MANAGED BY:
SENIN
21 AGUSTUS
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BANUA

Senin, 07 Agustus 2017 13:27
Tiga Cagar Budaya Dihapus, NU Kalsel Sesalkan Kebijakan Pemerintah
Makan Datu Abulung di Martapura.

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Dihapusnya tiga cagar budaya di Kalsel oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Prof Muhajir Effendy disesalkan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Kalsel. Ketiga cagar budaya tersebut adalah, makan Datu Abulung di Martapura, makam Datu Sanggul di Tapin dan makam Datu Tumpang Talu di Kandangan.

Ketua PWNU Kalsel HM Syarbani Haira mengatakan para Datu itu adalah tokoh-tokoh terhormat dalam penyebaran Islam di Kalsel, bahkan mereka adalah pejuang. “Mereka itu berani sekali, menolak dan melakukan perlawanan terhadap penjajah Belanda dulu. Jasa-jasa mereka sangat besar untuk negeri ini. Karena itu, makam mereka pantas masuk cagar budaya,” ujarnya secara khusus kepada Radar Banjarmasin kemarin.

Yang dia sayangkan, keluarnya kebijaan ini setelah bertahun-tahun makam tersebut masuk sebagai cagar budaya. “Kok baru sekarang malah dicabut. Apa karena terprovokasi faham di Arab Saudi, yang serta-merta memindahkan makam makam yang dihormati di jazirah Arab, seperti kawasan Kakbah, setelah mereka berkuasa?” tanyanya.

Jika alasan pencabutan status cagar budaya itu karena berubah desain dari bentuk asal itu sama sekali tidak relevan. Pasalnya, penghargaan terhadap tiga makam itu sebagai cagar budaya, bukan karena desainnya, melainkan karena ketokohannya. “Ini yang kami sesalkan dan pertanyakan,” imbuhnya.
Sejalan dengan itu, ia meminta kepada pemerintah provinsi Kalimantan Selatan, melalui gubernur dan DPRD Kalsel untuk menolak sikap Mendikbud itu. “Bagaimana pun, langkah Menteri ini cenderung merupakan penyepelean terhadap khazanah budaya Banua, yang selama ini kita sanjung dan hormati,” tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, tiga dari 42 cagar budaya dihapus oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Informasi itu diungkapkan Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalsel, Ahmad Subakti usai rapat kerja bersama di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalsel, Kamis (3/8) lalu.

Penghapusan itu, diakuinya, akan memunculkan permasalahan baru. Seiring dicabutnya anggaran untuk pemeliharaan, petugas yang menjaga makam kini tidak lagi mendapat insentif dari pemerintah pusat. “Penghapusan itu karena rancang bangun makam tersebut sudah diubah dari aslinya,” kata Subakti. (mof/ay/ran)


BACA JUGA

Minggu, 20 Agustus 2017 14:05

Melihat Kesungguhan Pemprov Membangun Landmark Km 0: Belum Apa-apa, Sudah Begini...

Membangun tugu 0 Km dengan desain megah dipastikan memakan anggaran tak sedikit. Karena itu, pemerintah…

Minggu, 20 Agustus 2017 13:57

Penduduk Miskin Kalsel Bertambah 10.000

BANJARMASIN - Ironis. Baru saja memperingati momen kemerdekaan, warga Banua harus dikejutkan dengan…

Minggu, 20 Agustus 2017 13:21

Sejarah Panjang Kain Sasirangan: Semakin Dikenal Masyarakat Luar

BANJARMASIN – Kepercayaan suku Banjar terhadap makna di balik warna kain ini merupakan keberlanjutan…

Sabtu, 19 Agustus 2017 15:24

Kapolda Kalsel Bakal Beri Hadiah Pengunggah Video Polisi Pungli

BANJARMASIN - Kapolda Kalsel Brigjen Pol Drs Rachmat Mulyana akan memberikan reward dan penghargaan…

Sabtu, 19 Agustus 2017 14:17

Izin Tambang Pulau Laut Batal Demi Hukum

KOTABARU – Kisruh perizinan tambang di Pulau Laut memantik reaksi hingga ke ibukota. Guru Besar…

Sabtu, 19 Agustus 2017 14:11

Pemerintah Didesak Bentuk Tim, Selidiki Ambruknya Jembatan

MARABAHAN –  Ambruknya jembatan Mandastana-Tanipah menimbulkan pelbagai spekulasi. Berhembus…

Sabtu, 19 Agustus 2017 14:07

Bangga, Santri Darul Hijrah Jadi Paskibraka Istana

MARTAPURA - Seorang santri Darul Hijrah mendapat kehormatan menjadi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka…

Sabtu, 19 Agustus 2017 14:01

Satpol PP Banjarbaru Razia PKL Lagi, Disini Sasarannya

BANJARBARU - Satpol PP Banjarbaru kembali merazia pedagang kaki lima (PKL). Kali ini razia digelar malam…

Sabtu, 19 Agustus 2017 13:50

Anggaran Cekak, Premi BPJS untuk Honorer Ditunda

BANJARBARU - Pegawai honor pemko masih harus bersabar. Rencana menanggung premi asuransi ketenagakerjaan…

Sabtu, 19 Agustus 2017 13:28

Gelar Syukuran HUT Kemerdekaan RI

BATULICIN - Kapolsek Sungai Loban Iptu H Tony Haryono SE bersama Satgas Baintelkam Polri memprakarsai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .