MANAGED BY:
JUMAT
22 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BANUA

Rabu, 16 Agustus 2017 14:20
Parlementaria Banjarbaru
Polemik Tanah Urug Bandara Jangan Berlarut-larut
KEJAR TARGET: Komisi III DPRD Kota Banjarbaru meminta agar Bandara rampung sesuai target.

PROKAL.CO, BANJARBARU - Sempat ramai di media, masalah tanah urug untuk keperluan proyek pengembangan Bandara Syamsudin Noor membuat Komisi III DPRD Banjarbaru khawatir.

Komisi III menuntut agar polemik itu tidak berlarut-larut hingga mengganggu jadwal proyek. Mengingat bandara baru ditargetkan bisa digunakan penumpang pada 2019 mendatang.

Masalah ini terungkap dalam kunjungan kerja dewan ke PT Angkasa Pura I yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Banjarbaru Wartono, Senin (14/8). "Kabarnya sudah ada dua subkontraktor yang ditunjuk untuk memasok tanah urug. Tapi kapan geraknya?" kata Emmi Lasari, anggota Komisi III.

Politisi PAN itu membeberkan, secara regulasi Banjarbaru hanya membolehkan izin pematangan lahan, bukan jual beli tanah urug. Kedua, tata ruang kota sudah berubah. Area yang dulunya pertambangan, kini menjadi perumahan atau ruang terbuka hijau.

Menjawab pertanyaan itu, pimpinan pelaksana proyek Taochid P Hadi menegaskan, masalah aturan main sebenarnya sudah beres. Merujuk ke pendapat hukum yang diberikan Kejaksaan Negeri.

Jika tanah urugnya belum juga dipasok, lebih karena masalah teknis. Diceritakan Taochid, kedua subkon itu masih mencari-cari rute yang aman untuk mengirimkan pasokan material. "Ada jalan yang mau dipakai tapi kena protes warga," ujarnya.

Angkasa Pura sendiri cukup percaya diri bahwa masalah ini takkan mengganggu jadwal proyek. Sebab, tidak semua area harus diurug. Sembari menunggu material didatangkan, kontraktor bisa mengerjakan area lain.

Jalan alternatif sedang disiapkan dari segi safety, contoh pemasangan rambu jalan. "Kalau mau cepet-cepetan sih bisa, tapi kami tak mau mengorbankan fasilitas umum demi kepentingan subkon," tukas Taochid.

Sementara itu, Ketua Komisi III Bambang S Roni justru melihat peluang menarik. Ketimbang meributkan status tanah urug atau jauh-jauh membelinya dari kabupaten tetangga, mending pemko memaksimalkannya untuk pendapatan daerah.

"Saya tidak memihak siapapun. Tapi kenapa kita tidak menarik retribusi galian C untuk pendapatan daerah?" tukasnya.

Bambang juga menegaskan DPRD setuju dengan langkah walikota. Memberi pengecualian dalam kasus tanah urug bandara. "Pengecualian wajar mengingat ia sudah masuk PSN (Proyek Strategis Nasional)," pungkasnya. (fud/ema)


BACA JUGA

Kamis, 21 September 2017 16:04

Nasib Sopir Taksi Terminal Pal 6, Bisa Ngantre Sampai 25 Hari

Terminal pal enam kini tampil mentereng. Tentu sayang jika gedung miliaran rupiah itu hanya jadi tempat…

Kamis, 21 September 2017 15:47

Mensos Ngaji ke Guru Danau di Tabalong

TANJUNG – Menteri Sosial RI, Khofifah Indar Parawansa, Selasa (19/9) sore kemarin mengunjungi…

Kamis, 21 September 2017 15:43

Proyek Jalan Handil Bakti, Pembebasan Lahan Masih Bermasalah

MARABAHAN – Setelah sempat terhenti beberapa bulan, proyek pelebaran Jalan SP Handil Bakti (SP…

Kamis, 21 September 2017 15:13

Pengembangan Bandara Syamsudin Noor Sudah 15 Persen

BANJARBARU - Proyek pengembangan Bandara Syamsudin Noor terus digenjot, saat ini tahapan yang dilakukan…

Kamis, 21 September 2017 14:27

Konsisten Mendidik Kaum Muda Berkarakter

BATULICIN - Ribuan anggota pramuka se-Provinsi Kalsel mengikuti upacara Hari Pramuka ke-36 Kwartir Daerah…

Kamis, 21 September 2017 14:27

Sungai Loban Juara Turnamen Bola Voli Bupati Tanah Bumbu Cup 2017

BATULICIN - Kapolda Kalimantan Selatan Brigjen Polisi Rachmat Mulyana dan Bupati Tanah Bumbu Mardani…

Kamis, 21 September 2017 14:24

Harus Konsisten dan Semangat

BATULICIN - Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi Koperasi dan Usaha Mikro Tanbu, menggelar Workshop Pengembangan…

Kamis, 21 September 2017 12:23

Lagi, Rehab Jembatan ini Terkendala Anggaran Pembebasan Lahan

BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin memiliki dua buah jembatan di jalan nasional yang berada…

Rabu, 20 September 2017 16:21

Setahun Muncul Enam Ribu Penderita Gangguan Jiwa di Kalsel

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa menyebut 54 korban pasung di Kalsel berhasil dibebaskan sepanjang…

Rabu, 20 September 2017 15:07

Korem 101/Antasari Ajak Nonbar Film G30S/PKI

BANJARMASIN – Penayangan dan rencana nonton bareng film G30S/PKI ramai diperbincangkan akhir-akhir…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .