MANAGED BY:
SENIN
20 NOVEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BISNIS

Kamis, 17 Agustus 2017 18:36
PLN Merdekakan 17 Desa di Kalimantan Selatan
LISTRIK DESA: Menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-72, Kamis (17/8) hari ini, PLN Wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (Kalselteng) melalui program listrik desa memberikan kado istimewa berupa aliran listrik kepada 17 desa yang tersebar di 7 kabupaten di provinsi Kalimantan Selatan.

PROKAL.CO, BANJARBARU - Menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-72, Kamis (17/8) hari ini, PLN Wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (Kalselteng) melalui program listrik desa memberikan kado istimewa berupa aliran listrik kepada 17 desa yang tersebar di 7 kabupaten di provinsi Kalimantan Selatan.

Desa-desa tersebut antara lain Desa Penampaan, Begandis, Bugis, Gunung Makmur dan Batakan di Kabupaten Tanah Laut. Desa Tinggiran 2, Pulau Sugara, Sei Bamban dan Murung Raya di Kabupaten Barito Kuala. Desa Magalau Hulu-Hilir dan Tebing Tinggi di Kabupaten Kotabaru. Desa Trans Angsaba dan Sei Loban di Kabupaten Tanah Bumbu. Desa Ampinang dan Marajai di Kabupaten Balangan. Desa Sialing di Kabupaten Tabalong serta Desa Tunggul Belanti di Kabupaten Tapin.

Program listrik desa sendiri merupakan upaya pembangunan jaringan listrik di pelosok desa dengan tujuan meningkatkan rasio elektrifikasi desa, sehingga listrik dapat dinikmati oleh masyarakat yang tinggal di pelosok-pelosok desa.

Pencapaian kerja keras PLN dalam melistriki 17 desa tersebut merupakan prestasi yang patut diapresiasi sebagai upaya dalam meningkatkan perekonomian daerah, mengingat segala tantangan yang harus dihadapi petugas PLN di lapangan.

General Manager PLN Kalselteng, Purnomo, dalam keterangannya Rabu (16/7) menjelaskan bahwa dengan tambahan 17 desa yang telah berhasil dialiri listrik, saat ini Rasio Desa Berlistrik di Kalimantan Selatan telah mencapai 96,5 %. Itu artinya hanya tinggal tersisa 71 Desa lagi yang akan dialiri listrik. PLN sendiri menargetkan pada akhir tahun 2019 seluruh Desa di Kalimantan Selatan akan berlistrik.

"Kami bersyukur hari ini kami dapat memberikan kemerdekaan berupa penerangan listrik kepada masyarakat di 17 Desa tersebut. Namun kami tidak berhenti sampai disini, setelah 17 Desa ini, saat ini kami masih berusaha segera menyelesaikan pembangunan jaringan listrik bagi 15 Desa lainnya, sehingga kami berharap tahun ini kami dapat menyelesaikan total 32 Desa", ujarnya.

Lebih lanjut Purnomo menjelaskan bahwa keberhasilan PLN menerangi Desa-Desa yang belum berlistrik merupakan komitmen nyata PLN untuk terus mendukung Nawa Cita Presiden Joko Widodo, yakni membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah dan desa-desa. Keberhasilan PLN ini juga merupakan wujud nyata dalam mewujudkan cita-cita menuju Kalimantan terang.

Menurutnya kerja keras PLN menerangi pelosok desa melalui program listrik desa tidak akan terwujud apabila tidak ada dukungan dari pemerintah daerah setempat. Oleh karena itu PLN sangat mengapresiasi dukungan yang diberikan oleh Kepala Daerah, dalam hal ini Gubernur Kalimantan Selatan, Bupati Tanah Laut, Bupati Barito Kuala, Bupati Kotabaru, Bupati Tanah Bumbu, Bupati Tapin, Bupati Balangan dan Bupati Tabalong.

Total investasi yang dikeluarkan PLN dalam melistriki 17 desa tersebut mencapai 22,1 miliar rupiah. Adapun nilai investasi tersebut mencakupi pemasangan Jaringan Tegangan Menengah (JTM) sepanjang 47,9 kilo meter sirkit (kms), Jaringan Tegangan Rendah (JTR) sepanjang 44,3 kms, serta 30 buah trafo berkapasitas total 1.525 kilo Volt Ampere (kVA). Diperkiran pertumbuhan potensi pelanggan dari investasi di 17 desa ini mencapai 1.634 pelanggan.

"Kebutuhan akan listrik tidak bisa ditawar lagi, listrik telah menjadi kebutuhan utama masyarakat. Sehingga PLN akan terus bekerja keras memerdekakan masyarakat di pelosok desa dengan cara menghadirkan listrik", pungkasnya. (ist/mat/ema)


BACA JUGA

Jumat, 17 November 2017 14:31

Ikan Kalsel Sasar Pasar Uni Eropa

BANJARMASIN – Sertifikat Hasil Tangkapan Ikan (SHTI) adalah salah satu syarat ekspor produk perikanan…

Kamis, 16 November 2017 08:40

Nasi Rantang Membangkitkan Kenangan Ala Dafam

BANJARBARU - Rantang adalah simbol kenangan masa kecil. Hampir semua orang punya kisah tersendiri…

Jumat, 10 November 2017 11:31

Ssstt.. Kawasan Gambut Sekarang Makin Mahal Loh

BANJARMASIN - Masyarakat Profesii Penilai Indonesia (MAPPI) Kalselteng menilai kawasan Gambut Kabupaten…

Senin, 06 November 2017 11:15

Dafam Good Sleep Hanya Dibulan November

BANJARBARU -  Menjadi seorang Therapist adalah salah satu bidang yang saat ini banyak di tekuni. Dari…

Sabtu, 04 November 2017 14:17

Bikin Malu Wajib Pajak Nakal

BANJARBARU - Pemko mengirim sinyal keras pada semua wajib pajak. Penunggak pajak atau wajib pajak yang…

Senin, 30 Oktober 2017 15:55

Dafam Sukses Gelar Fashion Day Sasirangan

BANJARBARU - Grand Dafam Q Hotel Banjarbaru sukses menggelar Fashion Day Sasirangan, Sabtu (28/10) tadi.…

Senin, 23 Oktober 2017 16:04

Grand Dafam Q Hotel Banjarbaru Ajak Anak Menabung Pohon

BANJARBARU - Banyak cara mengedukasi generasi mencintai lingkungan sejak dini. Salah satunya seperti…

Senin, 23 Oktober 2017 09:27

Siswa Berprestasi dapat Perlengkapan Sekolah

BATULICIN - Dinas Sosial Propinsi Kalsel menyerahkan paket bantuan sosial berupa perlengkapan sekolah…

Minggu, 22 Oktober 2017 19:24

Warga Resah, Gas 3 Kg di Tanbu Langka

BATULICIN - Sejak beberapa minggu ini, masyarakat Kabupaten Tanah Bumbu, yang sebagian merupakan warga…

Minggu, 15 Oktober 2017 11:57

Dibanding Tala, Tanbu Lebih Siap Jadi Kawasan Industri

BANJARMASIN – Pemerintah pusat sudah menunjuk Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu dan Jorong, Kabupaten…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .