MANAGED BY:
JUMAT
24 NOVEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

SPORT

Jumat, 08 September 2017 14:54
Besok Pembukaan Paman Birin Trophy di Lap Murjani

Ajang Reuni Pesepak Bola Senior

CABUT LOT: Gubernur H Sahbirin cabut lot pada turnamen serupa yang dilaksanakan di Stadion Mini H Idak tahun 2016 lalu.

PROKAL.CO, BANJARBARU – Skopnya memang kecil; Turnamen Sepak Bola Antar Kelurahan se Kota Banjarbaru. Tapi jenguklah piala yang diperebutkan dan siapa saja pemain yang akan berlaga nantinya. Paman Birin Trophy woi! Diikuti klub-klub bola yang ada di 16 kelurahan di Banjarbaru yang menurunkan bintang-bintang lapangan hijau era tahun 90-an.

Pemain yang ikut nanti, tidak saja yang memiliki kiprah di tingkat lokal, tapi juga nasional bahkan Asia Tenggara. Sebutlah nama Irfansyah Nasution, salah satu kiper legendaris Barito Putera, dan sederet bintang-bintang lapangan hijau asal klub kebanggaan banua tempo dulu seperti Joko Heriyanto, dan lainnya.

Ada juga mantan pelatih Martapura FC Taufik yang kabarnya juga akan bermain untuk salah satu klub kelurahan di Landasan Ulin. Atau Ardiansyah, mantan pemain Persisam Samarinda yang tidak pernah absen sebagai gelandang serang dalam kompetisi perserikatan dan Galatama tahun 90-an yang nantinya bakal memperkuat Klub Sepak Bola Kelurahan Syamsudin Noor.

Termasuk Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah Kota Banjarbaru yang pernah memperkuat tim sepak bola kota Banjarbaru yang nantinya akan bermain untuk kelurahan tempat dia berdomisili, Kelurahan Loktabat Utara. "Jumlahnya puluhan, jadi sulit disebutkan satu persatu," kata Ketua Panitia Paman Birin Trophy, Antoni Arpan.

Antoni mengakui turnamen ini semacam gelaran untuk reuni para persepakbola profesional yang pernah aktif merumput 20 tahunan silam. “Sebagian besar merupakan persepakbola profesional di zamannya, Usia mereka kini rata-rata di atas 40 tahun. Ada yang masih aktif di bola sebagai pelatih, namun banyak juga yang menekuni profesi lain,” ujarnya.

Turnamen ini merupakan kelanjutan dari kejuaraan sebelumnya yang pernah dilaksanakan tahun 2016 lalu. Hanya lokasi pertandingan yang membedakannya. Jika dulu, Stadion Mini H Idak yang menjadi saksi betapa masih tangguhnya para pemain veteran ini berlaga mengolah kulit bundar, namun Sabtu (9/9) besok, Lapangan Sepak Bola DR Murjani Banjarbaru-lah tempatnya.

“Anggaplah untuk memotivasi generasi muda, berbuat sebaik mereka atau lebih baik lagi demi mengharumkan persepakbolaan tanah air, dimulai dari skop yang kecil dulu, lingkup Kota Banjarbaru,” ujar Staf Ahli Walikota Banjarbaru ini panjang lebar saat bertemu wartawan di lobi kantor Walikota Banjarbaru, Kamis (7/9) kemarin.

Sengaja pula, katanya, mengusung brand Paman Birin. Alasannya hanya satu, semangat sang gubernur yang selalu tampil energik dan penuh inisiatif dengan motto "bergerak" yang selalu diusungnya.

Selain itu, event yang digagas Komunitas Penggila Bola Banjarbaru Malabar Sportainment ini, sama sekali tidak didanai APBD, jadi murni dari para donatur dan sponsor yang memiliki konsen yang sama terhadap persepakbolaan daerah.

Karena ini sifatnya gawi bersama, salah satu peserta yang ikut turnamen bahkan sampai mau menyediakan hadiah yang diberikan untuk klub yang kurang beruntung, yang hanya mampu menempati posisi keempat.

"Awalnya panitia hanya menyediakan hadiah dan uang pembinaan sampai juara tiga, tapi karena ada salah satu peserta yang menyanggupi untuk menyediakan hadiah untuk juara harapan, maka posisi yang nantinya diperebutkan menjadi lebih menarik, hingga ke posisi keempat," mantan Kadishub Kota Banjarbaru ini tertawa lebar.

Ada sederet donatur dan sponsor yang terlibat aktif dalam penyelenggaraan kejuaraan sepak bola All Star Banjarbaru kali ini, diantaranya Bank Kalsel, Jamkrida, Pagadaian Syariah, B-green, PASI Kalsel, PT Mitra Borneo (yang menyediakan hadiah untuk pemenang keempat), dan PSSI Kota Banjarbaru.

Jalannya pertandingan dipastikan Toni akan menarik, karena selain bakal menampilkan para idola lapangan hijau tempo dulu, juga akan dipimpin wasit bersertifikat dari PSSI.  “Jadi bukan juri sembarangan meski kejuaraan ini skopnya tingkat kelurahan. Kami tetap berusaha menampilkan pertandingan yang berkelas dan memuaskan," ujarnya.

Digelar mulai tanggal 9-25 September 2017 mendatang dengan sistem gugur. Dibuka langsung oleh Gubernur Kalsel H Sahbirin yang baru saja pulang dari Tanah Suci Mekkah, sembari memperingati Haornas Kota Banjarbaru.

Untuk pertandingan pertama setelah pembukaan, Gubernur yang mengocok lotnya untuk menentukan klub mana yang akan bertanding di hari pertama, Sabtu (9/9) besok. Menjadi sangat menarik sebab tidak satu pun klub peserta yang bakal tahu siapa yang bakal bertandingan di kesempatan pembuka, sehingga mau tidak mau mereka semua harus mempersiapkan diri dan berhadir di saat pembukaan.

Pertandingan yang cukup bergengsi ini akan memperebutkan piala bergilir, piala tetap, dan uang pembinaan yang totalnya mencapai puluhan juta Rupiah. Juara satu Rp10 juta, juara dua dan seterusnya akan memperebutkan uang pembinaan sebesar Rp8,5 juta, 6,5 juta, dan Rp3 juta di posisi keempat.

Karena diisi oleh pemain yang tidak muda lagi, waktu pertandingan pun dibuat sedikit lebih pendek dari waktu normal pertandingan. Jika biasanya waktu pertandingan dua kali 45 menit, nah untuk pertandingan memperebutkan trofi Paman Birin ini hanya akan melalui waktu yang lebih singkat, yaitu dua kali 30-35 meniti atau tergantung kondisi dan kesepakatan nantinya.

Pergantian pemain pun, menurut Antoni, diberi kesempatan hingga tujuh kali. Dilaksanakan setiap pukul 15.00 Wita atau pukul tiga sore setiap harinya dan akan mempertandingkan empat klub.

Sementara itu, Ardiansyah, pemain yang pernah menjadi gelandang andalan Persisam Samarinda dalam kompetisi Galatama tahun 90-an saat diwawancarai memastikan diri ikut ambil bagian dalam ajang ini.

Seperti tahun sebelumnya, tahun ini pun dirinya tetap akan bermain dan memperkuat klub bola Kelurahan Syamsudin Noor. “Kami sudah beberapa kali latihan, mematangkan persiapan untuk pertandingan Sabtu besok,” ujarnya.

Diakui Ardiansyah, gairah sepak bola di Banjarbaru memang terasa berbeda dibanding daerah lain. Ajang ini dirasakannya betul-betul menjadi semacam tempat reuni bagi para pesepak bola di tanah air.

Ardiansyah yang kini banyak disibukkan dengan profesinya barunya sebagai Manager Umum dan Personalia Radar Banjarmasin mengaku merasa mendapatkan gairah yang sama seperti yang dia rasakan puluhan tahun silam. “Iya, senang. Bisa ketemu rekan-rekan pesepak bola,” ujarnya semringah. (ram/by/ram)


BACA JUGA

Jumat, 24 November 2017 10:47

Barito Putera Rombak Pemain Asing

BANJARMASIN - Dalam sesi latihan perdana lalu, tak terlihat pilar asing Barito Putera. Douglas Packer,…

Jumat, 24 November 2017 10:39

Selasa, Peseban Jajal Barito Putera

BANJARMASIN – Usai tampil di laga Final Liga 3 Zona Kalsel menghadapi Persetala Tanah Laut lalu.…

Kamis, 23 November 2017 13:28

Rezeki..! Pemain Peseban Sering Jadi Bintang Iklan

BANJARMASIN - Pemain sepak bola tak melulu soal mengolah kulit bundar atau menjebol gawang lawan.…

Kamis, 23 November 2017 12:34
Olahraga

Santer..! Spaso Gabung Barito

BANJARMASIN -  Coach Barito Putera, Jacksen F Tiago pernah menegaskan kalau dirinya sudah membuat…

Rabu, 22 November 2017 08:33

Ketua Koni Kalsel Takut Busur Kena Warga Sekitar

BANJARMASIN – Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalsel, Bambang Heri Purnama…

Rabu, 22 November 2017 08:27

Jacksen: Saya Puas dengan Pemain Muda Barito

BANJARMASIN - Latihan perdana Barito Putera yang dihelat pada Senin (20/11) di Stadion 17 Mei Banjarmasin…

Selasa, 21 November 2017 10:23

Diincar Dua Klub Besar, Ini Kata Rizky Pora

BANJARMASIN – Walupun jendela transfer belum dibuka secara resmi. Namun bursa transfer pemain…

Senin, 20 November 2017 11:41

Ada Apa? Juara Kejurprov Bulutangkis Kalsel 2017 Pada Kesal

BANJARMASIN – Pelaksanaan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Bulutangkis Kalsel 2017 menuai protes…

Senin, 20 November 2017 10:30

Persiapan Lebih Dini Barito Putera

BANJARMASIN – Sejak berakhirnya kompetisi Liga 1 2017 dan mengukuhkan Bhayangkara FC sebagai kampiun,…

Senin, 20 November 2017 10:19

YEAH.. Peseban Bakal Punya Stadion Sendiri

BANJARMASIN – Saat ini Peseban Banjarmasin belum memiliki homebase resmi untuk berlatih ataupun…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .