MANAGED BY:
JUMAT
22 JUNI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Rabu, 09 Agustus 2017 11:53
Udah Listrik Mahal, Sekarang Tarif PDAM Lagi, Hedehh..
NYUCI BAJU: Zainul Muslihin nekat sendirian melakukan aksi protes di depan Kantor PDAM Bandarmasih terkait kebijakan tarif minimum PDAM.

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Pengguna Jalan A Yani, KM 2,5 Banjarmasin tepat di depan kantor PDAM Bandarmasih sempat dikagetkan dengan aksi pemuda berambut gondrong, kemarin siang. Zainul Muslihin mencuci baju hingga gosok gigi tepat di pinggir jalan raya.

Mahasiswa salah satu perguruan tinggi di Banjarmasin sekaligus aktivis Lingkar Studi Ilmu Sosial Kerakyatan (LSISK) itu nekat melakukan aksi unjuk rasa sendirian. Zainul resah terhadap kebijakan PDAM Bandarmasih yang menetapkan penggunaan tarif minimum lima sampai sepuluh meter kubik. Ia menilai ini merugikan masyarakat.

Dengan ember dan handuk di tangannya, serta menggunakan kaos putih yang bertuliskan 'PDAM ZALIM MAKAN HAK RAKYAT', Zainul terlebih dahulu long march dari simpang empat fly over menuju kantor PDAM Bandarmasih.

Tepat di depan PDAM Bandarmasih, ia langsung mengisi air di embernya dan digunakan untuk mencuci serta sikat gigi.

Karena air keran di depan Kantor PDAM mengalir sangat kecil, akhirnya Zainul menggunakan air genangan yang terdapat di pinggir jalan untuk digunakan mencuci baju. Tak ayal, aksi tersebut menarik perhatian masyarakat pengguna jalan.

“Listrik mahal, ditambah lagi tarif PDAM yang sangat meresahkan dan merugikan. Masa iya, masyarakat menggunakan air cuma setengah meter kubik tetap harus banyar tarif minimal lima meter kubik. Itu sama saja memakan hak orang,” ujarnya, sambil menyikat pakaiannya di pinggir jalan.

Puas mencuci, aksi pun dilanjutkan audiensi dengan pihak PDAM Bandarmasih. Yang menemui Zainul, Direktur Operasional PDAM Bandarmasih Yudha Achmady. “Kebijakan tersebut diambil berdasarkan Permendagri Nomor 71 tahun 2016, tentang Perhitungan dan Penetapan Air Minum, untuk meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat.

Revisi tarif minimum sudah sangat rasional, sudah ada aturannya dan berdasarkan survei. Setelah direvisi tarif ini sudah sangat rendah. Jadi kebijakan ini, sudah mendekati keperluan masyarakat,” bebernya.

Menanggapi hal tersebut, Zainul tak puas begitu saja. Ia menuding bahwa faktanya kebijakan tersebut masih meresahkan masyarakat hingga kebijakan tersebut menurutnya harus dicabut.

Zainul juga menyampaikan imbauan untuk masyarakat, apabila sampai satu minggu kebijakan tersebut tak berubah, ia berharap pada Senin 14 Agustus mendatang masyarakat turut berpartisipasi untuk mengelar aksi susulan. “Berpartisipasi untuk menyuarakan keadilan dan menuntut pencabutan kebijakan tarif PDAM ini,” pesannya.

Humas PDAM Bandarmasih, Ramadhani Agustin, membeberkan dari hasil kebijakan evaluasi yang dilakukan oleh PDAM Bandarmasih, kebijakan 10 meter kubik pemakaian minimal untuk MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah) telah diubah.

Untuk MBR rumah tangga golongan A1-1 dan A1-2 diturunkan hanya pemakaian lima kubik minimal saja. Sedangkan sisanya tetap dengan ketentuan pembayaran minimal 10 meter kubik. Penerapan kebijakan baru ini pun terhitung per 1 Juli dari yang sebelumnya 10 meter kubik. Artinya, masyarakat MBR tidak lagi membayar 10 meter kubik minimal. Tetapi hanya lima kubik minimal saja.

Dengan harga Rp2 ribu sampai Rp2.260 per meter kubik dengan biaya pemeliharaan meter air sebesar Rp9 ribu.

Untuk masyarakat rumahnya kosong dan tidak menggunakan air namun terpasang meter PDAM, bisa menutup sementara meter airnya selama satu tahun. Setelah satu tahun meter wajib dibuka atau diputus sambungannya. Hingga saat ini sudah ada 400 pelanggan PDAM yang menutup sementara meter air.(eka/war/az/dye)


BACA JUGA

Kamis, 21 Juni 2018 15:52

Banyaknya Korban Berjatuhan, Saatnya Benahi Keamanan Objek Wisata

Gairah masyarakat Kalsel untuk berwisata begitu tinggi di musim libur. Sayangnya, hal ini tidak diiringi…

Kamis, 21 Juni 2018 15:40

PARAH..!! Banjir Lumpuhkan Transportasi di Angsana

BATULICIN - Antrean kendaraan mengular hingga 2 kilometer di jalan raya provinsi Desa Angsana Kecamatan…

Kamis, 21 Juni 2018 15:27

Banyak Jemaah Haul Datu Kelampayan Datang dari Tempat Jauh

Hujan tidak menyurutkan semangat jemaah untuk menghadiri agenda tahunan Haul Syekh Muhammad Arsyad al-Banjari…

Kamis, 21 Juni 2018 14:36

Cara ini Dijamin Ampuh Cegah Wisatawan Duduk Diatas Kelotok

BANJARMASIN - Pada sejumlah objek wisata milik kabupaten tetangga, korban mulai berjatuhan. Liburan…

Kamis, 21 Juni 2018 14:34

Pemko Mengaku Dilema Atur Pasar Sentra Antasari yang Semrawut

BANJARMASIN - Sederet keluhan terus disampaikan warga. Terkait kondisi kawasan Sentra Antasari yang…

Kamis, 21 Juni 2018 14:28

Puncak Arus Balik, Pelabuhan Trisakti Malah Sepi

BANJARMASIN - H+5 Idulfitri, kemarin (20/6) disebut-sebut sebagai puncaknya arus balik. Pada kenyataannya,…

Kamis, 21 Juni 2018 13:25
BREAKING NEWS

Danlanud Syamsudin Noor Pamitan, Mengaku Berkesan di Kalsel

BANJARBARU - Setelah lebih kurang setahun dua bulan bertugas di Kalsel, Komandan Landasan Udara (Danlanud)…

Kamis, 21 Juni 2018 10:51

Saban Hari Bus Wisata Pemko Banjarbaru Layani Ratusan Orang

BANJARBARU - Libur Lebaran dimanfaatkan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Banjarbaru, untuk kembali mengoperasionalkan…

Kamis, 21 Juni 2018 10:35
Parlementaria

Dewan Minta Pemko Banjarbaru Awasi TPS di Dekat Permukiman

BANJARBARU - Ketua komisi II DPRD Banjarbaru Syamsuri meminta, agar Pemko Banjarbaru melalui dinas terkaitnya…

Kamis, 21 Juni 2018 10:33
Pemko Banjarbaru

Bentuk Dewan dan Tim Pelaksana Smart City

BANJARBARU - Walikota Banjarbaru Nadjmi Adhani, baru-baru tadi menghadiri sosialisasi gerakan menuju…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .