MANAGED BY:
RABU
21 FEBRUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BANUA

Rabu, 16 Agustus 2017 14:20
Parlementaria Banjarbaru
Polemik Tanah Urug Bandara Jangan Berlarut-larut
KEJAR TARGET: Komisi III DPRD Kota Banjarbaru meminta agar Bandara rampung sesuai target.

PROKAL.CO, BANJARBARU - Sempat ramai di media, masalah tanah urug untuk keperluan proyek pengembangan Bandara Syamsudin Noor membuat Komisi III DPRD Banjarbaru khawatir.

Komisi III menuntut agar polemik itu tidak berlarut-larut hingga mengganggu jadwal proyek. Mengingat bandara baru ditargetkan bisa digunakan penumpang pada 2019 mendatang.

Masalah ini terungkap dalam kunjungan kerja dewan ke PT Angkasa Pura I yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Banjarbaru Wartono, Senin (14/8). "Kabarnya sudah ada dua subkontraktor yang ditunjuk untuk memasok tanah urug. Tapi kapan geraknya?" kata Emmi Lasari, anggota Komisi III.

Politisi PAN itu membeberkan, secara regulasi Banjarbaru hanya membolehkan izin pematangan lahan, bukan jual beli tanah urug. Kedua, tata ruang kota sudah berubah. Area yang dulunya pertambangan, kini menjadi perumahan atau ruang terbuka hijau.

Menjawab pertanyaan itu, pimpinan pelaksana proyek Taochid P Hadi menegaskan, masalah aturan main sebenarnya sudah beres. Merujuk ke pendapat hukum yang diberikan Kejaksaan Negeri.

Jika tanah urugnya belum juga dipasok, lebih karena masalah teknis. Diceritakan Taochid, kedua subkon itu masih mencari-cari rute yang aman untuk mengirimkan pasokan material. "Ada jalan yang mau dipakai tapi kena protes warga," ujarnya.

Angkasa Pura sendiri cukup percaya diri bahwa masalah ini takkan mengganggu jadwal proyek. Sebab, tidak semua area harus diurug. Sembari menunggu material didatangkan, kontraktor bisa mengerjakan area lain.

Jalan alternatif sedang disiapkan dari segi safety, contoh pemasangan rambu jalan. "Kalau mau cepet-cepetan sih bisa, tapi kami tak mau mengorbankan fasilitas umum demi kepentingan subkon," tukas Taochid.

Sementara itu, Ketua Komisi III Bambang S Roni justru melihat peluang menarik. Ketimbang meributkan status tanah urug atau jauh-jauh membelinya dari kabupaten tetangga, mending pemko memaksimalkannya untuk pendapatan daerah.

"Saya tidak memihak siapapun. Tapi kenapa kita tidak menarik retribusi galian C untuk pendapatan daerah?" tukasnya.

Bambang juga menegaskan DPRD setuju dengan langkah walikota. Memberi pengecualian dalam kasus tanah urug bandara. "Pengecualian wajar mengingat ia sudah masuk PSN (Proyek Strategis Nasional)," pungkasnya. (fud/ema)


BACA JUGA

Rabu, 21 Februari 2018 12:20
Parlementaria Balangan

Dewan Balangan Imbau Masyarakat Beralih Dari Karet

PARINGIN – Hingga saat ini, mayoritas masyarakat Kabupaten Balangan masih ketergantungan dengan…

Rabu, 21 Februari 2018 11:35

Harga Elpiji 3 Kg di Banua Makin Sulit Dikendalikan

Kelangkaan tabung gas elpiji ukuran tiga kilogram bikin rakyat kecil Banua menjerit. Dalam beberapa…

Rabu, 21 Februari 2018 11:30
BREAKING NEWS

HMI Demo, Minta Kasus Penganiayaan Usman Diusut Tuntas

KOTABARU - Mahasiswa yang tergabung dalam naungan HMI (Himpunan Mahasiswa Islam) Kotabaru berunjuk rasa…

Rabu, 21 Februari 2018 11:07

Warga Kelayan Selatan Rela Antri Demi Satu Tabung Gas

BANJARMASIN - Puluhan warga di Laksana Intan, Kelayan Selatan, terpaksa antre di depan Pangkalan gas…

Rabu, 21 Februari 2018 11:04

Berkat Kapal Sapu-sapu, Invasi Eceng Gondok Digagalkan

BANJARMASIN - Eceng gondok kembali menyerang kota. Kemarin (20/2), tanaman yang tumbuh di permukaan…

Rabu, 21 Februari 2018 11:00

Dirut Baru PDAM Nanti Bakal Ditunggu Utang

BANJARMASIN - Posisi Direktur Utama PDAM Bandarmasih sebentar lagi dilelang. Siapapun nanti yang terpilih,…

Rabu, 21 Februari 2018 09:48

Para Badut Banjarbaru di Panggil Satpol PP, Ini Kesepakatannya

BANJARBARU - Badut jalanan akhirnya bisa beraktivitas dengan tenang. Sebab, Satpol PP Banjarbaru telah…

Rabu, 21 Februari 2018 09:42
Pemko Banjarbaru

Wawali Banjarbaru Sambut Kedatangan Menteri Perdagangan

BANJARBARU - Wakil Walikota Banjarbaru H Darmawan Jaya Setiawan didampingi Kepala Dinas Perdagangan…

Rabu, 21 Februari 2018 09:34

50 Guru Berprestasi di Tanbu Ikuti Diklat OSM

BATULICIN - Bupati Tanah Bumbu Mardani H Maming kembali memberangkatkan guru berprestasi untuk mengikuti…

Rabu, 21 Februari 2018 09:33

Tanbu Kabupaten Layak Anak

BATULICIN - Dalam rangka mempercepat kepemilikan Akta Kelahiran bagi masyarakat Tanah Bumbu, Dinas Keluarga…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .