MANAGED BY:
SABTU
25 NOVEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BANUA

Senin, 11 September 2017 15:39
Muhammad Asri, Pria yang Dituduh Mengajarkan Ajaran Sesat di HSU

Salat Saya Sama, Sahadat Saya Sama....

TEMPAT BERKHALWAT: Muhammad Asri di depan goa yang menjadi lokasinya menyepi di Desa Cempaka.

PROKAL.CO, Mengaku bertemu sosok Nabi Muhammad SAW dalam mimpinya membuat Muhammad Asri ditaati sebagian warga di kampungnya. Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) pun mulai cemas dengan ajaran-ajarannya. 

Sepintas tak ada yang istimewa dari sosok Muhammad Asri. Tak seperti para tuan guru lainnya yang biasa mengenakan jubah dan serban, sehari-hari Muhammad Asri hanya memakai pakaian biasa, bahkan terkesan lusuh. Demikianlah, kesan saat Radar Banjarmasin menyambangi kediamannya, beberapa hari lalu.

Namun, siapa sangka, pria yang mengaku kelahiran Amuntai tahun 1933 itu memiliki pengikut yang cukup banyak dan tersebar di wilayah Kalimantan dan Jawa, bahkan sampai ke Negara Jiran Malaysia.

Semua itu berkat keajaiban yang dikatakan dianugerahkan kepada pria bernama lengkap Muhammad Asri bin Sadam Husin ini.

Dia disebut-sebut temui Nabi Muhammad dalam mimpi. Hal inilah yang membuat majelisnya yang berada di Desa Cempaka Kecamatan Amuntai Selatan tak pernah absen dari tamu. Orang-orang datang berombongan maupun perorangan. Muhammad Asri digelari Wali Harum.

Majelis zikir beliau yang berukuran tiga kali lapangan tenis lapangan tersebut selalu penuh. Setiap malam Senin dan Jumat, malam majelis Wali Harum, warung-warung jajanan kecipratan rezeki. Majelis ini telah ada sejak tahun 2000, meski rumah Muhammad Asri selalu ramai orang datang untuk meminta petunjuk sejak tahun 70-an.

Namun seminggu belakangan ini, majelis tersebut menjadi sorotan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten HSU. MUI menengarai adanya kecenderungan menyimpang dari ajaran Wali Harum.

Ketua MUI HSU KH Said Masrawan Lc, mengungkapkan awal dari dugaan ini, lebih disebabkan adanya laporan warga yang menilai ajaran yang dibawa Muhammad Ari itu sesat, sebab ada larangan mengerjakan salat.

Meski demikian, dia mengatakan pihaknya tak akan percaya begitu saja. "Kami tidak gegabah dalam menilai kesesatan sebuah kelompok. Melainkan harus dicek dan digali dulu kebenarannya," kata Said.

Untuk itu, MUI dan Ulama akan mengundang Muhammad Asri untuk bertemu. Jika mangkir, MUI nantinya berencana mendatangi lokasi majelis tersebut. "Jalur musyawarah jauh lebih baik kami lakukan," sampainya yang mengatakan dalam waktu sepekan ini pihaknya akan melakukan pemanggilan.

Kepala Desa Cempaka Linin mengungkapkan bahwa memang ada informasi yang didapatkan pihaknya terkait aktivitas zikir Muhammad Asri. Meskipun begitu, dia menepis kabar adanya warga yang akan melakukan aksi pengrusakan pada majelis beliau.

"Kalau tidak salah, Ketua MUI sudah menelpon ke kami. Bahkan rencananya KH Said Masrawan akan datang ke desa ini dan rombongannya," kata Linin. Namun diakui kades muda tersebut, warga tidak keberatan dengan adanya aktivitas yang dilakukan oleh Muhammad Asri dan pengikutnya.

"Jika ada masalah otomatis warga lebih dulu lapor ke aparat desa. Lihat saja warga tetap beraktivitas seperti biasa," kata Linin yang membina empat rukun tetangga (RT) itu.

Dia hanya berharap masalah ini bisa diselesaikan dengan baik. Jika perlu ada kejelasan dari pihak MUI terkait majelis beliau. Sebab jika tidak, majelis Muhammad Asri nanti akan terlanjur dicap sesat. "Saya bukan pengikut beliau.

Tapi beliau warga saya maka itu diminta kejelasan status nantinya, jangan digantung-gantung," harapannya.

Muhammad Asri sendiri kepada Radar Banjarmasin mengatakan tak ada yang ganjil dari ajarannya. Semua masih berlandaskan pada syariat Islam. "Saya tak mengajarkan anak-anak untuk tidak salat ataupun puasa. Syahadat yang dipakai pun sama.

Jadi ada pepatah yang mengatakan tak kenal maka tak sayang, kenal dulu baru menyimpulkan," ucapnya.


Sementara itu, Kapolres HSU AKBP Agus Sudaryatno melalui Kapolsek Amuntai Selatan Ipda Hery mengatakan mengenai adanya isu sesat ini, pihaknya belum bisa menilai. Sebab yang berkompeten adalah MUI HSU.

Meski demikian, pihaknya menjamin keamanan aktivitas majelis Muhammad Asri. "Tim sudah kami terjunkan ke rumah beliau. Dan semua masih berjalan aman seperti biasa begitu pun wilayah tetap kondusif dan aman," terangnya. (mar/ay/ran)


BACA JUGA

Jumat, 24 November 2017 14:48

Senin Independen HSS Serahkan Berkas

KANDANGAN – Pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati H Najmuddin-HM Ridha dari jalur independen…

Jumat, 24 November 2017 14:44

Gara-Gara Aturan, Ekspor Udang Diprediksi Anjlok

BANJARBARU - Aturan Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Susi Pudjiastuti mengenai aturan pelarangan alat…

Jumat, 24 November 2017 13:24

Berikan Kiat Cara Bekerja Dengan Bahagia

BANJARBARU - Program kelas inspirasi yang digelar oleh General Manager Community Plus (GMC+) bekerja…

Jumat, 24 November 2017 12:59

Jalan A Yani Km 32 Dipasang Videotron, Pengendara: Silau Pak!

BANJARBARU - Di Banjarbaru kini telah tersedia videotron, dipasang di Jalan A Yani Km 32. Sayangnya,…

Jumat, 24 November 2017 11:21

9.537 Orang Sudah Mendapat Penyuluhan

BATULICIN - Ratusan anggota majelis taklim dan pengajian yang ada di Bumi Bersujud, mengikuti sosialisasi…

Jumat, 24 November 2017 11:20

Komitmen Tingkatkan Pelayanan Kesehatan

BATULICIN - Wabup Tanbu Sudian Noor mengatakan, salah satu indikator bahwa Kabupaten Tanah Bumbu terkenal…

Jumat, 24 November 2017 11:17

Wujudkan Masyarakat Sehat dan Berkualitas

BATULICIN - Sinergi dengan peningkatan pembangunan sejumlah sarana kesehatan di Kabupaten Tanbu, pemerintah…

Jumat, 24 November 2017 11:02

Atasi Genangan dan Sampah Kiriman, ini yang Dilakukan Pemko

BANJARMASIN – Hujan sering mengguyur Banjarmasin dalam waktu satu bulan terakhir. Mulai dari intensitas…

Kamis, 23 November 2017 15:08

Meski Sudah Ditutup, Pembatuan Masih Hidup

BANJARBARU - Bisnis esek-esek di Pembatuan nampaknya kembali menggeliat. Satpol PP Banjarbaru, Rabu…

Kamis, 23 November 2017 14:58

KRITIS..! 31 Daerah Aliran Sungai di Kalsel Harus Dipulihkan

BANJARMASIN – Kondisi alam rusak karena ulah manusia. Ini pula yang dialami Daerah Aliran Sungai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .