MANAGED BY:
KAMIS
24 MEI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

HUKUM & PERISTIWA

Minggu, 10 September 2017 20:47
WOW! di Kalsel 161 Kebakaran Terjadi dalam Satu Hari

Penanganan Karhutla Kurang Koordinasi

Foto ilustrasi

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Komandan Satuan Tugas Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Kalsel, Kolonel Armed, Syafei Kasni mengakui penanganan Karhutla masih kurang maksimal. Hal ini karena kurangnya koordinasi antar instansi satu dengan instansi lain. Khususnya dalam melakukan tindakan preventif.

Sejatinya, ketika koordinasi berjalan maksimal dan duduk bersama serta tak mengedapankan ego sektoral. Maka upaya menekan Kahutla di daerah ini akan berjalan optimal.

Syafei menyebut, seperti Tim Restorasi Gambut Daerah (TRGD) yang tidak masuk dalam struktur Satgas ini. Padahal, kehadiran TRGD ini menurutnya, sangat berperan dalam penanganan Karhutla. "Upaya pencegahan harusnya tak setengah-setengah, harus terkoordinir dengan bagus untuk menangani dan mencegah Karhutla. Tak masuknya TRGD dalam Satgas ini ada satu yang terlompati," katanya saat lokakarya bersama TRGD Kalsel di Mercure, Banjarmasin, Sabtu (9/9) kemarin.

TRGD sendiri memiliki beberapa program dalam tindakan pencegahan Karhutla. Seperti, pembuatan sumur bor hingga pembangunan sekat kanal di beberapa titik lahan gambut di daerah ini. Nah, ketika pembuatan sumut bor dan pembangunan sekat kanal ini, ketika TRGD masuk dalam tim Satgas, maka ketika melakukan pekerjaan dapat berkoordinasi sehingga tepat sasaran.

"Ini yang terlompati. Kan tak mungkin TRGD jalan sendiri. Titik mana saja yang harus dibuat sumur bor dan sekat kanal. Ketika dilakukan koordinasi, upaya ini pun akan tepat sasaran. Hal ini agar pada saat penanganan insiden, petugas sudah tahu di mana ada sumur bor tersebut," tukasnya.

Pria yang juga menjabat sebagai Komandan Korem 101/Antasari itu mengungkapkan, hingga Kamis (7/9) tadi, sudah terjadi 161 kejadian kebakaran hutan dan lahan di Kalsel. Karhutla yang paling banyak terjadi ada di Kabupaten Tanah Laut, yakni sebanyak 42 kejadian. Disusul Kabupaten Banjar sejumlah 25 kejadian, Kabupaten Tapin 19 kejadian dan Kota Banjarbaru dengan 19 kejadian.

Dia menekankan, sumur bor ini memang diprioritaskan di wilayah Banjarbaru khususnya kawasan Bandara. Pasalnya, Bandara adalah titik vital yang harus dijaga seperti untuk menopang ekonomi di Kalsel hingga Kalteng. "Ketika terjadi kebakaran lahan dan hutan. Maka tak menutup kemungkinan muncul kabut asap yang berujung pada terganggunya penerbangan. Ini yang harus dihindari," tegasnya.

Di sisi lain, Danrem menyebutkan, kebakaran lahan di Liang Anggang Jumat (8/9) tadi, diduga lahan tersebut sengaja dibakar. "Titik itu paling sering. Motivasinya banyak, ada yang iseng ada yang memanfaatkan untuk pertanian. Tapi saya katakan itu akibat ulah manusia. Padahal kami sudah sering melakukan patroli, tapi ada saja ada yang melakukan," ujarnya.

Sementara, TRGD sendiri dikejar target 150 sumur bor hingga bulan Desember 2017 mendatang. Sumur bor ini harus terpasang untuk menopang lahan gambut menjadi hidup dan tidak kering. Sayangnya, dana untuk pembuatan sumur bor dan sekat kanal sendiri hingga kini belum cair dari pemerintah pusat.

"Kami optimis dapat diselesaikan oleh LPPM ULM sebelum akhir tahun. Dan dalam waktu dekat, pemerintah pusat sudah menjanjikan akan mencairkan dana untuk pembuatan sumur bor dan sekat kanal ini," terang Ketua Tim Badan Restorasi Gambut, Saut Nathan Samosir.

Untuk tindakan preventif di Bandara Syamsudin Noor, Saut menerangkan, tahun ini akan ditambah sumur bor sebanyak 50 sumur bor dan lagi. Bahkan, jumlah tersebut diyakini akan bertambah melalui donor. "Sebelumnya Pemko Banjarbaru mengajukan 250 sumur bor. Tapi, yang disanggupi baru 50 oleh deputi II TRGD Pusat. Tapi akan kami upayakan melengkapinya melalui donor," ujarnya. (mof/ay/ran)

 

 


BACA JUGA

Rabu, 23 Mei 2018 14:23

Warung Sakadup Digrebek Satpol PP, Eh Pelanggan Kabur Belum Bayar Lagi

BANJARMASIN - Pengunjung warung sakadup di belakang Terminal Induk Banjarmasin sontak berhamburan saat…

Rabu, 23 Mei 2018 13:00

Tersenggol Taksi, Nyawa Deddy Melayang

RANTAU - Deddy Irawan (38) harus kehilangan nyawa di Jalan A Yani atau tepatnya di depan Pondok Pesantren…

Rabu, 23 Mei 2018 11:43

Kasihannya.. Pria ini Ditemukan Sudah Tidak Bernyawa di Bawah Jembatan

BANJARBARU - Nasib malang dialami M Yunan. Pria berusia 60 tahun itu ditemukan sudah tak bernyawa di…

Selasa, 22 Mei 2018 14:39

Dua Madi asal Sungai Danau Terciduk Bawa 18 Kilo Sabu

BANJARMASIN - 18 Kilogram Sabu gagal beredar di Kalsel. Narkoba tersebut dibawa oleh dua orang kurir…

Selasa, 22 Mei 2018 12:38

Pencuri Batu Bara di Sungai Barito Diringkus, Begini Cara Mereka Beraksi

BANJARMASIN - Delapan kawanan pencurian batu bara karungan yang diduga kerap beraksi di perairan Sungai…

Senin, 21 Mei 2018 13:29

Aparat Desa Manarap Tengah Akhirnya Meminta Maaf kepada Pengembang

Ini pelajaran bagi aparat desa. Karena permintaannya ditolak, mereka memasang portal untuk memblokade…

Senin, 21 Mei 2018 13:17

Bulan Ramadan, Balapan Liar Makin Menjadi di Banjarmasin

BANJARMASIN - Aksi balapan liar (bali) seakan tak ada habisnya. Bulan Ramadan ini, gelagatnya semakin…

Senin, 21 Mei 2018 10:26

Mayat Tanpa Busana Membusuk di Perkebunan Sawit

PELAIHARI -Mayat tanpa busana di temukan warga berlokasi diareal perkebunan sawit di PT SSU Kecamatan…

Senin, 21 Mei 2018 09:25
Breaking News

Tabrakan Roda dua dan Roda Empat, Satu Orang Meregang Nyawa

RANTAU - Kecelakaan maut terjadi di Jalan A Yani atau tepatnya didepan Pondok Pesantren Assuniyyah Tambarangan…

Sabtu, 19 Mei 2018 09:30

Polisi Amankan Warga Alalak Penjual Alkohol Tak Berizin

BANJARMASIN - Alih-alih menjalankan ibadah selama bulan Ramadan, masyarakat Alalak Tengah mesti direpotkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .