MANAGED BY:
SABTU
22 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

RAGAM INFO

Kamis, 24 Agustus 2017 12:20
Robohkan Sapi dengan Ikat Kakinya, itu Trik Kuno, ini yang Baru
DILATIH: Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Banjarmasin melakukan pelatihan kepada para jagal hewan kurban di Rumah Potong Hewan (RPH) Basirih, kemarin siang.

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Trik menyembelih hewan kurban yang besar seperti sapi dengan mengikat kakinya sudah kuno.

Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Banjarmasin, memiliki trik khusus. Sapi hanya perlu diikat dengan simpul di bagian tengahnya. Tanpa mengikat kakinya. Setelah ditarik, sapi pun langsung ambruk.

Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Banjarmasin, drh Annang Dwijatmiko, mengatakan, pelatihan dilakukan dalam rangka persiapan menyambut hari raya Idul Adha 1438 H.

Dalam pelatihan tersebut, para peserta tidak hanya diberikan teori semata, tapi juga praktik dengan tetap menjaga syariat Islam.

“Ini untuk membantu para penjagal agar menambah wawasan mereka, baik dalam hal memilih sapi, dan praktik penyembelihan,” ujarnya.

Ia menambahkan, terkait teknik merobohkan hewan korban yang baru diberikan kepada peserta, Anang mengatakan, teknik tersebut lebih aman dari cara yang biasa dilakukan. Sebab, merobohkan hewan korban tidak dengan cara dibanting, sehingga hewan terhindar dari cedera.

”Meski dengan tali yang tidak terlalu besar, bila simpul benar bisa mudah merobohkan tanpa harus dibanting.

Simpul itu langsung mengenai syaraf sapi, sehingga hewan langsung terjatuh tanpa dibanting. Kalau dibanting bisa berakibat memar, luka, dan patah tulang,” jelasnya.

Dibeberkannya, saat ini pihaknya sudah melakukan pemantauan di lima titik penjualan sapi. Pihaknya juga sudah menemukan sapi yang tidak layak untuk dijual.

Salah satu peserta dari Masjid Al Mukharam, Jalan Muning RT 09 Kelayan Selatan, Eko Pujiono, mengaku sudah menjadi penjagal kurban sejak tahun 2014 silam. Ia mengaku kegiatan pelatihan sudah dua kali diikutinya sejak tahun lalu.

“Tahun lalu sudah kami ikuti. Tahun ini kami akan menyembelih satu sapi. Dengan pelatihan ini tentunya akan mempermudah kami dalam melakukan penyembelihan,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Sekretaris MUI Kota Banjarmasin, Sarmiji Arsi, mengatakan, jika penyembelihan sapi harus dengan syariat Islam. “Tidak boleh dengan cara kekerasan.

Setelah disembelih dilarang melukai lagi. Kalau dilukai maka jadi bangkai. Yang terpenting menggunakan pisau tajam. Dilarang menggunakan gigi dan tulang,” tuntasnya. (eka)


BACA JUGA

Minggu, 16 September 2018 13:37

19 Burung Langka dari Alam Liar di Pamerkan Pegiat Fotografi

BANJARMASIN - Mendengar istilah fotografi alam liar, yang terbayang di benak adalah karya-karya pewarta…

Sabtu, 15 September 2018 09:27

Seruu..!! Lomba Balap Jukung Tradisional di Jafri Zam-Zam

JUKUNG yang dikayuh Jumiati melaju dengan mulus. Meninggalkan lawan jauh di belakang, hampir separuh…

Rabu, 12 September 2018 13:29

Jangan Sepelekan Kurang Tidur, Buruk Akibatnya untuk Kesehatan

Pernah kesulitan tidur? Mata terjaga meski jam memasuki dini hari. Hal tersebut biasa terjadi pada penderita…

Senin, 10 September 2018 09:48

Bingung Kuku Anda Jadi Menguning, Pelajari Sebabnya

Tubuh yang sehat menjadi idaman semua orang. Bahkan hingga bagian terujung pun, kuku juga perlu perawatan.…

Sabtu, 08 September 2018 12:59

Lomba Seru Digelar Sambut Hari Jadi Kota Banjarmasin

KEMERIAHAN perayaan Hari Jadi Kota Banjarmasin ke-492 sudah mulai terasa. Kemarin (7/9) pagi di Siring…

Selasa, 04 September 2018 11:16

Beruang Grizzly Mengaum di Banjarmasin

Band asal Bandung ini menjadi satu dari empat penampil utama yang dihadirkan Soundrenaline. Selain White…

Selasa, 04 September 2018 10:59

Anggap Enteng Akurasi Data

ANGGOTA Komisi IV DPRD Banjarmasin, Sri Nurnaningsih tampak gusar. Mengetahui ada ribuan calon penerima…

Selasa, 28 Agustus 2018 10:31

Kapal Bantu Rumah Sakit Soeharso Berlabuh di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin

BANJARMASIN - Kapal Republik Indonesia (KRI) dr Soeharso 990 telah merapatkan tubuhnya di Pelabuhan…

Senin, 27 Agustus 2018 10:55

Serunya Parodi Cinderella dari Seniman Muda Purwacaraka

Bukan Cinderella dan Sepatu Kaca. Merupakan karya drama musikal menggelitik. Dipersembahkan dengan instrumen…

Minggu, 26 Agustus 2018 15:48

Adu Masak di Atas Sungai Festival Budaya Pasar Terapung

BANJARMASIN – Sungai Martapura Banjarmasin terlihat berbeda pagi kemarin. Ada puluhan koki adu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .