MANAGED BY:
SELASA
19 JUNI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Minggu, 10 September 2017 20:43
Berkenalan dengan Komunitas Pecinta Anime di Banua

Jadi Cosplayer, Rela Habiskan Jutaan Rupiah

KARAKTER ANIME: Anggota Cosplay Team bernama Fairies Melody (F-Mel).

PROKAL.CO, Setiap tampil di sebuah acara, para cosplayer selalu menjadi pusat perhatian. Kecantikan seperti komik dan warna yang meriah membuat mereka terlihat keren. Mari berkenalan dengan salah satu grup cosplayer Banua.

----------------------------------------

EKA PERTIWI, Banjarmasin

----------------------------------------

Cosplayer adalah sebutan untuk orang yang mengenakan pakaian atau kostum/cosplay. Meski demikian, cosplayer biasanya identik dengan Jepang. Hal ini karena kebanyakan kostum yang digunakan dari Jepang.

Meski hobi satu ini dibilang tak murah. Namun banyak saja peminatnya. Untuk satu kostum saja bisa menghabiskan anggaran Rp1 juta. Rp300 ribu untuk wig, Rp400 ribu untuk dress, dan Rp300 ribu untuk sepatu.Itu pun belum termasuk soft lens dan make up. Bahkan untuk make up dan soft lens juga bisa menghabiskan anggaran Rp1 juta.

Bedanya, make up dan soft lens bisa dipakai berkali-kali. Sedangkan kostum, wig, dan sepatu tergantung karakter yang ditirukan.

Regina Octavia salah satu anggota Cosplay Team bernama Fairies' Melody (F-Mel) mengakui bahwa hobi ini tergolong mahal. “Kostum yang saya punya banyak. Semakin banyak kostum semakin banyak juga biayanya. Rp 1 juta untuk satu set itu termurah. Beda lagi kalau beli impor,” ujarnya.

Dibeberkannya, ia memiliki koleksi Baby Metal, Hanayo Kira-Kira Sensation, Hanayo Bakura Wa, Hanayo Kaguya, Hanayo No Brand, Hanayo Bakutachi, Hibiki, Shinon, dan Mikumo. “Kalau ditanya berapa modal yang sudah keluar udah gak kehitung,” bebernya.

Regina menjelaskan, untuk menjalani hobi ini memang memerlukan biaya yang tidak sedikit, tetapi bisa diatasi dengan pemilihan bahan yang harganya terjangkau dan menabung perlahan-lahan. Teman-temannya juga kerap kali menjahit sendiri kostum dan membuat armor meskipun memakan banyak waktu serta tenaga.


Hobi positif ini juga bisa dijadikan lahan pekerjaan bagi yang mampu menjahit dengan menerima pesanan kostum. Selain itu, hobi ini juga mengasah kemampuan make up character bagi yang mendalaminya dan bisa dijadikan ladang usaha. Salah satu member F-Mel Ihdina Nurzain sekarang telah menjadi Make Up Artist (MUA) dan memiliki studio make up di Banjarbaru.

Dijelaskannya, bahwa hobi yang tadinya dianggap tidak biasa sekarang sudah menarik perhatian dan mulai banyak yang mengikutinya. Terbukti dengan seringnya diadakan Festival dan F-Mel telah menjadi bintang tamu sejak 2015. “Kami jadi bintang tamu di beberapa kegiatan,” ujarnya.


Awal terbentuknya Cosplay Team ini didukung oleh ROD Community. Baru-baru ini juga F-Mel telah mendapatkan penghargaan sebagai The Best Idol In Banjarmasin pada acara Revolution of Dorama di Politeknik Banjarmasin pada 29 April 2017 lalu.

Penghargaan ini menjadi pemacu bagi member F-Mel untuk terus berkarya. F-Mel memiliki member, former member dan additional member. mereka adalah Audi Anabella, Ihdina Nurzain, Regina Octavia, Nahed Nuwairah, Hani, Hanna, Maulida, Icha, Risa, Via, Mina, Sisca, Lisa Rezqina, Rizki Irma, Nanda, Septiliana, dan Akio.
Selain cosplay idol dari anime Love Live School Idol, member F-Mel pun mengcosplaykan anime lain, seperti Sword Art Online, Love Live Sunshine dan Macross Delta. (eka/by/ran)


BACA JUGA

Rabu, 13 Juni 2018 13:18

Gerakan Literasi dari Balik Jeruji Penjara

Lapas Teluk Dalam punya perpustakaan, tapi isinya buku hukum melulu. Mobil perpustakaan keliling Dinas…

Minggu, 10 Juni 2018 13:21

Tempat Cukur Legendaris Banjarmasin: Layani Bayi Sehari Hingga Manula

Beralamat di Jalan Hassanudin HM, no 23. Ada sebuah ruang berbidang segi tiga. Pangkas Rambut Nasional,…

Jumat, 08 Juni 2018 11:15

Kisah Nanang, Penjual Burung Jalak Keliling di Banjarmasin

Dengan mengayuh ontel tua, Nanang (70) berkeliling Kota Banjarmasin. Menjajakan burung jalak, dikurung…

Rabu, 06 Juni 2018 12:53

Geliat Kerajinan Tanggui Pesisir Utara di Banjarmasin

Di balik sumpeknya kehidupan perkotaan. Tepian Utara Kota Banjarmasin ternyata masih menyimpan kearifan…

Selasa, 05 Juni 2018 14:41

Mengintip Kampung Permainan Tradisonal Pendamai di Teluk Tiram Darat

Bulan Ramadan ini Kampung Permainan Tradisional Pendamai bukannya sepi. Tapi makin ramai dikunjungi.…

Senin, 04 Juni 2018 12:54

Melacak Jejak Musyawaratutthalibin, Pergerakan Islam Asli Kalsel

Mempersatukan kaum terpelajar Muslim Kalsel, pergerakan Islam bernama Moesjawaratoetthalibin pernah…

Minggu, 03 Juni 2018 12:29

Senjakala Sastra Lisan Belamut, Jaya Pada Masanya, Kini Minim Apresiasi

Menjadi seniman lamut sejak puluhan tahun, Gusti Jamhar Akbar akhirnya memutuskan pensiun dari panggung…

Sabtu, 02 Juni 2018 13:19

Mengenal Transpuan Paling Fotogenik di Tahun 2018

Cap negatif melekat pada diri mereka. Kiky Fadilah, transpuan asal Banjarmasin berusaha semampunya.…

Jumat, 01 Juni 2018 11:25

Serunya Sahur Sembari Menyaksikan Mamanda Bersama Taman Budaya Kalsel

Sang Putri dari Kerajaan Malinggam Cahaya tak hanya terkenal cantik, namun juga fasih dalam melantunkan…

Rabu, 30 Mei 2018 15:00
Perayaan Waisak di Banjarmasin

Pesan Jaga Keharmonisan, Panjatkan Doa Untuk Negeri

Winda terlihat penuh hati-hati meletakkan dana makan ke mangkok yang dibawa oleh para Bikhu di Vihara…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .