MANAGED BY:
KAMIS
23 NOVEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BANUA

Jumat, 18 Agustus 2017 16:42
PT SILO Beberkan Izin, Walhi: IUP Produksinya Janggal
INI IZIN KAMI: Yohan Gessong memperlihatkan bukti izin IUP Produksi Pulau Laut yang ditandatangani Bupati HM Sjachrani Mataja.

PROKAL.CO, KOTABARU - PT SILO Group (Sebuku Group) akhirnya membuka data dan memperlihatkan Izin Usaha Pertambangan (IUP) Produksi tiga perusahaan batubara di Pulau Laut yang ditandatangani mantan Bupati Kotabaru Sjahcrani Mataja pada 7 Juli 2010.

"Kami tidak mau menyerang. Ini kami hanya mau meluruskan. Kalau izin kami memang sudah ada, dikeluarkan bupati waktu itu Pak Sjachrani (Mataja)," ujar Manajer PT Sebuku Tanjung Coal (SILO Group), Yohan Gessong kepada Radar Banjarmasin, Kamis (17/8) kemarin.

Dia memperlihatkan IUP Produksi PT Sebuku Tanjung Coal, PT Sebuku Sejaka Coal, dan PT Sebuku Batubai Coal. Ia juga menyebut ada satu IUP Produksi milik PT Banjar Asri, namun bukan komoditas batubara tapi bijih besi, juga dikeluarkan Sjachrani pada tanggal yang sama.

Dari data itu, PT Sebuku Batubai Coal mendapat izin seluas 5.140 hektar di Kecamatan Pulau Laut Utara dan Pulau Laut Tengah.

PT Sebuku Tanjung Coal seluas 8.990 hektar Kecamatan Pulau Laut Utara dan Pulau Laut Tengah. PT Sebuku Sejaka Coal seluas 8.140 hektar di Kecamatan Pulau Laut Timur.

Dan PT Banjar Asri seluas 1.395 hektar di Pulau Laut Timur. Semua izin berlaku sampai 7 Juli 2030. "Nggak mungkin kami berani nambang kalau izin tak lengkap," kata Yohan.
Dikonfirmasi kemudian, Sjachrani mengaku tidak terlalu ingat.

"Tapi rasanya cuma empat ribu hektar," ujarnya seraya meminta wartawan mengontak Kepala Dinas Pertambangan di eranya, Akhmad Rivai yang hingga berita ini diturunkan belum menjawab telepon wartawan Radar Banjarmasin.

Sjachrani menegaskan, jika pun demikian, karena SILO Group sudah mengubah MoU yang dikeluarkan di masa pemerintahannya, maka IUP Produksi pada tiga perusahaan batubara itu menjadi tidak sah.

Karena dalam hal ini, PT SILO tidak melakukan persyaratan yang telah dijanjikan sebelumnya (wanprestasi), diantaranya membuat jembatan Pulau Laut ke Pulau Kalimantan, tidak menjual batubara ke luar, dan lainnya.

"Oke, katanya udah diubah di zaman (Bupati Kotabaru) Irhami, tapi perjanjian itu melekat. Siapa yang bisa mencabut perjanjian itu? Ayo aku tanya, siapa yang bisa?" ujarnya.

Apalagi, ucapnya, Dirut PT SILO Hendry Yulianto sebelumnya berencana menjual batubara kalori tinggi di Pulau Laut ke Jepang. Dengan alasan, kebutuhan power plant di Pulau Sebuku atau Pulau Laut cukup kalori menengah. "Itu juga jelas sudah melanggar perjanjian," tegasnya.

Dirut PT SILO Hendry Yulianto sendiri mengatakan, perjanjian yang diubah di zaman bupati Irhami Ridjani sah saja, karena kepala daerah yang membuat perjanjian mewakili pemerintah daerah. "Kan bukan dengan pribadi Pak Sjachrani, tapi kepada pemerintah daerah," tandasnya.

Sementara Direktur Walhi Kisworo Dwicahyono mengatakan, jika perjanjian diubah, maka IUP Produksi perusahaan di Pulau Laut itu batal. Namun tegasnya, perjanjian itu sebenarnya janggal, karena untuk mendapatkan IUP Produksi harus melalui banyak tahapan, bukan hanya perjanjian semata. "Ini juga ada indikasi pelanggaran di sana," ujarnya.

Dia pun meminta pihak berwenang dalam hal ini Dinas ESDM Kalsel bersikap tegas. "Jangan karena ini awalnya dikeluarkan daerah, maka lempar sana, lempar sini. Sudah jelas, IUP Produksi itu patut ditinjau ulang," tambahnya.

Bahkan, dia pun meragukan status CnC pada IUP Sebuku Group tersebut. "Karena buktinya banyak masalah ditimbulkan. Kan bukti kalau itu belum clear n clean. Kenapa bisa mendapatkan CnC? Ini juga menjadi tanda tanya," katanya.

Kis juga meminta semua pihak mengawasi tambang Pulau Laut. "Bahkan saya berharap KPK juga turun terkait masalah ini. Karena ada banyak kejanggalan dalam proses perizinannya," tegasnya. (zal/ay/ran)


BACA JUGA

Kamis, 23 November 2017 15:08

Meski Sudah Ditutup, Pembatuan Masih Hidup

BANJARBARU - Bisnis esek-esek di Pembatuan nampaknya kembali menggeliat. Satpol PP Banjarbaru, Rabu…

Kamis, 23 November 2017 14:58

KRITIS..! 31 Daerah Aliran Sungai di Kalsel Harus Dipulihkan

BANJARMASIN – Kondisi alam rusak karena ulah manusia. Ini pula yang dialami Daerah Aliran Sungai…

Kamis, 23 November 2017 14:54
Jelang Pilkada 2018

Ada Apa ini..! KPUD Tapin Rahasiakan Calon Independen

RANTAU – Sosialisasi syarat dan teknis pencalonan Bupati dan Wakil Bupati Tapin dilakukan Komisi…

Kamis, 23 November 2017 14:42
Berita Banjarbaru

Banjarbaru Launching Penyelamatan dan Pelestarian Arsip Permanen

BANJARBARU - Walikota Banjarbaru H Nadjmi Adhani, Rabu (22/11) kemarin menghadiri Launching Penyelamatan…

Kamis, 23 November 2017 14:24
Berita Tanah Bumbu

DICARI..! Empat Perempuan Cantik Direkrut Dishub untuk Posisi ini

BATULICIN - Dinas Perhubungan (Dishub) Tanbu membuka penerimaan petugas LLAJ cantik. Mereka nantinya…

Kamis, 23 November 2017 14:20
Berita Tanah Bumbu

Polres Tanbu Sosialisasikan Sistem Pengawasan Dana Desa

BATULICIN - Polres Tanah Bumbu menggelar sosialisasi tentang pengelolaan dana desa (APBDes) se-Kecamatan…

Kamis, 23 November 2017 14:12
Berita Tanah Bumbu

Wabup Tanbu Launching BPJS Ketenagakerjaan

BATULICIN - Pemkab Tanbu kembali me-launching Program Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan tahun…

Kamis, 23 November 2017 11:47

Asiikk..!! Gaji Guru Honorer Bakal Naik

BANJARMASIN - Minimnya gaji guru honorer mendapat perhatian dari DPRD Kota Banjarmasin. Terlebih…

Rabu, 22 November 2017 19:58
Berita Tabalong

Bupati Anang Syakhfiani Wisuda 1.781 Santri TKA

TANJUNG - Bupati Tabalong H Anang Syakhfiani beserta istri Hj Syarifah Syifa Anang Syakhfiani,…

Rabu, 22 November 2017 13:06

Ini Poin-poin Kesepakatan Taksi Online-Konvensional di Kalsel

BANJARMASIN – Babak baru perselisihan moda transportasi di Banua menemui titik terang. Dalam rapat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .