU No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (“UU ITE”).

Senin (1/8) tadi, Polres Kotabaru akhirnya melakukan gelar perkara. Kasus ini akhirnya ditingkatkan ke tahap penyidikan. Aisyah dan Habib Hasan sama-sama dimintai keterangan oleh penyidik.

Kepada awak media, Habib Hasan, mengaku sempat marah besar dengan status Aisyah. Dia mengatakan dalam menjalankan usaha selama ini tidak pernah melanggar hukum. "Dan ini saya dibilang mendorong atau menggusur tanah. Siapa tidak marah," cecarnya.

Bahkan Habib pun meminta wartawan memeriksa ke lapangan. "Cari saja di sana, adakah saya menggusur tanah warga? Kalau membeli iya. Saya membeli tanah mereka. Mana berani saya menggusur," tekannya.

Dia sendiri tidak mengerti mengapa Aisyah menulis di facebook tentang hal itu. "Sampai sekarang saya tidak mengerti," tambahnya.

Aisyah sendiri disebutkan telah mendatangi Habib ke rumah dan meminta maaf. Namun, Habib menegaskan itu persoalan pribadi manusia. "Soal memaafkan ya itu biarlah antara pribadi saya dan dia. Tapi hukum karena sudah berjalan begini, ya kita hormati saja prosesnya," tandasnya.

Dari penelusuran Radar Banjarmasin, postingan Aisyah di akun facebooknya Aisyah Aisyaharab pada tanggal 6 Juli sudah dihapus. Hanya ada beberapa postingan tentang kegiatan di desa.

Sayang saat awak media mencoba meminta keterangannya, di sambungan telepon sore kemarin, Aisyah tak ingin berkomentar.

Sekadar diketahui, Desa Sungup Kecamatan Pulau Laut Tengah termasuk kawasan yang potensial karena ada perkebunan kelapa sawit dan tambang pasir Galian C.

Habib Hasan sendiri dikenal sebagai salah satu pengusaha yang bergelut di berbagai bidang usaha. Mulai dari perkebunan kelapa sawit, tambang pasir sampai pengerjaan konstruksi. Habib Hasan dikenal sebagai pengusaha yang memiliki banyak lahan, utamanya di Pulau Laut Tengah. (zal/yn/ran)


BACA JUGA

Minggu, 18 Februari 2018 00:48

Kapok! Pemko Banjarbaru Laporkan Pria Hidung Belang ke Istrinya

BANJARBARU - Permasalahan praktik prostitusi di Banjarbaru tak ada habisnya. Meski Lokalisasi Pembatuan…

Sabtu, 17 Februari 2018 18:00

HEBOH! Aktivis Kotabaru Diserang, Pelaku Diduga Sudah Lama Mengintai

KOTABARU – Warga Pulau Laut, Kabupaten Kotabaru, mendadak geger, Jumat (16/2) pagi. Aktivis terkenal…

Sabtu, 17 Februari 2018 08:37

GEGER..! Mayat Pria Mengapung Ditemukan di Sungai Anyar

TANJUNG - Pria berjaket hitam dan celana panjang hitam ditemukan meninggal dunia karena tenggelam…

Jumat, 16 Februari 2018 17:04

Mayat Pria Tenggelam di Benua Lawas Tabalong

TANJUNG - Pria berjaket dan celana panjang hitam ditemukan mengambang tak bernyawa di sungai di…

Jumat, 16 Februari 2018 15:07

Wadoh..!! 13 Remaja Kepergok Ngelem di Kawasan KS Tubun

BANJARMASIN - Enam belas orang remaja tanggung diamankan Polsek Banjarmasin Selatan. Tertua berusia…

Jumat, 16 Februari 2018 10:57

Kapal Tenggelam di Laut Batakan, Begini Nasib ABKnya

PELAIHARI - Sepuluh anak buah kapal (ABK) Tug Boat (TB) Blue Fish selamat, setelah kapal yang ditumpangi…

Jumat, 16 Februari 2018 10:26

Ditransfer ke PT BSF, Uang Seratus Juta Milik Ibu Haida Hangus Seketika

BANJARMASIN - Noor Haida dengan wajah tegang memasuki halaman Ditkrimsus Polda Kalsel.  Ditemani…

Kamis, 15 Februari 2018 15:05

Dua Hari, Dua Kasus Penjambretan di Banjarbaru, Satu Meninggal Dunia

BANJARBARU - Ini menjadi peringatan bagi masyarakat agar berhati-hati saat membawa barang berharga ketika…

Kamis, 15 Februari 2018 13:02

Dua Pejabatnya Jadi Tersangka, Pemko Kukuh Nyatakan Bukan Korupsi

BANJARMASIN - Dua pejabat pemko ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi terkait proyek Terminal…

Kamis, 15 Februari 2018 12:37

Empat Pengedar Sabu Barabai Diringkus

BARABAI - Narkoba sudah merasuki berbagai lini masyarakat. Bahkan seorang ibu rumah tangga sekalipun.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .