MANAGED BY:
JUMAT
22 JUNI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Selasa, 05 September 2017 13:52
Waduh! Dana Bos Macet, Tiga SMP Ngutang Buku Paket
TAK TERPENGARUH: Para siswi SMPN 14 Banjarbaru saat jam istirahat, kemarin.

PROKAL.CO, BANJARBARU - Belum cairnya dana Biaya Operasional Sekolah (BOS) ternyata membuat pihak sekolah mengalami krisis keuangan.

Hingga akhirnya, ada yang menunggak pembayaran buku paket di distributor lantaran tidak punya biaya untuk melunasinya.

Owner distributor buku Global Pratama, Hery Triyanto mengungkapkan, hingga kini masih ada tiga SMPN di Banjarbaru yang belum bisa membayar buku yang sudah mereka distribusikan.

Karena mengaku masih menunggu dana BOS cair. "Mereka berjanji akan segera membayar jika dana sudah cair," ungkapnya.

Dia menambahkan, ketiga sekolah menengah tersebut ialah SMPN 3 Banjarbaru, SMPN 14 Banjarbaru dan SMPN 15 Banjarbaru. "Tunggakan mereka mencapai Rp50 juta," tambahnya.

Buku yang belum dibayar merupakan buku paket kurikulum 13 yang sudah diterima oleh pihak sekolah pada triwulan II tadi. "Tahun sebelumnya tidak pernah menunggak, mungkin karena baru tahun ini pencairan dana BOS lebih diperketat," ujar Hery.

Selain SMPN, sebelumnya beberapa SDN juga sempat menunggak. Dengan alasan sama, yaitu menunggu dana BOS cair. "Sekarang yang SD sudah lunas semua, karena dana BOS mereka sudah cair," ungkapnya.

Berdasarkan data dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Banjarbaru, saat ini masih ada lima SMPN dan satu SDN yang urung menerima dana BOS triwulan II. Lantaran belum menyelesaikan SPJ (surat pertanggungjawaban) dana BOS triwulan I. 

 

Honorer pun Tidak Gajian

 

Sementara itu, pihak SMPN 14 Banjarbaru mengakui jika pihaknya masih menunggak pembayaran buku paket. Itu dikarenakan dana BOS triwulan II mereka belum dicairkan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Banjarbaru.

 

Kepala SMPN 14 Banjarbaru Undi Sukarya melalui Bendahara Sekolah Anang Saleh mengatakan, dana BOS mereka belum cair lantaran urung menyelesaikan SPJ penggunaan dana BOS triwulan I.

 

"SPJ kami masih dalam tahap revisi, pihak Disdik minta ada dilampirkan surat pernyataan pembelian buku, jadi masih coba kami lengkapi," katanya.

 

Menurutnya, semakin ketatnya syarat pencairan dana BOS yang diberlakukan oleh Disdikbud akan berdampak positif bagi sekolah. Supaya bisa lebih berhati-hati dalam menggunakan dana.

 

"Bagus sekarang, kita selalu dikontrol dinas," ujarnya.

 

Meski begitu, lambannya pencairan dana BOS juga sedikit berdampak pada finansial sekolah. Selain tidak bisa melunasi buku, pihaknya juga belum membayar gaji pegawai honorer selama tiga bulan. "Ada 16 honorer belum dibayar, mulai dari staf, petugas kebersihan dan guru," ujar Anang.

 

Dia mengungkapkan, para pegawai honorer untungnya telah memahami bagaimana keadaan sekolah saat ini. Sehingga, masih tetap bekerja walaupun belum digaji.

 

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Banjarbaru Rahma Khairita mengatakan, sekolah yang urung menerima dana BOS ialah yang belum menyampaikan SPJ (Surat Pertanggungjawaban) penggunaan dana BOS triwulan I. "Kalau bagi sekolah yang sudah menyampaikan SPJ, dana BOS sudah lama kami cairkan," katanya.

 

Dia menuturkan, beberapa sekolah saat ini masih kesulitan membuat SPJ. Padahal, tanpa menyampaikan SPJ dana BOS di triwulan selanjutnya tidak akan bisa dicairkan.

 

"Kendala yang dihadapi sekolah bermacam-macam saat pembuatan SPJ. Ada yang terkendala SDM dan lain-lain," ungkapnya. (ris)

 


BACA JUGA

Kamis, 21 Juni 2018 15:52

Banyaknya Korban Berjatuhan, Saatnya Benahi Keamanan Objek Wisata

Gairah masyarakat Kalsel untuk berwisata begitu tinggi di musim libur. Sayangnya, hal ini tidak diiringi…

Kamis, 21 Juni 2018 15:40

PARAH..!! Banjir Lumpuhkan Transportasi di Angsana

BATULICIN - Antrean kendaraan mengular hingga 2 kilometer di jalan raya provinsi Desa Angsana Kecamatan…

Kamis, 21 Juni 2018 15:27

Banyak Jemaah Haul Datu Kelampayan Datang dari Tempat Jauh

Hujan tidak menyurutkan semangat jemaah untuk menghadiri agenda tahunan Haul Syekh Muhammad Arsyad al-Banjari…

Kamis, 21 Juni 2018 14:36

Cara ini Dijamin Ampuh Cegah Wisatawan Duduk Diatas Kelotok

BANJARMASIN - Pada sejumlah objek wisata milik kabupaten tetangga, korban mulai berjatuhan. Liburan…

Kamis, 21 Juni 2018 14:34

Pemko Mengaku Dilema Atur Pasar Sentra Antasari yang Semrawut

BANJARMASIN - Sederet keluhan terus disampaikan warga. Terkait kondisi kawasan Sentra Antasari yang…

Kamis, 21 Juni 2018 14:28

Puncak Arus Balik, Pelabuhan Trisakti Malah Sepi

BANJARMASIN - H+5 Idulfitri, kemarin (20/6) disebut-sebut sebagai puncaknya arus balik. Pada kenyataannya,…

Kamis, 21 Juni 2018 13:25
BREAKING NEWS

Danlanud Syamsudin Noor Pamitan, Mengaku Berkesan di Kalsel

BANJARBARU - Setelah lebih kurang setahun dua bulan bertugas di Kalsel, Komandan Landasan Udara (Danlanud)…

Kamis, 21 Juni 2018 10:51

Saban Hari Bus Wisata Pemko Banjarbaru Layani Ratusan Orang

BANJARBARU - Libur Lebaran dimanfaatkan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Banjarbaru, untuk kembali mengoperasionalkan…

Kamis, 21 Juni 2018 10:35
Parlementaria

Dewan Minta Pemko Banjarbaru Awasi TPS di Dekat Permukiman

BANJARBARU - Ketua komisi II DPRD Banjarbaru Syamsuri meminta, agar Pemko Banjarbaru melalui dinas terkaitnya…

Kamis, 21 Juni 2018 10:33
Pemko Banjarbaru

Bentuk Dewan dan Tim Pelaksana Smart City

BANJARBARU - Walikota Banjarbaru Nadjmi Adhani, baru-baru tadi menghadiri sosialisasi gerakan menuju…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .