MANAGED BY:
SABTU
25 NOVEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BANUA

Rabu, 16 Agustus 2017 14:20
Parlementaria Banjarbaru
Polemik Tanah Urug Bandara Jangan Berlarut-larut
KEJAR TARGET: Komisi III DPRD Kota Banjarbaru meminta agar Bandara rampung sesuai target.

PROKAL.CO, BANJARBARU - Sempat ramai di media, masalah tanah urug untuk keperluan proyek pengembangan Bandara Syamsudin Noor membuat Komisi III DPRD Banjarbaru khawatir.

Komisi III menuntut agar polemik itu tidak berlarut-larut hingga mengganggu jadwal proyek. Mengingat bandara baru ditargetkan bisa digunakan penumpang pada 2019 mendatang.

Masalah ini terungkap dalam kunjungan kerja dewan ke PT Angkasa Pura I yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Banjarbaru Wartono, Senin (14/8). "Kabarnya sudah ada dua subkontraktor yang ditunjuk untuk memasok tanah urug. Tapi kapan geraknya?" kata Emmi Lasari, anggota Komisi III.

Politisi PAN itu membeberkan, secara regulasi Banjarbaru hanya membolehkan izin pematangan lahan, bukan jual beli tanah urug. Kedua, tata ruang kota sudah berubah. Area yang dulunya pertambangan, kini menjadi perumahan atau ruang terbuka hijau.

Menjawab pertanyaan itu, pimpinan pelaksana proyek Taochid P Hadi menegaskan, masalah aturan main sebenarnya sudah beres. Merujuk ke pendapat hukum yang diberikan Kejaksaan Negeri.

Jika tanah urugnya belum juga dipasok, lebih karena masalah teknis. Diceritakan Taochid, kedua subkon itu masih mencari-cari rute yang aman untuk mengirimkan pasokan material. "Ada jalan yang mau dipakai tapi kena protes warga," ujarnya.

Angkasa Pura sendiri cukup percaya diri bahwa masalah ini takkan mengganggu jadwal proyek. Sebab, tidak semua area harus diurug. Sembari menunggu material didatangkan, kontraktor bisa mengerjakan area lain.

Jalan alternatif sedang disiapkan dari segi safety, contoh pemasangan rambu jalan. "Kalau mau cepet-cepetan sih bisa, tapi kami tak mau mengorbankan fasilitas umum demi kepentingan subkon," tukas Taochid.

Sementara itu, Ketua Komisi III Bambang S Roni justru melihat peluang menarik. Ketimbang meributkan status tanah urug atau jauh-jauh membelinya dari kabupaten tetangga, mending pemko memaksimalkannya untuk pendapatan daerah.

"Saya tidak memihak siapapun. Tapi kenapa kita tidak menarik retribusi galian C untuk pendapatan daerah?" tukasnya.

Bambang juga menegaskan DPRD setuju dengan langkah walikota. Memberi pengecualian dalam kasus tanah urug bandara. "Pengecualian wajar mengingat ia sudah masuk PSN (Proyek Strategis Nasional)," pungkasnya. (fud/ema)


BACA JUGA

Jumat, 24 November 2017 14:48

Senin Independen HSS Serahkan Berkas

KANDANGAN – Pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati H Najmuddin-HM Ridha dari jalur independen…

Jumat, 24 November 2017 14:44

Gara-Gara Aturan, Ekspor Udang Diprediksi Anjlok

BANJARBARU - Aturan Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Susi Pudjiastuti mengenai aturan pelarangan alat…

Jumat, 24 November 2017 14:39

Palmi Jaya: Ajaran Balian Bukan Hindu Maupun Kaharingan

BANJARBARU – Ketua Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Kalimantan Selatan, Palmi Jaya menegaskan…

Jumat, 24 November 2017 13:24

Berikan Kiat Cara Bekerja Dengan Bahagia

BANJARBARU - Program kelas inspirasi yang digelar oleh General Manager Community Plus (GMC+) bekerja…

Jumat, 24 November 2017 12:59

Jalan A Yani Km 32 Dipasang Videotron, Pengendara: Silau Pak!

BANJARBARU - Di Banjarbaru kini telah tersedia videotron, dipasang di Jalan A Yani Km 32. Sayangnya,…

Jumat, 24 November 2017 11:21

9.537 Orang Sudah Mendapat Penyuluhan

BATULICIN - Ratusan anggota majelis taklim dan pengajian yang ada di Bumi Bersujud, mengikuti sosialisasi…

Jumat, 24 November 2017 11:20

Komitmen Tingkatkan Pelayanan Kesehatan

BATULICIN - Wabup Tanbu Sudian Noor mengatakan, salah satu indikator bahwa Kabupaten Tanah Bumbu terkenal…

Jumat, 24 November 2017 11:17

Wujudkan Masyarakat Sehat dan Berkualitas

BATULICIN - Sinergi dengan peningkatan pembangunan sejumlah sarana kesehatan di Kabupaten Tanbu, pemerintah…

Jumat, 24 November 2017 11:02

Atasi Genangan dan Sampah Kiriman, ini yang Dilakukan Pemko

BANJARMASIN – Hujan sering mengguyur Banjarmasin dalam waktu satu bulan terakhir. Mulai dari intensitas…

Kamis, 23 November 2017 15:08

Meski Sudah Ditutup, Pembatuan Masih Hidup

BANJARBARU - Bisnis esek-esek di Pembatuan nampaknya kembali menggeliat. Satpol PP Banjarbaru, Rabu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .