MANAGED BY:
KAMIS
17 JANUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Kamis, 03 September 2015 08:40
Menengok Pusat Produksi Rinjing di Nagara: Pernah Produksi Wajan Khusus untuk Haulan Guru Sekumpul

PROKAL.CO, Ibu rumah tangga pasti mengenal alat masak yang satu ini. Ya, wajan atau rinjing dalam Bahasa Banjarnya. Pabrik terbesarnya ada di Kalimantan Selatan, tepatnya di Nagara Desa Tambangan Kabupaten Hulu Sungai Selatan.



RAHMAT HIDAYATULLAH, Nagara



PAGI-PAGI, puluhan pekerja di Perusahaan Rinjing Tambangan (Perita) Daha Selatan terlihat sibuk. Ada yang bikin cetakan, ada yang bikin adonan alumunium, menekan cetekan, membersihkan kuping wajan hingga memuluskan permukaan wajan. Mereka bekerja dari pagi usai Salat Subuh hingga menjelang Salat Ashar.

Empunya perusahaan adalah H Harun (47). Ia bisa dikatakan pemilik perusahaan spesialis wajan dengan 16 ukuran. Paling kecil ukuran se-kilan, paling besar dengan diameter 50 sentimeter. H Harun sudah menekuni usaha ini sejak tahun 90-an. Ia punya 20 karyawan yang juga merupakan warga Desa Tambangan Kecamatan Daha Selatan.

“Orang tua sebenarnya sempat bikin sendok, sukrinjing, cirat, panci, macam-macam. Tapi kami putuskan di rinjing atau wajan saja. Tapi kami bikin ada 16 ukuran,” ucapnya kepada penulis, kemarin.

Dalam sehari, ia memerlukan sekitar 1.200 kilogram bahan baku alumunium. Bahan baku ini didapatkan dari produk-produk berbahahan alumunium bekas kemudian didaur ulang di dalam pabriknya. Pengepul yang tersebar di sejumlah daerah biasanya menjual langsung ke pabrik. Dari 1.200 kilogram itu didapatkan sekitar 2000 buah rinjing setiap harinya.

Pelanggannya tersebar di regional Kalimantan. Namun ekspor terbesar di Kota Martapura Kabupaten Banjar dan Kota Samarinda. “Ada yang ke luar pulau Kalimantan, namun jumlahnya masih dikatakan sedikit,” tandasnya.

Siapa sangka, di sinilah panitia haulan Guru Sekumpul membeli wajan untuk memasak. Setiap tahunnya, Toko H Sairi di Martapura memesan wajan spesial untuk Haulan Guru Sekumpul. Wajan yang dipesan biasanya wajan raksasa dengan diameter 50 sentimeter. Rinjing ini bisa memasak beras sekitar dua belek setengah atau setara 25 liter beras.

“Biasanya H Sairi Martapura menepon dulu. Ada pesanan dari panitia haulan. Pesan biasanya sebulan lebih dulu, jadi kita bisa mempersiapkan wajan khususnya. Kalau khusus untuk haulan kita sangat memperhatikan produknya,” ujar H Harun.

Diakui H Harun, ketika pesanan datang dari Martapura untuk haulan, ia pun langsung mengintruksikan anak buahnya untuk serius dalam membuat pesanan. Karena waktunya panjang, produk yang dibuat bisa benar-benar teliti dibuat dan sangat dijaga kebersihannya.

“Dari segi ketebalannya sangat kita perhatikan. Kemudian kebersihannya. Biasanya kalau pesan untuk haulan sepaket dengan sukrinjingnya. Kita bikinkan juga tebalnya lima mili,” ujarnya.

H Harun pun berani buka-bukaan soal omzet. Satu bulan omzet usahanya tersebut sekitar Rp500 juta lebih. Satu minggu biasanya sampai empat kali pengiriman. Jika ditotal setiap minggunya ada Rp100 juta lebih dana yang diambil dari rekanan. “Nah biasanya kalau menjelang hari raya haji seperti sekarang yang ramai. Sama juga seperti bulan Ramadhan,” ucapnya.

Selain H Harun, sebenarnya cukup banyak pengusaha wajan di Nagara Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Masing-masing desa biasanya punya produk unggulan tersendiri. Seperti roda kapal, pandai besi, dapur dan lainnya. (*)


BACA JUGA

Kamis, 17 Januari 2019 13:16

Spanduk dan Baliho Dimana-Mana, Pemandangan Kota Makin Semrawut

BANJARMASIN - Musim kampanye tiba, pemandangan kota pun semrawut. Spanduk…

Kamis, 17 Januari 2019 13:08

DBD Capai Dua Ribu Kasus di Tahun 2018

BANJARMASIN - Wabah Demam Berdarah benar-benar meneror masyarakat Banua. Jumlah…

Kamis, 17 Januari 2019 12:59

Berita Duka, Mukhtar Sarman Tutup Usia

BANJARBARU - Dunia pendidikan Banua sedang berduka. Dosen Fakultas Ilmu…

Kamis, 17 Januari 2019 12:55

Pergantian Komandan Korem 101/Antasari

Komandan Korem 101/Antasari kini dijabat Kolonel Inf Mohammad Syech Ismed.…

Kamis, 17 Januari 2019 11:25

Penyandang Disabilitas Daftarkan Diri Sebagai Relawan Demokrasi KPU

BANJARBARU - Sejak dibuka dari tanggal 11 Januari lalu. Pendaftaran…

Kamis, 17 Januari 2019 11:20

Hati-Hati!! DLH Akan Mulai Terapkan Sanksi Perda Sampah

BANJARBARU - Sukses meraih Penghargaan Adipura tahun 2018. Pemko Banjarbaru…

Kamis, 17 Januari 2019 11:14

Pihak Ketiga Tidak Lagi Dilibatkan

BANJARBARU - Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pengelolaan Perparkiran yang…

Kamis, 17 Januari 2019 10:25

Polemik Pajak Tempat Hiburan Malam

Pada sidak ke THM beberapa waktu lalu, Komisi II DPRD…

Kamis, 17 Januari 2019 10:15

Lonjakan Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan Sepanjang Tahun 2018

BANJARMASIN - Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A)…

Kamis, 17 Januari 2019 10:07

Menyambut HUT ke-46, PDAM Gratiskan Biaya Balik Nama

Data pelanggan PDAM Bandarmasih belum benar-benar akurat. Masih banyak yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*