MANAGED BY:
SELASA
21 NOVEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BISNIS

Jumat, 11 Agustus 2017 16:00
Kisah Pedagang Musiman Atribut 17 Agustus, Gadai Rumah Demi Dagang Bendera
LAPAK DEAN: Dean di lapaknya di Jalan Ahmad Yani kilometer 23. Ia sudah tiga kali datang ke Banjarbaru untuk berdagang bendera.

PROKAL.CO, Datang dari Paris Van Java, 60 orang tiba dan menyebar di Pulau Kalimantan, sebagian singgah di Banjarbaru. Tujuan mereka satu, mereguk rejeki dari momen 17 Agustusan.

---------------------------------------------

SYARAFUDDIN, Banjarbaru

---------------------------------------------

DEAN sudah tiga tahun rutin bolak-balik ke Banjarbaru. Bersama mertuanya, ia menjadi pedagang musiman bendera dan aksesoris merah putih. Mangkal di sepanjang bahu Jalan Ahmad Yani dari Liang Anggang hingga Landasan Ulin.

Lapak Dean berada di bahu Jalan Ahmad Yani kilometer 22, arah Banjarmasin menuju Banjarbaru. Sementara lapak mertuanya di kilometer 21.

"Setiap tanggal 18 Juli kami berangkat dari Bandung. Tanggal 17 Agustus pulang. Kami datang dalam satu rombongan besar menaiki pesawat," ungkap Dean, akhir pekan tadi kepada Radar Banjarmasin.

Sebab, batas akhir musim berdagang bendera sudah bisa dipastikan pada tanggal 16. Setelah itu, takkan ada lagi pembeli yang datang mencari-cari bendera.

Diceritakannya, berdagang bendera keluar pulau itu sudah menjadi tradisi tahunan. Dan rombongan itu kian menggemuk setiap tahunnya. Bukti bahwa bisnis musiman ini memang menguntungkan. Walaupun Dean enggan membicarakan nominal labanya.

"Ada teman yang bahkan rela menggadaikan rumahnya. Demi modal dagang bendera. Jualan begini modalnya jangan disangka murah," imbuhnya.

Pemuda 23 tahun itu berharap bisa pulang ke Bandung membawa untung besar. Maklum, istrinya sedang hamil dan jelas butuh biaya tak sedikit untuk menyongsong kelahiran anak pertama tersebut.

Untuk bendera berukuran kecil ia bandrol Rp30 ribu dan yang besar Rp50 ribu. Sementara aksesoris berupa gantungan kunci merah putih dan hiasan ketupat merah putih ia bandrol Rp20 ribu.

Pembeli biasanya datang dari instansi pemerintahan, sekolah dan perusahaan swasta. Yang butuh bendera atau umbul-umbul untuk menghiasi kantornya jelang perayaan hari kemerdekaan.

Agar untung penjualan tak habis mengganti uang tiket dan biaya hidup selama di sini, barang dagangan diambil dari Garut. Disitu harganya memang lebih miring lantaran sudah menjadi industri rumah tangga.

"Kami berangkat cuma bawa ransel pakaian. Barang dagangan sudah kami kirim via paket ekspedisi," tukas Dean.

Diakuinya, karena persaingan antar pedagang bendera makin sengit, tak hanya dengan sesama kawan satu rombongan tapi juga dengan pedagang lokal, sangat jarang mereka bisa menghabiskan barang tersebut.

"Tahun lalu hanya satu orang yang barang dagangannya ludes. Saya ada saja terus sisanya. Mudah-mudahan tahun ini tak banyak," tukasnya.

Di luar bulan Agustus, pemuda kurus dengan kulit coklat terbakar itu juga mencari nafkah dengan berdagang aksesoris. Lapak bongkar-pasang ia bawa berkeliling ke sekolah-sekolah. "Sudah rejekinya di sini, mas. Saya tak boleh mengeluh," ujarnya tersenyum. (fud/al/bin)


BACA JUGA

Jumat, 17 November 2017 14:31

Ikan Kalsel Sasar Pasar Uni Eropa

BANJARMASIN – Sertifikat Hasil Tangkapan Ikan (SHTI) adalah salah satu syarat ekspor produk perikanan…

Kamis, 16 November 2017 08:40

Nasi Rantang Membangkitkan Kenangan Ala Dafam

BANJARBARU - Rantang adalah simbol kenangan masa kecil. Hampir semua orang punya kisah tersendiri…

Jumat, 10 November 2017 11:31

Ssstt.. Kawasan Gambut Sekarang Makin Mahal Loh

BANJARMASIN - Masyarakat Profesii Penilai Indonesia (MAPPI) Kalselteng menilai kawasan Gambut Kabupaten…

Selasa, 07 November 2017 12:03

Walikota Apresiasi Program CSR PLN KalselTeng

BANJARBARU - PT PLN (Persero) Wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (PLN Kalselteng)…

Senin, 06 November 2017 11:15

Dafam Good Sleep Hanya Dibulan November

BANJARBARU -  Menjadi seorang Therapist adalah salah satu bidang yang saat ini banyak di tekuni. Dari…

Sabtu, 04 November 2017 14:17

Bikin Malu Wajib Pajak Nakal

BANJARBARU - Pemko mengirim sinyal keras pada semua wajib pajak. Penunggak pajak atau wajib pajak yang…

Rabu, 01 November 2017 19:41

PLN KalselTeng Sukses Terangi Sebamban Lama Panyiputan

TANAH BUMBU - Penantian panjang warga Desa Sebamban Lama Panyiputan, Kecamatan Sungai Loban, Kabupaten…

Selasa, 31 Oktober 2017 17:09

Promo PLN, Diskon Biaya Sambungan

BANJARBARU -  Melengkapi kemeriahan perayaan Hari Listrik Nasional (HLN) ke-72 yang diperingati…

Senin, 30 Oktober 2017 15:55

Dafam Sukses Gelar Fashion Day Sasirangan

BANJARBARU - Grand Dafam Q Hotel Banjarbaru sukses menggelar Fashion Day Sasirangan, Sabtu (28/10) tadi.…

Senin, 23 Oktober 2017 16:04

Grand Dafam Q Hotel Banjarbaru Ajak Anak Menabung Pohon

BANJARBARU - Banyak cara mengedukasi generasi mencintai lingkungan sejak dini. Salah satunya seperti…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .