MANAGED BY:
SENIN
11 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BANUA

Senin, 07 Agustus 2017 11:21
Tak Ada Biaya Lagi, Maulana Terpaksa Dipulangkan
KUNJUNGAN: Ketua Komisi IV mengunjungi Maulana, bayi penderita sakit bengkat pada bagian perut, Sabtu (5/8) sore.

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Berawal dari badannya yang berwarna kuning hingga bagian mata, Ahmad Maulana terpaksa harus dirawat di rumah sakit. Namun karena tidak adanya biaya, akhirnya bayi tersebut dibawa pulang ke rumah neneknya di Jalan Ternate, RT 18 Banjarmasin.

Ibu Maulana, Siti Sarinah, mengatakan sebelumnya anaknya sempat dirawat di rumah sakit Pangkalan Bun Kalimantan Tengah. Kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin selama tiga hari.

Namun, karena tidak punya BPJS karena identitas kependudukan dirinya dan suaminya bukan domisili Banjarmasin akhirnya Siti hanya mampu merawat anaknya selama tiga hari.

Siti terpaksa mengikuti perawatan dengan tipe umum di RSUD Ulin tersebut dan mengeluarkan banyak biaya. “Satu hari di IGD dan dua hari di ruang ICU. Tapi mau tidak mau harus dibawa pulang karena nggak sanggup biaya,” bebernya.

Selama tiga hari dirawat di RSUD Ulin sudah menghabiskan uang Rp7,2 juta. Setelah dibawa pulang ke rumah, kondisi Maulana lebih parah dari sebelumnya.

Perut bayi semakin membengkak. Biru di sejumlah titik bekas suntikan di tangan anaknya juga belum pulih. Kini hanya mengandalkan pengobatan tradisional. Berbagai macam upaya lainnya juga dilakukan perempuan yang berdomisi di Nangabulik, Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah tersebut.

Selama tiga hari terakhir, dikatakan Siti, anaknya sudah tidak mau meminum ASI secara langsung.

Supaya tidak kehausan, Siti memompa ASI miliknya dan diberikan ke Maulana menggunakan sendok. “Kalau malam merintih merasakan sakit yang dialami. Saya sebagai seorang ibu ikut merasakan apa yang dia rasa,” katanya.

Semenjak 17 hari lalu pulang dari rumah sakit, hanya sekali saja Maulana dimandikan. Siti khawatir anaknya kesakitan saat diangkat, karena mandi harus dipegang dan berdiri.

Maulana terpaksa hanya diseka menggunakan handuk basah. Maulana juga terpaksa tidak dipasangi popok karena terjadi pembesaran di bagian kelaminnya.

Kepala Bidang Pelayanan dan Sumberdaya Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Nazwa Adibah, mengatakan Dinkes Kota tidak bisa membantu banyak. Hal itu dikarenakan status domisili orangtua Maulana bukan dari Kalsel, melainkan Kalteng.

Terkecuali apabila rumah sakit sebelumnya memberikan rujukan ke RSUD Ulin, dan RSUD Ulin memberikan rujukan kembali. Menurut Nazwa, hal tersebut mungkin saja dikoordinasikan.

Namun berlandaskan kepedulian, Nazwa mengatakan bahwa pihak Puskesmas S Parman dan kelurahan sempat melakukan pengecekan terhadap kondisi bayi tersebut.

Pihaknya saat ini hanya bisa memberikan penyembuhan atau sentuhan secara mental kepada keluarga si bayi.

Ketua Komisi IV DPRD Kota Banjarmasin, Sri Nurnaningsih, berkunjung ke rumah nenek si bayi di Jalan Ternate, Banjarmasin, Sabtu (5/8) sore.

Bagi Sri, ini juga merupakan tantangan anggota dewan bagaimana caranya membantu warga yang awalnya berdomisi di Banjarmasin namun cabut berkas dan pindah ke Nangabulik, Lamandau, Kalimantan Tengah satu bulan lalu.

“Dalam konteks ini ketika ada pasien dengan kondisi yang bisa dibilang menderita maka ada keprihatinan yang muncul dari komisi IV. Senin kami akan koordinasi dengan Dinkes dan BPJS menanyakan apakah mereka bisa dibantu,” katanya.(eka/az/dye)


BACA JUGA

Senin, 11 Desember 2017 12:29

Hii Seremm..!! Kata Warga Pertokoan Citra Plaza Menakutkan

BANJARBARU - Pertokoan Citra Plaza, di Jalan Mistar Cokrokusumo, Kelurahan Sei Besar menuai keluhan…

Senin, 11 Desember 2017 12:08

Waduh, Berkas Calon Independen Tapin Tidak Memenuhi Syarat

RANTAU – Setelah dilakukan verifikasi selama delapan hari oleh KPUD Tapin, berkas dukungan dari…

Senin, 11 Desember 2017 11:29

Dicari Terbaik dari yang Terbaik di Banjarbaru Go Green and Clean 2017

BANJARBARU – Program Banjarbaru Go Green and Clean tahun ini memasuki tahun ke-6, setelah pertama…

Senin, 11 Desember 2017 11:08

Selamat, Nadjmi Raih Penghargaan Menteri LHK

BANJARBARU - Hasil yang membanggakan ditorehkan Walikota Banjarbaru Nadjmi Adhani. Orang nomor satu…

Senin, 11 Desember 2017 10:56

Ajak Ulama Bahas Persoalan Tanbu

BATULICIN - Bupati Tanah Bumbu Mardani H Maming hadir dalam acara sarasehan bersama ulama se-Kabupaten…

Senin, 11 Desember 2017 10:56

Bentuk Destana Karhutla

BATULICIN - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mengakibatkan kerugian yang besar, baik dari segi ekonomi,…

Senin, 11 Desember 2017 10:55

Putus Rantai Kemiskinan

BATULICIN - Guna meningkatkan kesamaan gerak dan langkah dalam rangka pelaksanaan Program Keluarga Harapan…

Senin, 11 Desember 2017 10:50

Guru Harus Memiliki Kompetensi

MARABAHAN - Anak Berkebutuhan Khusus (Children With Special Needs) membutuhkan penanganan khusus yang…

Sabtu, 09 Desember 2017 15:56

TNI AU Sediakan 150 Beasiswa Untuk Belajar di SMA Pradita Dirgantara

BANJARBARU - Komandan Pangkalan Udara Sjamsudin Noor Letkol Pnb Abdul Haris mengundang pelajar terbaik…

Sabtu, 09 Desember 2017 15:52

Tanbu Juara Lomba Dayung Perahu Naga

BATULICIN - Tanah Bumbu berhasil menjadi juara Lomba Dayung Perahu Naga (Dragon Boat Open Race)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .