MANAGED BY:
KAMIS
21 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

FEATURE

Minggu, 10 September 2017 20:43
Berkenalan dengan Komunitas Pecinta Anime di Banua

Jadi Cosplayer, Rela Habiskan Jutaan Rupiah

KARAKTER ANIME: Anggota Cosplay Team bernama Fairies Melody (F-Mel).

PROKAL.CO, Setiap tampil di sebuah acara, para cosplayer selalu menjadi pusat perhatian. Kecantikan seperti komik dan warna yang meriah membuat mereka terlihat keren. Mari berkenalan dengan salah satu grup cosplayer Banua.

----------------------------------------

EKA PERTIWI, Banjarmasin

----------------------------------------

Cosplayer adalah sebutan untuk orang yang mengenakan pakaian atau kostum/cosplay. Meski demikian, cosplayer biasanya identik dengan Jepang. Hal ini karena kebanyakan kostum yang digunakan dari Jepang.

Meski hobi satu ini dibilang tak murah. Namun banyak saja peminatnya. Untuk satu kostum saja bisa menghabiskan anggaran Rp1 juta. Rp300 ribu untuk wig, Rp400 ribu untuk dress, dan Rp300 ribu untuk sepatu.Itu pun belum termasuk soft lens dan make up. Bahkan untuk make up dan soft lens juga bisa menghabiskan anggaran Rp1 juta.

Bedanya, make up dan soft lens bisa dipakai berkali-kali. Sedangkan kostum, wig, dan sepatu tergantung karakter yang ditirukan.

Regina Octavia salah satu anggota Cosplay Team bernama Fairies' Melody (F-Mel) mengakui bahwa hobi ini tergolong mahal. “Kostum yang saya punya banyak. Semakin banyak kostum semakin banyak juga biayanya. Rp 1 juta untuk satu set itu termurah. Beda lagi kalau beli impor,” ujarnya.

Dibeberkannya, ia memiliki koleksi Baby Metal, Hanayo Kira-Kira Sensation, Hanayo Bakura Wa, Hanayo Kaguya, Hanayo No Brand, Hanayo Bakutachi, Hibiki, Shinon, dan Mikumo. “Kalau ditanya berapa modal yang sudah keluar udah gak kehitung,” bebernya.

Regina menjelaskan, untuk menjalani hobi ini memang memerlukan biaya yang tidak sedikit, tetapi bisa diatasi dengan pemilihan bahan yang harganya terjangkau dan menabung perlahan-lahan. Teman-temannya juga kerap kali menjahit sendiri kostum dan membuat armor meskipun memakan banyak waktu serta tenaga.


Hobi positif ini juga bisa dijadikan lahan pekerjaan bagi yang mampu menjahit dengan menerima pesanan kostum. Selain itu, hobi ini juga mengasah kemampuan make up character bagi yang mendalaminya dan bisa dijadikan ladang usaha. Salah satu member F-Mel Ihdina Nurzain sekarang telah menjadi Make Up Artist (MUA) dan memiliki studio make up di Banjarbaru.

Dijelaskannya, bahwa hobi yang tadinya dianggap tidak biasa sekarang sudah menarik perhatian dan mulai banyak yang mengikutinya. Terbukti dengan seringnya diadakan Festival dan F-Mel telah menjadi bintang tamu sejak 2015. “Kami jadi bintang tamu di beberapa kegiatan,” ujarnya.


Awal terbentuknya Cosplay Team ini didukung oleh ROD Community. Baru-baru ini juga F-Mel telah mendapatkan penghargaan sebagai The Best Idol In Banjarmasin pada acara Revolution of Dorama di Politeknik Banjarmasin pada 29 April 2017 lalu.

Penghargaan ini menjadi pemacu bagi member F-Mel untuk terus berkarya. F-Mel memiliki member, former member dan additional member. mereka adalah Audi Anabella, Ihdina Nurzain, Regina Octavia, Nahed Nuwairah, Hani, Hanna, Maulida, Icha, Risa, Via, Mina, Sisca, Lisa Rezqina, Rizki Irma, Nanda, Septiliana, dan Akio.
Selain cosplay idol dari anime Love Live School Idol, member F-Mel pun mengcosplaykan anime lain, seperti Sword Art Online, Love Live Sunshine dan Macross Delta. (eka/by/ran)


BACA JUGA

Rabu, 20 September 2017 15:48

Ngobrol Santai Bareng GM PLN Kalsel-Teng yang Baru

General Manager PLN Kalsel-Teng yang baru, Rustamadji buka-bukaan kepada Radar Banjarmasin. Dari masalah…

Senin, 18 September 2017 15:59

Seminar Nasional Dies Natalis ULM ke-59

Tahun ini, usia Universitas Lambung Mangkurat (ULM) sudah memasuki ke-59. Menyambut bertambahnya usia…

Sabtu, 16 September 2017 17:32

Menengok Kehidupan Pekerja Sosial di Panti Budi Luhur Banjarbaru

Bagi banyak Pegawai Negeri Sipil (PNS) hari Jumat berarti waktunya pulang lebih cepat. Namun, hal tersebut…

Jumat, 15 September 2017 13:47

Mengenal Peserta Duta Damai Dunia Maya Kalsel

Propaganda dan provokasi untuk memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa melalui dunia maya, saat…

Senin, 11 September 2017 15:22

Penyair Joko Pinurbo Bicara Pajak Penulis di Banjarbaru

Komunitas Penulis Banjarbaru menghadirkan Penyair Joko Pinurbo ke Banjarbaru. Banyak hal yang dibincangkan…

Senin, 11 September 2017 12:06

Perjuangan Suratman dan Rusmi, Suami Istri Transmigran Batu Ampar

Andai mereka menyerahkan dan balik kembali ke daerah asalnya di Tuban, tentulah Tanah Laut tidak mengenal…

Minggu, 10 September 2017 20:43

Berkenalan dengan Komunitas Pecinta Anime di Banua

Setiap tampil di sebuah acara, para cosplayer selalu menjadi pusat perhatian. Kecantikan seperti komik…

Minggu, 10 September 2017 20:38

Bisnis Sawit di Tanbu Kembali Menggeliat

Kabupaten Tanah Bumbu dikenal surganya penambang batu bara. Namun, seiring berjalannya waktu, saat ini…

Sabtu, 09 September 2017 15:40

Semakin Merosotnya Hutan Galam di Kabupaten Batola

Pembuatan pondasi bangunan di lahan rawa membutuhkan batang galam yang tak sedikit. Namun harga galam…

Jumat, 08 September 2017 15:12

Guru Sekolah Terpencil Keluhkan Minimnya Media Pembelajaran di Meratus

Daerah pedalaman tetap sulit untuk mendapatkan keadilan pemerataan pendidikan. Jika di kota, media pembelajaran…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .