MANAGED BY:
KAMIS
23 NOVEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BANUA

Selasa, 05 September 2017 13:52
Waduh! Dana Bos Macet, Tiga SMP Ngutang Buku Paket
TAK TERPENGARUH: Para siswi SMPN 14 Banjarbaru saat jam istirahat, kemarin.

PROKAL.CO, BANJARBARU - Belum cairnya dana Biaya Operasional Sekolah (BOS) ternyata membuat pihak sekolah mengalami krisis keuangan.

Hingga akhirnya, ada yang menunggak pembayaran buku paket di distributor lantaran tidak punya biaya untuk melunasinya.

Owner distributor buku Global Pratama, Hery Triyanto mengungkapkan, hingga kini masih ada tiga SMPN di Banjarbaru yang belum bisa membayar buku yang sudah mereka distribusikan.

Karena mengaku masih menunggu dana BOS cair. "Mereka berjanji akan segera membayar jika dana sudah cair," ungkapnya.

Dia menambahkan, ketiga sekolah menengah tersebut ialah SMPN 3 Banjarbaru, SMPN 14 Banjarbaru dan SMPN 15 Banjarbaru. "Tunggakan mereka mencapai Rp50 juta," tambahnya.

Buku yang belum dibayar merupakan buku paket kurikulum 13 yang sudah diterima oleh pihak sekolah pada triwulan II tadi. "Tahun sebelumnya tidak pernah menunggak, mungkin karena baru tahun ini pencairan dana BOS lebih diperketat," ujar Hery.

Selain SMPN, sebelumnya beberapa SDN juga sempat menunggak. Dengan alasan sama, yaitu menunggu dana BOS cair. "Sekarang yang SD sudah lunas semua, karena dana BOS mereka sudah cair," ungkapnya.

Berdasarkan data dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Banjarbaru, saat ini masih ada lima SMPN dan satu SDN yang urung menerima dana BOS triwulan II. Lantaran belum menyelesaikan SPJ (surat pertanggungjawaban) dana BOS triwulan I. 

 

Honorer pun Tidak Gajian

 

Sementara itu, pihak SMPN 14 Banjarbaru mengakui jika pihaknya masih menunggak pembayaran buku paket. Itu dikarenakan dana BOS triwulan II mereka belum dicairkan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Banjarbaru.

 

Kepala SMPN 14 Banjarbaru Undi Sukarya melalui Bendahara Sekolah Anang Saleh mengatakan, dana BOS mereka belum cair lantaran urung menyelesaikan SPJ penggunaan dana BOS triwulan I.

 

"SPJ kami masih dalam tahap revisi, pihak Disdik minta ada dilampirkan surat pernyataan pembelian buku, jadi masih coba kami lengkapi," katanya.

 

Menurutnya, semakin ketatnya syarat pencairan dana BOS yang diberlakukan oleh Disdikbud akan berdampak positif bagi sekolah. Supaya bisa lebih berhati-hati dalam menggunakan dana.

 

"Bagus sekarang, kita selalu dikontrol dinas," ujarnya.

 

Meski begitu, lambannya pencairan dana BOS juga sedikit berdampak pada finansial sekolah. Selain tidak bisa melunasi buku, pihaknya juga belum membayar gaji pegawai honorer selama tiga bulan. "Ada 16 honorer belum dibayar, mulai dari staf, petugas kebersihan dan guru," ujar Anang.

 

Dia mengungkapkan, para pegawai honorer untungnya telah memahami bagaimana keadaan sekolah saat ini. Sehingga, masih tetap bekerja walaupun belum digaji.

 

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Banjarbaru Rahma Khairita mengatakan, sekolah yang urung menerima dana BOS ialah yang belum menyampaikan SPJ (Surat Pertanggungjawaban) penggunaan dana BOS triwulan I. "Kalau bagi sekolah yang sudah menyampaikan SPJ, dana BOS sudah lama kami cairkan," katanya.

 

Dia menuturkan, beberapa sekolah saat ini masih kesulitan membuat SPJ. Padahal, tanpa menyampaikan SPJ dana BOS di triwulan selanjutnya tidak akan bisa dicairkan.

 

"Kendala yang dihadapi sekolah bermacam-macam saat pembuatan SPJ. Ada yang terkendala SDM dan lain-lain," ungkapnya. (ris)

 


BACA JUGA

Kamis, 23 November 2017 15:08

Meski Sudah Ditutup, Pembatuan Masih Hidup

BANJARBARU - Bisnis esek-esek di Pembatuan nampaknya kembali menggeliat. Satpol PP Banjarbaru, Rabu…

Kamis, 23 November 2017 14:58

KRITIS..! 31 Daerah Aliran Sungai di Kalsel Harus Dipulihkan

BANJARMASIN – Kondisi alam rusak karena ulah manusia. Ini pula yang dialami Daerah Aliran Sungai…

Kamis, 23 November 2017 14:54
Jelang Pilkada 2018

Ada Apa ini..! KPUD Tapin Rahasiakan Calon Independen

RANTAU – Sosialisasi syarat dan teknis pencalonan Bupati dan Wakil Bupati Tapin dilakukan Komisi…

Kamis, 23 November 2017 14:42
Berita Banjarbaru

Banjarbaru Launching Penyelamatan dan Pelestarian Arsip Permanen

BANJARBARU - Walikota Banjarbaru H Nadjmi Adhani, Rabu (22/11) kemarin menghadiri Launching Penyelamatan…

Kamis, 23 November 2017 14:24
Berita Tanah Bumbu

DICARI..! Empat Perempuan Cantik Direkrut Dishub untuk Posisi ini

BATULICIN - Dinas Perhubungan (Dishub) Tanbu membuka penerimaan petugas LLAJ cantik. Mereka nantinya…

Kamis, 23 November 2017 14:20
Berita Tanah Bumbu

Polres Tanbu Sosialisasikan Sistem Pengawasan Dana Desa

BATULICIN - Polres Tanah Bumbu menggelar sosialisasi tentang pengelolaan dana desa (APBDes) se-Kecamatan…

Kamis, 23 November 2017 14:12
Berita Tanah Bumbu

Wabup Tanbu Launching BPJS Ketenagakerjaan

BATULICIN - Pemkab Tanbu kembali me-launching Program Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan tahun…

Rabu, 22 November 2017 19:58
Berita Tabalong

Bupati Anang Syakhfiani Wisuda 1.781 Santri TKA

TANJUNG - Bupati Tabalong H Anang Syakhfiani beserta istri Hj Syarifah Syifa Anang Syakhfiani,…

Rabu, 22 November 2017 13:06

Ini Poin-poin Kesepakatan Taksi Online-Konvensional di Kalsel

BANJARMASIN – Babak baru perselisihan moda transportasi di Banua menemui titik terang. Dalam rapat…

Rabu, 22 November 2017 12:42

AKHIRNYAA.. Angkutan Semen Conch Dilarang Melintas Jalan Tabalong

TANJUNG - Angkutan perusahaan semen dari perusahaan Conch akhirnya dilarang melintasi jalanan Tabalong.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .