MANAGED BY:
SELASA
21 NOVEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

HUKUM & PERISTIWA

Rabu, 16 Agustus 2017 15:40
KEBETULAN? Zenith yang Dimusnahkan ini Ternyata Setara Penduduk Kalsel
DIMUSNAHKAN: Suasan pemusnahan barang bukti narkoba yang dilakukan oleh Polda Kalsel bersama instansi terkait, kemarin.

PROKAL.CO, BANJARBARU - Polda Kalsel menggelar pemusnahan barang bukti narkoba, Selasa (15/8) kemarin. Dari hasil pengungkapan kasus sejak bulan Juli hingga Agustus 2017, total tersangka yang dibekuk ada 16 orang.

Digelar di samping gedung Idham Chalid, Setda Provinsi Kalsel di Banjarbaru, pemusnahan dilakukan dengan dua cara. Yaitu, dihancurkan dengan menggunakan blender serta dibakar.

Kapolda Kalsel Brigjen Pol Rachmat Mulyana mengatakan, jumlah barbuk yang dimusnahkan cukup banyak. Untuk obat-obatan daftar G saja mencapai 4.009.900 butir. "Jumlahnya sama dengan total penduduk di Kalsel, kalau dibagikan semuanya akan dapat," katanya .

Selain obat daftar G, dia mengungkapkan, jenis narkoba lain yang mereka musnahkan adalah sabu-sabu seberat 107,72 gram. Serta, tembakau gorila sebanyak 1,9 kilogram dan extacy 10 butir. "Pemusnahan ini dalam rangka HUT Kemerdekaan RI, perintah langsung dari Kapolri. Hari ini (kemarin) semua Polda secara serentak melakukan pemusanahan barbuk," ungkapnya.

Lebih lanjut Rachmat menuturkan, barang bukti yang berhasil mereka kumpulkan paling banyak didapatkan di wilayah Banjarmasin. "Saya berharap, Ditresnarkoba sudah punya gambaran di mana saja jaringan pengedarnya. Karena, untuk mengendusnya diperlukan IT yang sangat canggih," ujarnya.

Jika pengedar besar berhasil ditemukan, dia menuturkan pihaknya akan memberikan peringatan tegas. Supaya para pengedar jera masuk ke wilayah Kalsel. "Kapolri bahkan menginstruksikan agar ditembak di tempat, menurut saya itu tidak ada salahnya," katanya.

Lalu, lewat jalur mana sajakah pengedar bisa memasukkan narkoba ke Banua? Rachmat Mulyana membeberkan, jalur yang seringkali dimanfaatkan penyelundup ialah pelabuhan-pelabuhan kecil yang ada di Kalsel. Serta, tak menutup kemungkinan Bandara Syamsudin Noor pun menjadi salah satu jalur pengiriman. "Bandara kita X-Ray nya kurang memadai untuk mendeteksi narkoba, hanya peka terhadap logam. Sehingga, pengedar bisa memanfaatkannya untuk menyelundupkan narkoba," bebernya.

Sementara itu, GM Bandara Syamsudin Noor Handy Heryudhitiawan sebelumnya membenarkan jika mereka tak memiliki pendeteksi narkoba. "Alat keamanan di bandara yang mampu mendeteksi narkoba hanyalah peralatan X-Ray. Namun, X-Ray hanya digunakan untuk memeriksa tas para calon penumpang," ungkapnya.

Sementara, para calon penumpang hanya diperiksa menggunakan Walk-Through Metal Detector (WTMD) dan Hand-Held Metal Detector. "Jadi kalau narkoba diletakkan di badan sulit untuk terdeteksi, apalagi diletakkan di selangkangan," tambah Handy.

Dia mengungkapkan, bandara di Indonesia memang rata-rata tidak memiliki alat pendeteksi khusus narkoba. Standar bandara hanya memiliki Walk-Through Metal Detector, X-Ray dan Hand-Held Metal Detector, yang diletakkan di dua titik. Yaitu sebelum memasuki ruangan check in dan sebelum memasuki ruang tunggu. "Standar memang hanya dua kali pemeriksaan," ungkapnya.

Dengan begitu, maka bandara hanya dapat memaksimalkan petugas AVSEC supaya lebih teliti dalam memeriksa dan melihat gelagat para calon penumpang. "Jadi petugas AVSEC yang harus lebih dimaksimalkan," ujar Handy. (ris/ay/ran)


BACA JUGA

Selasa, 21 November 2017 11:11

Ngeri..!! Anak Dibawah Umur Bawa Samurai, Mau Tawuran?

BANJARMASIN – Seorang remaja tertangkap tangan membawa senjata tajam (Sajam) jenis samurai, Minggu…

Senin, 20 November 2017 11:12

Kasus TKA Conch Terlindas, Sopir Loader Kini Tersangka

TANJUNG - Akhirnya proses penyelidikan Polres Tabalong menetapkan kesimpulan terkait tewasnya tenaga…

Minggu, 19 November 2017 10:42

Sopir Pingsan, Truk Kontainer Lompati Median Jalan

BANJARBARU - Pengguna jalan yang melintas di Jalan A Yani Km 23, Sabtu (18/11) kemarin dihebohkan…

Sabtu, 18 November 2017 13:12

Peti Kemas Berisi Rokok Dibobol Maling, Ratusan Juta Lenyap

BANJARMASIN - Rokok senilai ratusan juta rupiah di peti kemas area kawasan pelabuhan Trisakti Banjarmasin,…

Sabtu, 18 November 2017 13:09

Buron Satu Tahun, Akhirnya Penganiaya Fatmila Diringkus

RANTAU - Setelah hampir satu tahun lebih melarikan diri, akhirnya seorang pelaku penganiayaan berhasil…

Jumat, 17 November 2017 15:37

Razia Lagi di Eks Pembatuan, Dikira PSK, Ternyata Pelajar

BANJARBARU - Gadis 15 tahun hampir saja dibawa Satpol PP. Andai sang nenek, Sutirah tidak mati-matian…

Jumat, 17 November 2017 15:30

ASTAGFIRULLAH..!! Ayah Haus Seks, Anak Kandung Ditiduri, Kini Hamil 2 Bulan

KOTABARU - Jika sampai Melati akhirnya mengadukan ayahnya, artinya habis sudah kesabarannya. Selama…

Jumat, 17 November 2017 13:49

Digelar Dua Pekan, Operasi Zebra di Banjarbaru Jaring Ribuan Pengendara

BANJARBARU - Digelar selama dua pekan, operasi Zebra Intan 2017 Selasa (14/11) tadi telah berakhir.…

Jumat, 17 November 2017 11:27

Kaca Mobil Dipalu, Uang Pak Kades Rp100 Juta Raib

RANTAU - Warga desa Pematang Karangan Hulu,  kecamatan Tapin Tengah,  dikagetkan peristiwa…

Kamis, 16 November 2017 11:14

Haduh..!! Pelajar SMP Ketangkep Curi Motor

BANJARMASIN - Miris,  dua orang pelajar sekolah  menengah pertama yang ada di Banjarmasin,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .