MANAGED BY:
SABTU
25 NOVEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BISNIS

Senin, 28 Agustus 2017 17:09
Sebulan Pasokan Gas Melon di HSS Berkurang
DIKURANGI: Salah satu pangkalan gas Kabupaten HSS yang pasokan gas 3 Kg dikurangi.

PROKAL.CO, KANDANGAN – Sudah sekitar satu bulan terakhir, pasokan gas elpiji 3 kilogram, ke sejumlah pangkalan dan agen di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) berkurang.

Untungnya akibat pengurangan pasokan gas melon ke sejumlah pangkalan ini tidak berdampak pada kenaikan harga dan kelangkaan di pasaran.

Sholihin (32) salah satu pemilik pangkalan gas LPG di Jalan Pemuda Kandangan membenarkan sudah sekitar sebulan terakhir ini memang terjadi pengurangan pasokan dari agen atau pertamina untuk LPG 3 Kg. Sedangkan gas ukuran lainnya masih normal.

Pangkalannya dalam seminggu sebelumnya bisa mendapatkan pasokan sekitar ratusan tabung gas LPG 3 Kg. sekarang tinggal puluhan tabung saja. “Sebelumnya seminggu bisa mencapai sekitar 200 tabung seminggu. Sekarang paling antara 80 sampai 50 tabung saja lagi,” ujarnya, Minggu (27/8).

Akibat pengurangan pasokan LPG 3 Kg ini, dijelaskannya, sedikit banyak mempengaruhi ketersediaan gas di pangkalannya. “Kalau dulu seminggu baru habis, sekarang paling beberapa hari saja sudah habis. Karena stoknya sedikit,” tuturnya.

Namun menurutnya, meski pasokan berkurang harga gas melon tiga kilogram tersebut saat ini masih stabil. “Harganya tetap saja saya jual antara Rp 17, 5 ribu sampai Rp 18 ribu bagi mengambil di pangkalan. Kalau diantar, maka ongkosnya ditambah,” ucapnya.

Dikatakan Sholihin, pengurangan pasokan gas LPG 3 Kg ini dari agen atau pertamina ini disebabkan adanya wacana gas melon akan diganti dengan bright gas 5 kilogram oleh pemerintah. “Informasinya mau diganti dengan gas 5 Kg, jadi pasokan sekarang di kurangi,” katanya.

Bahkan dari informasi dihimpun, agar gas LPG 3 Kg di Kabupaten HSS, tidak terjadi kelangkaan, beberapa pangkalan yang memiliki stok gas yang cukup melakukan operasi pasar atas permintaan Pertamina secara bergantian dan waktunya tidak berbarengan antar pangkalan.

Sementara, Ani (36) salah satu warga Kandangan yang biasa menggunakan gas LPG 3 Kg mengatakan, memang masih cukup mudah mendapatkan gas melon tersebut. “Ya kalau bisa jangan di kurangi pasokannya. Biar tidak terjadi kelangkaan. Seandainya diganti dengan gas 5 Kg, itu buat yang mampu, warga tidak mampu masih diperbolehkan membelinya,” ujarnya.

Sebelumnya, guna mengantisipasi kenaikan jumlah konsumsi LPG 3 Kg di bulan Agustus 2017, khususnya jelang Hari Raya Idul Adha, Pertamina tambah alokasi bahan bakar yang merupakan jenis produk subsidi ini hingga empat persen di wilayah Kalimantan Selatan.

Area Manager Communication dan Relations Pertamina Kalimantan Alicia Irzanova mengatakan, belajar dari tren yang terjadi pada tahun sebelumnya, konsumsi LPG di wilayah Kalimantan Selatan jelang Hari Raya Idul Adha memang mengalami peningkatan dari angka konsumsi normal.

"Kenaikan konsumsi telah diantisipasi jauh-jauh hari oleh Pertamina dengan menyalurkan alokasi tambahan hingga empat persen. Tim di lapangan juga terus memantau angka tersebut sehingga masyarakat yang berhak menggunakan produk LPG subsidi dapat leluasa membeli produk," terang Alicia dalam pertemuan dengan sejumlah wartawan di kantin Kampus Poltek ULM, Selasa (22/8) kemarin.

Lebih detil Alicia menjelaskan, alokasi tambahan yang diberikan di wilayah Kalimantan Selatan ini didistribusikan melalui kegiatan operasi pasar. Tidak kurang dari 14 ribu tabung per hari disebar ke 250 titik di seluruh Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Selatan mulai Rabu (23/08) hari ini.

"Secara total, Pertamina menyiapkan 85.680 tabung untuk seluruh wilayah Kalimantan Selatan. Dengan demikian masyarakat tidak perlu khawatir apalagi sampai panic buying yang justru dapat mengganggu ketersediaan stok di lapangan," tambah Alicia. (shn/by/ram)


BACA JUGA

Jumat, 24 November 2017 14:52

Menjanjikan, Ekowisata Bekantan Terus Dikembangkan

BANJARMASIN - Saat ini wisata kehidupan liar (Wildlife Tourisme) adalah wisata yang sangat besar dan…

Kamis, 23 November 2017 11:54
Ekonomi Bisnis

Ekonomi Lesu, Pajak Hotel dan Restoran Digenjot

BANJARMASIN - Di tengah lesunya ekonomi dalam waktu dua tahun terakhir, Pemerintah Kota Banjarmasin…

Kamis, 16 November 2017 08:40

Nasi Rantang Membangkitkan Kenangan Ala Dafam

BANJARBARU - Rantang adalah simbol kenangan masa kecil. Hampir semua orang punya kisah tersendiri…

Jumat, 10 November 2017 11:31

Ssstt.. Kawasan Gambut Sekarang Makin Mahal Loh

BANJARMASIN - Masyarakat Profesii Penilai Indonesia (MAPPI) Kalselteng menilai kawasan Gambut Kabupaten…

Selasa, 07 November 2017 12:03

Walikota Apresiasi Program CSR PLN KalselTeng

BANJARBARU - PT PLN (Persero) Wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (PLN Kalselteng)…

Senin, 06 November 2017 11:15

Dafam Good Sleep Hanya Dibulan November

BANJARBARU -  Menjadi seorang Therapist adalah salah satu bidang yang saat ini banyak di tekuni. Dari…

Sabtu, 04 November 2017 14:17

Bikin Malu Wajib Pajak Nakal

BANJARBARU - Pemko mengirim sinyal keras pada semua wajib pajak. Penunggak pajak atau wajib pajak yang…

Rabu, 01 November 2017 19:41

PLN KalselTeng Sukses Terangi Sebamban Lama Panyiputan

TANAH BUMBU - Penantian panjang warga Desa Sebamban Lama Panyiputan, Kecamatan Sungai Loban, Kabupaten…

Selasa, 31 Oktober 2017 17:09

Promo PLN, Diskon Biaya Sambungan

BANJARBARU -  Melengkapi kemeriahan perayaan Hari Listrik Nasional (HLN) ke-72 yang diperingati…

Senin, 30 Oktober 2017 15:55

Dafam Sukses Gelar Fashion Day Sasirangan

BANJARBARU - Grand Dafam Q Hotel Banjarbaru sukses menggelar Fashion Day Sasirangan, Sabtu (28/10) tadi.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .