MANAGED BY:
SENIN
18 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BANUA

Senin, 07 Agustus 2017 13:27
Tiga Cagar Budaya Dihapus, NU Kalsel Sesalkan Kebijakan Pemerintah
Makan Datu Abulung di Martapura.

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Dihapusnya tiga cagar budaya di Kalsel oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Prof Muhajir Effendy disesalkan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Kalsel. Ketiga cagar budaya tersebut adalah, makan Datu Abulung di Martapura, makam Datu Sanggul di Tapin dan makam Datu Tumpang Talu di Kandangan.

Ketua PWNU Kalsel HM Syarbani Haira mengatakan para Datu itu adalah tokoh-tokoh terhormat dalam penyebaran Islam di Kalsel, bahkan mereka adalah pejuang. “Mereka itu berani sekali, menolak dan melakukan perlawanan terhadap penjajah Belanda dulu. Jasa-jasa mereka sangat besar untuk negeri ini. Karena itu, makam mereka pantas masuk cagar budaya,” ujarnya secara khusus kepada Radar Banjarmasin kemarin.

Yang dia sayangkan, keluarnya kebijaan ini setelah bertahun-tahun makam tersebut masuk sebagai cagar budaya. “Kok baru sekarang malah dicabut. Apa karena terprovokasi faham di Arab Saudi, yang serta-merta memindahkan makam makam yang dihormati di jazirah Arab, seperti kawasan Kakbah, setelah mereka berkuasa?” tanyanya.

Jika alasan pencabutan status cagar budaya itu karena berubah desain dari bentuk asal itu sama sekali tidak relevan. Pasalnya, penghargaan terhadap tiga makam itu sebagai cagar budaya, bukan karena desainnya, melainkan karena ketokohannya. “Ini yang kami sesalkan dan pertanyakan,” imbuhnya.
Sejalan dengan itu, ia meminta kepada pemerintah provinsi Kalimantan Selatan, melalui gubernur dan DPRD Kalsel untuk menolak sikap Mendikbud itu. “Bagaimana pun, langkah Menteri ini cenderung merupakan penyepelean terhadap khazanah budaya Banua, yang selama ini kita sanjung dan hormati,” tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, tiga dari 42 cagar budaya dihapus oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Informasi itu diungkapkan Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalsel, Ahmad Subakti usai rapat kerja bersama di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalsel, Kamis (3/8) lalu.

Penghapusan itu, diakuinya, akan memunculkan permasalahan baru. Seiring dicabutnya anggaran untuk pemeliharaan, petugas yang menjaga makam kini tidak lagi mendapat insentif dari pemerintah pusat. “Penghapusan itu karena rancang bangun makam tersebut sudah diubah dari aslinya,” kata Subakti. (mof/ay/ran)


BACA JUGA

Senin, 18 Desember 2017 15:00

Sahbirin Bawa Keluarga Balanting Paring Susuri Sungai Amandit

KANDANGAN – Gubernur Kalsel Sahbirin Noor mengajak keluarganya menyusuri Sungai Amandit di Loksado,…

Senin, 18 Desember 2017 14:52

MANTAP..!! Sehari, Listrik Padam Tujuh Kali

BANJARBARU - Permasalahan jaringan listrik di Banua tak ada habisnya. Minggu (17/12) kemarin misalnya,…

Senin, 18 Desember 2017 14:46

Dana Desa 2018 untuk Kalsel Akan Dipangkas

BANJARBARU - Jika tahun sebelumnya Kalimantan Selatan mendapat Rp1,4 triliun untuk pengembangan desa,…

Senin, 18 Desember 2017 14:43

Kerbau Rawa HSU Terancam Punah

AMUNTAI – Peternak hadangan atau kerbau rawa di Kecamatan Paminggir sedang risau. Puluhan hewan…

Senin, 18 Desember 2017 14:37

Ini Dia Taman Kedelapan Milik Kota Idaman

BANJARBARU - Kota Banjarbaru punya satu taman baru lagi, dilengkapi dengan peralatan fitnes. Taman itu…

Senin, 18 Desember 2017 14:36

HEBOH! Mobil Terobos Pagar Bandara, ini Pengakuan Sopir

BANJARBARU - Pagar besi Bandara Syamsudin Noor lagi-lagi jadi sasaran kecelakaan lalu lintas. Satu unit…

Senin, 18 Desember 2017 11:01

Walikota Banjarmasin Inginkan JPO di Flyover

BANJARMASIN - Terlepas dari kontroversi jembatan kaca, rupanya masih ada jembatan penyeberangan pejalan…

Senin, 18 Desember 2017 10:52

SPBU: Pasokan Premium Memang Tidak Bisa Ditambah

BANJARMASIN - Sesekali, antrean mengular di SPBU masih jadi pemandangan khas di Banjarmasin. Jelang…

Senin, 18 Desember 2017 10:44

Kontrak Habis, PKL Baiman Harus Bayar Sewa Lahan Sendiri

BANJARMASIN - Sejak 25 Januari 2018, masa penyewaan lahan Kuliner Baiman berakhir. Karena masalah anggaran…

Senin, 18 Desember 2017 10:09

BPK Serahkan LHP Kinerja

MARABAHAN – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia Perwakilan Kalimantan Selatan (Kalsel)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .