MANAGED BY:
SABTU
15 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Senin, 11 September 2017 15:36
Jemaah Haji Kloter 5 Banjarmasin Menjelang Pulang

Tetap Rajin ke Masjid Setiap Hari

AKRAB: Hasni bertemu penulis di halaman Masjid Al-Haram Makkah, seusai salat subuh.

PROKAL.CO, KLOTER 5 Banjarmasin tinggal tiga hari lagi pulang ke banua. Jika sesuai jadwal, kelompok terbang jemaah haji ini akan meninggalkan bandar udara (Bandara) King Abdul Azis Jedah pada tanggal 14 September, menuju Bandara Syamsudin Noor, Banjarbaru.

Kloter ini merupakan gabungan jamaah haji dari Kabupaten Tapin dan Kabupaten Tanah Bumbu. Mereka terbang ke Jeddah, Saudi Arabia pada tanggal 4 Agustus 2017. Itu berarti mereka genap 40 hari berada di tanah suci.

"Kami sudah melaksanakan semua rukun haji. Juga sudah ziarah ke tempat-tempat bersejarah di Mekkah dan Madinah. Bahkan sudah pula tour ke Laut Merah di Jeddah," kata Ahmad Hasni, jemaah haji asal Rantau, Kabupaten Tapin.

Hasni yang dijumpai di halaman Masjid Al-Haram Makkah, setelah salat subuh kemarin, mengisahkan bahwa aktivitas jemaah yang satu kloter dengannya, di Kloter 5 itu, hari-hari fokus beribadah.

Setiap hari tetap rajin ke Masjid Al-Haram Makkah, meski jarak dengan penginapannya cukup jauh. Sekitar dua kilometer. Selama di Makkah mereka menginap di Hotel Al-Kiswah, di kawasan Jarwal.

Hasni mengaku biasanya bersama jamaah haji yang sehotel pergi ke masjid pada saat menjelang magrib. "Setelah salat isya hanyar bulik ke hotel. Kaina subuh ke masjid lagi jalan kaki beramian," katanya.

Untuk salat zuhur dan asar biasanya dilakukan di hotel saja. "Soalnya panas banar waktu siang hari," ujar Hasni.

Pada siang hari suhu udara bisa lebih dari 40 derajat celcius. Padahal di Indonesia dengan suhu udara paling panas 35 derajat celcius saja, kita sudah merasa kepanasan.

Selain beribadah, menurut Hasni, kegiatan jamaah haji adalah kuliner di seputar hotel tempat mereka menginap, "Sepulang ibadah Wuquf di Arafah dan melontar jumrah di Mina, kami sudah tidak lagi mendapatkan jatah makan di hotel," ujarnya sambil lihum.

Setiap hari di halaman hotel Al-Kiswah cukup yang berjualan aneka makanan. Pedagangnya hampir semuanya pemukim asal Indonesia. Makanannya pun selera nusantara. "Dari logat bicaranya, pedagangnya pinanya banyak dari Madura," kata Hasni.

Ada nasi putih dan nasi kuning pakai telor. Ada nasi goreng dengan telor dadar. Bubur kacang hijau, bakso, dan gado-gado. Harganya di kisaran 4 real, setara Rp 15 ribu. Ada juga bakso, harganya 5 real.

"Ulun makan pagi biasanya nasi goreng atau nasi samin. Kalo nasi goreng 4 real. Nasi samin 13 real, karena ikannya ayam," kata Hasni.

Rata-rata Hasni tiap hari membelanjakan 25 real untuk makan dan minum. Satu real setara tiga ribu lima ratus rupiah. "Kalau makan nasi samin, terasa kenyang karena nasinya banyak. Jadi makan siang kada lagi. Malam hanyar makan bakso atau makan buah haja," sambungnya.

Hasni bersyukur selama di Mekkah maupun Madinah, tidak mengalami sakit yang serius, selain batuk dan radang tenggorokan, seperti yang banyak dialami sebagian besar jemaah haji.

Demikian pula dengan jamaah haji sesama kloter 25, sampai menjelang pulang ke banua tidak ada yang sakit serius. Di Kloternya itu juga ada seorang dokter dan tiga orang perawat sebagai petugas haji, yang siap melayani setiap jamaah haji, yang mengalami masalah kesehatan.

"Semua jemaah haji sehat-sehat mungkin karena semua rajin ke masjid, tiap hari jalan kaki empat kilometer pergi pulang seperti olahraga setiap hari," ujar Hasni.

Pergi haji memang bisa membuat orang terbiasa berjalan kaki berkilo meter setiap hari. Sesuatu yang nyaris tidak pernah dilakukan di kampung halaman. (zam/ay/ran).


BACA JUGA

Sabtu, 15 Desember 2018 14:17

Beruntung, Ambruknya Ruang Kelas SMKN 1 Daha Selatan Tidak Makan Korban

KANDANGAN – Satu ruang kelas belajar SMKN 1 Daha Selatan…

Sabtu, 15 Desember 2018 14:09

Tantangan Sebenarnya Larangan Kantong Plastik Ada di Pasar Tradisional

BANJARMASIN - Pemko Banjarmasin mulai melarang penyediaan kantong plastik di…

Sabtu, 15 Desember 2018 14:00

Pembeli Bingung, Habis Belanja Bawanya Gimana!!

Pemko Banjarbaru dalam beberapa pekan terakhir mulai menjalankan kebijakan pengurangan…

Sabtu, 15 Desember 2018 13:49

Ramah Tamah, Paman Biri Sambut Hangat Kedatangan Unsur Forkopimda

BANJAR - Pangdam VI / Mulawarman Mayjen TNI Subiyanto terkesan…

Sabtu, 15 Desember 2018 13:35

Karyawan 15 Bulan Belum Terima Gaji, PT BIM Juga Diincar Kejaksaan Banjar

MARTAPURA – Perseroan Terbatas Banjar Intan Mandiri atau PT BIM…

Sabtu, 15 Desember 2018 13:19

Dulunya Fan, Sekarang Dia Menjadi Bagian Penting Dalam Tim Barito

Berkat ilmunya, Dayan tak lagi menyaksikan laga Barito Putera dari…

Sabtu, 15 Desember 2018 12:43

Serius, Atlet Dayung PODSI Ketika Jalani Sesi Latihan Jelang POPDA

BANJARMASIN – Atlet dayung Persatuan Olahraga Dayung seluruh Indonesia (PODSI)…

Sabtu, 15 Desember 2018 10:16

Pastikan Tidak Ganggu Masyarakat, Polsek Banjarbaru Datangi Peternakan

BANJARBARU – Memasuki musim hujan, anggota Polsek Banjarbaru Timur gencar…

Sabtu, 15 Desember 2018 10:05

Nadjmi Kukuhkan Brigade Bebas Nafza Cempaka

BANJARBARU - Sadar akan maraknya peredaran narkoba dan obat-obatan terlarang…

Sabtu, 15 Desember 2018 09:28

Target Retribusi Sampah Naik, DLH Jamin Retribusi Sampah Tidak Dinaikkan

BANJARMASIN - Dinas Lingkungan Hidup Banjarmasin menaikkan target PAD (Pendapatan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .