MANAGED BY:
SENIN
25 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

HUKUM & PERISTIWA

Minggu, 10 September 2017 20:47
WOW! di Kalsel 161 Kebakaran Terjadi dalam Satu Hari

Penanganan Karhutla Kurang Koordinasi

Foto ilustrasi

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Komandan Satuan Tugas Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Kalsel, Kolonel Armed, Syafei Kasni mengakui penanganan Karhutla masih kurang maksimal. Hal ini karena kurangnya koordinasi antar instansi satu dengan instansi lain. Khususnya dalam melakukan tindakan preventif.

Sejatinya, ketika koordinasi berjalan maksimal dan duduk bersama serta tak mengedapankan ego sektoral. Maka upaya menekan Kahutla di daerah ini akan berjalan optimal.

Syafei menyebut, seperti Tim Restorasi Gambut Daerah (TRGD) yang tidak masuk dalam struktur Satgas ini. Padahal, kehadiran TRGD ini menurutnya, sangat berperan dalam penanganan Karhutla. "Upaya pencegahan harusnya tak setengah-setengah, harus terkoordinir dengan bagus untuk menangani dan mencegah Karhutla. Tak masuknya TRGD dalam Satgas ini ada satu yang terlompati," katanya saat lokakarya bersama TRGD Kalsel di Mercure, Banjarmasin, Sabtu (9/9) kemarin.

TRGD sendiri memiliki beberapa program dalam tindakan pencegahan Karhutla. Seperti, pembuatan sumur bor hingga pembangunan sekat kanal di beberapa titik lahan gambut di daerah ini. Nah, ketika pembuatan sumut bor dan pembangunan sekat kanal ini, ketika TRGD masuk dalam tim Satgas, maka ketika melakukan pekerjaan dapat berkoordinasi sehingga tepat sasaran.

"Ini yang terlompati. Kan tak mungkin TRGD jalan sendiri. Titik mana saja yang harus dibuat sumur bor dan sekat kanal. Ketika dilakukan koordinasi, upaya ini pun akan tepat sasaran. Hal ini agar pada saat penanganan insiden, petugas sudah tahu di mana ada sumur bor tersebut," tukasnya.

Pria yang juga menjabat sebagai Komandan Korem 101/Antasari itu mengungkapkan, hingga Kamis (7/9) tadi, sudah terjadi 161 kejadian kebakaran hutan dan lahan di Kalsel. Karhutla yang paling banyak terjadi ada di Kabupaten Tanah Laut, yakni sebanyak 42 kejadian. Disusul Kabupaten Banjar sejumlah 25 kejadian, Kabupaten Tapin 19 kejadian dan Kota Banjarbaru dengan 19 kejadian.

Dia menekankan, sumur bor ini memang diprioritaskan di wilayah Banjarbaru khususnya kawasan Bandara. Pasalnya, Bandara adalah titik vital yang harus dijaga seperti untuk menopang ekonomi di Kalsel hingga Kalteng. "Ketika terjadi kebakaran lahan dan hutan. Maka tak menutup kemungkinan muncul kabut asap yang berujung pada terganggunya penerbangan. Ini yang harus dihindari," tegasnya.

Di sisi lain, Danrem menyebutkan, kebakaran lahan di Liang Anggang Jumat (8/9) tadi, diduga lahan tersebut sengaja dibakar. "Titik itu paling sering. Motivasinya banyak, ada yang iseng ada yang memanfaatkan untuk pertanian. Tapi saya katakan itu akibat ulah manusia. Padahal kami sudah sering melakukan patroli, tapi ada saja ada yang melakukan," ujarnya.

Sementara, TRGD sendiri dikejar target 150 sumur bor hingga bulan Desember 2017 mendatang. Sumur bor ini harus terpasang untuk menopang lahan gambut menjadi hidup dan tidak kering. Sayangnya, dana untuk pembuatan sumur bor dan sekat kanal sendiri hingga kini belum cair dari pemerintah pusat.

"Kami optimis dapat diselesaikan oleh LPPM ULM sebelum akhir tahun. Dan dalam waktu dekat, pemerintah pusat sudah menjanjikan akan mencairkan dana untuk pembuatan sumur bor dan sekat kanal ini," terang Ketua Tim Badan Restorasi Gambut, Saut Nathan Samosir.

Untuk tindakan preventif di Bandara Syamsudin Noor, Saut menerangkan, tahun ini akan ditambah sumur bor sebanyak 50 sumur bor dan lagi. Bahkan, jumlah tersebut diyakini akan bertambah melalui donor. "Sebelumnya Pemko Banjarbaru mengajukan 250 sumur bor. Tapi, yang disanggupi baru 50 oleh deputi II TRGD Pusat. Tapi akan kami upayakan melengkapinya melalui donor," ujarnya. (mof/ay/ran)

 

 


BACA JUGA

Senin, 25 September 2017 12:12

Kapolda Kalsel: Meski Cuma Lima Butir Sikat Aja, Ingat Itu!

KOTABARU – Kapolda Kalsel Brigjen Rachmat Mulyana meminta polisi memberantas pengedar narkoba.…

Senin, 25 September 2017 10:08

Berantas Terus, Kali ini Sekarung Zenith Berhasil Diamankan

KANDANGAN – Jajaran Polsek Padang Batung, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, berhasil menggagalkan…

Minggu, 24 September 2017 14:30

ASTAGA..! Pelajar Sempoyongan Dikira Mabuk PCC

BANJARMASIN - Seorang pelajar kelas 1 menengah kejuruan berinisial F, terpaksa diamankan oleh anggota…

Minggu, 24 September 2017 14:27

NGERI..! Tiga Kelompok Napi Rutan Rantau Bentrok

RANTAU - Perkelahian antar kelompok narapidana terjadi di Rutan Kelas IIB Rantau. Bentrok tersebut terjadi…

Sabtu, 23 September 2017 15:56

NGAPAIN TUH.. 16 Muda-Mudi Bukan Muhrim Digrebek Disebuah Rumah

BANJARBARU – Ada 16 muda-mudi bukan muhrim digerebek anggota Polsek Banjarbaru Kota jelang azan…

Sabtu, 23 September 2017 15:43

Di Kalsel PCC Kalah Populer Dibanding Zenith

BANJARMASIN – Heboh peredaran obat PCC di salah satu daerah di Indonesia menjadi perhatian publik.…

Sabtu, 23 September 2017 11:31

Rumah Penjual Sabu di Teluk Tiram Digerebek

BANJARMASIN - M Fikri Yanoor alias Ifik (20) tak menyangka rumahnya di jalan Teluk Tiram Darat Gang…

Sabtu, 23 September 2017 11:15

Pria ini Tergiur Jual Zenith Tanpa Modal

BANJARMASIN - Anggota Buser Polsekta Banjarmasin Selatan berhasil menangkap seorang penjual Zenith,…

Jumat, 22 September 2017 16:15

Merasakan Liputan Mencekam Bentrok di Kantor LBH Jakarta

Kericuhan pecah pada Senin (18/9) dini hari di depan Kantor Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (LBH) Jakarta,…

Jumat, 22 September 2017 14:26

EDAN..! Kantor Desa Malah Jadi Tempat Transaksi Zenith

PARINGIN - Polsek Lampihong menangkap MA (34), warga Desa Kandang Jaya, Kecamatan Lampihong, Kabupaten…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .