MANAGED BY:
RABU
21 FEBRUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BANUA

Selasa, 05 September 2017 13:52
Waduh! Dana Bos Macet, Tiga SMP Ngutang Buku Paket
TAK TERPENGARUH: Para siswi SMPN 14 Banjarbaru saat jam istirahat, kemarin.

PROKAL.CO, BANJARBARU - Belum cairnya dana Biaya Operasional Sekolah (BOS) ternyata membuat pihak sekolah mengalami krisis keuangan.

Hingga akhirnya, ada yang menunggak pembayaran buku paket di distributor lantaran tidak punya biaya untuk melunasinya.

Owner distributor buku Global Pratama, Hery Triyanto mengungkapkan, hingga kini masih ada tiga SMPN di Banjarbaru yang belum bisa membayar buku yang sudah mereka distribusikan.

Karena mengaku masih menunggu dana BOS cair. "Mereka berjanji akan segera membayar jika dana sudah cair," ungkapnya.

Dia menambahkan, ketiga sekolah menengah tersebut ialah SMPN 3 Banjarbaru, SMPN 14 Banjarbaru dan SMPN 15 Banjarbaru. "Tunggakan mereka mencapai Rp50 juta," tambahnya.

Buku yang belum dibayar merupakan buku paket kurikulum 13 yang sudah diterima oleh pihak sekolah pada triwulan II tadi. "Tahun sebelumnya tidak pernah menunggak, mungkin karena baru tahun ini pencairan dana BOS lebih diperketat," ujar Hery.

Selain SMPN, sebelumnya beberapa SDN juga sempat menunggak. Dengan alasan sama, yaitu menunggu dana BOS cair. "Sekarang yang SD sudah lunas semua, karena dana BOS mereka sudah cair," ungkapnya.

Berdasarkan data dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Banjarbaru, saat ini masih ada lima SMPN dan satu SDN yang urung menerima dana BOS triwulan II. Lantaran belum menyelesaikan SPJ (surat pertanggungjawaban) dana BOS triwulan I. 

 

Honorer pun Tidak Gajian

 

Sementara itu, pihak SMPN 14 Banjarbaru mengakui jika pihaknya masih menunggak pembayaran buku paket. Itu dikarenakan dana BOS triwulan II mereka belum dicairkan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Banjarbaru.

 

Kepala SMPN 14 Banjarbaru Undi Sukarya melalui Bendahara Sekolah Anang Saleh mengatakan, dana BOS mereka belum cair lantaran urung menyelesaikan SPJ penggunaan dana BOS triwulan I.

 

"SPJ kami masih dalam tahap revisi, pihak Disdik minta ada dilampirkan surat pernyataan pembelian buku, jadi masih coba kami lengkapi," katanya.

 

Menurutnya, semakin ketatnya syarat pencairan dana BOS yang diberlakukan oleh Disdikbud akan berdampak positif bagi sekolah. Supaya bisa lebih berhati-hati dalam menggunakan dana.

 

"Bagus sekarang, kita selalu dikontrol dinas," ujarnya.

 

Meski begitu, lambannya pencairan dana BOS juga sedikit berdampak pada finansial sekolah. Selain tidak bisa melunasi buku, pihaknya juga belum membayar gaji pegawai honorer selama tiga bulan. "Ada 16 honorer belum dibayar, mulai dari staf, petugas kebersihan dan guru," ujar Anang.

 

Dia mengungkapkan, para pegawai honorer untungnya telah memahami bagaimana keadaan sekolah saat ini. Sehingga, masih tetap bekerja walaupun belum digaji.

 

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Banjarbaru Rahma Khairita mengatakan, sekolah yang urung menerima dana BOS ialah yang belum menyampaikan SPJ (Surat Pertanggungjawaban) penggunaan dana BOS triwulan I. "Kalau bagi sekolah yang sudah menyampaikan SPJ, dana BOS sudah lama kami cairkan," katanya.

 

Dia menuturkan, beberapa sekolah saat ini masih kesulitan membuat SPJ. Padahal, tanpa menyampaikan SPJ dana BOS di triwulan selanjutnya tidak akan bisa dicairkan.

 

"Kendala yang dihadapi sekolah bermacam-macam saat pembuatan SPJ. Ada yang terkendala SDM dan lain-lain," ungkapnya. (ris)

 


BACA JUGA

Selasa, 20 Februari 2018 19:59
Parlementaria Balangan

Iswan : Guru Berprestasi Harus Diberdayakan di Sekolah

PARINGIN - Pembangunan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi visi-misi utama Pemkab Balangan…

Selasa, 20 Februari 2018 15:24

Gusti Syahyar Resmi Penjabat Sementara Bupati Tapin

BANJARMASIN – Masa Jabatan Arifin Arpan sebagai Bupati Tapin resmi berakhir, Senin (19/2) kemarin.…

Selasa, 20 Februari 2018 15:10
Parlementaria

DPRD Banjarbaru Berharap Atlet Berprestasi Lebih Diperhatikan

BANJARBARU - KONI Banjarbaru kini telah memiliki ketua baru. Setelah Sabtu (17/2) tadi dilaksanakan…

Selasa, 20 Februari 2018 15:07

Lensa Foto Pemko Banjarbaru Sepekan

MENTERI PERDAGANGAN: Wakil Walikota banjarbaru H Darmawan Jaya Setiawan saat menyambut Menteri perdagangan…

Selasa, 20 Februari 2018 14:35

Semula Jatuh di Depan Rumah, Kini Kondisi Rizi Memprihatinkan

BANJARMASIN – Salman Al Farizi harus menjalani hidup yang tak biasa. Bocah berumur 4 tahun itu…

Selasa, 20 Februari 2018 14:31

Waduh Pos Polantas Jadi Tempat Ngelem Anjal

EKS POS polantas di oprit Jembatan Merdeka dirobohkan Satpol PP, kemarin (19/2) pagi. Lantaran pos yang…

Selasa, 20 Februari 2018 14:28

LOWONGAN !!! Jabatan Dirut PDAM Dilelang

BANJARMASIN - Sepeninggal Muslih yang tertangkap tangan KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi), jabatan…

Selasa, 20 Februari 2018 13:07

Ratusan Peserta Ramaikan SMPC Batulicin

BATULICIN - Ratusan peserta ikut meramaikan kegiatan Senam Minggu Pagi Ceria (SMPC) gelaran Radar Banjarmasin…

Selasa, 20 Februari 2018 13:07

Komunitas Vespa se-Kalsel Gelar Acara Bekumpulan

BATULICIN - Komunitas Vespa seluruh Kalimantan Selatan menggelar acara Bekumpulan Vespa Kalimantan Selatan…

Selasa, 20 Februari 2018 12:54

Rehab Bangunan Sekolah Tetap Prioritas Pemkab Tanbu

BATULICIN - Pemkab Tanbu melalui Dinas Pendidikan akan menggelontorkan dana miliaran rupiah untuk Rehab…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .