MANAGED BY:
JUMAT
22 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BANUA

Jumat, 25 Agustus 2017 16:23
Kejaksaan Sudah Menjamin Legalitas Tanah Uruk Bandara
Tanah uruk Bandara Syamsudin Noor

PROKAL.CO, BANJARBARU – Perkembangan proyek Bandara Syamsudin Noor cukup menggembirakan. Sejak Jumat (18/8) tadi, puluhan truk pengangkut tanah uruk sudah mulai masuk ke lokasi proyek.

Meski masalah tanah uruk sempat menjadi polemik, namun hal itu tak mengganggu jalannya proyek. Sebab, Tim Pengawalan, Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan telah menjamin legalitas tanah uruk yang digunakan oleh bandara.

Ketua TP4D Kejati Kalsel Dwiharto mengatakan, pihaknya telah mengeluarkan Legal Opinion (LO) pada Juli tadi. Itu berdasarkan, permintaan dari PT Angkasa Pura I Bandara Syamsudin Noor. "Saat itu, PT AP I mengajukan LO atas tanah urukan dari dua perusahaan yakni PT Kota Citra dan CV Sampurna," jelasnya.

Pengajuan LO sendiri menurut Dwi telah dilengkapi berbagai dokumen pendukung, termasuk diantaranya hasil uji laboratorium atas tanah uruk dari dua perusahaan tersebut. Berdasarkan itulah, TP4D menilai bahwa tanah uruk dari dua perusahaan telah memenuhi syarat dari berbagai aspek. “Dokumennya lengkap dan kami secara resmi mengeluarkan LO. Intinya atas dokumen tersebut, tanah uruk dari dua perusahaan yang diajukan PT AP I telah memenuhi syarat dan dinyatakan legal,” katanya.

Secara terpisah, Plt Kepala Dinas ESDM Kalsel Hanif Faisol melalui Kabid Pertambangan Isharwanto menegaskan bahwa tanah uruk yang masuk ke proyek bandara tidak bermasalah. Kedua perusahaan, yaitu PT Kota Citra dan CV Sampurna telah memenuhi syarat.

Pria yang akrab disapa Kelik ini mengajak kepada semua pihak untuk mendukung pengerjaan proyek bandara. Apalagi, ujar dia, ini adalah Proyek Strategis Nasional. “Hasil pengecekan lab tanah dari dua perusahaan tidak ada masalah, apalagi sudah ada LO dari Kejaksaan. Jadi mari kita dukung bersama pengembangan bandara, jangan sampai proyek bandara terkatung-katung,”ucapnya.

Sementara itu, Project Manager PT Nusa Konstruksi Enjiniring (NKE) selaku kontraktor pada Proyek Pengembangan Bandara Syamsudin Noor, Widodo memastikan proyek tetap berjalan seperti biasa. "Saat ini progres sudah hampir menyentuh 3 persen. Akhir pekan ini targetnya bisa mencapai 3,3 persen," katanya.

Mengenai pengangkutan tanah uruk, Widodo menjelaskan pihaknya baru memulai akhir pekan lalu. Hal ini dilakukan setelah PT NKE mempertimbangkan segala aspek mulai dari kualitas hingga legalitas. “Setelah tim melakukan kajian dan hasilnya semuanya memenuhi syarat termasuk aspek legalitas, barulah kami jalankan. Yang perlu diketahui oleh masyarakat, perlu proses panjang bagi kami untuk menentukan tanah uruk mana yang akan kami gunakan dalam proyek. Hal ini sudah dimulai sejak proses tender berlangsung,” jelasnya.

Widodo mengakui, saat ini tanah uruk yang masuk berasal dari PT Kota Citra. Tanahnya diambil dari wilayah Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru. Pihaknya juga berencana akan menggunakan tanah urug dari CV Sampurna yang tanahnya berasal dari Karang Intan, Kabupaten Banjar. “Dua-duanya memenuhi syarat dan sudah memiliki LO dari TP4D,” ungkapnya.

Ditambahkan Widodo, pihaknya menargetkan dalam waktu empat bulan pengurukan tanah selesai. Sementara target penyelesaian keseluruh proyek senilai Rp683 miliar ini adalah pada akhir September 2018. (ris/ay/ran)


BACA JUGA

Kamis, 21 September 2017 16:04

Nasib Sopir Taksi Terminal Pal 6, Bisa Ngantre Sampai 25 Hari

Terminal pal enam kini tampil mentereng. Tentu sayang jika gedung miliaran rupiah itu hanya jadi tempat…

Kamis, 21 September 2017 15:47

Mensos Ngaji ke Guru Danau di Tabalong

TANJUNG – Menteri Sosial RI, Khofifah Indar Parawansa, Selasa (19/9) sore kemarin mengunjungi…

Kamis, 21 September 2017 15:43

Proyek Jalan Handil Bakti, Pembebasan Lahan Masih Bermasalah

MARABAHAN – Setelah sempat terhenti beberapa bulan, proyek pelebaran Jalan SP Handil Bakti (SP…

Kamis, 21 September 2017 15:13

Pengembangan Bandara Syamsudin Noor Sudah 15 Persen

BANJARBARU - Proyek pengembangan Bandara Syamsudin Noor terus digenjot, saat ini tahapan yang dilakukan…

Kamis, 21 September 2017 14:27

Konsisten Mendidik Kaum Muda Berkarakter

BATULICIN - Ribuan anggota pramuka se-Provinsi Kalsel mengikuti upacara Hari Pramuka ke-36 Kwartir Daerah…

Kamis, 21 September 2017 14:27

Sungai Loban Juara Turnamen Bola Voli Bupati Tanah Bumbu Cup 2017

BATULICIN - Kapolda Kalimantan Selatan Brigjen Polisi Rachmat Mulyana dan Bupati Tanah Bumbu Mardani…

Kamis, 21 September 2017 14:24

Harus Konsisten dan Semangat

BATULICIN - Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi Koperasi dan Usaha Mikro Tanbu, menggelar Workshop Pengembangan…

Kamis, 21 September 2017 12:23

Lagi, Rehab Jembatan ini Terkendala Anggaran Pembebasan Lahan

BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin memiliki dua buah jembatan di jalan nasional yang berada…

Rabu, 20 September 2017 16:21

Setahun Muncul Enam Ribu Penderita Gangguan Jiwa di Kalsel

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa menyebut 54 korban pasung di Kalsel berhasil dibebaskan sepanjang…

Rabu, 20 September 2017 15:07

Korem 101/Antasari Ajak Nonbar Film G30S/PKI

BANJARMASIN – Penayangan dan rencana nonton bareng film G30S/PKI ramai diperbincangkan akhir-akhir…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .