MANAGED BY:
SENIN
20 NOVEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BANUA

Sabtu, 09 September 2017 15:57
SK Gubernur Buat Pemkab Tabalong Merasa Dirugikan, Kok Bisa?
Foto ilustrasi

PROKAL.CO, TANJUNG – Pemkab Tabalong merasa dirugikan dengan SK Gubernur Kalsel tentang Penetapan Harga Patokan Mineral Bukan Logam dan Batuan. Angka yang ditetapkan ternyata lebih rendah dibanding harga sebelumnya.

Ini disampaikan Sekda Tabalong, Abdul Mutalib Sangaji, di hadapan para pejabat Pemkab Tabalong dalam rapat koordinasi di Aula Penghulu Rasyid Kantor Setda Tabalong, Kamis (7/9) tadi. "Kalau melihat yang seperti ini, merugikan Kabupaten Tabalong," ucapnya, sambil melihat berkas salinan SK Gubenur Kalsel Nomor 188.44/0282/KUM/2017 tersebut.

Sekda Tabalong langsung meminta instansi terkait untuk menyikapi hal ini dengan baik ke Pemprov Kalsel. Menurutnya, besaran angkanya bisa menurunkan pendapatan asli daerah (PAD) di Bumi Saraba Kawa. "Kalau perlu ditunjukkan dengan bukti survei. Ini merugikan Kabupaten Tabalong empat kali lipat," bandingnya.

Salah satu yang dirasa bisa merugikan adalah penetapan harga tambang batu kapur. Sebelumnya Pemkab Tabalong telah menetapkan angka Rp24 ribu per kubik, malah turun menjadi Rp20ribu per kubik.

Sekda mendapatkan informasi bahwa patokan harga itu berdasarkan hasil survei pihak provinsi di seluruh kabupaten dan kota. Namun, hasil dirasa kurang memihak ke Tabalong. "Saya tahunya dari Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) Tabalong," ungkapnya, terkait informasi penetapan harga itu ketika dikonfirmasi kembali.

Kepala BPRD Tabalong, Erwan, belum bisa berkomentar banyak terkait hal ini. "Kami akan rapatkan lagi," ujarnya. Yang jelas, sebut Erwan, untuk menindaklanjuti penerapan SK Gubernur itu perlu adanya SK Bupati Tabalong untuk mengatur teknis pungutannya.

Sekretaris BPRD Kabupaten Tabalong, Hadi Ismanto, membenarkan apa yang disampaikan Sekda Tabalong. "Penurunan patokan harga itu bisa menurunkan pendapatan kita (Tabalong, Red)," katanya.

Pemkab Tabalong telah menargetkan pendapatan sektor tersebut dengan peningkatan dari Rp7 miliar menjadi Rp12 miliar.

Itu sudah tertuang dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) perubahan. "Kalau perusahaan memproduksinya naik terus, tidak masalah. Yang masalah itu jika produksi perusahaannya berjalan di tempat maka pendapatan daerah pasti terjadi penurunan," yakinnya.

Saat dikonfirmasi, Plt Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kalsel Hanif Faisol melalui Kabid Pertambangan Isharwanto mengungkapkan bahwa penetapan harga patokan mineral bukan logam dan batuan bukanlah inisiatif dari Pemprov. Melainkan usulan langsung dari daerah. "Jadi daerah yang mengusulkan, berapa maunya. Kami hanya mengumpulkan usulan saja," katanya.

Dia menambahkan, usulan patokan harga yang mereka terima kemudian langsung dituangkan dalam SK Gubernur sesuai dengan permintaan daerah. "Jadi, patokan harga itu bukan kami yang menentukan. Daerah sendiri yang mengusul melalui Dinas Pendapatan mereka," tambahnya.

Kalau memang harga patokan yang diusulkan dirasa kurang, daerah bisa mengusulkan kembali harga patokan baru. Sebab, SK Gubernur tersebut bisa direvisi. "Yang lebih tahu berapa harga yang cocok 'kan daerah. Silakan usulkan kembali kalau memang kurang mahal atau kemahalan," ucap pria yang akrab disapa Kelik ini.(ibn/ris/ma/dye)


BACA JUGA

Minggu, 19 November 2017 00:21
BREAKING NEWS

Innalillahi... Tokoh Banjarbaru Dewa Pahuluan Meninggal Dunia

BANJARBARU - Kota Banjarbaru berduka.  Salah satu tokoh penggerak pemuda di kota Idaman, Dewa Pahuluan…

Sabtu, 18 November 2017 13:42

Religi Expo, Hadirkan Keberagaman Masyarakat Banua

BANJARMASIN - Lembaga Kajian Keislaman dan Kemasyarakatan (LK3) menggelar kegiatan Religi Expo, kemarin…

Sabtu, 18 November 2017 13:41

Tak Ada Solusi, Banjir Amuntai Tak Kunjung Surut

AMUNTAI – Tanda-tanda air di dua sungai yang membelah Kota Amuntai Kabupaten Hulu Sungai Utara…

Sabtu, 18 November 2017 13:38

Sudah 64 Pejabat Daftar Lelang Jabatan di Pemko Banjarbaru

BANJARBARU - Hari ini pendaftaran lelang jabatan di Pemko Banjarbaru ditutup. Per siang kemarin (17/11),…

Sabtu, 18 November 2017 13:33

Kapolda Kalsel: Agar Petembak Tak Lupa Salat

BANJARBARU - Ada momen spesial dalam Kejuaraan Menembak Kasat Brimob Polda Kalsel 2017 yang dibuka kemarin…

Sabtu, 18 November 2017 13:28

Pengurus MUI Banjarmasin Dilantik

BANJARMASIN – Pengurus Majelis Ulama (MUI) Kota Banjarmasin tahun 2017 - 2022 resmi dilantik di…

Sabtu, 18 November 2017 13:26

Instruksi Walikota Hari Jumat Bersepeda Malah Dicuekin ASN

BANJARMASIN – Terhitung kemarin, mestinya ASN (Aparatur Sipil Negara) di lingkungan Pemerintah…

Sabtu, 18 November 2017 12:54

Ikuti, SMPC Batulicin Minggu Ini

BATULICIN - Ruang Terbuka Hijau (RTH) Pasar Minggu, akan kembali diramaikan dengan kegiatan Senam Minggu…

Sabtu, 18 November 2017 12:51

Mengunjungi Tanbu Education Park di Pasar Minggu

Warga Tanah Bumbu beruntung, memiliki tempat rekreasi untuk keluarga di tengah kota. Sebuah kawasan…

Jumat, 17 November 2017 14:38

Kabar Baik, Orang Utan Kalsel Masuk SRAK

BANJARMASIN – Orang Utan Kalsel akhirnya dimasukkan dalam perencanaan strategi dan rencana aksi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .