MANAGED BY:
SELASA
23 JANUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

FEATURE

Jumat, 08 September 2017 14:52
Langka, Aksi Polisi Aribowo “Jinakkan” ODMK

Bawa Pisau, Imis Takluk di Bawah Rayuan Ari

PENGABDIAN: Brigadir Aribowo membujuk Imis, Orang dengan Masalah Kejiwaan (ODMK) yang kerap mengganggu warga di Pasar Unggas HSU.

PROKAL.CO, Sepertinya tidak sembarang polisi mampu menjadi Bhabinkamtibmas. Seorang yang serba bisa di samping semangat pengabdian. Tidak cukup hanya bermodal kemampuan mengalahkan penjahat, tapi juga kemampuan membujuk ODMK laiknya seorang psikiater.

-------------------------------------------------

MUHAMMAD AKBAR, Amuntai

-------------------------------------------------

AKSI heroik tidak hanya ada di dunia fiksi, yang mengisahkan kehebatan seorang pahlawan super. Kejadian heroik juga tergambar pada sosok Brigadir Aribowo Setyoko yang bertugas di Polsek Sungai Pandan (Alabio).

Aksinya menenangkan Orang dengan Masalah Kejiwaan (ODMK) yang kerap meresahkan warga khususnya di Pasar Unggas Kecamatan Amuntai Tengah. Dan itu dilakukannya secara spontan, tanpa persiapan.

Adalah Husni, warga Gang Nangka Palampitan Hilir Kecamatan Amuntai Tengah yang bertetangga dengan polisi sederhana itu, melaporkan adiknya MN alias Imis (38) yang mengalami gangguan kejiwaan.

Cerita Husni, tidak jarang Imis mengamuk di Pasar Unggas yang ramai pedagang dan pembeli sambil membawa senjata tajam. Tidak ingin jatuh korban, kakaknya meminta tolong agar adiknya diamankan dan dibawa ke rumah sakit daerah agar mendapat perawatan. Husni sendiri angkat tangan membujuk adiknya.

Ari kemudian meminta Imis datang ke rumahnya. Mendengar yang mengundang adalah polisi, meski memiliki gangguan mental, Imis langsung menurut dan datang ke rumah Ari dengan pakaian jaket berbahan levis, celana loreng, sepatu laras ala seorang aparat. Semasa kecil, Imis kabarnya memang pernah bercita-cita menjadi seorang tentara.

Brigadir Aribowo kepada penulis menceritakan penilaian, Imis memang sedang mengalami gangguan jiwa. Bahkan saat diajak ngobrol, banyak perbincangan yang tidak nyambung bahkan ngawur. Sebagai aparat Ari tidak mau gegabah atau melakukan tindakan represif pada Imis

Meskipun pihak keluarga telah meminta dirinya memborgol Imis, namun itu tidak sanggup dilakukannya. Sisi kemanusiaan Ari yang muncul. "Hati nurani saya menolak. Saya memilih mengajaknya bicara sambil membujuk. Saya pikir, kalau dia ditekan tentu akan memberontak, Alhamdulillah Imis menurut," ceritanya.

Imis terkena tekanan mental berat, sepulang merantau dari Kalimantan Timur pada tahun 2014 lalu, Menurut cerita sang kakak, Imis selama bekerja bangunan di sana, tidak pernah mendapat upah. Dari situlah adeknya mulai mengalami gangguan jiwa.

Upaya Ari selanjutnya, selain mengamankan pisau milik Imis adalah membujuk dan membawanya ke rumah sakit. Meski memakan waktu, namun Imis akhirnya mau ke rumah sakit dengan dibonceng menggunakan motor.  "Lucu dan takut juga. Tapi namanya tugas dan pengabdian, saya pun membonceng Imis ke RSU Pambalah Batung," ujarnya.

Imis kini sudah melalui serangkaian perawatan dan diinapkan sementara di rumah sakit, sebelum nantinya yang bersangkutan dirujuk ke RS Sambang Lihum di Kota Banjarmasin. "Mudahan Imis bisa membaik dan sehat. Sehingga bisa menjalani hidup yang lebih baik lagi nantinya," harap Ari pada kesembuhan Imis. (by/ram)


BACA JUGA

Sabtu, 20 Januari 2018 11:07

Sisi Lain Parade Jukung Barenteng, Berawal dari Request Fotografer Asing

Belakangan sering digelar parade jukung di Kota Banjarmasin. Menampilkan berbagai formasi unik. Di balik…

Kamis, 18 Januari 2018 18:57

Dibalik Kegagalan Rumah Sakit Idaman Meraih Akreditasi Bintang Lima

Dua spanduk besar bertuliskan "RSID Kita Semua, RSID Paripurna, RSID Yes! Yes! Yes!" terpasang di lobi…

Sabtu, 13 Januari 2018 15:10

Kisah Perajin Purun di Bahalayung, Rumput Tergusur Kelapa Sawit

Perajin  topi purun  masih bertahan,  meski bahan baku rumput mulai langka akibat tergusur…

Selasa, 09 Januari 2018 14:32

FKH Banjarmasin Tak Gentar Menanam Rambai di Tengah Kota

Gbo Green bukan sekadar kaos oblong bertema lingkungan. Atau kemana-mana pakai sepatu gunung. Ini menyangkut…

Senin, 08 Januari 2018 13:21

Kisah Sukses Moses, Berawal dari Sebuah Pahat Pemberian Ayah

  Siapa bilang hobi tak bisa dijadikan bisnis menjanjikan. Sudah banyak contoh mereka yang sukses.…

Minggu, 07 Januari 2018 06:53
Featute

Hudes, Kedai Pertama yang Menjual Kopi Asli Kalsel (Bagian 2)

KETIKA Hudes Coffee baru dibuka, Syam mengaku keteteran. Kini ia dibantu Ari Wahyu Fatikha Krisna, 23…

Minggu, 07 Januari 2018 06:46

Hudes, Kedai Pertama yang Menjual Kopi Asli Kalsel (Bagian 1)

Kafe manapun yang dimasuki, pertanyaannya selalu sama. Dari papan menu ada pilihan Kopi Aceh, Gayo,…

Sabtu, 06 Januari 2018 14:25

Pegiat Fan Art di Banjarmasin, Awalnya Hobi, Kini Jadi Bisnis

Pernah mendengar istilah fan art? Yap, seni menggambar yang tergolong anti mainstream. Hasil karya tak…

Jumat, 05 Januari 2018 11:46

Bripda Anna Meirina, Polwan yang Aktif di Dunia Olahraga

Olahraga adalah bagian penting dalam hidup manusia. Pastinya bikin sehat jasmani dan rohani. Lebih dari…

Rabu, 03 Januari 2018 12:40

Serunya Menikmati Satu Jam Naik Bajaj Terbaru

“Bremm bremmm”… Itulah suara mesin bajaj yang baru beroperasi sepekan di Banjarmasin.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .