MANAGED BY:
RABU
21 FEBRUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BANUA

Jumat, 25 Agustus 2017 16:23
Kejaksaan Sudah Menjamin Legalitas Tanah Uruk Bandara
Tanah uruk Bandara Syamsudin Noor

PROKAL.CO, BANJARBARU – Perkembangan proyek Bandara Syamsudin Noor cukup menggembirakan. Sejak Jumat (18/8) tadi, puluhan truk pengangkut tanah uruk sudah mulai masuk ke lokasi proyek.

Meski masalah tanah uruk sempat menjadi polemik, namun hal itu tak mengganggu jalannya proyek. Sebab, Tim Pengawalan, Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan telah menjamin legalitas tanah uruk yang digunakan oleh bandara.

Ketua TP4D Kejati Kalsel Dwiharto mengatakan, pihaknya telah mengeluarkan Legal Opinion (LO) pada Juli tadi. Itu berdasarkan, permintaan dari PT Angkasa Pura I Bandara Syamsudin Noor. "Saat itu, PT AP I mengajukan LO atas tanah urukan dari dua perusahaan yakni PT Kota Citra dan CV Sampurna," jelasnya.

Pengajuan LO sendiri menurut Dwi telah dilengkapi berbagai dokumen pendukung, termasuk diantaranya hasil uji laboratorium atas tanah uruk dari dua perusahaan tersebut. Berdasarkan itulah, TP4D menilai bahwa tanah uruk dari dua perusahaan telah memenuhi syarat dari berbagai aspek. “Dokumennya lengkap dan kami secara resmi mengeluarkan LO. Intinya atas dokumen tersebut, tanah uruk dari dua perusahaan yang diajukan PT AP I telah memenuhi syarat dan dinyatakan legal,” katanya.

Secara terpisah, Plt Kepala Dinas ESDM Kalsel Hanif Faisol melalui Kabid Pertambangan Isharwanto menegaskan bahwa tanah uruk yang masuk ke proyek bandara tidak bermasalah. Kedua perusahaan, yaitu PT Kota Citra dan CV Sampurna telah memenuhi syarat.

Pria yang akrab disapa Kelik ini mengajak kepada semua pihak untuk mendukung pengerjaan proyek bandara. Apalagi, ujar dia, ini adalah Proyek Strategis Nasional. “Hasil pengecekan lab tanah dari dua perusahaan tidak ada masalah, apalagi sudah ada LO dari Kejaksaan. Jadi mari kita dukung bersama pengembangan bandara, jangan sampai proyek bandara terkatung-katung,”ucapnya.

Sementara itu, Project Manager PT Nusa Konstruksi Enjiniring (NKE) selaku kontraktor pada Proyek Pengembangan Bandara Syamsudin Noor, Widodo memastikan proyek tetap berjalan seperti biasa. "Saat ini progres sudah hampir menyentuh 3 persen. Akhir pekan ini targetnya bisa mencapai 3,3 persen," katanya.

Mengenai pengangkutan tanah uruk, Widodo menjelaskan pihaknya baru memulai akhir pekan lalu. Hal ini dilakukan setelah PT NKE mempertimbangkan segala aspek mulai dari kualitas hingga legalitas. “Setelah tim melakukan kajian dan hasilnya semuanya memenuhi syarat termasuk aspek legalitas, barulah kami jalankan. Yang perlu diketahui oleh masyarakat, perlu proses panjang bagi kami untuk menentukan tanah uruk mana yang akan kami gunakan dalam proyek. Hal ini sudah dimulai sejak proses tender berlangsung,” jelasnya.

Widodo mengakui, saat ini tanah uruk yang masuk berasal dari PT Kota Citra. Tanahnya diambil dari wilayah Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru. Pihaknya juga berencana akan menggunakan tanah urug dari CV Sampurna yang tanahnya berasal dari Karang Intan, Kabupaten Banjar. “Dua-duanya memenuhi syarat dan sudah memiliki LO dari TP4D,” ungkapnya.

Ditambahkan Widodo, pihaknya menargetkan dalam waktu empat bulan pengurukan tanah selesai. Sementara target penyelesaian keseluruh proyek senilai Rp683 miliar ini adalah pada akhir September 2018. (ris/ay/ran)


BACA JUGA

Rabu, 21 Februari 2018 12:20
Parlementaria Balangan

Dewan Balangan Imbau Masyarakat Beralih Dari Karet

PARINGIN – Hingga saat ini, mayoritas masyarakat Kabupaten Balangan masih ketergantungan dengan…

Rabu, 21 Februari 2018 11:35

Harga Elpiji 3 Kg di Banua Makin Sulit Dikendalikan

Kelangkaan tabung gas elpiji ukuran tiga kilogram bikin rakyat kecil Banua menjerit. Dalam beberapa…

Rabu, 21 Februari 2018 11:30
BREAKING NEWS

HMI Demo, Minta Kasus Penganiayaan Usman Diusut Tuntas

KOTABARU - Mahasiswa yang tergabung dalam naungan HMI (Himpunan Mahasiswa Islam) Kotabaru berunjuk rasa…

Rabu, 21 Februari 2018 11:07

Warga Kelayan Selatan Rela Antri Demi Satu Tabung Gas

BANJARMASIN - Puluhan warga di Laksana Intan, Kelayan Selatan, terpaksa antre di depan Pangkalan gas…

Rabu, 21 Februari 2018 11:04

Berkat Kapal Sapu-sapu, Invasi Eceng Gondok Digagalkan

BANJARMASIN - Eceng gondok kembali menyerang kota. Kemarin (20/2), tanaman yang tumbuh di permukaan…

Rabu, 21 Februari 2018 11:00

Dirut Baru PDAM Nanti Bakal Ditunggu Utang

BANJARMASIN - Posisi Direktur Utama PDAM Bandarmasih sebentar lagi dilelang. Siapapun nanti yang terpilih,…

Rabu, 21 Februari 2018 09:48

Para Badut Banjarbaru di Panggil Satpol PP, Ini Kesepakatannya

BANJARBARU - Badut jalanan akhirnya bisa beraktivitas dengan tenang. Sebab, Satpol PP Banjarbaru telah…

Rabu, 21 Februari 2018 09:44
Parlementaria

Dewan Minta Tingkatkan Fasilitas Peserta Didik Disabilitas

BANJARBARU - Dari total 48 ribu peserta didik SD dan SMP di Banjarbaru, 500 di antaranya merupakan penyandang…

Rabu, 21 Februari 2018 09:42
Pemko Banjarbaru

Wawali Banjarbaru Sambut Kedatangan Menteri Perdagangan

BANJARBARU - Wakil Walikota Banjarbaru H Darmawan Jaya Setiawan didampingi Kepala Dinas Perdagangan…

Rabu, 21 Februari 2018 09:34

50 Guru Berprestasi di Tanbu Ikuti Diklat OSM

BATULICIN - Bupati Tanah Bumbu Mardani H Maming kembali memberangkatkan guru berprestasi untuk mengikuti…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .