MANAGED BY:
SENIN
18 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

FEATURE

Rabu, 09 Agustus 2017 15:02
Rio, Remaja Penderita Leukimia Perlu Pengobatan

Terbaring Selama 1,5 Tahun dengan Mata Tertutup

LEMAH: M Rio Ramadhan, 16, saat terbaring di RSUD Idaman Banjarbaru didampingi ibunya, Liana Witasari.

PROKAL.CO, Di saat teman-teman sebayanya sedang asik menikmati masa sekolah, M Rio Ramadhan terbaring lemas di atas kasur. Remaja berusia 16 tahun ini, tak mampu lagi berjalan karena menderita kanker sel darah atau leukimia.

-------------------------------------

SUTRISNO, Banjarbaru

------------------------------------

Karena kondisinya yang semakin memburuk, beberapa hari yang lalu Rio dirujuk ke RSUD Idaman Banjarbaru untuk mendapatkan perawatan secara intensif. Hingga Selasa (8/8) kemarin, dirinya masih dirawat dan mendapatkan pendampingan dari Radar Banjar Peduli.

Saat wartawan berkunjung ke ruangan tempat dia dirawat, Rio terlihat terbaring di atas ranjang dengan mata yang selalu tertutup. Sementara ibunya, Liana Witasari tak pernah beranjak dari tempat tidur Rio. "Beginilah kondisinya, dia tidak tidur. Hanya saja matanya tidak bisa lagi dibuka," kata Liana.

Dia menceritakan, anak semata wayangnya tersebut sudah terbaring sakit selama 1,5 tahun. Sempat dirujuk ke beberapa rumah sakit, namun tidak ada hasil. "Pernah dibawa ke rumah sakit Balangan, Rantau dan Martapura tapi tidak sembuh-sembuh," ujarnya.

Anehnya, diagnosis rumah sakit dan dokter berbeda-beda. Ada yang menyebut Rio terkena tipus, liver hingga infeksi pencernaan. "Sementara diagnosis leukimia baru saya dapat dari laboratorium di RSUD Idaman," ungkap warga Gang Petai, Kelurahan Sungai Besar, Banjarbaru ini.

Dia menuturkan, pertama kali Rio merasakan sakit pada tahun 2015 lalu. Dirinya menyangka, anaknya hanya menderita sakit biasa. "Saat itu dia sekolah di SMPN 13 Banjarbaru. Ketika olahraga dia tiba-tiba jatuh, karena badannya lemas. Lalu disuruh pulang oleh gurunya. Di hari berikutnya dia kembali bersekolah lagi," ujarnya.

Namun, pada akhir semester I kondisi Rio semakin drop. Hingga harus dirujuk ke RSUD Ratu Zalecha Martapura. "Jadi ketika itu dia mengerjakan soal ujian semester di rumah sakit," kata Liana.

Lanjutnya, setelah ujian semester I usai Rio tak mampu lagi bersekolah. Sebab, tak sanggup lagi berdiri dan matanya pun tak bisa dibuka. "Jadi selama 1,5 tahun ini dia hanya bisa berbaring dengan mata tertutup," ujarnya.

Dia mengaku, tak memiliki uang yang cukup untuk terus membiayai pengobatan Rio. Pekerjaannya sebagai pembantu rumah tangga, hanya cukup untuk keperluan sehari-hari. "Sementara ayahnya sudah meninggal, saya sebenarnya sudah menikah lagi tapi suami tidak mau membiayai Rio. Malah menyuruh saya menyerahkan Rio ke neneknya," katanya.

Akan tetapi, Liana tak menuruti apa kata suaminya. Dia ingin, anaknya tetap bersama dirinya. "Pokoknya sampai mati, saya akan tetap bersama Rio. Saya sangat menyayanginya," ungkap Liana.

Dia berharap, anaknya bisa disembuhkan. Dan dapat kembali bersekolah, seperti anak yang lainnya. "Mudah-mudahan banyak yang membantu Rio, agar dapat disembuhkan dari penyakitnya," pungkasnya. (ris/yn/ran)


BACA JUGA

Jumat, 15 Desember 2017 15:23

Setengah Hari di Hutan Mangrove Langadai Kelumpang Hilir Kotabaru

Tombak ulin yang tengahnya berlubang mereka angkat ke depan wajah. Kemudian mereka tiup pangkalnya,…

Jumat, 15 Desember 2017 14:46

Kisah Atlet Paralympic Balangan Berprestasi di Nasional dan Internasional

Atlet National Paralympic Committe (NPC) asal Kabupaten Balangan, menjadi buah bibir pada perhelatan…

Rabu, 13 Desember 2017 15:15

Melihat Kiprah Kelompok Dukungan Sebaya Pengidap HIV/AIDS

Bagi Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA), bercerita secara terbuka tentang penyakit yang dialaminya bukanlah…

Selasa, 12 Desember 2017 14:22

Pengalaman Danlanal TNI AL Banjarmasin Selama Mengikuti Kursus Militer di Inggris

Komandan Pangkalan TNI AL Banjarmasin, Kolonel Laut (P) Oky IZ Dipura bergabung dalam kursus NATO (Pakta…

Senin, 11 Desember 2017 13:14

Melihat Tradisi Mandi Kebal di Hulu Sungai Selatan

Masyarakat Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) selain akrab dengan tradisi membawa senjata tajam (sajam)…

Senin, 11 Desember 2017 10:38

Wayang Kulit Banjar Hibur Pengunjung Perpusda

Asam pauh dalima pauh, rama-rama batali banang. Ndiiiiiiih yaaaaaing. Ikam jauh aku jauh, sama-sama…

Sabtu, 09 Desember 2017 16:36

Aksi Bagi Nasi Bungkus dari Komunitas Sijum

Ada komunitas unik di Kota Amuntai. Para personelnya rutin membagikan nasi bungkus setiap Jumat pagi.…

Jumat, 08 Desember 2017 18:37
Mereka Mantap jadi Pegulat (Bagian II, Habis)

Gulat Tak Sekadar Prestasi, Tapi juga Ladang Rezeki

Gulat tak hanya memenuhi harapan atlet muda yang perlu perbaikan rezeki. Namun, membuka pintu bagi atlet…

Kamis, 07 Desember 2017 16:27
Mereka Memilih jadi Pegulat (1)

Dibesarkan Loncat Indah, tapi Sukses di Gulat

Ina menoreh prestasi di loncat indah, tapi kemudian jenuh dan kepincut gulat. Sedangkan Adam harus memberontak…

Rabu, 06 Desember 2017 12:05

Meriahnya Perayaan Baayun Maulid di Masjid Nurul Amilin

Ribuan manusia berjejal di Masjid Nurul Amilin, di Jalan Kelayan B Timur, Kelurahan Haur Kuning, Kecamatan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .