MANAGED BY:
KAMIS
17 AGUSTUS
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BANUA

Senin, 07 Agustus 2017 11:21
Tak Ada Biaya Lagi, Maulana Terpaksa Dipulangkan
KUNJUNGAN: Ketua Komisi IV mengunjungi Maulana, bayi penderita sakit bengkat pada bagian perut, Sabtu (5/8) sore.

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Berawal dari badannya yang berwarna kuning hingga bagian mata, Ahmad Maulana terpaksa harus dirawat di rumah sakit. Namun karena tidak adanya biaya, akhirnya bayi tersebut dibawa pulang ke rumah neneknya di Jalan Ternate, RT 18 Banjarmasin.

Ibu Maulana, Siti Sarinah, mengatakan sebelumnya anaknya sempat dirawat di rumah sakit Pangkalan Bun Kalimantan Tengah. Kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin selama tiga hari.

Namun, karena tidak punya BPJS karena identitas kependudukan dirinya dan suaminya bukan domisili Banjarmasin akhirnya Siti hanya mampu merawat anaknya selama tiga hari.

Siti terpaksa mengikuti perawatan dengan tipe umum di RSUD Ulin tersebut dan mengeluarkan banyak biaya. “Satu hari di IGD dan dua hari di ruang ICU. Tapi mau tidak mau harus dibawa pulang karena nggak sanggup biaya,” bebernya.

Selama tiga hari dirawat di RSUD Ulin sudah menghabiskan uang Rp7,2 juta. Setelah dibawa pulang ke rumah, kondisi Maulana lebih parah dari sebelumnya.

Perut bayi semakin membengkak. Biru di sejumlah titik bekas suntikan di tangan anaknya juga belum pulih. Kini hanya mengandalkan pengobatan tradisional. Berbagai macam upaya lainnya juga dilakukan perempuan yang berdomisi di Nangabulik, Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah tersebut.

Selama tiga hari terakhir, dikatakan Siti, anaknya sudah tidak mau meminum ASI secara langsung.

Supaya tidak kehausan, Siti memompa ASI miliknya dan diberikan ke Maulana menggunakan sendok. “Kalau malam merintih merasakan sakit yang dialami. Saya sebagai seorang ibu ikut merasakan apa yang dia rasa,” katanya.

Semenjak 17 hari lalu pulang dari rumah sakit, hanya sekali saja Maulana dimandikan. Siti khawatir anaknya kesakitan saat diangkat, karena mandi harus dipegang dan berdiri.

Maulana terpaksa hanya diseka menggunakan handuk basah. Maulana juga terpaksa tidak dipasangi popok karena terjadi pembesaran di bagian kelaminnya.

Kepala Bidang Pelayanan dan Sumberdaya Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Nazwa Adibah, mengatakan Dinkes Kota tidak bisa membantu banyak. Hal itu dikarenakan status domisili orangtua Maulana bukan dari Kalsel, melainkan Kalteng.

Terkecuali apabila rumah sakit sebelumnya memberikan rujukan ke RSUD Ulin, dan RSUD Ulin memberikan rujukan kembali. Menurut Nazwa, hal tersebut mungkin saja dikoordinasikan.

Namun berlandaskan kepedulian, Nazwa mengatakan bahwa pihak Puskesmas S Parman dan kelurahan sempat melakukan pengecekan terhadap kondisi bayi tersebut.

Pihaknya saat ini hanya bisa memberikan penyembuhan atau sentuhan secara mental kepada keluarga si bayi.

Ketua Komisi IV DPRD Kota Banjarmasin, Sri Nurnaningsih, berkunjung ke rumah nenek si bayi di Jalan Ternate, Banjarmasin, Sabtu (5/8) sore.

Bagi Sri, ini juga merupakan tantangan anggota dewan bagaimana caranya membantu warga yang awalnya berdomisi di Banjarmasin namun cabut berkas dan pindah ke Nangabulik, Lamandau, Kalimantan Tengah satu bulan lalu.

“Dalam konteks ini ketika ada pasien dengan kondisi yang bisa dibilang menderita maka ada keprihatinan yang muncul dari komisi IV. Senin kami akan koordinasi dengan Dinkes dan BPJS menanyakan apakah mereka bisa dibantu,” katanya.(eka/az/dye)


BACA JUGA

Selasa, 15 Agustus 2017 17:01

PT Silo Sekarang Mulai Menggeliat, Warga Dibuat Sekarat

Lama tidak terdengar, nama PT SILO Group kembali ramai diperbincangkan. Perusahaan tambang raksasa ini…

Selasa, 15 Agustus 2017 16:57

Bakal Ada Landmark Baru Nih di Banjarmasin

BANJARMASIN - Banjarmasin bakal punya landmark baru lagi. Jika tidak ada aral, rancangan bangunan tugu…

Selasa, 15 Agustus 2017 16:22

Taman Maskot ini Sekarang jadi Taman Edukasi Lalin

BANJARMASIN - Taman Maskot milik Tim Penggerak Pembina Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kalsel yang terletak…

Selasa, 15 Agustus 2017 16:19

Lihat Nih.. Paman Birin Keluar Masuk Kampung Naik Trail

MARABAHAN – Perjalanan (touring) Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel), H Sahbirin Noor, dan rombongan…

Selasa, 15 Agustus 2017 15:08

Gerindra Tak Lakukan Mekanisme Penjaringan di Pilkada HSS

KANDANGAN – Berbeda dengan partai politik (Parpol) lain, Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra),…

Selasa, 15 Agustus 2017 15:01

Alhamdulillah, Akhirnya Kloter Banjarmasin Tiba di Mekkah

BANJARMASIN – Setelah sempat dikabarkan telantar saat menjelang keberangkatan menuju Mekkah akhirnya…

Selasa, 15 Agustus 2017 14:30

Waduh, Angkasa Pura Akan Dilaporkan ke Polda Kalsel

BANJARBARU - Proyek pengembangan Bandara Syamsudin Noor sedang berjalan. Namun, jangan dikira masalah…

Selasa, 15 Agustus 2017 14:07

WOW, Baru 4 Jam RS Idaman Sudah Diserbu 700 Pelamar

BANJARBARU - Baru empat jam dibuka, lowongan pegawai Rumah Sakit Idaman sudah diserbu 700 pelamar. Kemarin…

Selasa, 15 Agustus 2017 13:50

Dishub Juara Futsal Antar SKPD

BATULICIN - Dinas Perhubungan (Dishub) menjadi yang ‘terhebat’ di ajang Kejuaraan Futsal…

Selasa, 15 Agustus 2017 13:49

Bentuk Penghormatan Kepada Ulama

BATULICIN - Ribuan masyarakat di Kabupaten Tanah Bumbu menghadiri Haul Akbar Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .