MANAGED BY:
KAMIS
21 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BISNIS

Senin, 28 Agustus 2017 17:09
Sebulan Pasokan Gas Melon di HSS Berkurang
DIKURANGI: Salah satu pangkalan gas Kabupaten HSS yang pasokan gas 3 Kg dikurangi.

PROKAL.CO, KANDANGAN – Sudah sekitar satu bulan terakhir, pasokan gas elpiji 3 kilogram, ke sejumlah pangkalan dan agen di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) berkurang.

Untungnya akibat pengurangan pasokan gas melon ke sejumlah pangkalan ini tidak berdampak pada kenaikan harga dan kelangkaan di pasaran.

Sholihin (32) salah satu pemilik pangkalan gas LPG di Jalan Pemuda Kandangan membenarkan sudah sekitar sebulan terakhir ini memang terjadi pengurangan pasokan dari agen atau pertamina untuk LPG 3 Kg. Sedangkan gas ukuran lainnya masih normal.

Pangkalannya dalam seminggu sebelumnya bisa mendapatkan pasokan sekitar ratusan tabung gas LPG 3 Kg. sekarang tinggal puluhan tabung saja. “Sebelumnya seminggu bisa mencapai sekitar 200 tabung seminggu. Sekarang paling antara 80 sampai 50 tabung saja lagi,” ujarnya, Minggu (27/8).

Akibat pengurangan pasokan LPG 3 Kg ini, dijelaskannya, sedikit banyak mempengaruhi ketersediaan gas di pangkalannya. “Kalau dulu seminggu baru habis, sekarang paling beberapa hari saja sudah habis. Karena stoknya sedikit,” tuturnya.

Namun menurutnya, meski pasokan berkurang harga gas melon tiga kilogram tersebut saat ini masih stabil. “Harganya tetap saja saya jual antara Rp 17, 5 ribu sampai Rp 18 ribu bagi mengambil di pangkalan. Kalau diantar, maka ongkosnya ditambah,” ucapnya.

Dikatakan Sholihin, pengurangan pasokan gas LPG 3 Kg ini dari agen atau pertamina ini disebabkan adanya wacana gas melon akan diganti dengan bright gas 5 kilogram oleh pemerintah. “Informasinya mau diganti dengan gas 5 Kg, jadi pasokan sekarang di kurangi,” katanya.

Bahkan dari informasi dihimpun, agar gas LPG 3 Kg di Kabupaten HSS, tidak terjadi kelangkaan, beberapa pangkalan yang memiliki stok gas yang cukup melakukan operasi pasar atas permintaan Pertamina secara bergantian dan waktunya tidak berbarengan antar pangkalan.

Sementara, Ani (36) salah satu warga Kandangan yang biasa menggunakan gas LPG 3 Kg mengatakan, memang masih cukup mudah mendapatkan gas melon tersebut. “Ya kalau bisa jangan di kurangi pasokannya. Biar tidak terjadi kelangkaan. Seandainya diganti dengan gas 5 Kg, itu buat yang mampu, warga tidak mampu masih diperbolehkan membelinya,” ujarnya.

Sebelumnya, guna mengantisipasi kenaikan jumlah konsumsi LPG 3 Kg di bulan Agustus 2017, khususnya jelang Hari Raya Idul Adha, Pertamina tambah alokasi bahan bakar yang merupakan jenis produk subsidi ini hingga empat persen di wilayah Kalimantan Selatan.

Area Manager Communication dan Relations Pertamina Kalimantan Alicia Irzanova mengatakan, belajar dari tren yang terjadi pada tahun sebelumnya, konsumsi LPG di wilayah Kalimantan Selatan jelang Hari Raya Idul Adha memang mengalami peningkatan dari angka konsumsi normal.

"Kenaikan konsumsi telah diantisipasi jauh-jauh hari oleh Pertamina dengan menyalurkan alokasi tambahan hingga empat persen. Tim di lapangan juga terus memantau angka tersebut sehingga masyarakat yang berhak menggunakan produk LPG subsidi dapat leluasa membeli produk," terang Alicia dalam pertemuan dengan sejumlah wartawan di kantin Kampus Poltek ULM, Selasa (22/8) kemarin.

Lebih detil Alicia menjelaskan, alokasi tambahan yang diberikan di wilayah Kalimantan Selatan ini didistribusikan melalui kegiatan operasi pasar. Tidak kurang dari 14 ribu tabung per hari disebar ke 250 titik di seluruh Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Selatan mulai Rabu (23/08) hari ini.

"Secara total, Pertamina menyiapkan 85.680 tabung untuk seluruh wilayah Kalimantan Selatan. Dengan demikian masyarakat tidak perlu khawatir apalagi sampai panic buying yang justru dapat mengganggu ketersediaan stok di lapangan," tambah Alicia. (shn/by/ram)


BACA JUGA

Selasa, 12 September 2017 10:05

PLN KalselTeng Kenalkan PLN Mobile

BANJARMASIN – Dalam rangka memeriahkan Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) 2017, PLN mengadakan…

Rabu, 06 September 2017 14:32

Tren Kontainer Besar Mulai Naik

BANJARMASIN - Pengangkutan barang dari Jawa menggunakan kontainer berukuran besar mulai mengalami tren…

Selasa, 05 September 2017 14:25

PLN Kunjungi Pondok Pesantren di Astambul

MARTAPURA - Sebagai wujud apresiasi terhadap pelanggan, jajaran Manajemen PLN Wilayah Kalselteng…

Kamis, 31 Agustus 2017 20:00
BREAKING NEWS

Listrik Padam Seharian, Ternyata iniloh Penyebabnya

BANJARBARU - Gangguan jalur transmisi Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kilo Volt (kV) yang…

Rabu, 30 Agustus 2017 14:41

Modus Beli Rumah untuk Investasi, Apa Perlu Subsidinya Dicabut?

Kementerian PU dan Perumahan Rakyat telah mengeluarkan regulasi mencabut subsidi rumah bersubsidi yang…

Senin, 28 Agustus 2017 15:02

PLN Aliri Listrik Desa Sialing, Bupati Berharap Masyarakat Semakin Produktif

TANJUNG - Pasokan listrik di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah yang kian membaik membuat…

Minggu, 20 Agustus 2017 13:32

Siap-siap, Pelanggan Leding Bandarmasih Bakal Diambil Alih Intan Banjar

MARTAPURA - Tak adanya jaringan pipa pendistribusian air bersih milik PDAM Intan Banjar ke daerah perbatasan…

Kamis, 17 Agustus 2017 18:36

PLN Merdekakan 17 Desa di Kalimantan Selatan

BANJARBARU - Menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-72, Kamis (17/8) hari ini, PLN Wilayah…

Jumat, 11 Agustus 2017 16:00

Kisah Pedagang Musiman Atribut 17 Agustus, Gadai Rumah Demi Dagang Bendera

Datang dari Paris Van Java, 60 orang tiba dan menyebar di Pulau Kalimantan, sebagian singgah di Banjarbaru.…

Selasa, 08 Agustus 2017 14:23

Oleh-oleh Haji Sudah Banjir Permintaan

BANJARMASIN - Meski ibadah haji masih beberapa minggu, namun oleh-oleh haji sudah mulai banjir pesanan.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .