MANAGED BY:
MINGGU
22 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BANUA

Senin, 07 Agustus 2017 11:21
Tak Ada Biaya Lagi, Maulana Terpaksa Dipulangkan
KUNJUNGAN: Ketua Komisi IV mengunjungi Maulana, bayi penderita sakit bengkat pada bagian perut, Sabtu (5/8) sore.

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Berawal dari badannya yang berwarna kuning hingga bagian mata, Ahmad Maulana terpaksa harus dirawat di rumah sakit. Namun karena tidak adanya biaya, akhirnya bayi tersebut dibawa pulang ke rumah neneknya di Jalan Ternate, RT 18 Banjarmasin.

Ibu Maulana, Siti Sarinah, mengatakan sebelumnya anaknya sempat dirawat di rumah sakit Pangkalan Bun Kalimantan Tengah. Kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin selama tiga hari.

Namun, karena tidak punya BPJS karena identitas kependudukan dirinya dan suaminya bukan domisili Banjarmasin akhirnya Siti hanya mampu merawat anaknya selama tiga hari.

Siti terpaksa mengikuti perawatan dengan tipe umum di RSUD Ulin tersebut dan mengeluarkan banyak biaya. “Satu hari di IGD dan dua hari di ruang ICU. Tapi mau tidak mau harus dibawa pulang karena nggak sanggup biaya,” bebernya.

Selama tiga hari dirawat di RSUD Ulin sudah menghabiskan uang Rp7,2 juta. Setelah dibawa pulang ke rumah, kondisi Maulana lebih parah dari sebelumnya.

Perut bayi semakin membengkak. Biru di sejumlah titik bekas suntikan di tangan anaknya juga belum pulih. Kini hanya mengandalkan pengobatan tradisional. Berbagai macam upaya lainnya juga dilakukan perempuan yang berdomisi di Nangabulik, Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah tersebut.

Selama tiga hari terakhir, dikatakan Siti, anaknya sudah tidak mau meminum ASI secara langsung.

Supaya tidak kehausan, Siti memompa ASI miliknya dan diberikan ke Maulana menggunakan sendok. “Kalau malam merintih merasakan sakit yang dialami. Saya sebagai seorang ibu ikut merasakan apa yang dia rasa,” katanya.

Semenjak 17 hari lalu pulang dari rumah sakit, hanya sekali saja Maulana dimandikan. Siti khawatir anaknya kesakitan saat diangkat, karena mandi harus dipegang dan berdiri.

Maulana terpaksa hanya diseka menggunakan handuk basah. Maulana juga terpaksa tidak dipasangi popok karena terjadi pembesaran di bagian kelaminnya.

Kepala Bidang Pelayanan dan Sumberdaya Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Nazwa Adibah, mengatakan Dinkes Kota tidak bisa membantu banyak. Hal itu dikarenakan status domisili orangtua Maulana bukan dari Kalsel, melainkan Kalteng.

Terkecuali apabila rumah sakit sebelumnya memberikan rujukan ke RSUD Ulin, dan RSUD Ulin memberikan rujukan kembali. Menurut Nazwa, hal tersebut mungkin saja dikoordinasikan.

Namun berlandaskan kepedulian, Nazwa mengatakan bahwa pihak Puskesmas S Parman dan kelurahan sempat melakukan pengecekan terhadap kondisi bayi tersebut.

Pihaknya saat ini hanya bisa memberikan penyembuhan atau sentuhan secara mental kepada keluarga si bayi.

Ketua Komisi IV DPRD Kota Banjarmasin, Sri Nurnaningsih, berkunjung ke rumah nenek si bayi di Jalan Ternate, Banjarmasin, Sabtu (5/8) sore.

Bagi Sri, ini juga merupakan tantangan anggota dewan bagaimana caranya membantu warga yang awalnya berdomisi di Banjarmasin namun cabut berkas dan pindah ke Nangabulik, Lamandau, Kalimantan Tengah satu bulan lalu.

“Dalam konteks ini ketika ada pasien dengan kondisi yang bisa dibilang menderita maka ada keprihatinan yang muncul dari komisi IV. Senin kami akan koordinasi dengan Dinkes dan BPJS menanyakan apakah mereka bisa dibantu,” katanya.(eka/az/dye)


BACA JUGA

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:38

Semarak, Aceh pun Ikuti Banjarbaru Creative Expo 

BANJARBARU – Banjarbaru Creative Expo 2017 meraih sambutan positif. Pemilik stan tak hanya Urang…

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:37

2 November, Terminal Tipe A Gambut Barakat Akan Beroperasi

BANJARMASIN – Plang rambu lalu lintas dengan tanda dilarang melintas bagi angkutan kota antarprovinsi…

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:30

Warga Minta Video Blokade Sekolah di IG Dihapus

MARTAPURA - Warga akhirnya ramai-ramai membongkar pagar yang memblokade akses jalan SMPN 4 Sungai Tabuk,…

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:20

Bedah Rumah Bagi Warga Miskin

BATULICIN - Pemkab Tanbu melalui Dinas Sosial memberikan bantuan berupa bedah rumah untuk warga kurang…

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:19

Sebanyak 50 Nelayan Dapat Rumah Gratis

BATULICIN - Sebanyak 50 Kepala Keluarga (KK) Nelayan Desa Sungai Cuka Kecamatan Satui akan mendapatkan…

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:18

Tim Penilai LSS Kalsel Kunjungi Tanbu

BATULICIN - Lomba Sekolah Sehat (LSS) tingkat Propinsi Kalsel tahun 2017 telah berjalan. Penilaian mengarah …

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:15

Kewalahan Urusi PJU di Banjarbaru, Swasta Akan Diizinkan Masuk

BANJARBARU - Yang terang hanya di pusat kota, selebihnya di pinggiran dan pelosok masih gelap. Belum…

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:04

PPP Masih Rahasiakan Balon di Pilkada Tabalong

BANJARMASIN – Di Kalimantan Selatan (Kalsel) ada empat kabupaten yang akan melaksanakan Pemilihan…

Sabtu, 21 Oktober 2017 12:56

Mantap, Polisi dan Linmas Bergabung Amankan Pilkada HSS

KANDANGAN – Semakin dekatnya pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) HSS 2018 nanti,…

Sabtu, 21 Oktober 2017 12:53

Cari Itik Luar untuk Pemurnian Bibit Itik Alabio

AMUNTAI – Itik Alabio yang sekarang banyak ditemukan di Kecamatan Sungai Pandan Kabupaten Hulu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .