MANAGED BY:
MINGGU
18 FEBRUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

FEATURE

Minggu, 10 September 2017 20:43
Berkenalan dengan Komunitas Pecinta Anime di Banua

Jadi Cosplayer, Rela Habiskan Jutaan Rupiah

KARAKTER ANIME: Anggota Cosplay Team bernama Fairies Melody (F-Mel).

PROKAL.CO, Setiap tampil di sebuah acara, para cosplayer selalu menjadi pusat perhatian. Kecantikan seperti komik dan warna yang meriah membuat mereka terlihat keren. Mari berkenalan dengan salah satu grup cosplayer Banua.

----------------------------------------

EKA PERTIWI, Banjarmasin

----------------------------------------

Cosplayer adalah sebutan untuk orang yang mengenakan pakaian atau kostum/cosplay. Meski demikian, cosplayer biasanya identik dengan Jepang. Hal ini karena kebanyakan kostum yang digunakan dari Jepang.

Meski hobi satu ini dibilang tak murah. Namun banyak saja peminatnya. Untuk satu kostum saja bisa menghabiskan anggaran Rp1 juta. Rp300 ribu untuk wig, Rp400 ribu untuk dress, dan Rp300 ribu untuk sepatu.Itu pun belum termasuk soft lens dan make up. Bahkan untuk make up dan soft lens juga bisa menghabiskan anggaran Rp1 juta.

Bedanya, make up dan soft lens bisa dipakai berkali-kali. Sedangkan kostum, wig, dan sepatu tergantung karakter yang ditirukan.

Regina Octavia salah satu anggota Cosplay Team bernama Fairies' Melody (F-Mel) mengakui bahwa hobi ini tergolong mahal. “Kostum yang saya punya banyak. Semakin banyak kostum semakin banyak juga biayanya. Rp 1 juta untuk satu set itu termurah. Beda lagi kalau beli impor,” ujarnya.

Dibeberkannya, ia memiliki koleksi Baby Metal, Hanayo Kira-Kira Sensation, Hanayo Bakura Wa, Hanayo Kaguya, Hanayo No Brand, Hanayo Bakutachi, Hibiki, Shinon, dan Mikumo. “Kalau ditanya berapa modal yang sudah keluar udah gak kehitung,” bebernya.

Regina menjelaskan, untuk menjalani hobi ini memang memerlukan biaya yang tidak sedikit, tetapi bisa diatasi dengan pemilihan bahan yang harganya terjangkau dan menabung perlahan-lahan. Teman-temannya juga kerap kali menjahit sendiri kostum dan membuat armor meskipun memakan banyak waktu serta tenaga.


Hobi positif ini juga bisa dijadikan lahan pekerjaan bagi yang mampu menjahit dengan menerima pesanan kostum. Selain itu, hobi ini juga mengasah kemampuan make up character bagi yang mendalaminya dan bisa dijadikan ladang usaha. Salah satu member F-Mel Ihdina Nurzain sekarang telah menjadi Make Up Artist (MUA) dan memiliki studio make up di Banjarbaru.

Dijelaskannya, bahwa hobi yang tadinya dianggap tidak biasa sekarang sudah menarik perhatian dan mulai banyak yang mengikutinya. Terbukti dengan seringnya diadakan Festival dan F-Mel telah menjadi bintang tamu sejak 2015. “Kami jadi bintang tamu di beberapa kegiatan,” ujarnya.


Awal terbentuknya Cosplay Team ini didukung oleh ROD Community. Baru-baru ini juga F-Mel telah mendapatkan penghargaan sebagai The Best Idol In Banjarmasin pada acara Revolution of Dorama di Politeknik Banjarmasin pada 29 April 2017 lalu.

Penghargaan ini menjadi pemacu bagi member F-Mel untuk terus berkarya. F-Mel memiliki member, former member dan additional member. mereka adalah Audi Anabella, Ihdina Nurzain, Regina Octavia, Nahed Nuwairah, Hani, Hanna, Maulida, Icha, Risa, Via, Mina, Sisca, Lisa Rezqina, Rizki Irma, Nanda, Septiliana, dan Akio.
Selain cosplay idol dari anime Love Live School Idol, member F-Mel pun mengcosplaykan anime lain, seperti Sword Art Online, Love Live Sunshine dan Macross Delta. (eka/by/ran)


BACA JUGA

Jumat, 16 Februari 2018 14:36

Soetji Nurani sebagai Kelenteng Dewi Kwan Im

Bangunan tempat ibadah, berdiri megah di beberapa ruas jalan di Kota Banjarmasin. Salah satunya adalah…

Kamis, 15 Februari 2018 14:57

Fakta Menarik Di Balik Pesta Perkawinan Anak Bos Binuang

Publik Indonesia tersentak acara pernikahan Muhammad Prayudha anak pengusaha terkenal Tapin, Muhammad…

Rabu, 14 Februari 2018 15:14

Bauntung Evo 04, Mobil Hemat Energi Karya FT ULM

Shell Eco Marathon Asia 2018 akan dihelat 8-11 Maret mendatang di Changi Exhibition Center Singapore.…

Selasa, 13 Februari 2018 14:49

Kala Dekranasda Jawa Barat Kepincut Cara Mewarnai Sasirangan

Corak warna warni dan cara pewarnaan kain sasirangan yang unik membuat Ketua Dewan Kerajinan Nasional…

Senin, 12 Februari 2018 15:01

Melihat Aktivitas Akhir Pekan Anak Desa Nelayan Bajau Pulau Laut

Pernah kangen masa kecil lepas ceria, bermain tanpa harus menunduk melihat hape? Di pesisir Pulau Laut,…

Senin, 12 Februari 2018 12:50

Monolog Luka Persembahan Teater Dapur Kalsel

Luka tidak bicara tentang roman picisan. Tapi bicara tentang luka yang diderita bumi. Tempat kita lahir,…

Sabtu, 10 Februari 2018 14:39

Kiprah Urang Banua Menjadi Komisioner Komnas HAM

Sudah tiga bulan Hariansyah di ibu kota Jakarta mengemban tugas sebagai Wakil Ketua Bidang Internal…

Sabtu, 10 Februari 2018 14:25

Mengenal Komunitas The Kutu Buku, Gelar Lapak Baca, Punya Perpus Binaan

Banyak orang beranggapan membaca itu membosankan. Tapi tidak bagi The Kutu Buku. Sekelompok anak muda…

Jumat, 09 Februari 2018 11:53

Daryll Alfaraby Noorlaksono, Penabuh Drum Cilik Beraliran Cadas

Aliran hard rock dan heavy metal identik dengan kalangan sesepuh. Namun, bagi Daryll Alfaraby Noorlaksono…

Selasa, 06 Februari 2018 11:43

Penggemar Berat Game Online Bikin Situs Alquran Audio

Enam bulan lalu, Fahreza membangun situs Alquran Audio. Idenya memang tak orisinil, tak juga menyentak.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .