MANAGED BY:
SENIN
25 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BANUA

Selasa, 05 September 2017 13:52
Waduh! Dana Bos Macet, Tiga SMP Ngutang Buku Paket
TAK TERPENGARUH: Para siswi SMPN 14 Banjarbaru saat jam istirahat, kemarin.

PROKAL.CO, BANJARBARU - Belum cairnya dana Biaya Operasional Sekolah (BOS) ternyata membuat pihak sekolah mengalami krisis keuangan.

Hingga akhirnya, ada yang menunggak pembayaran buku paket di distributor lantaran tidak punya biaya untuk melunasinya.

Owner distributor buku Global Pratama, Hery Triyanto mengungkapkan, hingga kini masih ada tiga SMPN di Banjarbaru yang belum bisa membayar buku yang sudah mereka distribusikan.

Karena mengaku masih menunggu dana BOS cair. "Mereka berjanji akan segera membayar jika dana sudah cair," ungkapnya.

Dia menambahkan, ketiga sekolah menengah tersebut ialah SMPN 3 Banjarbaru, SMPN 14 Banjarbaru dan SMPN 15 Banjarbaru. "Tunggakan mereka mencapai Rp50 juta," tambahnya.

Buku yang belum dibayar merupakan buku paket kurikulum 13 yang sudah diterima oleh pihak sekolah pada triwulan II tadi. "Tahun sebelumnya tidak pernah menunggak, mungkin karena baru tahun ini pencairan dana BOS lebih diperketat," ujar Hery.

Selain SMPN, sebelumnya beberapa SDN juga sempat menunggak. Dengan alasan sama, yaitu menunggu dana BOS cair. "Sekarang yang SD sudah lunas semua, karena dana BOS mereka sudah cair," ungkapnya.

Berdasarkan data dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Banjarbaru, saat ini masih ada lima SMPN dan satu SDN yang urung menerima dana BOS triwulan II. Lantaran belum menyelesaikan SPJ (surat pertanggungjawaban) dana BOS triwulan I. 

 

Honorer pun Tidak Gajian

 

Sementara itu, pihak SMPN 14 Banjarbaru mengakui jika pihaknya masih menunggak pembayaran buku paket. Itu dikarenakan dana BOS triwulan II mereka belum dicairkan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Banjarbaru.

 

Kepala SMPN 14 Banjarbaru Undi Sukarya melalui Bendahara Sekolah Anang Saleh mengatakan, dana BOS mereka belum cair lantaran urung menyelesaikan SPJ penggunaan dana BOS triwulan I.

 

"SPJ kami masih dalam tahap revisi, pihak Disdik minta ada dilampirkan surat pernyataan pembelian buku, jadi masih coba kami lengkapi," katanya.

 

Menurutnya, semakin ketatnya syarat pencairan dana BOS yang diberlakukan oleh Disdikbud akan berdampak positif bagi sekolah. Supaya bisa lebih berhati-hati dalam menggunakan dana.

 

"Bagus sekarang, kita selalu dikontrol dinas," ujarnya.

 

Meski begitu, lambannya pencairan dana BOS juga sedikit berdampak pada finansial sekolah. Selain tidak bisa melunasi buku, pihaknya juga belum membayar gaji pegawai honorer selama tiga bulan. "Ada 16 honorer belum dibayar, mulai dari staf, petugas kebersihan dan guru," ujar Anang.

 

Dia mengungkapkan, para pegawai honorer untungnya telah memahami bagaimana keadaan sekolah saat ini. Sehingga, masih tetap bekerja walaupun belum digaji.

 

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Banjarbaru Rahma Khairita mengatakan, sekolah yang urung menerima dana BOS ialah yang belum menyampaikan SPJ (Surat Pertanggungjawaban) penggunaan dana BOS triwulan I. "Kalau bagi sekolah yang sudah menyampaikan SPJ, dana BOS sudah lama kami cairkan," katanya.

 

Dia menuturkan, beberapa sekolah saat ini masih kesulitan membuat SPJ. Padahal, tanpa menyampaikan SPJ dana BOS di triwulan selanjutnya tidak akan bisa dicairkan.

 

"Kendala yang dihadapi sekolah bermacam-macam saat pembuatan SPJ. Ada yang terkendala SDM dan lain-lain," ungkapnya. (ris)

 


BACA JUGA

Senin, 25 September 2017 15:39

Transformasi Universitas Lambung Mangkurat Menjadi Universitas Unggulan Nasional

Di awal-awal, memimpin Universitas Lambung Mangkurat, yang pertama dilakukan Sutarto Hadi adalah mengubah…

Senin, 25 September 2017 12:28

Subhanallah.. Ribuan Jemaah di Batulicin Berselawat

BATULICIN - Ribuan jemaah mengikuti acara Tanah Bumbu Berselawat yang dilaksanakan di Alkah H Maming…

Senin, 25 September 2017 11:55

Peringati Hari Olahraga Nasional, Pemkab Batola Gelar Senam Bersama

MARABAHAN - Memperingati Hari Olahraga Nasional ( Haornas ) ke-34 Tahun 2017, Dinas Pemuda Olahraga,…

Senin, 25 September 2017 11:49

Wadah Penyaluran Aspirasi Seniman dan Budayawan

BATULICIN - Ketua Dewan Kesenian Kabupaten (DKK) Tanah Bumbu I Wayan Sudarma menjelaskan, DKK adalah…

Senin, 25 September 2017 11:48

I Wayan Sudarma Pimpin DKK Tanbu

BATULICIN - Pemkab Tanbu menggelar Seminar 1 sekaligus pembentukan Dewan Kesenian Kabupaten (DKK) Tanah…

Senin, 25 September 2017 11:44

Bupati Lantik Pengurus Ikma Tanbu Indonesia

BATULICIN - Bupati Tanbu Mardani H Maming melantik Pengurus Ikatan Mahasiswa (IKMA) Tanbu Indonesia…

Senin, 25 September 2017 11:43

Upacara Hari Pramuka ke-36 Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Kalsel

TENUN PAGATAN: Bupati Tanbu Mardani H Maming dan Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Provinsi Kalsel H Rosehan…

Minggu, 24 September 2017 15:50

Pancing Patin Dapat Hadiah

BANJARMASIN – Sabtu (23/9) pagi, ruang terbuka di Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin…

Minggu, 24 September 2017 15:39

BANYAK BANAR..! Masih Ada 90.000 Warga Miskin di Kabupaten Banjar

MARTAPURA - Kemiskinan masih menjadi persoalan serius di Kabupaten Banjar. Berdasarkan data dari Bappelitbang…

Minggu, 24 September 2017 15:38

Model Baru, PJU di Banjarbaru Menyala Zig-zag

BANJARBARU - Penerangan jalan umum (PJU) di sepanjang Jalan Guntung Manggis, tak berfungsi dengan baik.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .