MANAGED BY:
JUMAT
22 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

RAGAM INFO

Kamis, 24 Agustus 2017 15:19
Hidupkan Kembali Puisi Bahasa Banjar
ANGGUN – Memakai kostum khas Dayak, Noor Khalisah, saat tampil membacakan puisi.

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Suara tepuk tangan menggema di gedung Balairung Sari Taman Budaya Provinsi Kalsel, Rabu (23/8) siang.

Satu persatu, siswa-siswi pelajar yang ada di Kalimantan Selatan, bergantian naik ke atas panggung menunjukkan kebolehannya membacakan puisi berbahasa Banjar.

Sedikit berbeda dari penampilan puisi yang sering kali dilihat. Para peserta pembaca puisi, juga mendandani diri dengan beragam kostum. Ada yang memakai kostum khas daerah, hingga kostum ala timur tengah.

Noor Khalisah (14). Salah seorang peserta kategori pelajar, memilih memakai kostum khas Dayak. Kostum itu dipilih, karena sesuai dengan puisi yang ia bawakan. Yang bertema menjaga lingkungan, sosial dan budaya.

"Puisi yang saya bawakan berjudul Mamang Sasangga Banua, karya Hardiansyah Asmail," tuturnya, seraya memperbaiki ikat kepala berbulu burung endemik khas wilayah Kalimantan.

Siswi kelas X di SMKN 5 Banjarmasin itu juga mengaku bahwa baru pertama kali ikut lomba puisi bahasa Banjar. Selain menurutnya sangat jarang dilombakan, membaca puisi bahasa Banjar juga lumayan sulit.

"Sejak SD, aku memang suka baca puisi. Tapi baru kali ini membacakan puisi berbahasa Banjar. Benar-benar memerlukan penyesuaian. Semoga saja semuanya berjalan lancar," pungkasnya.

Ada 63 peserta pelajar dan 76 peserta umum yang mengikuti lomba baca puisi bahasa Banjar, yang digelar selama dua hari, terhitung sejak 23-24 Agustus. Lomba membaca puisi ini, masih dalam rangkaian kegiatan memperingati 67 tahun hari jadi Provinsi Kalsel. Sebelumnya, rangkaian kegiatan juga digelar.

Kebanyakan, bernuansa tradisional dan budaya yang ada di Kalsel. Dari seluruh peserta, baik dari pelajar maupun umum, diambil masing-masing enam terbaik per kategorinya. Adapun tema puisi yang dibawa dan dibacakan, disediakan oleh panitia pelaksana.

"Ada tujuh judul puisi yang disediakan oleh panitia, dan para peserta bebas memilih memakai puisi yang mana. Mulai yang bertema pendidikan, sosial budaya, hingga agama," jelas Nurul Aulia Sinta, salah seorang panitia kegiatan.

Terkait hal tersebut, Dewan juri lomba puisi bahasa Banjar, Abdussukur, mengatakan bahwa sedikitnya ada empat kriteria yang dinilai dari para peserta pembaca puisi yang tampil. Mulai dari penafsiran berupa pemahaman isi puisi, penghayatan berupa ketepatan emosi pembaca dengan puisi yang dibacakan termasuk pula ekspresi, hingga vokal dan penampilan.

"Namun terlepas dari itu semua, kegiatan yang digelar juga diharapkan mampu meramaikan serta kembali Puisi dengan berbahasa Banjar," pungkasnya. (war/by/ram)


BACA JUGA

Rabu, 20 September 2017 16:42

Menembus Gugusan Pulau dengan Inovasi Layanan ECC

      Kreatif dan inovatif adalah kunci kesuksesan menghadapi globalisasi dan perubahan…

Minggu, 17 September 2017 16:34

Pelancong Malaysia Berwisata ke Tahura Sultan Adam

MARTAPURA - Nama Tahura Sultan Adam mulai dikenal oleh negara tetangga, Jumat (15/9) tadi rombongan…

Minggu, 17 September 2017 16:28

Forum Komunikasi Ulama dan Tokoh Banjarbaru Tolak Perpu Pembubaran Ormas

BANJARBARU - Sejumlah ulama dan tokoh umat Kota Banjarbaru menggelar mudzakarah di kediaman salah seorang…

Jumat, 15 September 2017 15:28

Menara di Taman Van Der Pijl Tonjolkan Motif Sasirangan

BANJARBARU - Dilukis sejak pertengahan Agustus tadi, kini menara PDAM di Taman Van Der Pijl sudah mulai…

Senin, 11 September 2017 14:04

Beruang Madu Magnet Baru Tahura Sultan Adam

BANJAR - Pesona wisata alam di Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Adam, terletak di Desa Mandiangin, Kecamatan…

Jumat, 08 September 2017 10:00

Ikan Predator, Tren Baru Pengganti Ikan Hias di Akuarium

BANJARMASIN - Lazimnya, ikan-ikan di akuarium diisi oleh beragam jenis ikan hias. Namun, bagaimana jadinya…

Rabu, 06 September 2017 10:38

Sekarang, Ospek Tak Lagi Menyeramkan, Gak Percaya ?

BANJARMASIN -Lapangan Open Space  Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin menguning. Pasalnya,…

Rabu, 06 September 2017 10:35

Lestarikan Kebudayaan Tionghoa di Banjarmasin

BANJARMASIN - Halaman Klenteng Sutji Nurani dipenuhi dengan kudapan-kudapan serta berbagai minuman. …

Minggu, 03 September 2017 12:17

Festival Pasar Terapung Berhasil Sedot 14.000 Pengunjung

BANJARMASIN -Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalsel, Heriansyah menyatakan, gelaran Festival Budaya…

Kamis, 31 Agustus 2017 11:31

Memanusiakan Jiwa, Mencapai Kesalehan Sosial

Maswi dan Fatimah, dua kakak beradik asal Balangan yang kisah hidupnya menjadi viral, tiba-tiba menghenyak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .