MANAGED BY:
SENIN
23 JULI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Jumat, 25 Agustus 2017 16:14
Bripda Linut Handoyo, Menjadi "Perpustakaan Keliling" untuk Anak Pesisir

Rela Antar-Jemput Buku untuk Anak-Anak

POLISI TELADAN: Bripda Linut Handoyo mengangkut dan membagikan buku kepada anak-anak di sekolah.

PROKAL.CO, Tiap kali sepeda motornya masuk halaman sekolah, anak-anak selalu merubungnya. Padahal dia memakai seragam polisi lengkap.

---------------------------------------------

Zalyan Shodiqin Abdi, Kotabaru

---------------------------------------------


Rabu (23/8), seperti pagi biasanya, Bhabinkamtibmas Polsek Sampanahan, Bripda Linut Handoyo, menghidupkan sepeda motornya. Seragam lengkap memakai helm. Pelan dia berkendara menyusuri jalan berlubang ke depan Mapolsek desa Gunung Batu Besar Kecamatan Sampanahan. Desa yang berada di ujung Kabupaten Kotabaru berdekatan dengan Kaltim, di wilayah pesisir.

Persis di depan Mapolsek ada sebuah bangunan kecil, perpustakaan Polsek Sampanahan. Dia masuk dan mengambil banyak buku, lantas dibuat ke dalam boks yang berada di bagian belakang sepeda motor.

Dia kembali berkendara, menuju SD di sana. Tidak lama, Lanut tiba di halaman SDN Gunung Batu Besar, kebetulan anak-anak sedang istirahat pertama. Melihat kedatangan Lanut anak-anak SD itu tanpa dikomando langsung merubungnya.

"Sabar ya, gantian," ujar Linut di video yang banyak beredar di sosial media warga Kotabaru itu. Puluhan buku-buku pun akhirnya berpindah tangan.

Kepada Radar Banjarmasin, Linut mengatakan, kegiatan itu sudah lama dia lakukan. Awalnya, karena melihat perpustakaan masih sepi karena tidak semua anak bisa menjangkau. "Jadi saya inisiatif saja mencoba membawakan buku itu ke anak-anak. Nanti habis dibaca mereka kembalikan," ujarnya

Aksi Linut ini mendapat tanggapan positif dari warga Sampanahan. "Zaman ini ternyata masih ada polisi yang peduli akan pendidikan anak-anak di Desa saya,” Ucap Idi Rusdana selaku Kepala Desa Gunung Batu Besar.

Idi berharap, dengan minat baca anak-anak di sana bisa semakin meningkat. "Sekarang susah ya zaman internet. Mana di sosial media banyak informasi yang berbahaya untuk anak-anak. Jadi kami sangat terbantu dengan Pak Lanut, sudah mau mengantarkan buku kepada anak," tambahnya.

Idi membenarkan, bahan bacaan di sana masih minim. Toko buku pun tidak ada. Karena Sampanahan memang berada di pelosok kabupaten. "Kami juga berharap, ada donatur yang mau menyumbangkan buku buat anak-anak di sini. Utamanya buku yang memang bacaan anak dan remaja," harapnya.(ay/ran)


BACA JUGA

Sabtu, 21 Juli 2018 15:20

Menabung Rp10-20 Ribu Sehari, Penjual Nasi Kuning Pergi Haji

Calon jemaah haji (CJH) kloter 02, Jumat (20/7) kemarin telah memasuki Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin.…

Sabtu, 21 Juli 2018 15:06

Mengenal Lebih Dekat Syekh Asal bin Yanto, Imam Masjid Birrul Walidain Mekkah

Sudah sepekan ini, Syekh Asal bin Yanto bin Jumri bin Bakri Al-Banjari, imam  Masjid Birrul Walidain…

Jumat, 20 Juli 2018 10:21

Kisah Kehidupan Tak Layak di Kolong Jembatan Antasari

Di bawah kolong Jembatan Antasari, tinggal menetap enam janda dengan keseharian sebagai pengemis. Memiliki…

Rabu, 18 Juli 2018 16:58
Menyaksikan Pementasan Tim Kesenian Taman Budaya Kalsel di Yogyakarta (3-Habis)

Tak Ada Standar Harga

Pasar Kangen menjadi salah satu daya tarik gelaran Seni Tradisi yang digagas Taman Budaya Yogyakarta.…

Selasa, 17 Juli 2018 13:36

Belajar Otodidak, Menangis Melihat Bulan Purnama

Tanggal 1 Desember mendatang, umurnya genap 10 tahun. Umar Ikhsan, menjadi satu-satunya anggota paling…

Senin, 16 Juli 2018 15:52

Perkenalkan Seni Banua dengan Kritik Eksploitasi Lingkungan

Menampilkan seni tari, musik dan teater, Tim Kesenian Taman Budaya Kalsel tampil di panggung sederhana…

Sabtu, 07 Juli 2018 16:07

Begini Proses Produksi Gulali Khas Amuntai yang Terkenal

Gula batu atau gulali merupakan permen tradisional khas Amuntai. Untuk membuatnya, diperlukan keterampilan,…

Kamis, 05 Juli 2018 15:06

WOW, Sebulan Paman Odong-Odong Bisa Nabung Rp 9 Juta

Kebahagiaan anak-anak itu sederhana. Cukup bisa naik odong-odong. Kebahagiaan operatornya tidak sesederhana…

Kamis, 05 Juli 2018 14:21

Sulitnya Kesempatan Kerja untuk Penyandang Disabilitas

Merekrut pekerja difabel bukanlah ide beken. Ongkos kerja yang mahal hingga sempitnya wawasan para pemberi…

Senin, 02 Juli 2018 15:06

Gerakan From Zero To Hero, Bina Anak Jalanan dan Pengamen

Membina anak jalanan dan pengamen bukanlah urusan enteng. Namun, sekelompok pemuda terpelajar memilih…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .