MANAGED BY:
KAMIS
21 JUNI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Selasa, 08 Agustus 2017 14:44
Ini Penjelasan Kemendikbud Soal Penghapusan Tiga Cagar Budaya di Kalsel
ADA PLANG CAGAR BUDAYA: Makam Tumpang Talu, di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS).

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Tiga situs di Kalimantan Selatan ternyata belum terdaftar sebagai cagar budaya. Karena itu, Kemendikbud menegaskan informasi yang beredar bahwa pihaknya menghapus status ketiga cagar budaya itu tidak benar. “Bagaimana dihapus.

Wong ditetapkan sebagai cagar budaya sesuai UU nomor 11/2010 tentang Cagar Budaya saja juga belum,” kata Direktur Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman Kemendikbud Harri Widianto kepada Radar Banjarmasin, Senin kemarin (7/8).

Situs-situs yang disebutkan itu adalah Makam Datu Abulung di Martapura, Makam Datu Sanggul di Tapin, dan Makam Datu Tumpang Talu di Kandangan. Dalam beberapa hari terakhir, ketiga situs ini sempat disebutkan akan dihapus sebagai cagar budaya. Lalu apa permasalahan sebenarnya?

Harri Widianto kemudian menjelaskan duduk persoalan yang sedang terjadi. Awalnya, Kepala Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Kalimantan Timur mengeluarkan surat pada 20 Februari 2017 lalu.

Surat itu dikirim ke Kadisbudpar Tapin, Kadisdik Hulu Sungai Selatan dan Kadisbudpar Banjar. Isinya adalah menarik para tenaga juru pelihara (jupel) yang selama ini bekerja merawat di ketiga makam itu.

Alasan penarikan para jupel itu adalah karena status ketiga makam itu belum ditetapkan sebagai cagar budaya. Kemendikbud khawatir jika menempatkan jupel di makam yang belum berstatus cagar budaya, anggaran gajinya bakal jadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). “Setelah jupel ditarik, diharapkan dinas setempat yang menempatkan pegawainya sebagai juru pelihara,” jelasnya.

Harri juga menegaskan penetapan cagar budaya belum sampai di meja menteri. Penetapan cagar budaya justru diambil oleh kepala daerah setempat. “Jadi mohon dibantu klarifikasi dari Kemendikbud ini disampaikan ke publik,”
katanya.

Dia menambahkan, BPCB Kaltim mengakhiri tugas juru pelihara di tiga makam tersebut karena dinilai daerah setempat sudah punya kemampuan sendiri, sementara anggaran dialihkan ke situs lain yang belum punya kemampuan. “Tidak ada hubungan sama sekali dengan pencabutan status cagar budaya, apalagi penghapusan tokoh,” tandasnya.

Sebelumnya, Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalsel, Ahmad Subakti usai rapat kerja bersama di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalsel, Kamis (3/8), menjelaskan tiga dari 42 cagar budaya di Kalsel dihapus oleh Kemendikbud. Menurutnya, penghapusan itu karena rancang bangun makam tersebut sudah diubah dari aslinya.

Subakti ketika dikonfirmasi ulang soal penghapusan cagar budaya ini, Senin (7/8) kemarin mengatakan informasi penghapusan ini didapatnya dari Kepala Seksi Kebudayaan Disdikbud Kalsel.

Informasi tersebut berdasarkan surat yang diterima pihaknya pada bulan Maret lalu dari BPCB Kalimantan Timur.
Dalam surat tersebut terangnya, mengatakan jupel tiga makam tersebut sudah dihapus dan tak lagi dibayar gajinya oleh pemerintah pusat.

Nah, atas dasar itulah, pihaknya berpendapat, tiga makam yang selama ini dinyatakan sebagai cagar budaya sudah tak diakui oleh pemerintah pusat.
Subakti sendiri mengaku, dirinya baru beberapa hari menjabat sebagai Kabid Budaya.

Apalagi terangnya, bidang budaya di Disdik Kalsel belum berjalan maksimal setelah merger dengan Disdik yang sebelumya berada di Dinas Pariwisata Olaharaga dan Kebudayaan Kalsel.

“Ini yang harus saya luruskan termasuk jumlah cagar budaya yang diakui oleh pemerintah pusat melalui undang-undang,” ujarnya. (wan/mof/yn/ran)a


BACA JUGA

Kamis, 21 Juni 2018 10:22

Sekda Tanbu: PNS Masih Bolos Kerja Bakal Disanksi

BATULICIN - Sekda Pemkab Tanbu Rooswandi Salem mengingatkan kepada seluruh pegawai, baik PNS maupun…

Rabu, 20 Juni 2018 15:22

Peningkatan Penumpang H+4 di Bandara Syamsudin Noor Belum Signifikan

BANJARBARU - Memasuki H+4 Lebaran, arus balik di Bandara Syamsudin Noor, Minggu (17/6) kemarin masih…

Rabu, 20 Juni 2018 14:46

KUDET BANGET..!! Petunjuk Arah ini Seharusnya Sudah Lama Diganti

BANJARMASIN - Sejak 2015 lalu, perkantoran Pemprov Kalsel sudah dipindahkan ke Banjarbaru. Kantor eks…

Rabu, 20 Juni 2018 14:28

Kepala Satpol PP: September Kas Kosong, Kami Tak bisa ke Mana-mana Lagi

BANJARMASIN - Raut muka Kepala Dinas Satpol PP dan Damkar Banjarmasin, Hermansyah dibayangi kecemasan.…

Rabu, 20 Juni 2018 13:48

Angsana Tanbu Banjir Lagi, ini Foto-foto Dramatisnya

BATULICIN - Musibah banjir kembali melanda Kecamatan Angsana Kabupaten Tanbu. Beberapa ruas jalan provinsi…

Rabu, 20 Juni 2018 13:31

Pileg 2019, 50 Persen Caleg PPP Wajah Baru

BANJARMASIN – Pemilihan Calon Legislatif tidak lama lagi. Seluruh partai mulai mempersiapkan kadernya…

Rabu, 20 Juni 2018 11:47
Parlementaria

Market Day Tumbuhkan Jiwa Kewirausahaan Siswa

BANJARBARU - DPRD Banjarbaru mengapresiasi program market day di sekolah-sekolah yang sudah mulai dijalankan…

Rabu, 20 Juni 2018 11:46
Pemko Banjarbaru

Walikota Banjarbaru Gelar Open House Idulfitri 1439 H

BANJARBARU - Walikota Banjarbaru Nadjmi Adhani, bersama wakilnya Darmawan Jaya Setiawan dan Sekda Kota…

Rabu, 20 Juni 2018 11:38

Wabup Kunjungi Mahasiswa Tanbu di Malang

BATULICIN - Pemkab Tanbu di bawah kepemimpinan Bupati Mardani H Maming dan Wakil Bupati H Sudian Noor…

Rabu, 20 Juni 2018 10:54

Wisata Tanah Bumbu yang Satu ini Tak Kalah dengan Pantai Angsana

BATULICIN - Wisata pantai masih menjadi salah satu tempat yang ramai dikunjungi. Apalagi di masa liburan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .