MANAGED BY:
JUMAT
22 JUNI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

RAGAM INFO

Kamis, 24 Agustus 2017 15:19
Hidupkan Kembali Puisi Bahasa Banjar
ANGGUN – Memakai kostum khas Dayak, Noor Khalisah, saat tampil membacakan puisi.

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Suara tepuk tangan menggema di gedung Balairung Sari Taman Budaya Provinsi Kalsel, Rabu (23/8) siang.

Satu persatu, siswa-siswi pelajar yang ada di Kalimantan Selatan, bergantian naik ke atas panggung menunjukkan kebolehannya membacakan puisi berbahasa Banjar.

Sedikit berbeda dari penampilan puisi yang sering kali dilihat. Para peserta pembaca puisi, juga mendandani diri dengan beragam kostum. Ada yang memakai kostum khas daerah, hingga kostum ala timur tengah.

Noor Khalisah (14). Salah seorang peserta kategori pelajar, memilih memakai kostum khas Dayak. Kostum itu dipilih, karena sesuai dengan puisi yang ia bawakan. Yang bertema menjaga lingkungan, sosial dan budaya.

"Puisi yang saya bawakan berjudul Mamang Sasangga Banua, karya Hardiansyah Asmail," tuturnya, seraya memperbaiki ikat kepala berbulu burung endemik khas wilayah Kalimantan.

Siswi kelas X di SMKN 5 Banjarmasin itu juga mengaku bahwa baru pertama kali ikut lomba puisi bahasa Banjar. Selain menurutnya sangat jarang dilombakan, membaca puisi bahasa Banjar juga lumayan sulit.

"Sejak SD, aku memang suka baca puisi. Tapi baru kali ini membacakan puisi berbahasa Banjar. Benar-benar memerlukan penyesuaian. Semoga saja semuanya berjalan lancar," pungkasnya.

Ada 63 peserta pelajar dan 76 peserta umum yang mengikuti lomba baca puisi bahasa Banjar, yang digelar selama dua hari, terhitung sejak 23-24 Agustus. Lomba membaca puisi ini, masih dalam rangkaian kegiatan memperingati 67 tahun hari jadi Provinsi Kalsel. Sebelumnya, rangkaian kegiatan juga digelar.

Kebanyakan, bernuansa tradisional dan budaya yang ada di Kalsel. Dari seluruh peserta, baik dari pelajar maupun umum, diambil masing-masing enam terbaik per kategorinya. Adapun tema puisi yang dibawa dan dibacakan, disediakan oleh panitia pelaksana.

"Ada tujuh judul puisi yang disediakan oleh panitia, dan para peserta bebas memilih memakai puisi yang mana. Mulai yang bertema pendidikan, sosial budaya, hingga agama," jelas Nurul Aulia Sinta, salah seorang panitia kegiatan.

Terkait hal tersebut, Dewan juri lomba puisi bahasa Banjar, Abdussukur, mengatakan bahwa sedikitnya ada empat kriteria yang dinilai dari para peserta pembaca puisi yang tampil. Mulai dari penafsiran berupa pemahaman isi puisi, penghayatan berupa ketepatan emosi pembaca dengan puisi yang dibacakan termasuk pula ekspresi, hingga vokal dan penampilan.

"Namun terlepas dari itu semua, kegiatan yang digelar juga diharapkan mampu meramaikan serta kembali Puisi dengan berbahasa Banjar," pungkasnya. (war/by/ram)


BACA JUGA

Kamis, 21 Juni 2018 13:53

Ini Dampak Positif Berendam di Air Laut untuk Kesehatan Kulit

Musim liburan lebaran Hari Raya Idulfitri masih tersisa beberapa hari bagi beberapa orang. Pantai dan…

Kamis, 21 Juni 2018 13:52

Awas Boneka di Rumah Jadi Sarang Bakteri dan Kuman

Siapa yang tidak suka dengan boneka. Benda lembut dengan bentuk lucu-lucu ini hampir selalu ada di setiap…

Rabu, 20 Juni 2018 15:16

Sekali Melapak, Bisnis Kerajinan Tangan ini Bisa Untung Jutaan Rupiah

Duduk bersimpuh di tepian Siring Piere Tendean. Sesekali Badariah (40) beranjak, membetulkan jualannya…

Rabu, 20 Juni 2018 13:50

Terlalu Sering atau Lama Berdiri, Penyakit ini Mengintai Anda

Sering kali seseorang harus dalam posisi berdiri yang sangat lama karena beberapa hal. Misalnya sedang…

Rabu, 20 Juni 2018 13:37

Liburan ke Alam Bebas, Waspada Suhu Dingin Mengancam Anda

Kamping di hutan atau mendaki gunung banyak dilakukan orang. Namun, suhu terlalu dingin di alam bebas…

Selasa, 19 Juni 2018 12:33

Bahaya Menahan atau Menunda Waktu Kencing Terlalu Lama

Buang air kecil atau kencing hal alami yang dilakukan manusia. Biasanya normalnya dalam sehari seseorang…

Selasa, 19 Juni 2018 12:27

Ini Manfaat Berwisata di Wahana Outbound untuk Kesehatan

Memasuki libur Lebaran, tempat wisata jadi sasaran warga untuk menikmati waktu lengangnya. Selain wisata…

Senin, 18 Juni 2018 12:52

Menghirup Asap Kembang Api Ternyata Bahaya Bagi Kesehatan

Di beberapa kota sering merayakan perayaan malam hari raya Idulfitri dengan menyalakan kembang api.…

Senin, 18 Juni 2018 12:49

Dampak Membaca Buku Sambil Posisi Rebahan

Apakah Anda termasuk suka membaca buku sambil posisi rebahan ? Jika termasuk, Anda harus meninggalkan…

Selasa, 12 Juni 2018 14:14

Mudik Naik Motor? Waspada Efeknya Bagi Kesehatan Anda

Menjelang Lebaran, tradisi mudik tak pernah absen setiap tahun. Membeludaknya jumlah pemudik membuat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .