MANAGED BY:
SABTU
23 JUNI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Kamis, 03 Agustus 2017 16:34
Ya Ampun.. Gara-gara Status Facebook, Kades Cantik ini Dipolisikan
Kades Sungup, Aisyah (foto: facebook)

PROKAL.CO, KOTABARU - Ini peringatan bagi Anda yang suka posting sesuatu di media sosial. Kades Desa Sungup Kecamatan Pulau Laut Tengah, Aisyah, dilaporkan seorang pengusaha gara-gara status facebooknya. Kasus ini sendiri masih dalam pengusutan Polres Kotabaru.

Kok bisa?

Kasat Reskrim Polres Kotabaru AKP Suria Miftah Irawan menceritakan kronologi kasus ini kepada Radar Banjarmasin, Selasa (2/8) sore kemarin. Dia mengatakan awalnya pada tanggal 6 Juli 2017 tadi, Aisyah mengunggah status di facebook. Tulisannya, "Masyarakat jangan takut tanah siapa aja yg di dorong (baca: digusur) habib hasan lapor desa kita selesaikan jangan takut ancaman langsung dijual".

Status itu kemudian sampai informasinya kepada orang yang bernama Habib Hasan. Dia adalah seorang pengusaha yang tinggal di Kecamatan Pulau Laut Utara, di Desa Sungai Taib sekitar enam kilometer dari pusat kota. Melalui Humasnya, dia pun mengadukan postingan Aisyah itu di layanan pengaduan Polres Kotabaru.

Pada keesokan harinya, petugas Krimsus Polres Kotabaru langsung melakukan penyelidikan ke lapangan. Dan kemudian, polisi melihat indikasi pelanggaran pidana yang dilakukan oleh Aisyah. Pidana yang diduga dilakukan termuat dalam Pasal 27 ayat (3) jo. Pasal 45 ayat (1) UU No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (“UU ITE”).

Senin (1/8) tadi, Polres Kotabaru akhirnya melakukan gelar perkara. Kasus ini akhirnya ditingkatkan ke tahap penyidikan. Aisyah dan Habib Hasan sama-sama dimintai keterangan oleh penyidik.

Kepada awak media, Habib Hasan, mengaku sempat marah besar dengan status Aisyah. Dia mengatakan dalam menjalankan usaha selama ini tidak pernah melanggar hukum. "Dan ini saya dibilang mendorong atau menggusur tanah. Siapa tidak marah," cecarnya.

Bahkan Habib pun meminta wartawan memeriksa ke lapangan. "Cari saja di sana, adakah saya menggusur tanah warga? Kalau membeli iya. Saya membeli tanah mereka. Mana berani saya menggusur," tekannya.

Dia sendiri tidak mengerti mengapa Aisyah menulis di facebook tentang hal itu. "Sampai sekarang saya tidak mengerti," tambahnya.

Aisyah sendiri disebutkan telah mendatangi Habib ke rumah dan meminta maaf. Namun, Habib menegaskan itu persoalan pribadi manusia. "Soal memaafkan ya itu biarlah antara pribadi saya dan dia. Tapi hukum karena sudah berjalan begini, ya kita hormati saja prosesnya," tandasnya.

Dari penelusuran Radar Banjarmasin, postingan Aisyah di akun facebooknya Aisyah Aisyaharab pada tanggal 6 Juli sudah dihapus. Hanya ada beberapa postingan tentang kegiatan di desa.

Sayang saat awak media mencoba meminta keterangannya, di sambungan telepon sore kemarin, Aisyah tak ingin berkomentar.

Sekadar diketahui, Desa Sungup Kecamatan Pulau Laut Tengah termasuk kawasan yang potensial karena ada perkebunan kelapa sawit dan tambang pasir Galian C.

Habib Hasan sendiri dikenal sebagai salah satu pengusaha yang bergelut di berbagai bidang usaha. Mulai dari perkebunan kelapa sawit, tambang pasir sampai pengerjaan konstruksi. Habib Hasan dikenal sebagai pengusaha yang memiliki banyak lahan, utamanya di Pulau Laut Tengah. (zal/yn/ran)


BACA JUGA

Jumat, 22 Juni 2018 11:15

Udin Tak Berdaya saat Polisi Temukan Sabu Dirumahnya

BANJARMASIN - Jajaran Subdit III Ditresnarkoba Polda Kalsel berhasil menciduk seorang pengedar sabu-sabu…

Jumat, 22 Juni 2018 11:08

Tak Cuma Rampas HP, Pemiliknya Ikut Digoyang Pelaku ke Semak-semak

BANJARMASIN - Handphone diembat,  pemiliknya digoyang. Itu yang terjadi menimpa belia berusia 15…

Kamis, 21 Juni 2018 16:18

Mayat Mengapung di Sungai Miai Itu Warga Gang Purnama

BANJARMASIN - Sesosok tubuh manusia yang ditemukan mengapung di Sungai Miai Kelurahan Antasan Banjarmasin…

Kamis, 21 Juni 2018 14:26

Banjarmasin Tengah dan Utara Paling Rawan Terjadi Kebakaran, ini Sebabnya

BANJARMASIN - Kota ini memang terbebas dari ancaman bencana gempa bumi atau tsunami. Tapi bencana kebakaran…

Kamis, 21 Juni 2018 13:29

Ditolong Warga karena Jatuh dari Motor, Eh Ternyata Jambret

BANJARMASIN – Semula warga mau menolong Muhamad Matholil alias Sodik karena dikira mengalami kecelakaan,…

Kamis, 21 Juni 2018 12:37

Pamit Kerumah Tante, SA Malah 'Digenjot' Pacar di Rumah Kosong

AMUNTAI - Kembali predator anak diamankan jajaran Reksrim Polsek Danau Panggang di Kabupaten Hulu Sungai…

Rabu, 20 Juni 2018 15:31

Korban Tempat Wisata Bertambah, Kali ini di Loksado dan Pantai Pagatan

KANDANGAN – Jumlah mereka yang mengalami celaka di lokasi wisata bertambah lagi. Kali ini menimpa…

Rabu, 20 Juni 2018 13:07

Tak Bisa Berenang, Warga Kaltim Tenggelam di Pantai Pagatan

BATULICIN - Untuk kesekian kalinya, Pantai Pagatan di Kecamatan Kusan Hilir,  Kabupaten Tanah Bumbu…

Selasa, 19 Juni 2018 14:30

Ungkap Kematian Wartawan di Sel, Kapolda: Kami Akan Bongkar Kuburannya

BANJARMASIN – Misteri masih membayangi Kematian Muhammad Yusuf. Wartawan salah satu media online…

Selasa, 19 Juni 2018 09:16
Breaking News

Braakk..! Mobil Polisi Hantam Tiang Listrik

BANJARMASIN - Pengendara Jalan Gatot Subroto,  dibuat heboh. Penyebabnya mobil bermerek Nissan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .