MANAGED BY:
KAMIS
21 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

FEATURE

Senin, 11 September 2017 15:22
Penyair Joko Pinurbo Bicara Pajak Penulis di Banjarbaru

Akses Literasi Susah, Makanya Saya Mendukung Ibukota Pindah ke Kalimantan

SERIUS: Joko Pinurbo berbincang santai dengan para penulis Banjarbaru di balkon jembatan gedung kantor Dinas Perpustakaan.

PROKAL.CO, Komunitas Penulis Banjarbaru menghadirkan Penyair Joko Pinurbo ke Banjarbaru. Banyak hal yang dibincangkan terkait isu terkini dunia literasi nasional.

Mengenakan kemeja pendek warna krem bermotif kembang, Joko Pinurbo berbincang santai dengan para penulis Banjarbaru di balkon jembatan gedung kantor Dinas Perpustakaan. Penyair dan satiris yang namanya cukup kesohor ini mengkritik aturan pajak yang dikenakan pemerintah kepada para penulis. "Ini mengancam dunia literasi kita sebenarnya, kalau penulis-penulis itu berhenti, dunia literasi kita juga terancam mundur," ucapnya.

Jokpin - demikian nama populernya -mengatakan sebenarnya memang sudah jengkel mengikuti kabar-kabar tentang adanya pajak penulis ini. "Bayangkan, sudah royalti sedikit, mau diambil pula," ucapnya yang mendesak pemerintah harus memikirkan kembali permasalahan ini. "Harus ada keringanan,kalau bisa royalti ditambahi dan pajak dikurangi."

Bukan apa-apa. Jokpin menggambarkan kemajuan suatu negara bisa dilihat dari banyaknya para penulis dan penyair. Dia mencontohkan seperti negara-negara maju di dunia, misalnya Korea dan Jepang.

Di Indonesia, para penyair memang tumbuh. Tapi adanya pajak yang memangkas pendapatan para penulis dari karyanya ini membuat dunia literasi bisa mandek.

Belum lagi dengan adanya kesenjangan dunia literasi yang masih sangat berkiblat ke ibukota. Menurut Jokpin hal ini juga bahaya untuk pertumbuhan sastra. "Makanya saya mendukung waktu ada isu bahwa ibukota akan dipindah ke Kalimantan."

Jokpin sendiri beberapa waktu ini kerap menghadiri beberapa even literasi di daerah-daerah. Dia menilai sebenarnya karya-karya para penulis di daerah tidak kalah dengan ibukota. Hanya saja, relatif sedikit media yang bisa mengakomodir.

"Indonesia ini baru sebatas geografi," simpulnya ketika melihat belum adanya pemerataan atas akses-akses literasi di daerah-daerah. Kesenjangan akses inilah yang membuat dunia literasi di daerah kurang berkembang. "Semuanya numpuk di Jakarta," katanya.

Karena itu, perlu adanya infrastruktur sosial yang mendukung adanya iklim keberaksaraan yang baik di daerah. Hal ini bisa digerakkan oleh komunitas-komunitas penulisan yang didukung oleh pihak swasta dan pemerintah daerah.

Jokpin sendiri, Minggu (10/9) dihadirkan oleh Komunitas Penulis Banjarbaru untuk menggelar workshop puisi di Perpustakaan Banjarbaru.

Sandi Firly mengatakan Jokpin memang salah satu penulis yang unik yang perlu dihadirkan ke Banjarbaru. "Dia memiliki pengalaman yang bagus untuk para pemula," ucap novelis yang juga jurnalis ini. "Ini bagus untuk tumbuh-kembang dunia literasi kita."

Sekretaris Komunitas Penulis Banjarbaru Rika Hadi mengatakan pihaknya menghadirkan Jokpin untuk pengembangan literasi dan menjembatani kesenjangan antar pusat dan daerah dalam dunia literasi.

"Kita tahu bersama dunia literasi di Banjarbaru sangat bagus. Banyak penulia berbakat di sini, tetapi akses keluar terbatas. Nah, dengan adanya workshop ini, mereka bisa mengatakan ke dunia literasi luar bahwa dunia kepenulisan kita tidak kalah."(ran)


BACA JUGA

Rabu, 20 September 2017 15:48

Ngobrol Santai Bareng GM PLN Kalsel-Teng yang Baru

General Manager PLN Kalsel-Teng yang baru, Rustamadji buka-bukaan kepada Radar Banjarmasin. Dari masalah…

Senin, 18 September 2017 15:59

Seminar Nasional Dies Natalis ULM ke-59

Tahun ini, usia Universitas Lambung Mangkurat (ULM) sudah memasuki ke-59. Menyambut bertambahnya usia…

Sabtu, 16 September 2017 17:32

Menengok Kehidupan Pekerja Sosial di Panti Budi Luhur Banjarbaru

Bagi banyak Pegawai Negeri Sipil (PNS) hari Jumat berarti waktunya pulang lebih cepat. Namun, hal tersebut…

Jumat, 15 September 2017 13:47

Mengenal Peserta Duta Damai Dunia Maya Kalsel

Propaganda dan provokasi untuk memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa melalui dunia maya, saat…

Senin, 11 September 2017 15:22

Penyair Joko Pinurbo Bicara Pajak Penulis di Banjarbaru

Komunitas Penulis Banjarbaru menghadirkan Penyair Joko Pinurbo ke Banjarbaru. Banyak hal yang dibincangkan…

Senin, 11 September 2017 12:06

Perjuangan Suratman dan Rusmi, Suami Istri Transmigran Batu Ampar

Andai mereka menyerahkan dan balik kembali ke daerah asalnya di Tuban, tentulah Tanah Laut tidak mengenal…

Minggu, 10 September 2017 20:43

Berkenalan dengan Komunitas Pecinta Anime di Banua

Setiap tampil di sebuah acara, para cosplayer selalu menjadi pusat perhatian. Kecantikan seperti komik…

Minggu, 10 September 2017 20:38

Bisnis Sawit di Tanbu Kembali Menggeliat

Kabupaten Tanah Bumbu dikenal surganya penambang batu bara. Namun, seiring berjalannya waktu, saat ini…

Sabtu, 09 September 2017 15:40

Semakin Merosotnya Hutan Galam di Kabupaten Batola

Pembuatan pondasi bangunan di lahan rawa membutuhkan batang galam yang tak sedikit. Namun harga galam…

Jumat, 08 September 2017 15:12

Guru Sekolah Terpencil Keluhkan Minimnya Media Pembelajaran di Meratus

Daerah pedalaman tetap sulit untuk mendapatkan keadilan pemerataan pendidikan. Jika di kota, media pembelajaran…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .