MANAGED BY:
SELASA
19 JUNI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BISNIS

Sabtu, 05 Agustus 2017 18:13
Langka, Tabung Gas 3 Kg Tembus Rp27 Ribu

Rutin Kosong Tiap Agustus

KOSONG: Ian, pengecer di Kelurahan Kemuning memajang pengumuman gas kosong di depan warungnya. Sudah sepekan terakhir ia tak kebagian jatah tabung melon tersebut.

PROKAL.CO, BANJARBARU - Bosan diteror pembeli, Ian memutuskan memajang pengumuman. Karton sisa kardus air mineral ia tulisi 'Gas Kosong' dengan spidol merah. Dipajang di depan warungnya di Jalan Hidayah RT 02 Kelurahan Kemuning.

"Dari bangun tidur hingga siang ini, tak putus-putus orang datang nyari gas. Andai saya punya 50 tabung, pasti sudah ludes," ujarnya, kemarin (4/8) kepada Radar Banjarmasin.

Sudah 10 hari terakhir Ian tak kebagian pasokan tabung gas tiga kilogram. Terakhir kali, ia memperoleh seharga Rp22 ribu per tabung lalu dijual lagi Rp24 ribu.

Mahal karena tabung itu memang sudah berpindah ke beberapa tangan pengecer. Sebab, jika mencari ke pangkalan atau SPBU, Ian terpaksa gigit jari karena begitu di-drop langsung ludes.

Dalam kondisi normal, ia menerima tabung Rp18 ribu per tabung dari pangkalan untuk dijual lagi seharga Rp19 ribu. "Saya sudah lima tahun jualan elpiji. Jadi hafal, tiap bulan delapan pasti langka. Aneh juga," imbuh pria 32 tahun tersebut.

Kondisi serupa juga dialami Faisal, pengecer di Jalan Trikora RT 33 Kelurahan Sungai Besar. Sudah sepekan ia tak kebagian jatah. "Orang pangkalan pas ditanya, katanya memang sedang langka. Tidak ada penjelasan yang memuaskan," ujarnya.

Ia biasanya menjual tabung melon ke warga sekitar yang memang sudah dikenalnya. Dari pertemanan sesama pedagang, dibanding daerah lain di Kalsel, Faisal menyebut Banjarbaru terbilang langganan mengalami kelangkaan elpiji.

"Dalam setengah tahun, bisa dua-tiga kali terjadi kelangkaan seperti ini," tukasnya. Ia berharap pemerintah turun tangan. "Banjarmasin atau Hulu Sungai saja tidak sesering ini mengalami kelangkaan," pungkasnya.

Sementara itu, Dian, warga Sungai Ulin, mengaku harus berputar-putar dari satu warung ke warung lain untuk mencari tabung gas. "Ketemu di simpang empat, tapi harganya sudah mencapai Rp27 ribu. Itu pun tersisa satu tabung," kisahnya.

Meski mahal, ia tak memiliki pilihan, ketimbang dapurnya nganggur ia tetap membelinya. Tembus Rp27 ribu karena pengecer pun mendapatkannya Rp25 ribu. Angka-angka ini jelas sudah melampaui HET (Harga Eceran Tertinggi) yang ditetapkan pemerintah bersama Pertamina.

Lalu, bagaimana dengan kondisi di pangkalan? Di pangkalan RT 02 Kelurahan Guntung Paikat, pengiriman tabung gas tiga kilogram tidak mengalami gangguan. Rutin datang setiap Jumat dengan jatah yang sama tanpa pengurangan.

"Jadi masalahnya bukan pada penjatahan atau pengiriman, tapi karena pembelinya yang semakin banyak. Makin cepat ludes," jelas Aida, pemilik pangkalan. Namun, diakuinya beberapa kali sempat terjadi kekosongan. Tapi tak lama, biasanya satu-dua hari menjelang jadwal pengiriman.

Aida mendapat jatah 560 tabung per pekan. Dijual Rp18 ribu per tabung. Biasanya ia jual ke rumah tangga atau kaki lima. Untuk pengecer, ia mengaku menerapkan penjatahan secara ketat. "Karena Pertamina punya aturan main juga, saya tak berani bermain," pungkasnya.

Sementara itu, dalam upaya konfirmasi ke Kepala Dinas Perdagangan Banjarbaru Muhammad Fauzie, hingga berita ini ditulis belum ada jawaban. (fud)


BACA JUGA

Rabu, 06 Juni 2018 13:30

Curhatan Driver Taksi Online: Ramadan Sepi Orderan, Pilih Jalan di Malam Hari

Selama Ramadan, berbagai usaha di bidang barang dan jasa banyak yang mengalami pe ningkatan. Namun,…

Sabtu, 02 Juni 2018 11:23

Berdagang Parsel, Bisnis Menjanjikan Jelang Lebaran

BANJARMASIN – Aneka tradisi mengiringi jelang Lebaran. Salah satunya adalah tradisi memberikan…

Sabtu, 02 Juni 2018 11:00

Pedagang Kembang Api Panen Rezeki di Bulan Ramadan

BANJARMASIN – Mercon dan kembang api sangat diminati pada bulan Ramadan. Makin ramai dan meriah…

Selasa, 29 Mei 2018 10:12

Lebaran Dua Pekan Lagi, Omzet Pedagang Pakaian Naik

BANJARMASIN - Lebaran masih dua pekan lebih, namun para pedagang pakaian sudah mulai menggeliat. Karena…

Kamis, 24 Mei 2018 13:16

Ekspor Batu Bara Kalsel Turun

BANJARMASIN - Nilai ekspor melalui pelabuhan di Kalsel pada April tadi mencapai 718,89 juta US dolar…

Rabu, 23 Mei 2018 15:32

Untuk Ramadan dan Lebaran, BI Siapkan Rp3,6 T Uang Baru

BANJARMASIN - Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Kalsel menyiapkan uang baru sebanyak Rp3,6 triliun…

Kamis, 17 Mei 2018 12:14

Harga Ayam Beserta Telurnya Ikutan Naik

BANJARMASIN - Sehari menjelang Ramadan, kemarin (16/5) pagi, Pemko Banjarmasin menggelar inspeksi mendadak.…

Minggu, 13 Mei 2018 06:08

Telur Ayam di Banjarbaru Mulai Naik

BANJARBARU - Harga telur ayam ras di Martapura mulai mengalami kenaikan cukup signifikan. Seiring…

Selasa, 08 Mei 2018 16:34
Berita Tabalong

MURAH..! Harga Tiket Pesawat Tabalong - Jakarta Hanya Rp1.670.000

TANJUNG - Akhirnya Bandara Warukin di Kabupaten Tabalong kembali beroperasi, Senin (7/5). Harga tiket…

Selasa, 08 Mei 2018 15:08

Stok Sembako Aman Jelang Hari Raya

BANJARMASIN - Ramadan tidak lama lagi. Jelang puasa harga bahan pokok mulai mengalami kenaikan. Untuk…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .