MANAGED BY:
RABU
20 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

FEATURE

Senin, 11 September 2017 12:06
Perjuangan Suratman dan Rusmi, Suami Istri Transmigran Batu Ampar

Pernah Berbulan-bulan hanya Makan Singkong

SUKSES: Pasangan suami istri Suratman dan Rusmi yang sukses setelah ikut program Transmigrasi.

PROKAL.CO, Andai mereka menyerahkan dan balik kembali ke daerah asalnya di Tuban, tentulah Tanah Laut tidak mengenal nama Edy Porwanto sebagai Ketua KONI Tala, atau Akhmad Rozi Komisioner KPU Tala. Sebab keduanya merupakan kakak beradik anak pasangan Suratman dan Rusmini, transmigran Desa Tajau Mulya Kecamatan Kecamatan Batu Ampar.

-----------------------------------------------------

ARDIAN HARIYANSYAH, Pelaihari

----------------------------------------------------

MEMUTUSKAN ikut transmigrasi empat puluh tahun silam ke Kabupaten Tanah Laut (Tala) Kalimantan Selatan untuk mengadu nasib, sempat ditentang keluarga. Kehidupan keras di tempat yang baru sempat membuat Suratman dan Rusmi hampir goyah.

Untuk mengunjungi lokasi Desa Tajau Mulya Kecamatan Kecamatan Batu Ampar ini dari Kota Pelaihari tidaklah sulit. Selain bisa diakses dengan menaiki kendaraan roda dua dan empat, pasangan suami istri ini merupakan orang tua dari Ketua KONI Tala Edy Porwanto dan juga sebagai Ketua DPD Partai Nasdem Tala.

Di usianya yang sudah tidak muda lagi, 74 tahun, dia masih tampak sehat dan memiliki daya ingat yang cukup baik. Terbukti saat penulis meminta dia bercerita ketika mengikuti Transmigrasi pada era Presiden Suharto kala itu, Suratman begitu lancar mengisahkannya.

Dalam penuturannya, saat keinginan pertama kali mengikuti transmigrasi mendapat penentangan dari keluarga, namun sudah menjadi tekad dirinya mengikuti pembekalan dan pelatihan, agar kehidupan dapat berubah dari tempat kelahirannya di Desa Jati Mulya Kecamatan Plumpang Kabupaten Tuban Jawa Timur. "Kepergian saya bersama Istri dan anak ditangisi," kenangnya.

Ketika menginjakkan kaki di Bumi Kalimantan Selatan, saat itu kawasan yang menjadi pemukiman dirinya ini bernama lokasi Transmigrasi Tajau Pecah Blok B Kecamatan Jorong dan kini berubah menjadi Desa Tajau Mulya, dirinya terkejut apa yang diceritakan oleh pihak keluarga benar adanya, jika Kalimantan itu merupakan hutan dan sulit untuk mengadu nasib. Tetapi, itu tidak mematahkan semangatnya untuk tetap berada di lokasi transmigrasi.

Rombongan transmigrasi yang berjumlah 140 Kepala Keluarga itu menetap dan mendapat tempat tinggal beralas tanah, dan perkarangan serta lahan perladangan. "Dua tahun kami mendapat kebutuhan pokok," jelasnya.

Ternyata, tidak semudah dibayangkan kerja kerasnya sebagai transmigran selama dua tahun itu tidak terlihat perubahan. Sampai akhirnya dirinya bersama istri dan kelima anaknya hanya makan nasi jagung dan singkong selama berbulan-bulan. "Nasi saat itu merupakan makanan yang mewah," tuturnya.

Semangat baja, dan rasa optimis yang tinggi bersama warga transmigrasi lainnya, perubahan mulai terlihat saat lima tahun berjalan, warga transmigrasi sudah mampu merehab rumah. "Saya akhirnya mampu sekolahkan anak-anak," jelasnya.

Tidak berhenti di situ saja, dirinya pun masih bertanggung jawab terhadap kelima anaknya untuk mendapatkan kehidupan yang layak. Di puncak pencapaiannya, Suratman bersama Istri pada tahun 2011 melaksanakan ibadah haji yang merupakan hasil dari kerasnya sebagai seorang transmigran.

Sukses pasangan suami istri ini tidak hanya dinikmati oleh keduanya, tapi juga dirasakan kelima anaknya seperti Akhmad Rokhim, Siti Rofiah, Akhmad Rozi, Rachmad, dan Edy Porwanto. Terbukti, Akhmad Rozi yang mampu menyelesaikan pendidikan S2, juga menjadi Komisioner KPU Tala, dan sebelumnya menjadi Anggota Banwas Tala periode sebelumnya.

Edy Porwanto juga meraih kesuksesan, selain menjadi Manajer Shop Dealer Yamaha Pelaihari, juga sebagai Ketua DPD Partai Nasdem Tala, Ketua KONI Tala dan Wakil Ketua PMI Provinsi Kalsel. (by/ram)


BACA JUGA

Senin, 18 September 2017 15:59

Seminar Nasional Dies Natalis ULM ke-59

Tahun ini, usia Universitas Lambung Mangkurat (ULM) sudah memasuki ke-59. Menyambut bertambahnya usia…

Sabtu, 16 September 2017 17:32

Menengok Kehidupan Pekerja Sosial di Panti Budi Luhur Banjarbaru

Bagi banyak Pegawai Negeri Sipil (PNS) hari Jumat berarti waktunya pulang lebih cepat. Namun, hal tersebut…

Jumat, 15 September 2017 13:47

Mengenal Peserta Duta Damai Dunia Maya Kalsel

Propaganda dan provokasi untuk memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa melalui dunia maya, saat…

Senin, 11 September 2017 15:22

Penyair Joko Pinurbo Bicara Pajak Penulis di Banjarbaru

Komunitas Penulis Banjarbaru menghadirkan Penyair Joko Pinurbo ke Banjarbaru. Banyak hal yang dibincangkan…

Senin, 11 September 2017 12:06

Perjuangan Suratman dan Rusmi, Suami Istri Transmigran Batu Ampar

Andai mereka menyerahkan dan balik kembali ke daerah asalnya di Tuban, tentulah Tanah Laut tidak mengenal…

Minggu, 10 September 2017 20:43

Berkenalan dengan Komunitas Pecinta Anime di Banua

Setiap tampil di sebuah acara, para cosplayer selalu menjadi pusat perhatian. Kecantikan seperti komik…

Minggu, 10 September 2017 20:38

Bisnis Sawit di Tanbu Kembali Menggeliat

Kabupaten Tanah Bumbu dikenal surganya penambang batu bara. Namun, seiring berjalannya waktu, saat ini…

Sabtu, 09 September 2017 15:40

Semakin Merosotnya Hutan Galam di Kabupaten Batola

Pembuatan pondasi bangunan di lahan rawa membutuhkan batang galam yang tak sedikit. Namun harga galam…

Jumat, 08 September 2017 15:12

Guru Sekolah Terpencil Keluhkan Minimnya Media Pembelajaran di Meratus

Daerah pedalaman tetap sulit untuk mendapatkan keadilan pemerataan pendidikan. Jika di kota, media pembelajaran…

Jumat, 08 September 2017 14:52

Langka, Aksi Polisi Aribowo “Jinakkan” ODMK

Sepertinya tidak sembarang polisi mampu menjadi Bhabinkamtibmas. Seorang yang serba bisa di samping…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .