MANAGED BY:
RABU
20 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

HUKUM & PERISTIWA

Rabu, 16 Agustus 2017 15:40
KEBETULAN? Zenith yang Dimusnahkan ini Ternyata Setara Penduduk Kalsel
DIMUSNAHKAN: Suasan pemusnahan barang bukti narkoba yang dilakukan oleh Polda Kalsel bersama instansi terkait, kemarin.

PROKAL.CO, BANJARBARU - Polda Kalsel menggelar pemusnahan barang bukti narkoba, Selasa (15/8) kemarin. Dari hasil pengungkapan kasus sejak bulan Juli hingga Agustus 2017, total tersangka yang dibekuk ada 16 orang.

Digelar di samping gedung Idham Chalid, Setda Provinsi Kalsel di Banjarbaru, pemusnahan dilakukan dengan dua cara. Yaitu, dihancurkan dengan menggunakan blender serta dibakar.

Kapolda Kalsel Brigjen Pol Rachmat Mulyana mengatakan, jumlah barbuk yang dimusnahkan cukup banyak. Untuk obat-obatan daftar G saja mencapai 4.009.900 butir. "Jumlahnya sama dengan total penduduk di Kalsel, kalau dibagikan semuanya akan dapat," katanya .

Selain obat daftar G, dia mengungkapkan, jenis narkoba lain yang mereka musnahkan adalah sabu-sabu seberat 107,72 gram. Serta, tembakau gorila sebanyak 1,9 kilogram dan extacy 10 butir. "Pemusnahan ini dalam rangka HUT Kemerdekaan RI, perintah langsung dari Kapolri. Hari ini (kemarin) semua Polda secara serentak melakukan pemusanahan barbuk," ungkapnya.

Lebih lanjut Rachmat menuturkan, barang bukti yang berhasil mereka kumpulkan paling banyak didapatkan di wilayah Banjarmasin. "Saya berharap, Ditresnarkoba sudah punya gambaran di mana saja jaringan pengedarnya. Karena, untuk mengendusnya diperlukan IT yang sangat canggih," ujarnya.

Jika pengedar besar berhasil ditemukan, dia menuturkan pihaknya akan memberikan peringatan tegas. Supaya para pengedar jera masuk ke wilayah Kalsel. "Kapolri bahkan menginstruksikan agar ditembak di tempat, menurut saya itu tidak ada salahnya," katanya.

Lalu, lewat jalur mana sajakah pengedar bisa memasukkan narkoba ke Banua? Rachmat Mulyana membeberkan, jalur yang seringkali dimanfaatkan penyelundup ialah pelabuhan-pelabuhan kecil yang ada di Kalsel. Serta, tak menutup kemungkinan Bandara Syamsudin Noor pun menjadi salah satu jalur pengiriman. "Bandara kita X-Ray nya kurang memadai untuk mendeteksi narkoba, hanya peka terhadap logam. Sehingga, pengedar bisa memanfaatkannya untuk menyelundupkan narkoba," bebernya.

Sementara itu, GM Bandara Syamsudin Noor Handy Heryudhitiawan sebelumnya membenarkan jika mereka tak memiliki pendeteksi narkoba. "Alat keamanan di bandara yang mampu mendeteksi narkoba hanyalah peralatan X-Ray. Namun, X-Ray hanya digunakan untuk memeriksa tas para calon penumpang," ungkapnya.

Sementara, para calon penumpang hanya diperiksa menggunakan Walk-Through Metal Detector (WTMD) dan Hand-Held Metal Detector. "Jadi kalau narkoba diletakkan di badan sulit untuk terdeteksi, apalagi diletakkan di selangkangan," tambah Handy.

Dia mengungkapkan, bandara di Indonesia memang rata-rata tidak memiliki alat pendeteksi khusus narkoba. Standar bandara hanya memiliki Walk-Through Metal Detector, X-Ray dan Hand-Held Metal Detector, yang diletakkan di dua titik. Yaitu sebelum memasuki ruangan check in dan sebelum memasuki ruang tunggu. "Standar memang hanya dua kali pemeriksaan," ungkapnya.

Dengan begitu, maka bandara hanya dapat memaksimalkan petugas AVSEC supaya lebih teliti dalam memeriksa dan melihat gelagat para calon penumpang. "Jadi petugas AVSEC yang harus lebih dimaksimalkan," ujar Handy. (ris/ay/ran)


BACA JUGA

Selasa, 19 September 2017 16:47

Para Tersangka OTT KPK ini Ditahan Terpisah

JAKARTA – Di mana lokasi tahanan para tersangka yang tersandung kasus OTT KPK dalam dugaan suap…

Selasa, 19 September 2017 15:58

Nah Lo.. Status Facebook Kades Sungup Berbuntut Panjang

KOTABARU - Kades Sungup, Kecamatan Pulau Laut Tengah, Kabupaten Kotabaru, Aisyah, diperiksa di Polres…

Selasa, 19 September 2017 15:10

HAYOO NGAPAIN..! Berduaan di Kamar Kos, Eh Satpol PP Nongol

BANJARBARU - Seorang wanita berinisial SM (31) tak bisa berkutik, ketika pintu kamar kosnya diketuk…

Selasa, 19 September 2017 14:51
BREAKING NEWS

Mantan Anggota Dewan HSS Cabul itu Divonis 6 Tahun

KANDANGAN - Majelis hakim pengadilan Negeri (PN) Kandangan, akhirnya memutuskan kasus pencabulan…

Selasa, 19 September 2017 13:33

Kasus Pencabulan Mantan Anggota DPRD HSS Hari Ini Jalani Sidang Putusan

KANDANGAN - Kasus pencabulan yang dilakukan mantan anggota DPRD Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS)…

Selasa, 19 September 2017 11:37

Jasad Tergantung di Pelabuhan Lama itu Masih Misterius

BANJARMASIN- Kasus penemuan mayat Mr X di kawasan Pelabuhan Lama, Banjarmasin Barat, masih misterius.…

Senin, 18 September 2017 16:17

GEGER.. Granat Aktif Ditemukan Disamping Rumah Wabup, Ternyata..

KOTABARU – Dua buah granat aktif ditemukan di samping rumah dinas wakil bupati Kotabaru. Beruntung…

Minggu, 17 September 2017 16:43

Iwan Rusmali dkk Diperiksa 9 Jam, Ditahan di Rutan Berbeda

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan empat tersangka kasus dugaan suap persetujuan…

Minggu, 17 September 2017 16:39

7 Jam KPK Geledah Ruang Dewan dan PDAM

BANJARMASIN – Pasca-ditetapkannya empat tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat…

Minggu, 17 September 2017 16:30

Menunggu Pembeli, yang Datang Malah Polisi

BANJARMASIN - Niat Salimin (41) untuk mengantar Zenith pesanan pembeli gagal. Ia keburu dicokok anggota…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .