MANAGED BY:
KAMIS
23 NOVEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BANUA

Jumat, 25 Agustus 2017 10:14
Kejaksaan Jamin Legalitas Tanah Uruk Bandara
Ilustrasi

PROKAL.CO, BANJARBARU – Perkembangan proyek Bandara Syamsudin Noor cukup menggembirakan. Sejak Jumat (18/8) tadi, puluhan truk pengangkut tanah uruk sudah mulai masuk ke lokasi proyek.

Meski masalah tanah uruk sempat menjadi polemik, namun hal itu tak mengganggu jalannya proyek. Sebab, Tim Pengawalan, Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan telah menjamin legalitas tanah uruk yang digunakan oleh bandara.

Ketua TP4D Kejati Kalsel Dwiharto mengatakan, pihaknya telah mengeluarkan Legal Opinion (LO) pada Juli tadi. Itu berdasarkan, permintaan dari PT Angkasa Pura I Bandara Syamsudin Noor. "Saat itu, PT AP I mengajukan LO atas tanah urukan dari dua perusahaan yakni PT Kota Citra dan CV Sampurna," jelasnya.

Pengajuan LO sendiri menurut Dwi telah dilengkapi berbagai dokumen pendukung, termasuk diantaranya hasil uji laboratorium atas tanah uruk dari dua perusahaan tersebut. Berdasarkan itulah, TP4D menilai bahwa tanah uruk dari dua perusahaan telah memenuhi syarat dari berbagai aspek. "Dokumennya lengkap dan kami secara resmi mengeluarkan LO. Intinya atas dokumen tersebut, tanah uruk dari dua perusahaan yang diajukan PT AP I telah memenuhi syarat dan dinyatakan legal," katanya.

Secara terpisah, Plt Kepala Dinas ESDM Kalsel Hanif Faisol melalui Kabid Pertambangan Isharwanto menegaskan bahwa tanah uruk yang masuk ke proyek bandara tidak bermasalah. Kedua perusahaan, yaitu PT Kota Citra dan CV Sampurna telah memenuhi syarat.

Pria yang akrab disapa Kelik ini mengajak kepada semua pihak untuk mendukung pengerjaan proyek bandara. Apalagi, ujar dia, ini adalah Proyek Strategis Nasional. "Hasil pengecekan lab tanah dari dua perusahaan tidak ada masalah, apalagi sudah ada LO dari Kejaksaan. Jadi mari kita dukung bersama pengembangan bandara, jangan sampai proyek bandara terkatung-katung,"ucapnya.

Sementara itu, Project Manager PT Nusa Konstruksi Enjiniring (NKE) selaku kontraktor pada Proyek Pengembangan Bandara Syamsudin Noor, Widodo memastikan proyek tetap berjalan seperti biasa. "Saat ini progres sudah hampir menyentuh 3 persen. Akhir pekan ini targetnya bisa mencapai 3,3 persen," katanya.

Mengenai pengangkutan tanah uruk, Widodo menjelaskan pihaknya baru memulai akhir pekan lalu. Hal ini dilakukan setelah PT NKE mempertimbangkan segala aspek mulai dari kualitas hingga legalitas. "Setelah tim melakukan kajian dan hasilnya semuanya memenuhi syarat termasuk aspek legalitas, barulah kami jalankan. Yang perlu diketahui oleh masyarakat, perlu proses panjang bagi kami untuk menentukan tanah uruk mana yang akan kami gunakan dalam proyek. Hal ini sudah dimulai sejak proses tender berlangsung," jelasnya.

Widodo mengakui, saat ini tanah uruk yang masuk berasal dari PT Kota Citra. Tanahnya diambil dari wilayah Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru. Pihaknya juga berencana akan menggunakan tanah urug dari CV Sampurna yang tanahnya berasal dari Karang Intan, Kabupaten Banjar. "Dua-duanya memenuhi syarat dan sudah memiliki LO dari TP4D," ungkapnya.

Ditambahkan Widodo, pihaknya menargetkan dalam waktu empat bulan pengurukan tanah selesai. Sementara target penyelesaian keseluruh proyek senilai Rp683 miliar ini adalah pada akhir September 2018. (ris/ay/ran/ema)


BACA JUGA

Rabu, 22 November 2017 19:58
Berita Tabalong

Bupati Anang Syakhfiani Wisuda 1.781 Santri TKA

TANJUNG - Bupati Tabalong H Anang Syakhfiani beserta istri Hj Syarifah Syifa Anang Syakhfiani,…

Rabu, 22 November 2017 13:06

Ini Poin-poin Kesepakatan Taksi Online-Konvensional di Kalsel

BANJARMASIN – Babak baru perselisihan moda transportasi di Banua menemui titik terang. Dalam rapat…

Rabu, 22 November 2017 12:42

AKHIRNYAA.. Angkutan Semen Conch Dilarang Melintas Jalan Tabalong

TANJUNG - Angkutan perusahaan semen dari perusahaan Conch akhirnya dilarang melintasi jalanan Tabalong.…

Rabu, 22 November 2017 12:32

Jalan Nasional Angkinang Longsor

KANDANGAN – Intensitas hujan yang terus menerus mengguyur Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS)…

Rabu, 22 November 2017 12:22

Warga Dibuat Susah, Harga Gas Melebihi HET

BANJARMASIN – Kelangkaan gas elpiji ukuran tiga kilogram di eceran masih sering terjadi di Banjarmasin.…

Rabu, 22 November 2017 12:17

Dinas PUTR Benahi Jalan Alternatif Banjarmasin-Martapura

BANJARMASIN - Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Provinsi Kalimantan Selatan tengah melakukan…

Rabu, 22 November 2017 12:13

Pilkades di Tala Disinyalir Ada Kecurangan

PELAIHARI – Buntut protes yang dilakukan Calon Kepala Desa Salaman Kecamatan Kintap Kabupaten…

Rabu, 22 November 2017 11:22

BPKP Kalsel Dukung SIMDA Perencanaan

BATULICIN - Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Kalsel mendorong Pemkab Tanbu yang…

Rabu, 22 November 2017 11:20

Mardani Inginkan Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih

BATULICIN - Bupati Tanah Bumbu Mardani H Maming menyambut baik dengan dilaksanakannya launching SIMDA…

Rabu, 22 November 2017 11:17

HEBAT! Larang Kresek, Pemko Banjarmasin Diapresiasi Dunia

BANJARMASIN – Keberanian Pemko Banjarmasin melarang penyediaan kantong plastik atau kresek di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .