MANAGED BY:
JUMAT
24 NOVEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BANUA

Kamis, 07 September 2017 15:08
Hasil Riset Walhi Kalsel, Pertambangan Batubara Ternyata Menghapus Desa

PROKAL.CO, BANJARBARU - Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Kalsel, Rabu (6/9) kemarin melaunching hasil riset aksi partisipatif mereka bersama masyarakat Desa Wonorejo, Kecamatan Juai, Balangan.

Bertempat di Hotel Montana Syariah, Walhi Kalsel memaparkan apa saja hasil riset mereka mengenai nasib masyarakat di daerah pertambangan.

Direktur Eksekutif Walhi Kalsel Kisworo Dwi Cahyono mengatakan, dari hasil riset mereka Banua telah dikuasai segelintir orang yang mengatasnamakan kepentingan untuk melakukan pembangunan. "Namun, masyarakat yang menjadi korban dengan dalih pembangunan itu, cerita pilu kehilangan tanah dan air terjadi di berbagai tempat di Kalsel," katanya.

Dia menuturkan, dari 37.530,52 km persegi luas Kalsel setengahnya telah dibebani perizinan industri ekstraktif perkebunan kelapa sawit dan pertambangan batubara.

Melalui analisa tumpang tindih izin tambang dengan penggunaan lahan di Kalsel, dari total izin tambang seluas 1.183.430,90 hektar. 8.777,38 hektarnya berada di wilayah pemukiman. Lalu 251.726,03 hektar berada di wilayah pertanian dan perikanan. 464.921,00 hektar masuk di kawasan hutan. Dan seluas 46.789, 00 hektar izin tambang berada di Wilayah Adat.

Pria yang akrab disapa Cak Kis ini mengungkapkan, izin-izin tersebut berada di atas ruang hidup masyarakat yang kebanyakan dari mereka menggantungkan hidupnya dari hasil pertanian.

Izin pertambangan diberikan oleh pemerintah pusat dan daerah dalam bentuk Izin Usaha Pertambangan (IUP), Kontrak Karya (KK), dan Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B). Perusahaan skala besar mampu melakukan apa saja yang membuat masyarakat kehilangan tanah dan air. Penguasaan ruang yang timpang akhirnya membuat masyarakat kehilangan sumber-sumber kehidupan mereka.

Satu dari banyak peristiwa penderitaan rakyat akibat pertambangan batubara di Kalimantan Selatan ini terjadi di Desa Wonorejo, Kecamatan Juai, Kabupaten Balangan. Terjadinya penghancuran ruang hidup rakyat oleh aktivitas pertambangan batubara membuat warga semakin kebingungan akan masa depan mereka.

Hampir semua penduduk yang tersisa tidak lagi memiliki tanah dan rumah karena dirampas untuk ditambang. "Batubara telah menghapus desa," ujar Kisworo.

Menanggapi hal itu, Plt Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kalsel Hanif Faisol melalui Kasi Minerba Gunawan Guhardjo menuturkan, pertambangan memang banyak permasalahan dengan desa. Namun, dalam setiap masalah tidak bisa melihat dalam satu pihak saja. "Terkadang perusahaan mengaku sudah membebaskan tanah dengan ganti rugi, tapi warga mengaku belum," ujarnya.

Menurutnya, hal itu terjadi karena maraknya mafia tanah. Di mana mereka menjual tanah ke perusahaan tanpa sepengetahuan pemilik. "Pemilik tak tahu tanah mereka sudah dibayar, karena uang telah diambil oleh para mafia," pungkasnya. (ris/by/ram)


BACA JUGA

Jumat, 24 November 2017 14:48

Senin Independen HSS Serahkan Berkas

KANDANGAN – Pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati H Najmuddin-HM Ridha dari jalur independen…

Jumat, 24 November 2017 14:44

Gara-Gara Aturan, Ekspor Udang Diprediksi Anjlok

BANJARBARU - Aturan Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Susi Pudjiastuti mengenai aturan pelarangan alat…

Jumat, 24 November 2017 14:39

Palmi Jaya: Ajaran Balian Bukan Hindu Maupun Kaharingan

BANJARBARU – Ketua Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Kalimantan Selatan, Palmi Jaya menegaskan…

Jumat, 24 November 2017 13:24

Berikan Kiat Cara Bekerja Dengan Bahagia

BANJARBARU - Program kelas inspirasi yang digelar oleh General Manager Community Plus (GMC+) bekerja…

Jumat, 24 November 2017 12:59

Jalan A Yani Km 32 Dipasang Videotron, Pengendara: Silau Pak!

BANJARBARU - Di Banjarbaru kini telah tersedia videotron, dipasang di Jalan A Yani Km 32. Sayangnya,…

Jumat, 24 November 2017 11:21

9.537 Orang Sudah Mendapat Penyuluhan

BATULICIN - Ratusan anggota majelis taklim dan pengajian yang ada di Bumi Bersujud, mengikuti sosialisasi…

Jumat, 24 November 2017 11:20

Komitmen Tingkatkan Pelayanan Kesehatan

BATULICIN - Wabup Tanbu Sudian Noor mengatakan, salah satu indikator bahwa Kabupaten Tanah Bumbu terkenal…

Jumat, 24 November 2017 11:17

Wujudkan Masyarakat Sehat dan Berkualitas

BATULICIN - Sinergi dengan peningkatan pembangunan sejumlah sarana kesehatan di Kabupaten Tanbu, pemerintah…

Jumat, 24 November 2017 11:02

Atasi Genangan dan Sampah Kiriman, ini yang Dilakukan Pemko

BANJARMASIN – Hujan sering mengguyur Banjarmasin dalam waktu satu bulan terakhir. Mulai dari intensitas…

Kamis, 23 November 2017 15:08

Meski Sudah Ditutup, Pembatuan Masih Hidup

BANJARBARU - Bisnis esek-esek di Pembatuan nampaknya kembali menggeliat. Satpol PP Banjarbaru, Rabu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .