MANAGED BY:
RABU
21 FEBRUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BANUA

Selasa, 22 Agustus 2017 11:50
Nadjmi: Setop Ribut Tanah Uruk di Bandara Syamsudin Noor
PROYEK BANDARA: Pintu masuk area proyek Bandara Syamsudin Noor, difoto belum lama ini. Walikota menuntut agar polemik tanah uruk bandara tak lagi diributkan.

PROKAL.CO, BANJARBARU - Polemik tanah uruk untuk pengembangan Bandara Syamsudin Noor berlanjut. Diulas di media massa dan kini melebar ke media sosial. Sampai-sampai Walikota Banjarbaru Nadjmi Adhani harus angkat bicara.

Ia meminta semua pihak berhenti berdebat, fokus agar PSN (Proyek Strategis Nasional) itu rampung tepat waktu. "Maaf saja, saya tidak ada kepentingan. Saya malah curiga polemik ini muncul hanya gara-gara persaingan bisnis antar kontraktor," kata Nadjmi, kemarin (21/8).

Tanah uruk untuk pengembangan bandara baru dituding ilegal. Mengingat RTRW (Rencana Tata Ruang Wilayah) Banjarbaru melarang adanya pertambangan galian C. Izin yang diterbitkan Pemko pun sebatas izin pematangan lahan, bukan jual beli tanah uruk.

Namun, dari pertemuan Komisi III DPRD Banjarbaru dengan PT Angkasa Pura I terungkap, Pemko disebut-sebut telah memberi pengecualian. Mengingat presiden telah menetapkan pengembangan Syamsudin Noor sebagai PSN.

"Ini proyek yang sangat penting bagi masyarakat Kalsel dan Pemprov. Kalau diributkan, saya kurang tahu motivasinya apa. Mari berpikir untuk kepentingan pembangunan ke depan," imbuhnya.

Nadjmi mengakui ada permohonan ke meja kerjanya. Untuk memberi rekomendasi, agar subkontraktor yang ditunjuk kontraktor pelaksana proyek bandara aman dari segi legalitas.

"Kalau ternyata tanah uruknya berasal dari sini, pertimbangannya mungkin jarak dan ongkos. Saya yakin kontraktor sudah sangat berhati-hati dari segi aturan main," pungkasnya.

Diwartakan sebelumnya, pimpinan pelaksana proyek bandara Taochid P Hadi mengaku sudah mendapat lampu hijau untuk pengadaan tanah uruk. Berupa legal opinion (pendapat hukum) dari Kejaksaan Negeri.

Jika tanah uruk itu belum juga dipasok ke area proyek, bukan lantaran soal status legal atau ilegal, tapi lebih karena masalah teknis. Lantaran rute atau akses untuk memasok tanah uruk itu belum siap. Sementara untuk memakai jalan lingkungan, terbentur protes warga setempat.

Menelan investasi sebesar Rp2,3 triliun, proyek bandara ditarget rampung pada akhir 2019. Setelah menjalani serangkaian tes layak operasi dari Kementerian Perhubungan, diprediksi pertengahan 2019 barulah bandara baru itu bisa digunakan penumpang. (fud/by/ram) 


BACA JUGA

Rabu, 21 Februari 2018 12:20
Parlementaria Balangan

Dewan Balangan Imbau Masyarakat Beralih Dari Karet

PARINGIN – Hingga saat ini, mayoritas masyarakat Kabupaten Balangan masih ketergantungan dengan…

Rabu, 21 Februari 2018 11:35

Harga Elpiji 3 Kg di Banua Makin Sulit Dikendalikan

Kelangkaan tabung gas elpiji ukuran tiga kilogram bikin rakyat kecil Banua menjerit. Dalam beberapa…

Rabu, 21 Februari 2018 11:30
BREAKING NEWS

HMI Demo, Minta Kasus Penganiayaan Usman Diusut Tuntas

KOTABARU - Mahasiswa yang tergabung dalam naungan HMI (Himpunan Mahasiswa Islam) Kotabaru berunjuk rasa…

Rabu, 21 Februari 2018 11:07

Warga Kelayan Selatan Rela Antri Demi Satu Tabung Gas

BANJARMASIN - Puluhan warga di Laksana Intan, Kelayan Selatan, terpaksa antre di depan Pangkalan gas…

Rabu, 21 Februari 2018 11:04

Berkat Kapal Sapu-sapu, Invasi Eceng Gondok Digagalkan

BANJARMASIN - Eceng gondok kembali menyerang kota. Kemarin (20/2), tanaman yang tumbuh di permukaan…

Rabu, 21 Februari 2018 11:00

Dirut Baru PDAM Nanti Bakal Ditunggu Utang

BANJARMASIN - Posisi Direktur Utama PDAM Bandarmasih sebentar lagi dilelang. Siapapun nanti yang terpilih,…

Rabu, 21 Februari 2018 09:48

Para Badut Banjarbaru di Panggil Satpol PP, Ini Kesepakatannya

BANJARBARU - Badut jalanan akhirnya bisa beraktivitas dengan tenang. Sebab, Satpol PP Banjarbaru telah…

Rabu, 21 Februari 2018 09:44
Parlementaria

Dewan Minta Tingkatkan Fasilitas Peserta Didik Disabilitas

BANJARBARU - Dari total 48 ribu peserta didik SD dan SMP di Banjarbaru, 500 di antaranya merupakan penyandang…

Rabu, 21 Februari 2018 09:42
Pemko Banjarbaru

Wawali Banjarbaru Sambut Kedatangan Menteri Perdagangan

BANJARBARU - Wakil Walikota Banjarbaru H Darmawan Jaya Setiawan didampingi Kepala Dinas Perdagangan…

Rabu, 21 Februari 2018 09:34

50 Guru Berprestasi di Tanbu Ikuti Diklat OSM

BATULICIN - Bupati Tanah Bumbu Mardani H Maming kembali memberangkatkan guru berprestasi untuk mengikuti…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .