MANAGED BY:
KAMIS
24 MEI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BISNIS

Rabu, 23 Agustus 2017 16:37
Solar Langka di Banjarmasin, ini Penjelasan Pertamina
MULAI LANGKA: Seorang pelanggan mengisi solar di sebuah SPBU di Banjarmasin sementara antrean mengular di belakang. Solar semakin susah dicari beberapa hari terakhir.

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Pengguna BBM jenis solar di Banjarmasin, Selasa (22/8) kemarin tampak kebingungan. Para sopir ini harus rela antre di SPBU hingga 1 jam lebih untuk mendapatkan solar di depan SPBU KM 5 Banjarmasin. Alhasil, antrean sempat mengular ke badan jalan raya.

Salah seorang sopir truk Wawan mengaku baru kemarin mencari BBM jenis solar agak susah dibandingkan sebelumnya. "Tak tahu juga kenapa sulit dan harus antre seperti ini," ujarnya yang mengaku telah menunggu selama satu jam.

Dia mengatakan, tak hanya di SPBU KM 5 Banjarmasin yang mengalami hal serupa. Di beberapa SPBU dalam kota yang menjual BBM jenis solar juga demikian. Bahkan ada yang stoknya kosong karena belum masuk pasokan dari pertamina. "Kemarin saya ke sini, tapi kosong. Hari ini tadi sempat ke SPBU lain ternyata kosong juga. Untung di sini ada. Tapi harus antre satu jam lebih," keluhnya.

Dengan keadaan ini, dia mempertanyakan upaya Pertamina dalam mencukupi kebutuhan BBM jenis solar agar masyarakat kecil seperti dirinya tak kesulitan berusaha. "Bagaimana mau bekerja ketika solarnya tak ada. Tak jalan truk saya," tukasnya.


Semetara itu, pengawas SPBU KM 5 Banjarmasin, Rudy menerangkan, sejak awal Agustus tadi, pasokan bio solar di tempatnya mengalami pengurangan pasokan dari Pertamina. Biasanya SPBU dijatah 10.000 liter bio solar perhari. Sekarang pasokan 10.000 liter tersebut datang dibagi dalam 2-3 hari. "Antrean yang panjang baru hari ini terjadi. Itu setelah pasokan yang kami dapat mengalami pengurangan," kata Rudy kemarin.

Antrean yang sama terjadi di SPBU Airmas di Jalan Lingkar Dalam Selatan Banjarmasin. Puluhan truk sejak pagi sudah antre disana. Namun, panjangnya tak seperti di SPBU KM 5 Banjarmasin. Supri, salah seorang petugas SPBU mengatakan, seminggu ini pasokan bio solar di tempatnya dari Pertamina tak menentu. Kadang baru dua hari datang. "Bio solar yang ada sekarang adalah pasokan yang baru datang hari ini (kemarin). Sejak Minggu tak ada kiriman masuk," terangnya.

Selama bio solar kosong, di tempatnya hanya menjual Dexlite yang tidak begitu diminati. Dari stok 10.000 liter, menghabiskan Dexlite bisa sampai 1 bulan. "Kalau bio solar, paling 5 jam sudah habis," terangnya.

Adanya pengurangan jatah bahan bakar minyak ke SPBU ditanggapi langsung oleh Area Manager Communication & Relations Pertamina kalimantan, Alicia Irzanova.

Menurutnya, tidak semua SPBU jatahnya dikurangi. Hanya SPBU yang "nakal" karena ketahuan melayani konsumen tak sesuai prosedur. "Jadi, semua aman. Tidak ada pengurangan. Mungkin yang dikurangi itu, karena terkena sanksi," katanya kepada Radar Banjarmasin.

Dia menjelaskan, melayani konsumen tak sesuai prosedur maksudnya ialah SPBU yang melakukan kecurangan. Namun, Alicia tak mau menyebutkan kecurangan-kecurangan apa yang dimaksud. "Kalau selain SPBU yang terkena sanksi, semuanya aman tidak ada pengurangan stok," jelasnya.

Alicia menjamin, pasokan BBM ke SPBU-SPBU akan aman. Sebab, stok BBM di Depo Pertamina Banjarmasin hingga kini masih tercukupi. "Pertamina akan menyuplai sesuai kebutuhan konsumen, jadi masyarakat jangan khawatir," pungkasnya.

Meski demikian, para sopir sendiri tak serta-merta percaya. Wawan memprediksi, solar sengaja dikurangi untuk membuat Dexlite yang baru dijual pertengahan April 2016 bisa dibeli. Dexlite sendiri dijual Rp7.450 per liter.

Sedangkan bio solar hanya Rp5.150. "Kalau saya berganti ke Dexlite, hitung-hitung biayanya tak masuk, malah akan rugi karena mahal," terang sopir truk di Banjarmasin ini. (mof/ay/ran)


BACA JUGA

Rabu, 23 Mei 2018 15:32

Untuk Ramadan dan Lebaran, BI Siapkan Rp3,6 T Uang Baru

BANJARMASIN - Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Kalsel menyiapkan uang baru sebanyak Rp3,6 triliun…

Minggu, 13 Mei 2018 06:08

Telur Ayam di Banjarbaru Mulai Naik

BANJARBARU - Harga telur ayam ras di Martapura mulai mengalami kenaikan cukup signifikan. Seiring…

Selasa, 08 Mei 2018 16:34
Berita Tabalong

MURAH..! Harga Tiket Pesawat Tabalong - Jakarta Hanya Rp1.670.000

TANJUNG - Akhirnya Bandara Warukin di Kabupaten Tabalong kembali beroperasi, Senin (7/5). Harga tiket…

Selasa, 10 April 2018 20:12

Alamak...! 2.000 Tabung Gas Melon ini Diduga Palsu

BANJARMASIN - Direktorat Intelkam dan Direktorat Kriminal Khusus Polda Kalsel menggerebek sebuah gudang.…

Minggu, 08 April 2018 11:25

Harga Bawang Merah Naik Tajam

BANJARBARU - Harga bawang merah akhir-akhir ini terus merangkak naik. Tak tanggung-tanggung, hanya…

Sabtu, 07 April 2018 11:31

Gara-gara Berita Produk Makarel Bercacing, Penjualan Sarden Kena Imbas

BANJARBARU - Beredarnya kabar adanya produk ikan kalengan bercacing, berimbas kepada penjualan produk…

Senin, 02 April 2018 17:50

Sejak Cinemaxx Q Mall Dibuka, XXI di Duta Mall Nampak Sepi

Jika dulu, hanya ada XXI Duta Mall Banjarmasin, kini bioskop Cinemaxx juga hadir di Banjarbaru. Bagaimana…

Rabu, 28 Maret 2018 10:34

14 Tahun Ambapers, Siap Go Nasional dan Internasional

BANJARMASIN -  PT Ambang Barito Nusapersada (Ambapers) menggelar acara puncak ulang tahun ke-14…

Selasa, 27 Maret 2018 12:12
Bisnis

Datascrip Kunjungi Radar Banjarmasin

BANJARBARU - Datascrip Jakarta mengunjungi kantor pusat gedung biru Radar Banjarmasin di Landasan Ulin…

Jumat, 23 Maret 2018 15:59

FAKTA, Konsumen Kalsel Rawan Dibodohi Pelaku Usaha

Masyarakat Kalimantan Selatan mudah menjadi korban kecurangan pelaku usaha yang nakal. M OSCAR FRABY,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .