MANAGED BY:
SENIN
22 JANUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BISNIS

Rabu, 23 Agustus 2017 16:37
Solar Langka di Banjarmasin, ini Penjelasan Pertamina
MULAI LANGKA: Seorang pelanggan mengisi solar di sebuah SPBU di Banjarmasin sementara antrean mengular di belakang. Solar semakin susah dicari beberapa hari terakhir.

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Pengguna BBM jenis solar di Banjarmasin, Selasa (22/8) kemarin tampak kebingungan. Para sopir ini harus rela antre di SPBU hingga 1 jam lebih untuk mendapatkan solar di depan SPBU KM 5 Banjarmasin. Alhasil, antrean sempat mengular ke badan jalan raya.

Salah seorang sopir truk Wawan mengaku baru kemarin mencari BBM jenis solar agak susah dibandingkan sebelumnya. "Tak tahu juga kenapa sulit dan harus antre seperti ini," ujarnya yang mengaku telah menunggu selama satu jam.

Dia mengatakan, tak hanya di SPBU KM 5 Banjarmasin yang mengalami hal serupa. Di beberapa SPBU dalam kota yang menjual BBM jenis solar juga demikian. Bahkan ada yang stoknya kosong karena belum masuk pasokan dari pertamina. "Kemarin saya ke sini, tapi kosong. Hari ini tadi sempat ke SPBU lain ternyata kosong juga. Untung di sini ada. Tapi harus antre satu jam lebih," keluhnya.

Dengan keadaan ini, dia mempertanyakan upaya Pertamina dalam mencukupi kebutuhan BBM jenis solar agar masyarakat kecil seperti dirinya tak kesulitan berusaha. "Bagaimana mau bekerja ketika solarnya tak ada. Tak jalan truk saya," tukasnya.


Semetara itu, pengawas SPBU KM 5 Banjarmasin, Rudy menerangkan, sejak awal Agustus tadi, pasokan bio solar di tempatnya mengalami pengurangan pasokan dari Pertamina. Biasanya SPBU dijatah 10.000 liter bio solar perhari. Sekarang pasokan 10.000 liter tersebut datang dibagi dalam 2-3 hari. "Antrean yang panjang baru hari ini terjadi. Itu setelah pasokan yang kami dapat mengalami pengurangan," kata Rudy kemarin.

Antrean yang sama terjadi di SPBU Airmas di Jalan Lingkar Dalam Selatan Banjarmasin. Puluhan truk sejak pagi sudah antre disana. Namun, panjangnya tak seperti di SPBU KM 5 Banjarmasin. Supri, salah seorang petugas SPBU mengatakan, seminggu ini pasokan bio solar di tempatnya dari Pertamina tak menentu. Kadang baru dua hari datang. "Bio solar yang ada sekarang adalah pasokan yang baru datang hari ini (kemarin). Sejak Minggu tak ada kiriman masuk," terangnya.

Selama bio solar kosong, di tempatnya hanya menjual Dexlite yang tidak begitu diminati. Dari stok 10.000 liter, menghabiskan Dexlite bisa sampai 1 bulan. "Kalau bio solar, paling 5 jam sudah habis," terangnya.

Adanya pengurangan jatah bahan bakar minyak ke SPBU ditanggapi langsung oleh Area Manager Communication & Relations Pertamina kalimantan, Alicia Irzanova.

Menurutnya, tidak semua SPBU jatahnya dikurangi. Hanya SPBU yang "nakal" karena ketahuan melayani konsumen tak sesuai prosedur. "Jadi, semua aman. Tidak ada pengurangan. Mungkin yang dikurangi itu, karena terkena sanksi," katanya kepada Radar Banjarmasin.

Dia menjelaskan, melayani konsumen tak sesuai prosedur maksudnya ialah SPBU yang melakukan kecurangan. Namun, Alicia tak mau menyebutkan kecurangan-kecurangan apa yang dimaksud. "Kalau selain SPBU yang terkena sanksi, semuanya aman tidak ada pengurangan stok," jelasnya.

Alicia menjamin, pasokan BBM ke SPBU-SPBU akan aman. Sebab, stok BBM di Depo Pertamina Banjarmasin hingga kini masih tercukupi. "Pertamina akan menyuplai sesuai kebutuhan konsumen, jadi masyarakat jangan khawatir," pungkasnya.

Meski demikian, para sopir sendiri tak serta-merta percaya. Wawan memprediksi, solar sengaja dikurangi untuk membuat Dexlite yang baru dijual pertengahan April 2016 bisa dibeli. Dexlite sendiri dijual Rp7.450 per liter.

Sedangkan bio solar hanya Rp5.150. "Kalau saya berganti ke Dexlite, hitung-hitung biayanya tak masuk, malah akan rugi karena mahal," terang sopir truk di Banjarmasin ini. (mof/ay/ran)


BACA JUGA

Kamis, 18 Januari 2018 19:03

Ekspor Bahan Bakar Mineral Makin Tinggi

BANJARMASIN - Nilai ekspor melalui pelabuhan di Kalsel pada Desember 2017 tadi mencapai 783,17 juta…

Senin, 15 Januari 2018 11:16

Dadah Properti.. Ini Investasi 2018 Paling Menjanjikan di Banjarmasin

Banjarmasin tak cuma sekadar ibukota, tapi pusat perekonomian Kalsel. Bahkan provinsi tetangga, Kalteng…

Selasa, 02 Januari 2018 15:07

Pelaku Industri Optimis Perbankan Syariah Meningkat

BANJARMASIN - Industri keuangan syariah di Indonesia masih sangat kecil jika dibanding dengan industri…

Senin, 11 Desember 2017 19:17

PLN Kalselteng Kenalkan Kompor Induksi

BANJARBARU - Ratusan masyarakat Banjarmasin antusias menghadiri acara "Bamasak Mamakai Kompor Induksi"…

Sabtu, 02 Desember 2017 10:06
Kuliner

Angin Laut Membawa Hidangan Misterius ke Banjarbaru

BANJARBARU - Secara definitif, Angin laut adalah angin yang berembus dari arah lautan ke daratan…

Selasa, 28 November 2017 10:09

Pertama di Kalsel, Apartemen Eksklusif di Atas Mall dengan Keuntungan Menggiurkan

BANJARMASIN - Kalimantan Selatan rupanya jadi pasar apartemen potensial. Tidak heran, Mayapada Group…

Sabtu, 25 November 2017 11:20

Tahun ini PAD Perhotelan di Banjarmasin Meningkat

BANJARMASIN – Banyaknya kegiatan berskala nasional yang digelar, mendatangkan keuntungan tersendiri…

Jumat, 24 November 2017 14:52

Menjanjikan, Ekowisata Bekantan Terus Dikembangkan

BANJARMASIN - Saat ini wisata kehidupan liar (Wildlife Tourisme) adalah wisata yang sangat besar dan…

Kamis, 23 November 2017 11:54
Ekonomi Bisnis

Ekonomi Lesu, Pajak Hotel dan Restoran Digenjot

BANJARMASIN - Di tengah lesunya ekonomi dalam waktu dua tahun terakhir, Pemerintah Kota Banjarmasin…

Kamis, 16 November 2017 08:40

Nasi Rantang Membangkitkan Kenangan Ala Dafam

BANJARBARU - Rantang adalah simbol kenangan masa kecil. Hampir semua orang punya kisah tersendiri…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .