MANAGED BY:
KAMIS
21 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BANUA

Sabtu, 09 September 2017 14:23
Lah, Data Desa Tertinggal dengan Kementerian Tidak Sinkron
Foto ilustrasi

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Sampai saat ini, masih terdapat ratusan desa tertinggal di wilayah Provinsi Kalsel, yang belum tercatat atau masuk data base Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) RI. Penyebabnya, masih belum bisa dipastikan. Apakah karena memang belum terjangkau pendataan, atau kelayakanan sebagai status desa tertinggal.

Hal tersebut diungkapkan oleh Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalsel, Masrur Auf Ja’far, usai pertemuan dengan pihak dinas terkait di Banjarmasin, belum lama tadi.

Menurutnya, ada ketidaksinkronan data jumlah desa tertinggal dari Kementerian Desa (Kemendes) dengan data yang ada di Dinas Perberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalsel.

"Yang tercatat di data base Kementerian, hanya sekitar 300 desa. Sementara, dari data yang ada di Dinas Perberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Pemprov Kalsel, ada sebanyak 600 desa tertinggal," jelasnya kepada Radar Banjarmasin, Kamis (7/9) pagi lalu.

Perbedaan jumlah yang cukup banyak tersebut, tentunya menjadi pertanyaan besar. Karena seharusnya data semua desa tertinggal yang tersebar diseluruh Kalsel harus sama dengan data yang ada di pusat.

“Untuk itu, kami dari Komisi I siap berkoordinasi dengan Pemprov Kalsel untuk meluruskan hal ini ke Kementerian. Agar desa tertinggal yang belum terdata atau terjadinya kesimpangsiuran data ini bisa diclearkan,” Jelasnya

Anggota DPRD dari fraksi Partai Demokrat tersebut juga sangat menyayangkan, jika ratusan desa itu tak masuk data base. Karena, bisa mengakibatkan tak diperolehnya dana pembinaan dari pemerintah pusat guna percepatan peningkatan pembangunan desa.

Dikonfirmasi secara terpisah, Kepala Dinas Perberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Pemprov Kalsel, Gusti Syahrar, mengakui bahwa terdapat kekeliruan terhadap data yang ada pada Kementerian dan Pemerintah Provinsi Kalsel terkait jumlah desa tertinggal. Untuk itu, ke depannya, pihak Pemerintah Provinsi Kalsel melalui Dinas Perberdayaan Masyarakat dan Desa, akan segera mengupdate data yang ada di Kementerian.

"Kemungkinan beberapa minggu ke depan, kami akan merapatkan hal itu dengan menghadap kementerian. Selain itu, melalui program yang dicanangkan oleh Dinas PMD Provinsi Kalsel bekerjasama TNI Manunggal Masuk Desa juga masih membuka desa-desa yang masih terisolir," pungkasnya.

Perlu diketahui, pada pertemuan bersama Dinas PMD Provinsi Kalsel beberapa waktu lalu, selain melakukan evaluasi program kegiatan tahun 2017, juga membahas rencana kerja tahun 2018 mendatang. Salah satu poin yang dibahas saat itu, adalah penambahan fasilitas bagi perangkat desa. (war/al/ram)


BACA JUGA

Rabu, 20 September 2017 16:21

Setahun Muncul Enam Ribu Penderita Gangguan Jiwa di Kalsel

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa menyebut 54 korban pasung di Kalsel berhasil dibebaskan sepanjang…

Rabu, 20 September 2017 14:55

BAHAYA NIH.. Ratusan Pengidap HIV di Banjarbaru Belum Terdeteksi

BANJARBARU - Berdasarkan data dari Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Banjarbaru, pada tahun 2012 Kementerian…

Rabu, 20 September 2017 11:37

Wabup Sambut Jemaah Haji

BATULICIN - Jemaah Haji asal Kabupaten Tanah Bumbu tiba di Bandara Syamsudin Noor Banjarbaru, Jumat…

Rabu, 20 September 2017 11:37

Anggota DPR Serahkan Alsintan

BATULICIN - Anggota Komisi IV DPR RI H Dardiansyah menyerahkan sejumlah Alat Mesin Pertanian (Alsintan)…

Rabu, 20 September 2017 11:05

Selamat! M Iqbal Terpilih Sebagai Duta Lingkungan Hidup Banjarmasin

BANJARMASIN - Suara tepuk tangan serta teriakan dukungan, terdengar riuh di Himalaya Ball Room, Hotel…

Rabu, 20 September 2017 11:03

Ini Dia Pengganti Muslih di PDAM Bandarmasih

BANJARMASIN – Menyusul ditetapkannya Direktur Utama PDAM Bandarmasih Muslih dan Manajer Keuangan…

Rabu, 20 September 2017 10:58

Marasnya..!! Festival Jukung Hias Sepi Pendaftar

BANJARMASIN - Setiap puncak peringatan Hari Jadi Kota Banjarmasin, Dinas Pariwisata menjadikan Festival…

Selasa, 19 September 2017 16:05

MUI Hulu Sungai Utara: Kai Harum Bukan Wali

AMUNTAI – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) telah menerbitkan fatwa…

Selasa, 19 September 2017 15:41

Ini Perkembangan Terbaru Pembangunan Jalur Kereta Api di Kalsel

BANJARMASIN – Pembangunan jalur kereta api di Kalsel terus dilakukan. Di Kalsel, proyek ini mempunyai…

Selasa, 19 September 2017 15:33

Kehilangan Masa Jayanya, Jumlah Angkot di Banjarmasin Terus Menyusut

BANJARMASIN - Alih-alih mengalami peningkatan secara kualitas dan kuantitas, angkutan kota (angkot)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .