MANAGED BY:
SENIN
25 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

FEATURE

Sabtu, 19 Agustus 2017 12:25
Hunting Bareng di  Desa Wisata Wadian Tambai Halong

Menyajikan Pesona Budaya Dayak Meratus

HUNTING: Salah satu momen yang dihadirkan untuk diabadikan oleh para fotografer saat hunting bareng | FOTO WAHYUDI RADAR BANJARMASIN.

PROKAL.CO, Keelokan Desa Wisata Wadian Tambai, Kabupaten Balangan, yang menyimpan ragam seni  dan budaya serta kearifan lokal, menjadi daya tarik para pencinta fotografi untuk mengabadikan setiap momen yang ada di sana melalui lensa kamera.

------------------------------------

WAHYUDI, Balangan.

------------------------------------

SEKITAR 30 fotografer yang berasal dari Balangan dan daerah lain, akhir pekan lalu secara sengaja mengunjungi Desa Wisata Wadian Tambai di Kecamatan Halong, Kabupaten Balangan.

Kedatangan pelaku dan penikmat seni lukis digital ini disambut oleh penduduk desa yang dihuni oleh suku Dayak Meratus yang terkenal ramah dan hidup harmonis berdampingan dengan alam.

Untuk memanjakan rombongan fotografer yang datang, dipersembahkan tarian Rajaki Pangume atau rezeki bercocok tanam dengan diiringi musik tradisional khas Dayak Meratus. Tidak hanya sekali, namun tiga kali. Agar fotografer tidak kehilangan momen.

“Tarian ini yang biasanya kami bawakan saat aruh adat usai panen raya sebagai rasa syukur kepada Sang Maha Pencipta atas rezeki yang telah diberikan,” ujar Yansyah, ketua sekaligus pelatih di Sanggar Seni Wadian Tambai Balangan.

Puas memotret gerak gemulai para penari, semua fotografer dipersilakan untuk mengeksplorasi gaya foto masing-masing yang diinginkan dari lima penari yang mengenakan baju adat Dayak.

Selain penari tadi, juga ada lima warga yang menjadi model mengenakan pakaian khas Dayak Meratus lengkap dengan senjata tradisionalnya seperti sumpit dan mandau, yang kemudian oleh para fotografer dijadikan model foto dadakan dengan latar balai adat.

Usai sesi potret, para pengunjung diperkenalkan dengan kegiatan keseharian warga di sana, dari bangun tidur, mencari rezeki, berburu, kearifan lokal suku Dayak Meratus dan lain sebagainya.

Sekretaris Dewan Adat Dayak (DAD), Caci, yang juga asli warga setempat mengungkapkan, salah satu tujuan ditetapkannya desa yang nama aslinya adalah Desa Kapul ini sebagai desa wisata oleh pemerintah setempat, tak terlepas dari upaya untuk menjaga dan memperkenalkan kekayaan budaya yang ada di sana ke masyarakat luas.

“Karena itu, kami sangat senang kalau ada tamu yang datang ke sini. Asalkan ada pemberitahuan sebelumnya kalau mau datang, pasti kita sambut,” ujarnya.

Sementara itu, koordinator fotografer, Surya, mengakui ia sangat puas dengan sambutan yang diberikan warga Desa Kapul.

Terlebih dengan dimanjanya lensa kameranya untuk mengabadikan kehidupan masyarakat suku Dayak Meratus. “Ya kita merasa sangat termanjakan dengan sambutan yang diberikan ini,” tuturnya. (yud/tof)


BACA JUGA

Minggu, 17 September 2017 16:51

Mengenang Kejayaan Bioskop Tua di Banjarmasin

BANJARMASIN - Sejak awal tahun 2000, bioskop-bioskop rakyat mulai tergerus oleh zaman. Keberadaannya…

Minggu, 10 September 2017 20:43

Berkenalan dengan Komunitas Pecinta Anime di Banua

Setiap tampil di sebuah acara, para cosplayer selalu menjadi pusat perhatian. Kecantikan seperti komik…

Minggu, 10 September 2017 20:38

Bisnis Sawit di Tanbu Kembali Menggeliat

Kabupaten Tanah Bumbu dikenal surganya penambang batu bara. Namun, seiring berjalannya waktu, saat ini…

Sabtu, 09 September 2017 15:40

Semakin Merosotnya Hutan Galam di Kabupaten Batola

Pembuatan pondasi bangunan di lahan rawa membutuhkan batang galam yang tak sedikit. Namun harga galam…

Jumat, 08 September 2017 15:12

Guru Sekolah Terpencil Keluhkan Minimnya Media Pembelajaran di Meratus

Daerah pedalaman tetap sulit untuk mendapatkan keadilan pemerataan pendidikan. Jika di kota, media pembelajaran…

Kamis, 07 September 2017 14:36

Gimana Nasib Mereka? Ibu Meninggal, Ayah Gangguan Jiwa

Usia mereka masih anak-anak, namun tiga bersaudara berinisial Z (11), R (5) dan V (3) tak lagi mendapatkan…

Rabu, 06 September 2017 14:30

Menyaksikan Tradisi Badandang di Desa Andhika: Dengung Menyayat di Atas Langit Tapin

Cuaca terik tidak menyurutkan keinginan ratusan pasang mata warga yang ingin melihat bedandang (layang-layang…

Minggu, 03 September 2017 12:22

Mengulik Kisah Ritual Kebal Tubuh di Kalsel: Bisa Kebal Sejak Lahir

Masyarakat Banjar kaya dengan berbagai macam fenomena dan ritual budaya yang bersifat khas. Salah satu…

Rabu, 30 Agustus 2017 14:32

Menengok Tradisi Warga Kandangan Membawa Senjata Tajam

Kandangan dikenal sebagai tanah jawara. Konon dulu di daerah ini ada banyak jagau. Warganya dikenal…

Selasa, 29 Agustus 2017 16:31

Fotografer Banua Menggali Ilmu Fotografi Komersial

Selain dituntut profesional, seorang fotografer komersial juga harus pintar mengkhayal. Pelajaran itu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .