MANAGED BY:
JUMAT
24 NOVEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

FEATURE

Senin, 11 September 2017 15:22
Penyair Joko Pinurbo Bicara Pajak Penulis di Banjarbaru

Akses Literasi Susah, Makanya Saya Mendukung Ibukota Pindah ke Kalimantan

SERIUS: Joko Pinurbo berbincang santai dengan para penulis Banjarbaru di balkon jembatan gedung kantor Dinas Perpustakaan.

PROKAL.CO, Komunitas Penulis Banjarbaru menghadirkan Penyair Joko Pinurbo ke Banjarbaru. Banyak hal yang dibincangkan terkait isu terkini dunia literasi nasional.

Mengenakan kemeja pendek warna krem bermotif kembang, Joko Pinurbo berbincang santai dengan para penulis Banjarbaru di balkon jembatan gedung kantor Dinas Perpustakaan. Penyair dan satiris yang namanya cukup kesohor ini mengkritik aturan pajak yang dikenakan pemerintah kepada para penulis. "Ini mengancam dunia literasi kita sebenarnya, kalau penulis-penulis itu berhenti, dunia literasi kita juga terancam mundur," ucapnya.

Jokpin - demikian nama populernya -mengatakan sebenarnya memang sudah jengkel mengikuti kabar-kabar tentang adanya pajak penulis ini. "Bayangkan, sudah royalti sedikit, mau diambil pula," ucapnya yang mendesak pemerintah harus memikirkan kembali permasalahan ini. "Harus ada keringanan,kalau bisa royalti ditambahi dan pajak dikurangi."

Bukan apa-apa. Jokpin menggambarkan kemajuan suatu negara bisa dilihat dari banyaknya para penulis dan penyair. Dia mencontohkan seperti negara-negara maju di dunia, misalnya Korea dan Jepang.

Di Indonesia, para penyair memang tumbuh. Tapi adanya pajak yang memangkas pendapatan para penulis dari karyanya ini membuat dunia literasi bisa mandek.

Belum lagi dengan adanya kesenjangan dunia literasi yang masih sangat berkiblat ke ibukota. Menurut Jokpin hal ini juga bahaya untuk pertumbuhan sastra. "Makanya saya mendukung waktu ada isu bahwa ibukota akan dipindah ke Kalimantan."

Jokpin sendiri beberapa waktu ini kerap menghadiri beberapa even literasi di daerah-daerah. Dia menilai sebenarnya karya-karya para penulis di daerah tidak kalah dengan ibukota. Hanya saja, relatif sedikit media yang bisa mengakomodir.

"Indonesia ini baru sebatas geografi," simpulnya ketika melihat belum adanya pemerataan atas akses-akses literasi di daerah-daerah. Kesenjangan akses inilah yang membuat dunia literasi di daerah kurang berkembang. "Semuanya numpuk di Jakarta," katanya.

Karena itu, perlu adanya infrastruktur sosial yang mendukung adanya iklim keberaksaraan yang baik di daerah. Hal ini bisa digerakkan oleh komunitas-komunitas penulisan yang didukung oleh pihak swasta dan pemerintah daerah.

Jokpin sendiri, Minggu (10/9) dihadirkan oleh Komunitas Penulis Banjarbaru untuk menggelar workshop puisi di Perpustakaan Banjarbaru.

Sandi Firly mengatakan Jokpin memang salah satu penulis yang unik yang perlu dihadirkan ke Banjarbaru. "Dia memiliki pengalaman yang bagus untuk para pemula," ucap novelis yang juga jurnalis ini. "Ini bagus untuk tumbuh-kembang dunia literasi kita."

Sekretaris Komunitas Penulis Banjarbaru Rika Hadi mengatakan pihaknya menghadirkan Jokpin untuk pengembangan literasi dan menjembatani kesenjangan antar pusat dan daerah dalam dunia literasi.

"Kita tahu bersama dunia literasi di Banjarbaru sangat bagus. Banyak penulia berbakat di sini, tetapi akses keluar terbatas. Nah, dengan adanya workshop ini, mereka bisa mengatakan ke dunia literasi luar bahwa dunia kepenulisan kita tidak kalah."(ran)


BACA JUGA

Kamis, 23 November 2017 14:50

Mengunjungi Danau Biru Berwarna Hijau di Desa Pugaan Tabalong

Kabupaten Tabalong memiliki objek wisata buatan yang cukup menjanjikan sebagai destinasi rekreasi keluarga.…

Rabu, 22 November 2017 09:23
Mengenal Grup Musik Panting Ading Batuah, Angkinang, HSS

Konsisten Melatih Panting Sejak Usia Dini

Ada banyak ragam kesenian daerah yang dapat kita nikmati dan hingga kini masih terjaga. Salah satunya…

Minggu, 19 November 2017 10:39

Jalan Panjang Nelayan Berjuang Merancang Alat Penangkap Ikan

BANJARBARU - Puluhan nelayan kecil yang tergabung dalam Ikatan Nelayan Saijaan (INSAN) Kotabaru beberapa…

Kamis, 16 November 2017 10:34

Mengenal Lebih Dekat Sosok Pelatih Futsal di Banjarmasin

Sempat membela Yellow Alligator, Peseban Banjarmasin yang kini akan bertarung di babak nasional Liga…

Rabu, 15 November 2017 15:30

Wahyudi, GM Bandara Syamsuddin Noor yang Baru Bertugas

Namanya pendek dan mudah diingat, Wahyudi. Mantan General Manager Bandara El Tari Kupang itu buka-bukaan…

Rabu, 15 November 2017 11:13

Mengenal Komunitas N Gage Lovers Banjarmasin

bentuk yang unik, bak mangkuk yang dibelah, membuat handphone (HP) Jadul berupa N Gage sangat digemari.…

Selasa, 14 November 2017 15:12

Werner Laule - Siti Farida Elyanor, pasangan Jerman-Kelua yang Suka Bertualang

Werner Laule dan Siti Farida Elyanor berlibur di Banua sejak 28 September lalu. Pasangan Jerman-Kelua…

Selasa, 14 November 2017 12:19

Pangeran Muhammad Noor Gagal Lagi Jadi Pahlawan Nasional

Perjuangan Pangeran Muhammad Noor dalam merebut kemerdekaan tak berbeda dengan pahlawan nasional lain…

Selasa, 14 November 2017 11:27

Kelas Inspirasi GMC + di SMP Islam Terpadu Qardhan Hasana

Dono Prasetyo menjadi General Manager sebuah hotel berbintang dalam usia begitu muda. Ia percaya, sukses…

Jumat, 10 November 2017 11:33

Sukiman, Pahlawan Pendidikan dari Wilayah Paminggir

Kalau ikhlas semua jadi enteng dan nyaman. Itu semboyan penguat asa Sukiman dalam menjalani perannya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .