MANAGED BY:
SELASA
21 NOVEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

FEATURE

Jumat, 08 September 2017 14:52
Langka, Aksi Polisi Aribowo “Jinakkan” ODMK

Bawa Pisau, Imis Takluk di Bawah Rayuan Ari

PENGABDIAN: Brigadir Aribowo membujuk Imis, Orang dengan Masalah Kejiwaan (ODMK) yang kerap mengganggu warga di Pasar Unggas HSU.

PROKAL.CO, Sepertinya tidak sembarang polisi mampu menjadi Bhabinkamtibmas. Seorang yang serba bisa di samping semangat pengabdian. Tidak cukup hanya bermodal kemampuan mengalahkan penjahat, tapi juga kemampuan membujuk ODMK laiknya seorang psikiater.

-------------------------------------------------

MUHAMMAD AKBAR, Amuntai

-------------------------------------------------

AKSI heroik tidak hanya ada di dunia fiksi, yang mengisahkan kehebatan seorang pahlawan super. Kejadian heroik juga tergambar pada sosok Brigadir Aribowo Setyoko yang bertugas di Polsek Sungai Pandan (Alabio).

Aksinya menenangkan Orang dengan Masalah Kejiwaan (ODMK) yang kerap meresahkan warga khususnya di Pasar Unggas Kecamatan Amuntai Tengah. Dan itu dilakukannya secara spontan, tanpa persiapan.

Adalah Husni, warga Gang Nangka Palampitan Hilir Kecamatan Amuntai Tengah yang bertetangga dengan polisi sederhana itu, melaporkan adiknya MN alias Imis (38) yang mengalami gangguan kejiwaan.

Cerita Husni, tidak jarang Imis mengamuk di Pasar Unggas yang ramai pedagang dan pembeli sambil membawa senjata tajam. Tidak ingin jatuh korban, kakaknya meminta tolong agar adiknya diamankan dan dibawa ke rumah sakit daerah agar mendapat perawatan. Husni sendiri angkat tangan membujuk adiknya.

Ari kemudian meminta Imis datang ke rumahnya. Mendengar yang mengundang adalah polisi, meski memiliki gangguan mental, Imis langsung menurut dan datang ke rumah Ari dengan pakaian jaket berbahan levis, celana loreng, sepatu laras ala seorang aparat. Semasa kecil, Imis kabarnya memang pernah bercita-cita menjadi seorang tentara.

Brigadir Aribowo kepada penulis menceritakan penilaian, Imis memang sedang mengalami gangguan jiwa. Bahkan saat diajak ngobrol, banyak perbincangan yang tidak nyambung bahkan ngawur. Sebagai aparat Ari tidak mau gegabah atau melakukan tindakan represif pada Imis

Meskipun pihak keluarga telah meminta dirinya memborgol Imis, namun itu tidak sanggup dilakukannya. Sisi kemanusiaan Ari yang muncul. "Hati nurani saya menolak. Saya memilih mengajaknya bicara sambil membujuk. Saya pikir, kalau dia ditekan tentu akan memberontak, Alhamdulillah Imis menurut," ceritanya.

Imis terkena tekanan mental berat, sepulang merantau dari Kalimantan Timur pada tahun 2014 lalu, Menurut cerita sang kakak, Imis selama bekerja bangunan di sana, tidak pernah mendapat upah. Dari situlah adeknya mulai mengalami gangguan jiwa.

Upaya Ari selanjutnya, selain mengamankan pisau milik Imis adalah membujuk dan membawanya ke rumah sakit. Meski memakan waktu, namun Imis akhirnya mau ke rumah sakit dengan dibonceng menggunakan motor.  "Lucu dan takut juga. Tapi namanya tugas dan pengabdian, saya pun membonceng Imis ke RSU Pambalah Batung," ujarnya.

Imis kini sudah melalui serangkaian perawatan dan diinapkan sementara di rumah sakit, sebelum nantinya yang bersangkutan dirujuk ke RS Sambang Lihum di Kota Banjarmasin. "Mudahan Imis bisa membaik dan sehat. Sehingga bisa menjalani hidup yang lebih baik lagi nantinya," harap Ari pada kesembuhan Imis. (by/ram)


BACA JUGA

Minggu, 19 November 2017 10:39

Jalan Panjang Nelayan Berjuang Merancang Alat Penangkap Ikan

BANJARBARU - Puluhan nelayan kecil yang tergabung dalam Ikatan Nelayan Saijaan (INSAN) Kotabaru beberapa…

Rabu, 15 November 2017 11:13

Mengenal Komunitas N Gage Lovers Banjarmasin

bentuk yang unik, bak mangkuk yang dibelah, membuat handphone (HP) Jadul berupa N Gage sangat digemari.…

Selasa, 14 November 2017 15:12

Werner Laule - Siti Farida Elyanor, pasangan Jerman-Kelua yang Suka Bertualang

Werner Laule dan Siti Farida Elyanor berlibur di Banua sejak 28 September lalu. Pasangan Jerman-Kelua…

Selasa, 14 November 2017 12:19

Pangeran Muhammad Noor Gagal Lagi Jadi Pahlawan Nasional

Perjuangan Pangeran Muhammad Noor dalam merebut kemerdekaan tak berbeda dengan pahlawan nasional lain…

Selasa, 14 November 2017 11:27

Kelas Inspirasi GMC + di SMP Islam Terpadu Qardhan Hasana

Dono Prasetyo menjadi General Manager sebuah hotel berbintang dalam usia begitu muda. Ia percaya, sukses…

Jumat, 10 November 2017 11:33

Sukiman, Pahlawan Pendidikan dari Wilayah Paminggir

Kalau ikhlas semua jadi enteng dan nyaman. Itu semboyan penguat asa Sukiman dalam menjalani perannya…

Jumat, 10 November 2017 11:07

Menengok Kelompok Perajin di Kampung Purun Banjarbaru

Satu tahun sudah destinasi wisata Kampung Purun di Kelurahan Palm, Banjarbaru diperkenalkan. Bagaimanakah…

Kamis, 09 November 2017 14:37

Yoga Rivaldi, Peraih IPK Sempurna, Wakili Indonesia di Ajang Internasional

Kebanggaan luar biasa dirasakan kedua orang tua Yoga Rivaldi. Bagaimana tidak, anak tertua dari dua…

Kamis, 09 November 2017 11:31

Kala Anak Punk Memilih Berkontribusi untuk Lingkungan Sekitar

Anak punk acap kali dicap sebagai kumpulan orang yang tak punya tujuan hidup dan sering bikin cemas…

Rabu, 08 November 2017 13:38

Hebat! Siswa SMKN 1 Binuang Raih Prestasi Berkat Film Dokumenter

Pembuatan film dokumenter ternyata juga bisa membawa berkah prestasi. Ini dialami empat siswa SMKN 1…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .