MANAGED BY:
JUMAT
22 JUNI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Jumat, 25 Agustus 2017 10:14
Kejaksaan Jamin Legalitas Tanah Uruk Bandara
Ilustrasi

PROKAL.CO, BANJARBARU – Perkembangan proyek Bandara Syamsudin Noor cukup menggembirakan. Sejak Jumat (18/8) tadi, puluhan truk pengangkut tanah uruk sudah mulai masuk ke lokasi proyek.

Meski masalah tanah uruk sempat menjadi polemik, namun hal itu tak mengganggu jalannya proyek. Sebab, Tim Pengawalan, Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan telah menjamin legalitas tanah uruk yang digunakan oleh bandara.

Ketua TP4D Kejati Kalsel Dwiharto mengatakan, pihaknya telah mengeluarkan Legal Opinion (LO) pada Juli tadi. Itu berdasarkan, permintaan dari PT Angkasa Pura I Bandara Syamsudin Noor. "Saat itu, PT AP I mengajukan LO atas tanah urukan dari dua perusahaan yakni PT Kota Citra dan CV Sampurna," jelasnya.

Pengajuan LO sendiri menurut Dwi telah dilengkapi berbagai dokumen pendukung, termasuk diantaranya hasil uji laboratorium atas tanah uruk dari dua perusahaan tersebut. Berdasarkan itulah, TP4D menilai bahwa tanah uruk dari dua perusahaan telah memenuhi syarat dari berbagai aspek. "Dokumennya lengkap dan kami secara resmi mengeluarkan LO. Intinya atas dokumen tersebut, tanah uruk dari dua perusahaan yang diajukan PT AP I telah memenuhi syarat dan dinyatakan legal," katanya.

Secara terpisah, Plt Kepala Dinas ESDM Kalsel Hanif Faisol melalui Kabid Pertambangan Isharwanto menegaskan bahwa tanah uruk yang masuk ke proyek bandara tidak bermasalah. Kedua perusahaan, yaitu PT Kota Citra dan CV Sampurna telah memenuhi syarat.

Pria yang akrab disapa Kelik ini mengajak kepada semua pihak untuk mendukung pengerjaan proyek bandara. Apalagi, ujar dia, ini adalah Proyek Strategis Nasional. "Hasil pengecekan lab tanah dari dua perusahaan tidak ada masalah, apalagi sudah ada LO dari Kejaksaan. Jadi mari kita dukung bersama pengembangan bandara, jangan sampai proyek bandara terkatung-katung,"ucapnya.

Sementara itu, Project Manager PT Nusa Konstruksi Enjiniring (NKE) selaku kontraktor pada Proyek Pengembangan Bandara Syamsudin Noor, Widodo memastikan proyek tetap berjalan seperti biasa. "Saat ini progres sudah hampir menyentuh 3 persen. Akhir pekan ini targetnya bisa mencapai 3,3 persen," katanya.

Mengenai pengangkutan tanah uruk, Widodo menjelaskan pihaknya baru memulai akhir pekan lalu. Hal ini dilakukan setelah PT NKE mempertimbangkan segala aspek mulai dari kualitas hingga legalitas. "Setelah tim melakukan kajian dan hasilnya semuanya memenuhi syarat termasuk aspek legalitas, barulah kami jalankan. Yang perlu diketahui oleh masyarakat, perlu proses panjang bagi kami untuk menentukan tanah uruk mana yang akan kami gunakan dalam proyek. Hal ini sudah dimulai sejak proses tender berlangsung," jelasnya.

Widodo mengakui, saat ini tanah uruk yang masuk berasal dari PT Kota Citra. Tanahnya diambil dari wilayah Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru. Pihaknya juga berencana akan menggunakan tanah urug dari CV Sampurna yang tanahnya berasal dari Karang Intan, Kabupaten Banjar. "Dua-duanya memenuhi syarat dan sudah memiliki LO dari TP4D," ungkapnya.

Ditambahkan Widodo, pihaknya menargetkan dalam waktu empat bulan pengurukan tanah selesai. Sementara target penyelesaian keseluruh proyek senilai Rp683 miliar ini adalah pada akhir September 2018. (ris/ay/ran/ema)


BACA JUGA

Kamis, 21 Juni 2018 15:52

Banyaknya Korban Berjatuhan, Saatnya Benahi Keamanan Objek Wisata

Gairah masyarakat Kalsel untuk berwisata begitu tinggi di musim libur. Sayangnya, hal ini tidak diiringi…

Kamis, 21 Juni 2018 15:40

PARAH..!! Banjir Lumpuhkan Transportasi di Angsana

BATULICIN - Antrean kendaraan mengular hingga 2 kilometer di jalan raya provinsi Desa Angsana Kecamatan…

Kamis, 21 Juni 2018 15:27

Banyak Jemaah Haul Datu Kelampayan Datang dari Tempat Jauh

Hujan tidak menyurutkan semangat jemaah untuk menghadiri agenda tahunan Haul Syekh Muhammad Arsyad al-Banjari…

Kamis, 21 Juni 2018 14:36

Cara ini Dijamin Ampuh Cegah Wisatawan Duduk Diatas Kelotok

BANJARMASIN - Pada sejumlah objek wisata milik kabupaten tetangga, korban mulai berjatuhan. Liburan…

Kamis, 21 Juni 2018 14:34

Pemko Mengaku Dilema Atur Pasar Sentra Antasari yang Semrawut

BANJARMASIN - Sederet keluhan terus disampaikan warga. Terkait kondisi kawasan Sentra Antasari yang…

Kamis, 21 Juni 2018 14:28

Puncak Arus Balik, Pelabuhan Trisakti Malah Sepi

BANJARMASIN - H+5 Idulfitri, kemarin (20/6) disebut-sebut sebagai puncaknya arus balik. Pada kenyataannya,…

Kamis, 21 Juni 2018 13:25
BREAKING NEWS

Danlanud Syamsudin Noor Pamitan, Mengaku Berkesan di Kalsel

BANJARBARU - Setelah lebih kurang setahun dua bulan bertugas di Kalsel, Komandan Landasan Udara (Danlanud)…

Kamis, 21 Juni 2018 10:51

Saban Hari Bus Wisata Pemko Banjarbaru Layani Ratusan Orang

BANJARBARU - Libur Lebaran dimanfaatkan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Banjarbaru, untuk kembali mengoperasionalkan…

Kamis, 21 Juni 2018 10:35
Parlementaria

Dewan Minta Pemko Banjarbaru Awasi TPS di Dekat Permukiman

BANJARBARU - Ketua komisi II DPRD Banjarbaru Syamsuri meminta, agar Pemko Banjarbaru melalui dinas terkaitnya…

Kamis, 21 Juni 2018 10:33
Pemko Banjarbaru

Bentuk Dewan dan Tim Pelaksana Smart City

BANJARBARU - Walikota Banjarbaru Nadjmi Adhani, baru-baru tadi menghadiri sosialisasi gerakan menuju…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .