MANAGED BY:
JUMAT
22 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BANUA

Senin, 11 September 2017 15:39
Muhammad Asri, Pria yang Dituduh Mengajarkan Ajaran Sesat di HSU

Salat Saya Sama, Sahadat Saya Sama....

TEMPAT BERKHALWAT: Muhammad Asri di depan goa yang menjadi lokasinya menyepi di Desa Cempaka.

PROKAL.CO, Mengaku bertemu sosok Nabi Muhammad SAW dalam mimpinya membuat Muhammad Asri ditaati sebagian warga di kampungnya. Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) pun mulai cemas dengan ajaran-ajarannya. 

Sepintas tak ada yang istimewa dari sosok Muhammad Asri. Tak seperti para tuan guru lainnya yang biasa mengenakan jubah dan serban, sehari-hari Muhammad Asri hanya memakai pakaian biasa, bahkan terkesan lusuh. Demikianlah, kesan saat Radar Banjarmasin menyambangi kediamannya, beberapa hari lalu.

Namun, siapa sangka, pria yang mengaku kelahiran Amuntai tahun 1933 itu memiliki pengikut yang cukup banyak dan tersebar di wilayah Kalimantan dan Jawa, bahkan sampai ke Negara Jiran Malaysia.

Semua itu berkat keajaiban yang dikatakan dianugerahkan kepada pria bernama lengkap Muhammad Asri bin Sadam Husin ini.

Dia disebut-sebut temui Nabi Muhammad dalam mimpi. Hal inilah yang membuat majelisnya yang berada di Desa Cempaka Kecamatan Amuntai Selatan tak pernah absen dari tamu. Orang-orang datang berombongan maupun perorangan. Muhammad Asri digelari Wali Harum.

Majelis zikir beliau yang berukuran tiga kali lapangan tenis lapangan tersebut selalu penuh. Setiap malam Senin dan Jumat, malam majelis Wali Harum, warung-warung jajanan kecipratan rezeki. Majelis ini telah ada sejak tahun 2000, meski rumah Muhammad Asri selalu ramai orang datang untuk meminta petunjuk sejak tahun 70-an.

Namun seminggu belakangan ini, majelis tersebut menjadi sorotan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten HSU. MUI menengarai adanya kecenderungan menyimpang dari ajaran Wali Harum.

Ketua MUI HSU KH Said Masrawan Lc, mengungkapkan awal dari dugaan ini, lebih disebabkan adanya laporan warga yang menilai ajaran yang dibawa Muhammad Ari itu sesat, sebab ada larangan mengerjakan salat.

Meski demikian, dia mengatakan pihaknya tak akan percaya begitu saja. "Kami tidak gegabah dalam menilai kesesatan sebuah kelompok. Melainkan harus dicek dan digali dulu kebenarannya," kata Said.

Untuk itu, MUI dan Ulama akan mengundang Muhammad Asri untuk bertemu. Jika mangkir, MUI nantinya berencana mendatangi lokasi majelis tersebut. "Jalur musyawarah jauh lebih baik kami lakukan," sampainya yang mengatakan dalam waktu sepekan ini pihaknya akan melakukan pemanggilan.

Kepala Desa Cempaka Linin mengungkapkan bahwa memang ada informasi yang didapatkan pihaknya terkait aktivitas zikir Muhammad Asri. Meskipun begitu, dia menepis kabar adanya warga yang akan melakukan aksi pengrusakan pada majelis beliau.

"Kalau tidak salah, Ketua MUI sudah menelpon ke kami. Bahkan rencananya KH Said Masrawan akan datang ke desa ini dan rombongannya," kata Linin. Namun diakui kades muda tersebut, warga tidak keberatan dengan adanya aktivitas yang dilakukan oleh Muhammad Asri dan pengikutnya.

"Jika ada masalah otomatis warga lebih dulu lapor ke aparat desa. Lihat saja warga tetap beraktivitas seperti biasa," kata Linin yang membina empat rukun tetangga (RT) itu.

Dia hanya berharap masalah ini bisa diselesaikan dengan baik. Jika perlu ada kejelasan dari pihak MUI terkait majelis beliau. Sebab jika tidak, majelis Muhammad Asri nanti akan terlanjur dicap sesat. "Saya bukan pengikut beliau.

Tapi beliau warga saya maka itu diminta kejelasan status nantinya, jangan digantung-gantung," harapannya.

Muhammad Asri sendiri kepada Radar Banjarmasin mengatakan tak ada yang ganjil dari ajarannya. Semua masih berlandaskan pada syariat Islam. "Saya tak mengajarkan anak-anak untuk tidak salat ataupun puasa. Syahadat yang dipakai pun sama.

Jadi ada pepatah yang mengatakan tak kenal maka tak sayang, kenal dulu baru menyimpulkan," ucapnya.


Sementara itu, Kapolres HSU AKBP Agus Sudaryatno melalui Kapolsek Amuntai Selatan Ipda Hery mengatakan mengenai adanya isu sesat ini, pihaknya belum bisa menilai. Sebab yang berkompeten adalah MUI HSU.

Meski demikian, pihaknya menjamin keamanan aktivitas majelis Muhammad Asri. "Tim sudah kami terjunkan ke rumah beliau. Dan semua masih berjalan aman seperti biasa begitu pun wilayah tetap kondusif dan aman," terangnya. (mar/ay/ran)


BACA JUGA

Kamis, 21 September 2017 16:04

Nasib Sopir Taksi Terminal Pal 6, Bisa Ngantre Sampai 25 Hari

Terminal pal enam kini tampil mentereng. Tentu sayang jika gedung miliaran rupiah itu hanya jadi tempat…

Kamis, 21 September 2017 15:47

Mensos Ngaji ke Guru Danau di Tabalong

TANJUNG – Menteri Sosial RI, Khofifah Indar Parawansa, Selasa (19/9) sore kemarin mengunjungi…

Kamis, 21 September 2017 15:43

Proyek Jalan Handil Bakti, Pembebasan Lahan Masih Bermasalah

MARABAHAN – Setelah sempat terhenti beberapa bulan, proyek pelebaran Jalan SP Handil Bakti (SP…

Kamis, 21 September 2017 15:13

Pengembangan Bandara Syamsudin Noor Sudah 15 Persen

BANJARBARU - Proyek pengembangan Bandara Syamsudin Noor terus digenjot, saat ini tahapan yang dilakukan…

Kamis, 21 September 2017 14:27

Konsisten Mendidik Kaum Muda Berkarakter

BATULICIN - Ribuan anggota pramuka se-Provinsi Kalsel mengikuti upacara Hari Pramuka ke-36 Kwartir Daerah…

Kamis, 21 September 2017 14:27

Sungai Loban Juara Turnamen Bola Voli Bupati Tanah Bumbu Cup 2017

BATULICIN - Kapolda Kalimantan Selatan Brigjen Polisi Rachmat Mulyana dan Bupati Tanah Bumbu Mardani…

Kamis, 21 September 2017 14:24

Harus Konsisten dan Semangat

BATULICIN - Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi Koperasi dan Usaha Mikro Tanbu, menggelar Workshop Pengembangan…

Kamis, 21 September 2017 12:23

Lagi, Rehab Jembatan ini Terkendala Anggaran Pembebasan Lahan

BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin memiliki dua buah jembatan di jalan nasional yang berada…

Rabu, 20 September 2017 16:21

Setahun Muncul Enam Ribu Penderita Gangguan Jiwa di Kalsel

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa menyebut 54 korban pasung di Kalsel berhasil dibebaskan sepanjang…

Rabu, 20 September 2017 15:07

Korem 101/Antasari Ajak Nonbar Film G30S/PKI

BANJARMASIN – Penayangan dan rencana nonton bareng film G30S/PKI ramai diperbincangkan akhir-akhir…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .