MANAGED BY:
SENIN
25 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

FEATURE

Jumat, 25 Agustus 2017 16:14
Bripda Linut Handoyo, Menjadi "Perpustakaan Keliling" untuk Anak Pesisir

Rela Antar-Jemput Buku untuk Anak-Anak

POLISI TELADAN: Bripda Linut Handoyo mengangkut dan membagikan buku kepada anak-anak di sekolah.

PROKAL.CO, Tiap kali sepeda motornya masuk halaman sekolah, anak-anak selalu merubungnya. Padahal dia memakai seragam polisi lengkap.

---------------------------------------------

Zalyan Shodiqin Abdi, Kotabaru

---------------------------------------------


Rabu (23/8), seperti pagi biasanya, Bhabinkamtibmas Polsek Sampanahan, Bripda Linut Handoyo, menghidupkan sepeda motornya. Seragam lengkap memakai helm. Pelan dia berkendara menyusuri jalan berlubang ke depan Mapolsek desa Gunung Batu Besar Kecamatan Sampanahan. Desa yang berada di ujung Kabupaten Kotabaru berdekatan dengan Kaltim, di wilayah pesisir.

Persis di depan Mapolsek ada sebuah bangunan kecil, perpustakaan Polsek Sampanahan. Dia masuk dan mengambil banyak buku, lantas dibuat ke dalam boks yang berada di bagian belakang sepeda motor.

Dia kembali berkendara, menuju SD di sana. Tidak lama, Lanut tiba di halaman SDN Gunung Batu Besar, kebetulan anak-anak sedang istirahat pertama. Melihat kedatangan Lanut anak-anak SD itu tanpa dikomando langsung merubungnya.

"Sabar ya, gantian," ujar Linut di video yang banyak beredar di sosial media warga Kotabaru itu. Puluhan buku-buku pun akhirnya berpindah tangan.

Kepada Radar Banjarmasin, Linut mengatakan, kegiatan itu sudah lama dia lakukan. Awalnya, karena melihat perpustakaan masih sepi karena tidak semua anak bisa menjangkau. "Jadi saya inisiatif saja mencoba membawakan buku itu ke anak-anak. Nanti habis dibaca mereka kembalikan," ujarnya

Aksi Linut ini mendapat tanggapan positif dari warga Sampanahan. "Zaman ini ternyata masih ada polisi yang peduli akan pendidikan anak-anak di Desa saya,” Ucap Idi Rusdana selaku Kepala Desa Gunung Batu Besar.

Idi berharap, dengan minat baca anak-anak di sana bisa semakin meningkat. "Sekarang susah ya zaman internet. Mana di sosial media banyak informasi yang berbahaya untuk anak-anak. Jadi kami sangat terbantu dengan Pak Lanut, sudah mau mengantarkan buku kepada anak," tambahnya.

Idi membenarkan, bahan bacaan di sana masih minim. Toko buku pun tidak ada. Karena Sampanahan memang berada di pelosok kabupaten. "Kami juga berharap, ada donatur yang mau menyumbangkan buku buat anak-anak di sini. Utamanya buku yang memang bacaan anak dan remaja," harapnya.(ay/ran)


BACA JUGA

Minggu, 17 September 2017 16:51

Mengenang Kejayaan Bioskop Tua di Banjarmasin

BANJARMASIN - Sejak awal tahun 2000, bioskop-bioskop rakyat mulai tergerus oleh zaman. Keberadaannya…

Minggu, 10 September 2017 20:43

Berkenalan dengan Komunitas Pecinta Anime di Banua

Setiap tampil di sebuah acara, para cosplayer selalu menjadi pusat perhatian. Kecantikan seperti komik…

Minggu, 10 September 2017 20:38

Bisnis Sawit di Tanbu Kembali Menggeliat

Kabupaten Tanah Bumbu dikenal surganya penambang batu bara. Namun, seiring berjalannya waktu, saat ini…

Sabtu, 09 September 2017 15:40

Semakin Merosotnya Hutan Galam di Kabupaten Batola

Pembuatan pondasi bangunan di lahan rawa membutuhkan batang galam yang tak sedikit. Namun harga galam…

Jumat, 08 September 2017 15:12

Guru Sekolah Terpencil Keluhkan Minimnya Media Pembelajaran di Meratus

Daerah pedalaman tetap sulit untuk mendapatkan keadilan pemerataan pendidikan. Jika di kota, media pembelajaran…

Kamis, 07 September 2017 14:36

Gimana Nasib Mereka? Ibu Meninggal, Ayah Gangguan Jiwa

Usia mereka masih anak-anak, namun tiga bersaudara berinisial Z (11), R (5) dan V (3) tak lagi mendapatkan…

Rabu, 06 September 2017 14:30

Menyaksikan Tradisi Badandang di Desa Andhika: Dengung Menyayat di Atas Langit Tapin

Cuaca terik tidak menyurutkan keinginan ratusan pasang mata warga yang ingin melihat bedandang (layang-layang…

Minggu, 03 September 2017 12:22

Mengulik Kisah Ritual Kebal Tubuh di Kalsel: Bisa Kebal Sejak Lahir

Masyarakat Banjar kaya dengan berbagai macam fenomena dan ritual budaya yang bersifat khas. Salah satu…

Rabu, 30 Agustus 2017 14:32

Menengok Tradisi Warga Kandangan Membawa Senjata Tajam

Kandangan dikenal sebagai tanah jawara. Konon dulu di daerah ini ada banyak jagau. Warganya dikenal…

Selasa, 29 Agustus 2017 16:31

Fotografer Banua Menggali Ilmu Fotografi Komersial

Selain dituntut profesional, seorang fotografer komersial juga harus pintar mengkhayal. Pelajaran itu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .