MANAGED BY:
SABTU
25 NOVEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BANUA

Selasa, 22 Agustus 2017 11:50
Nadjmi: Setop Ribut Tanah Uruk di Bandara Syamsudin Noor
PROYEK BANDARA: Pintu masuk area proyek Bandara Syamsudin Noor, difoto belum lama ini. Walikota menuntut agar polemik tanah uruk bandara tak lagi diributkan.

PROKAL.CO, BANJARBARU - Polemik tanah uruk untuk pengembangan Bandara Syamsudin Noor berlanjut. Diulas di media massa dan kini melebar ke media sosial. Sampai-sampai Walikota Banjarbaru Nadjmi Adhani harus angkat bicara.

Ia meminta semua pihak berhenti berdebat, fokus agar PSN (Proyek Strategis Nasional) itu rampung tepat waktu. "Maaf saja, saya tidak ada kepentingan. Saya malah curiga polemik ini muncul hanya gara-gara persaingan bisnis antar kontraktor," kata Nadjmi, kemarin (21/8).

Tanah uruk untuk pengembangan bandara baru dituding ilegal. Mengingat RTRW (Rencana Tata Ruang Wilayah) Banjarbaru melarang adanya pertambangan galian C. Izin yang diterbitkan Pemko pun sebatas izin pematangan lahan, bukan jual beli tanah uruk.

Namun, dari pertemuan Komisi III DPRD Banjarbaru dengan PT Angkasa Pura I terungkap, Pemko disebut-sebut telah memberi pengecualian. Mengingat presiden telah menetapkan pengembangan Syamsudin Noor sebagai PSN.

"Ini proyek yang sangat penting bagi masyarakat Kalsel dan Pemprov. Kalau diributkan, saya kurang tahu motivasinya apa. Mari berpikir untuk kepentingan pembangunan ke depan," imbuhnya.

Nadjmi mengakui ada permohonan ke meja kerjanya. Untuk memberi rekomendasi, agar subkontraktor yang ditunjuk kontraktor pelaksana proyek bandara aman dari segi legalitas.

"Kalau ternyata tanah uruknya berasal dari sini, pertimbangannya mungkin jarak dan ongkos. Saya yakin kontraktor sudah sangat berhati-hati dari segi aturan main," pungkasnya.

Diwartakan sebelumnya, pimpinan pelaksana proyek bandara Taochid P Hadi mengaku sudah mendapat lampu hijau untuk pengadaan tanah uruk. Berupa legal opinion (pendapat hukum) dari Kejaksaan Negeri.

Jika tanah uruk itu belum juga dipasok ke area proyek, bukan lantaran soal status legal atau ilegal, tapi lebih karena masalah teknis. Lantaran rute atau akses untuk memasok tanah uruk itu belum siap. Sementara untuk memakai jalan lingkungan, terbentur protes warga setempat.

Menelan investasi sebesar Rp2,3 triliun, proyek bandara ditarget rampung pada akhir 2019. Setelah menjalani serangkaian tes layak operasi dari Kementerian Perhubungan, diprediksi pertengahan 2019 barulah bandara baru itu bisa digunakan penumpang. (fud/by/ram) 


BACA JUGA

Jumat, 24 November 2017 14:48

Senin Independen HSS Serahkan Berkas

KANDANGAN – Pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati H Najmuddin-HM Ridha dari jalur independen…

Jumat, 24 November 2017 14:44

Gara-Gara Aturan, Ekspor Udang Diprediksi Anjlok

BANJARBARU - Aturan Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Susi Pudjiastuti mengenai aturan pelarangan alat…

Jumat, 24 November 2017 14:39

Palmi Jaya: Ajaran Balian Bukan Hindu Maupun Kaharingan

BANJARBARU – Ketua Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Kalimantan Selatan, Palmi Jaya menegaskan…

Jumat, 24 November 2017 13:24

Berikan Kiat Cara Bekerja Dengan Bahagia

BANJARBARU - Program kelas inspirasi yang digelar oleh General Manager Community Plus (GMC+) bekerja…

Jumat, 24 November 2017 12:59

Jalan A Yani Km 32 Dipasang Videotron, Pengendara: Silau Pak!

BANJARBARU - Di Banjarbaru kini telah tersedia videotron, dipasang di Jalan A Yani Km 32. Sayangnya,…

Jumat, 24 November 2017 11:21

9.537 Orang Sudah Mendapat Penyuluhan

BATULICIN - Ratusan anggota majelis taklim dan pengajian yang ada di Bumi Bersujud, mengikuti sosialisasi…

Jumat, 24 November 2017 11:20

Komitmen Tingkatkan Pelayanan Kesehatan

BATULICIN - Wabup Tanbu Sudian Noor mengatakan, salah satu indikator bahwa Kabupaten Tanah Bumbu terkenal…

Jumat, 24 November 2017 11:17

Wujudkan Masyarakat Sehat dan Berkualitas

BATULICIN - Sinergi dengan peningkatan pembangunan sejumlah sarana kesehatan di Kabupaten Tanbu, pemerintah…

Jumat, 24 November 2017 11:02

Atasi Genangan dan Sampah Kiriman, ini yang Dilakukan Pemko

BANJARMASIN – Hujan sering mengguyur Banjarmasin dalam waktu satu bulan terakhir. Mulai dari intensitas…

Kamis, 23 November 2017 15:08

Meski Sudah Ditutup, Pembatuan Masih Hidup

BANJARBARU - Bisnis esek-esek di Pembatuan nampaknya kembali menggeliat. Satpol PP Banjarbaru, Rabu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .