MANAGED BY:
MINGGU
22 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BANUA

Kamis, 10 Agustus 2017 15:00
Pemprov Kalsel Harus Bentuk Tim Ahli Cagar Budaya
Makam Datu Abulung di Kabupaten Banjar.

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Langkah cepat langsung diambil Pemerintah Provinsi Kalsel setelah tiga makam cagar budaya yang dinyatakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tak masuk cagar budaya nasional. Pemprov tak ingin situs yang sudah menjadi makam bersejarah terhadap peradaban di Kalsel itu tak diakui secara nasional.

Terlebih, salah satu prioritas Gubernur Kalsel dalam pembangunan daerah yang termaktub dalam RPJMD adalah pengembangan sektor pariwisata yang di dalamnya ada unsur kebudayaan.

Nah, peninggalan kebudayaan sebagai warisan peradaban masyarakat di Kalsel pada masa lampau ini perlu dilestarikan, dipelihara dan dijaga serta dikembangkan untuk potensi pariwisata sekaligus tempat pembelajaran budaya. Bahkan, salah satu nawacita Presiden Joko Widodo adalah pembentukan karakter bangsa.

Karena itu, ketika tiga makam yang meliputi makam Datu Abulung di Martapura, makam Datu Sanggul di Tapin, dan makam Datu Tumpang Talu di Kandangan yang dinyatakan hanya diduga sebagai cagar budaya nasional perlu ditangani dengan cepat agar tiga makam ini ditetapkan dengan keputusan undang undang.

Kemendikbud melalui Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) di Samarinda, Kalimantan Timur menyatakan, agar tiga makam tersebut diakui sebagai cagar budaya nasional yang disahkan dengan undang undang harus ada pengajuan dari tim ahli yang dibentuk oleh pemerintah provinsi atau kabupaten/kota.

Pengajuan itu harus berdasarkan kajian terhadap nilai histori dan keaslian cagar budaya tersebut. Nah, ketika ada hasil kajian dan rekomendasi dari tim tersebut, baru bisa diajukan ke pemerintah pusat.

Atas dasar itu, Pemprov Kalsel melalui staf khusus gubernur Kalsel, Apriansyah menyatakan, sesuai dengan prioritas pariwisata yang sudah menjadi konsen pemprov maka hal ini harus ditindaklanjuti segera.
Yakni dengan melakukan identifikasi dan verifikasi secepatnya beberapa situs sejarah budaya di Kalsel, termasuk tiga makam ini untuk didaftarkan sebagai cagar budaya nasional. "Tim ahli yang diminta sebagai syarat untuk mendapatkan pengakuan secara hukum terhadap situs sejarah di Kalsel, termasuk tiga makam ini akan didorong secepatnya," ujar Apri, Rabu (9/8) kemarin.

Menurutnya, terungkapnya status tiga makam ini yang ternyata tak dianggap sebagai cagar budaya nasional seperti membuka mata masyarakat terhadap situs-situs bersejarah di Kalsel. "Kalau tak ada pemberitaan dan pernyataan dari Kemendikbud bahwa tiga makam tersebut tak masuk cagar budaya, masyarakat dan pemerintah daerah tak tahu," tukasnya.

Karena itu, dengan adanya pernyataan dari Kemendikbud tersebut, membuat masyarakat tahu dan melek terhadap situs sejarah peradaban di Kalsel. "Kita tak tahu selain tiga makam ini apakah statusnya sama?. Makanya tim harus segera dibentuk," cetusnya.
Apri berharap agar pemerintah kabupaten dan kota yang memiliki situs bersejarah bisa segera melaporkan situs tersebut untuk memudahkan pengajuan ke pemerintah pusat. Hal ini agar memudahkan identifikasi situs bersejarah di Kalsel sebagai syarat pengajuan cagar budaya provinsi maupun nasional.

Seperti diberitakan sebelumnya, BPCB di Samarinda, Kalimantan Timur menyatakan, makam Datu Abulung di Martapura, makam Datu Sanggul di Tapin, dan makam Datu Tumpang Talu di Kandangan masih berstatus bukan cagar budaya nasional yang dilegalkan dengan kekuatan legalitas hukum yang sah.

Pasalnya, pemprov bersama pemerintah kabupaten di tiga daerah tersebut, tak pernah mengajukan melalui tim ahli. Made Kusuma Jaya, mantan Kepala BPCB Kalimantan yang per tanggal 1 Agustus 2017 tadi purnatugas mengungkapkan, tiga makam tersebut bisa saja akan berstatus cagar budaya nasional.

Dengan catatan, pemerintah provinsi dan kabupaten kota membentuk tim ahli yang hasilnya nanti diajukan ke pemerintah pusat. "Ketika ada tim ahli yang sudah menghasilkan penelitian, maka tinggal pemerintah pusat yang menyatakan situs itu masuk cagar budaya nasional yang memiliki kekuatan hukum sesuai Undang Undang Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya," kata Made. (mof/tof)


BACA JUGA

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:38

Semarak, Aceh pun Ikuti Banjarbaru Creative Expo 

BANJARBARU – Banjarbaru Creative Expo 2017 meraih sambutan positif. Pemilik stan tak hanya Urang…

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:37

2 November, Terminal Tipe A Gambut Barakat Akan Beroperasi

BANJARMASIN – Plang rambu lalu lintas dengan tanda dilarang melintas bagi angkutan kota antarprovinsi…

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:30

Warga Minta Video Blokade Sekolah di IG Dihapus

MARTAPURA - Warga akhirnya ramai-ramai membongkar pagar yang memblokade akses jalan SMPN 4 Sungai Tabuk,…

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:20

Bedah Rumah Bagi Warga Miskin

BATULICIN - Pemkab Tanbu melalui Dinas Sosial memberikan bantuan berupa bedah rumah untuk warga kurang…

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:19

Sebanyak 50 Nelayan Dapat Rumah Gratis

BATULICIN - Sebanyak 50 Kepala Keluarga (KK) Nelayan Desa Sungai Cuka Kecamatan Satui akan mendapatkan…

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:18

Tim Penilai LSS Kalsel Kunjungi Tanbu

BATULICIN - Lomba Sekolah Sehat (LSS) tingkat Propinsi Kalsel tahun 2017 telah berjalan. Penilaian mengarah …

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:15

Kewalahan Urusi PJU di Banjarbaru, Swasta Akan Diizinkan Masuk

BANJARBARU - Yang terang hanya di pusat kota, selebihnya di pinggiran dan pelosok masih gelap. Belum…

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:04

PPP Masih Rahasiakan Balon di Pilkada Tabalong

BANJARMASIN – Di Kalimantan Selatan (Kalsel) ada empat kabupaten yang akan melaksanakan Pemilihan…

Sabtu, 21 Oktober 2017 12:56

Mantap, Polisi dan Linmas Bergabung Amankan Pilkada HSS

KANDANGAN – Semakin dekatnya pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) HSS 2018 nanti,…

Sabtu, 21 Oktober 2017 12:53

Cari Itik Luar untuk Pemurnian Bibit Itik Alabio

AMUNTAI – Itik Alabio yang sekarang banyak ditemukan di Kecamatan Sungai Pandan Kabupaten Hulu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .